System Sang Immortal

System Sang Immortal
Invasi Kelompok Setan Kuno VIII


__ADS_3

Ming Qaoshi cukup terkejut karena Fang Lin bisa membunuh seorang Supreme Being di tingkat tinggi, menurutnya itu adalah prestasi yang luar biasa mengingat perbedaan satu tingkat bagaikan langit dan bumi


"Omong-omong, bagaimana dengan situasi perang? Apakah kita berada dalam posisi yang tidak menguntungkan?" tanya Fang Lin penasaran.


"Situasi cukup baik, ada cukup banyak kota berkembang dan kota kecil yang berhasil di ambil alih kembali dari tangan kelompok Setan Kuno." jawab Ming Qaoshi menjelaskan, lalu melanjutinya, "Bisa dibilang wilayah yang harus kau lindungi adalah yang paling aman, karena hampir semua anggota Setan Kuno telah dihabisi oleh mereka."


"Begitu, ya? Itu melegakan..." Fang Lin mengangguk beberapa kali.


"Mungkin akan ada banyak pengungsi yang pindah ke wilayahmu, kuharap kau bisa menempatkan mereka di tempat yang aman."


"Ya, tidak masalah. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menangani masalah yang ada di wilayahku." balas Fang Lin dengan tenang.


"Terima kasih, aku senang mendengarnya." ucap Ming Qaoshi, "Kalau begitu, aku akhiri di sini. Masih ada beberapa masalah yang harus kuselesaikan hari ini."


"Baiklah."


Percakapan mereka berdua lewat telepati akhirnya terputus, Fang Lin kemudian berhenti melesat dan diam di tempatnya selama beberapa waktu.


Kemudian, bayangannya membesar dalam radius ribuan kilometer dan mengeluarkan pasukan bayangan yang tak terhitung jumlahnya.


"Jaga ketat setiap wilayah yang harus kulindungi, lalu habisi mereka yang berasal dari kelompok Setan Kuno." titah Fang Lin, suaranya begitu tenang.


"Kami mengerti, Tuan."


Mereka semua menjawab secara serempak, dan menyebar dari sana dengan cepat.


"Menggunakan makhluk bayangan memang akan menguras banyak energi di lautan dantianku, tapi dengan begini keamanan di wilayahku akan sangat terjamin sampai perang berakhir." gumam Fang Lin pelan, lalu mencari tempat yang padat akan Qi.


***


Selama kurang dari satu jam, Fang Lin akhirnya menemukan sebuah tempat yang kaya akan Qi. Tempat tersebut berada di wilayah perairan, atau lebih tepatnya di atas sebuah pusaran air raksasa.


Sekarang, Fang Lin melayang di atas pusaran air raksasa dalan posisi lotus. Ia awalnya tidak mengetahui alasan mengapa hanya area pusaran saja yang kaya akan limpahan Qi, tetapi setelah diperiksa secara seksama lewat Kesadaran Spiritual dirinya menemukan tumpukan Kristal Energi yang berada di tingkat Imperial.


Seharusnya Kristal Energi tersebut tumbuh di Land of Destruction, namun entah bagaimana itu bisa ada di sini dengan jumlah yang sangat banyak.


Fang Lin telah menghitungnya, dan ia menemukan ada 137 Kristal Energi tingkat Imperial yang menumpuk di kedalaman pusaran itu.


Tentu saja Fang Lin tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini karena jika dibandingkan secara kasar, berkultivasi menggunakan 137 Kristal Energi tingkat Imperial sama saja berkultivasi selama dua bulan lebih di Dunia Abyss.

__ADS_1


Namun karena efek dari cairan Penyerapan Surgawi masih aktif, Fang Lin hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk menyerap seluruh energi yang tersimpan di dalam Kristal Energi tingkat Imperial.


Setelah beberapa menit berlalu, Fang Lin bisa merasakan kalau seluruh energi di dantiannya telah pulih dan bahkan sedikit berkembang.


Pusaran air yang berada tepat di bawahnya telah menghilang, kemungkinan besar karena semua Kristal Energi tersebut telah lenyap sehingga tak ada lagi daya yang membuat pusaran itu terjadi.


***


Di kekosongan tanpa batas.


Chun Xien yang tidak lain adalah Jenderal Iblis Agung menghancurkan penyangga tangan singgasananya setelah mengetahui kematian Feng Shaoyun.


"Bajingan itu, sebenarnya sekuat apa?" Chun Xien bertanya dengan perasaan marah, "Apakah masuk akal seseorang di tingkat menengah mampu menghabisi lawan yang satu tingkat di atasnya dalam pertarungan satu lawan satu?"


Niat Membunuh Chun Xien merembes keluar dari tubuhnya, ia sebenarnya ingin bergerak dan menghabisi Fang Lin tetapi kalau dirinya melakukan hal tersebut maka Ming Qaoshi dan Ling Mo akan bergerak ke tempatnya berada.


