System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kedatangan Pemimpin Kota


__ADS_3

Saat membalik-kan badan-nya Fang Lin dan Tian Wai dapat melihat seorang pria gendut yang pendek, "Oh... Manajer Z, Kebetulan aku sedang mencari-mu" Ucap Fang Lin sambil menangkupkan tangan-nya.


Manajer Z yang mendengar-nya langsung tersenyum lebar, "Tuan Lin kita bertemu lagi ya..." Balas Manajer Z ikut menangkupkan tangan-nya.


"Kenapa anda mencari saya tuan? Apakah anda membutuhkan sesuatu?" Timpal Manajer Z dengan nada penasaran. Ia yakin kalau Fang Lin menemuinya bukan hanya karena masalah sepele saja.


"Ya, kau benar. Aku disini ingin membeli budak, Bisakah kau mengantarku?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran. Tentu perkataan-nya barusan hanya-lah sebuah kebohongan belaka saja, Ia ingin minta di antar karna memang tidak ingin dicurigai oleh orang-orang yang berada di dalam bar.


Manajer Z yang mendengar itu langsung terdiam seketika. Sebelum-nya ia sudah diberitahu oleh tuan-nya untuk menutup tempat budak sementara karena masalah yang di alami kota Tang Zhuwan, Namun saat ini yang meminta-nya adalah Fang Lin, Seorang kultivator kuat yang misterius.


Beberapa saat berpikir, Manajer Z akhirnya membuat sebuah keputusan, "Baik-lah tuan Lin, Saya akan mengantarkan anda, Namun saya hanya bisa memberikan anda waktu sekitar 30 menit untuk membeli budak" Ucap Manajer Z memberi syarat.


"Baiklah, Itu sudah lebih dari cukup" Jawab Fang Lin sambil tersenyum tipis.


Manajer Z yang mendengar jawaban Fang Lin langsung mengangguk-kan kepala-nya, "Oke... Kalau begitu, Mari ikuti saya tuan Lin" Ucap Manajer Z sambil berjalan memasuki bar.


Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya dan mengikuti Manajer Z dari belakang bersama dengan Tian Wai.


Saat memasuki bar tersebut Manajer Z langsung berjalan ke arah pintu di bawah tangga, Ia membuka-nya dan mempersilahkan Fang Lin serta Tian Wai masuk ke dalam.


"Tunggu Manajer!" Sebuah teriak terdengar dan membuat Fang Lin dan Tian Wai menghentikan langkah-nya.


Mereka bertiga langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut dan mendapati seorang bartender yang sedang berlari kecil.


Manajer Z yang melihat bartender itu berlari sedikit menaik-kan alis-nya, "Ada apa?" Tanya Manajer Z saat bartender tersebut sudah sampai ke dekat-nya.


"I-itu Manajer, Di luar ada pemimpin kota bersama dengan pasukan-nya" Ucap bartender tersebut dengan nafas terengah-engah.


Manajer Z yang mendengar-nya langsung mengerut-kan alis-nya, Ia lalu menatap ke arah Fang Lin dan berkata, "Mohon tunggu sebentar tuan Lin, Saya akan menemui pemimpin kota terlebih dahulu"

__ADS_1


Fang Lin yang mendengar-nya langsung mengangguk-kan kepala-nya "Ya... Aku akan menunggu-mu di sekitar sini" Ucap Fang Lin dan diangguki oleh Manajer Z.


Manajer Z langsung pergi dari sana bersama dengan bartender tadi, Ia berlari kecil agar lebih cepat sampai ke luar bar.


***


Di Luar Bar.


Saat ini Shi Li dan pria tampan berjubah merah darah tersebut sedang menunggu di luar bar bersama dengan para pasukan elit.


Tak lama kemudian, Manajer Z keluar dari bar bersama dengan bartender sebelum-nya, Ia sedikit melebarkan mata-nya ketika melihat pemimpin kota bersama dengan para pasukan-nya.


"Selamat sore tuan Shi Li, Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Manajer Z sambil menangkupkan tangan-nya.


