
Setelah berhasil memulihkan diri, Ming Qaoshi dan Ling Mo mulai menjalankan rencana mereka. Sementara, Fang Lin sendiri bersiap-siap seperti melapisi tubuhnya dengan Supreme Barrier setipis mungkin.
Ketika Ling Mo menciptakan serangan yang menghasilkan jarak di antara lawannya, Fang Lin langsung menghilangkan lapisan es yang melindunginya sedari awal.
Fang Lin yang hendak mengatakan sesuatu dikejutkan dengan kemunculan Chun Xien di hadapannya.
Bam!
Tanpa banyak bicara Chun Xien langsung meninju ulu hati Fang Lin sehingga membuat pemuda itu terpental jauh ke belakang. Tidak sampai di sana, Iblis Kerbau itu kembali melancarkan pukulannya dan melakukan hal tersebut dari berbagai arah.
Fang Lin yang menerima serangan langsung dari Chun Xien langsung memuntahkan darah segar dari mulutnya, Supreme Barrier maupun ketahanan tubuhnya tidak mampu menahan dampak dari serangan fisik dari seorang Supreme Being tingkat puncak.
"Boleh juga..."
Di sela-sela pukulan, Chun Xien memuji Fang Lin.
"Seharusnya orang-orang setingkatmu sudah terluka parah ataupun mati setelah menerima semua serangan beruntunku, tapi kau... Mampu bertahan sejauh ini." Chun Xien merasa kagum, tetapi perasaan itu hanya berlangsung selama beberapa saat saja sebelum perasaan senang menyelimuti hatinya, "Kau sudah membuatku kesal sebelumnya, terima semua seranganku. Dasar keparat..."
Fang Lin tidak berniat membuang banyak waktu lagi, lalu menciptakan ruang penjara yang mempunyai luas tidak main-main.
Pada saat itu terjadi, alis Chun Xien langsung mengerut, "Bajingan, sejak kapan kau tau?"
Ruang penjara tersebut perlahan menyempit dengan sangat cepat dan memperlihatkan dua Chun Xien, yang di mana satunya menempel di dinding ruangan es.
Fang Linn tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena posisinya sedang dihajar habis-habisan, ia kemudian memasang senyum mengejek sebelum Zhao yang berada di luar ruang penjara bertukar tempat dengannya.
Whoooosh!
Melihat keberadaan Fang Lin digantikan dengan seekor Singa yang tidak lain adalah makhluk bayangan membuat Chun Xien terkejut, dia langsung menghentikan serangannya dan wujudnya itu perlahan berubah menjadi cahaya prismatik lalu melesat masuk ke tubuh Chun Xien yang asli.
__ADS_1
Setelah itu, Chun Xien mencerna situasi dengan mata yang melebar. Niat membunuh seketika merembes keluar dari tubuhnya, ia menatap Zhao dan hendak menangkapnya akan tetapi bayangan singa tersebut lenyap dalam sekejap seolah tidak pernah ada.
"Bajingan... Benar-benar bajingan...." suara Chun Xien semakin pelan seiring berjalannya waktu, ia tak menyangka akan menjadi seperti ini.
Chun Xien pikir Fang Lin tidak akan mengetahui kalau dirinya telah membuat klon secara diam-diam untuk memukul dia agar tidak masuk ke dalam jebakan, namun dengan antisipasi itu sekalipun ia masih tetap terpeleset.
"Guuuuuuuaaaaaaaagggghhhhhhhh~!"
Chun Xien meraung marah sehingga memancarkan Qi Semesta dan Qi Iblis yang begitu murni, ruang penjara tersebut menjadi sedikit bergetar karenanya.
Di sisi lain, beberapa saat setelah Fang Lin bertukar tempat dengan Zhao, ia sekali lagi memuntahkan darah segar dari mulutnya. Nafasnya terasa sesak, luka-luka parah yang ada di tubuhnya perlahan beregenerasi.
"Monster.... Benar-benar monster..." nafas Fang Lin memburu, meskipun tidak berbuat apa-apa tetapi ia merasa sudah berolahraga tanpa henti, "Tingkat puncak memang sungguh di luar nalar, mau itu dari segi fisik atau energi."