Chun Xien hanya bisa mengutuk Fang Lin dalam hati untuk sekarang, ia akan menunggu sampai saat itu tiba.


***


Ketika Fang Lin sedang mengelilingi perbatasan wilayah yang harus dilindunginya, ia menemukan sejumlah Heavenly God sedang melesat ke tempatnya berada. Mereka bukan berasal dari kelompok Setan Kuno melainkan sekte Bintang Abadi, ia bisa mengetahuinya lewat jubah dan juga aura perang milik mereka.


Fang Lin sedikit memiringkan kepalanya sebelum mengetahui Nona Xie yang mereka maksud.


"Di mana?" tanya Fang Lin penasaran.


Heavenly God tersebut buru-buru mengirimkan koordinatnya melalui ingatan.


Fang Lin tidak menolak ingatan yang datang kepadanya, ia terdiam sejenak sebelum mengangguk pelan, "Aku mengerti. Kalau begitu, tetap lah di sini dan pulihkan diri serta kekuatan kalian..."


Ketiga Heavenly God itu langsung mengangguk patuh, sebenarnya mereka ingin ikut Fang Lin dan membantu nona Xie Xian tetapi mengingat kondisi yang separah ini mereka akan menjadi beban jika memaksakan diri.


Setelah melihat anggukkan ketiga Heavenly God itu, Fang Lin langsung melakukan teleportasi ke koordinat yang baru saja ia terima melalui ingatan.


***


Di sebuah daratan mati yang cukup luas, Fang Lin muncul di sana dengan pedang Raja Surgawi di tangan kanannya.


Fang Lin mengedarkan pandangannya dan menemukan dua Supreme Being tingkat tinggi sedang mengepung seseorang di tingkat yang sama.

__ADS_1


Seseorang tersebut tidak lain adalah Xie Xian, anak Ling Mo. Dia menggunakan sebuah tombak panjang yang mempunyai desain merah dan warna merah darah.


Pertukaran serangan mulai terjadi dan menghasilkan gelombang energi yang begitu dahsyat, Fang Lin tidak langsung membantunya melainkan menganalisis kemampuan mereka sembari menggunakan sihir Stealth.


Karena pertarungan itu dilakukan antar Supreme Being tingkat tinggi, Fang Lin tidak bisa masuk begitu saja karena dapat membahayakan dirinya.


Setelah Fang Lin melakukan analasi selama satu batang dupa terbakar, ia mengirim telepati pada Xie Xian dan mengatakan kalau dirinya akan masuk ke dalam pertarungan.


"Apa...? Siapa kau?"


Xie Xian tampaknya tidak mengetahui suara dari pemilik telepati tersebut, jadi Fang Lin mau tak mau harus memberitahukan identitasnya.


"Kau...? Pergi saja sana! Pertarungan ini bukan berada di levelmu, lebih baik minta bantuan pada tingkat tinggi lainnya." balas Xie Xian dengan cepat.


Fang Lin cukup yakin kalau Xie Xian tidak sedang berusaha meremehkannya melainkan berpikir secara realistis.


Akan tetapi Fang Lin sama sekali tidak menghiraukan ucapan Xie Xian, ia kemudian mengeksekusi jurusnya ketika sudah masuk ke dalam jangkauan serangan.


Kemunculan serangan yang entah berasal dari mana berhasil mengejutkan kedua Supreme Being tingkat tinggi itu, tak terkecuali Xie Xian sendiri.


"Apa-apaan itu?!"


Kedua Supreme Being itu mengerutkan alis mereka dan menyebarkan Kesadaran Spiritual sampai batas yang bisa dicapai. Namun, mereka berdua tidak menemukan satupun keberadaan orang lain di sekitar, tetapi samar-samar bisa merasakan pergerakan energi yang jelas bukan berasal dari energi keduanya ataupun lawan mereka.


"Dia pasti bersembunyi...." ucap Supreme Being tingkat tinggi, lalu berbicara pada temannya, "Di antara kita berdua, hanya kau yang bisa menggunakan Qi Semesta. Gunakan itu, dia pasti akan terlihat nantinya..."


Supreme Being itu mengangguk paham, tanpa banyak basa-basi dia langsung melapisi kedua matanya dengan Qi Semesta dan menemukan keberadaan Fang Lin dengan jelas.


"Bedebah satu ini, untuk apa menggunakan trik pengecut semacam itu?"


Fang Lin tidak memperlihatkan ekspresi terkejut atau semacamnya, karena sebelumnya ia sudah mengalaminya pada saat bertarung melawan Feng Shaoyun.


"Menyebalkan..." Fang Lin dengan malas membatalkan sihir Stealthnya, menurutnya akan menjadi sia-sia jika terus menerus memakai sihir itu di hadapan mereka karena seorang Supreme Being bisa dengan mudah membagikan penglihatannya pada orang lain.


Meskipun Fang Lin menggunakan sihir Stealth dalam pertarungan nanti, mereka akan tetap mengetahui keberadaannya melalui penglihatan yang sudah dilapisi Qi Semesta.


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2