Shi Li yang mendengar itu langsung mengangguk-kan kepala-nya, Ia kemudian menjelaskan tujuan-nya kemari sambil membawa pasukan kuat yang cukup banyak.


"Mari masuk, Kami akan mempersiapkan bir yang enak untuk di minum" Lanjut Manajer Z sambil mempersilahkan Shi Li untuk masuk.


Shi Li tidak menjawab melainkan menatap ke arah pria tampan di sebelah-nya, "Apakah kita akan masuk tuan?" Tanya Shi Li dengan nada heran.


Pria tampan tersebut mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Ya" Jawab singkat pria tersebut.


Shi Li yang mendengar jawaban-nya langsung menatap Manajer Z kembali, "Ayo kita masuk" Ucap Shi Li dan diangguki oleh Manajer Z.


Disaat mereka semua berjalan masuk ke dalam bar, Manajer Z merasa penasaran dengan identitas yang dimiliki pria berjubah merah darah di sebelah Shi Li, "Siapa orang itu? Kenapa pemimpin kota begitu ramah pada-nya" Batin Manajer Z bertanya-tanya.


Setelah semua-nya masuk ke dalam bar, Manajer Z langsung mengatur tempat duduk untuk mereka semua yang ada disini, Ia kemudian menyuruh para bartender untuk menyiapkan bir terbaik.


Usai menyuruh para bartender untuk menyiapkan bir, Manajer Z langsung berjalan mendekati salah satu meja yang kini sedang di duduki oleh Shi Li dan pria berjubah merah darah.

__ADS_1


"Tuan, Saya akan pergi sebentar untuk melayani pelanggan, Jika anda membutuhkan sesuatu tingga katakan saja pada bartender di sekitar" Ucap Manajer Z saat sudah sampai di dekat meja Shi Li.


Shi Li sendiri yang mendengar itu mengangguk-kan kepala-nya, Saat ia ingin mengatakan sesuatu tiba-tiba saja seluruh tempat berubah menjadi es.


Semua orang yang melihat itu langsung berdiri dan mengeluarkan senjata serta artefak mereka masing-masing.


"Tuan, Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Shi Li sedikit panik sambil menatap tuan-nya yang sedang memegang sebuah tombak.


"Tidak tau... Kita lihat saja kedepan-nya nanti" Jawaban pria tampan tersebut dengan nada tenang.


Shi Li yang mendengar jawaban tuan-nya hanya bisa menghela nafas pasrah, Ia mencoba menenangkan diri-nya yang sedikit panik lalu mulai memahami situasi di sekitar-nya.


"Situasinya gawat, Kesadaran yang kumiliki tidak bisa menembus keluar tempat ini" Ucap pria tampan tersebut berdecak pelan.


Shi Li yang tidak sengaja mendengar ucapan tuan-nya menjadi terkejut, Ia kemudian memejamkan mata-nya dan mencoba menyebarkan kesadaran-nya hingga keluar bar ini.


~Whoooshhh~


Kesadaran Shi Li tiba-tiba saja terpantul ketika ingin keluar dari tempat ini, "Apa-apaan ini, Bagaimana mungkin kesadaran-ku terpantul?" Gumam Shi Li dengan nada tidak percaya.


"Oi, Shi Li. Jangan berdiam diri saja, Kau kumpul-kan para prajurit elit dan buat mereka berkumpul di satu tempat" Ucap pria tampan tersebut sambil melirik ke arah Shi Li di dekat-nya.


Shi Li sendiri yang sedang melamun langsung tersentak ketika mendengar suara tuan-nya, "Ah, Baik tuan!" Jawab Shi Li cepat kemudian melesat pergi.


Melihat kepergian Shi Li, Pria tampan berjubah merah itu mengalihkan pandangan-nya ke dekat tangga yang menuju lantai 2, "Sepertinya orang itu lah dalang dari semua ini" Gumam pria tampan tersebut dan dengan cepat melesat ke arah dua orang yang sedang berada di bawah tangga.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2