Fang Lin entah kenapa merasa senang setelah melalui hal menegangkan semacam tadi, mungkin itu akan menjadi salah satu pengalaman terbaiknya selama hidup.
Beberapa saat setelah pulihnya tubuh Fang Lin, matanya sedikit melebar ketika mendapati ruang penjara yang ukurannya sudah mengecil itu bergetar karena sesuatu.
Kejadian tersebut sangat mirip dengan apa yang Kaisar Dewa lakukan saat mengeluarkan aura agungnya.
"Tak kusangka akan melihat kejadian semacam ini lagi..." gumam Fang Lin sebelum menciptakan bola es yang menjadi pelindungnya.
Meskipun Chun Xien telah di penjara dan Sun Qian disibukkan oleh dua Supreme Being tingkat puncak sekalipun bulan berarti dirinya bisa lengah, ada banyak variabel yang memungkinkan keadaan menjadi terbalik.
Fang Lin kemudian mengirim telepati pada Ming Qaoshi dan mengatakan kalau rencananya telah berhasil.
Ming Qaoshi jelas mengetahui hal tersebut, dia langsung berterima kasih padanya karena sudah berkontribusi besar dalam rencana tersebut.
Fang Lin sendiri hanya mengiyakan saja kemudian mengatakan pada Guard Emperor untuk fokus dalam pertarungan, ia juga berkata akan membantunya sebisa mungkin lewat hukum domain.
__ADS_1
Sementara itu, Sun Qian yang mengetahui kalau Chun Xien sudah terperangkap dalam jebakan musuh langsung berdecak marah.
"Tua bangkar bodoh itu, dia benar-benar payah dalam menghadapi provokasi." Sun Qian diam-diam mengutuk Iblis Kerbau itu dalam hati, kondisinya sekarang ini terpojok dan membuatnya mau tak mau mengeluarkan berbagai jurus terlarangnya sembari memikirkan cara untuk keluar dari domain.
......................
Selama kurang dari satu hari semenjak Chun Xien terperangkap di penjara es, Sun Qian sudah merasa kewalahan menghadapi dua Supreme Being tingkat puncak sekaligus.
"Tidak bisa, aku tidak bisa mati seperti ini." Sun Qian merapatkan giginya, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Fang Lin yang sedari awal menyaksikan pertarungan, "Aku harus membunuhnya terlebih dahulu, tapi bagaimana cara melakukannya? Dia selalu melindungi tubuhnya dengan elemen es."
Sun Qian memutar otaknya dengan cepat selama bertukar jurus, tapi mau sebanyak apapun cara yang terlintas dalam pikirannya ia tidak bisa menemukan jawaban yang memuaskan.
"Sialan, untuk sekarang aku perlu menghemat energiku sebanyak mungkin!" Sun Qian tidak bisa bertindak gegabah, ia akan memperlambat alur pertarungan dan berharap ada keajaiban yang menimpanya.
Di sisi lain, Fang Lin mengamati pertarungan yang ada dan sesekali melirik ke ruang penjara terkadang bergetar kecil.
"Apakah dia berpikir bisa menghancurkan penjara es dengan cara menggetarkannya berulang kali?" Fang Lin sedikit mengerutkan alisnya, "Itu tindakan bodoh..."
Seandainya Fang Lin berada di sana, ia tidak akan melakukan apapun dan mencari cara lewat simulasi di otaknya. Karena siapapun yang ada di ruang penjara itu tidak akan lagi bisa menyerap Qi mau bagaimanapun metodenya, sehingga Qi dalam dantian akan menjadi kartu penting yang harus dihemat.
Fang Lin kemudian mengawasi dalam ruang penjara yang tertutup itu melalui hukum domain, dan ia bisa menemukan Chun Xien sedang berusaha menghancurkan dinding.
"Dia memang bodoh untuk ukuran Supreme Being tingkat puncak..." Fang Lin menggelengkan kepalanya, lalu melanjutinya dengan kedua pundak terangkat, "Tapi, ya sudahlah... Dia yang rugi sendiri nantinya."
Fang Lin berkata acuh tak acuh, meskipun demikian ia akan mengawasi Chun Xien lewat hukum domainnya untuk berjaga-jaga jika seandainya Iblis Kerbau itu mampu menghancurkan penjara Es Sucinya.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1