
[Ding! Misi kedua telah muncul!]
[Misi: Membunuh Naga Waktu beserta antek-anteknya.
Batas waktu: 5 Tahun.
Kegagalan: Diskualifikasi dari Turnamen Semesta.]
Melihat layar lainnya muncul setelah Fang Lin mengenakan kalung tersebut membuatnya sedikit mengerutkan alis, "Apa-apaan ini...? Apakah ini sungguh sebuah Turnamen?"
Fang Lin sebenarnya merasa bingung dengan sistem dari Turnamen Semesta, namun dia tidak mempunyai waktu untuk memikirkan hal tersebut dan mulai memberikan perintah pada bayangan Absolutenya.
Pada saat bayangan Absolute maju untuk mengukur kekuatan para naga itu, waktu tiba-tiba saja berhenti dan hanya Diablo saja yang menyadari itu.
"Waktu berhenti...?!" Diablo melebarkan mata karena terkejut, lalu menatap Tuannya yang ikut berhenti dan segera menghampirinya.
Diablo menyentuh pundak Tuannya, dan pada saat itu Fang Lin terbebas dari penghentian waktu.
Fang Lin terkejut ketika mengetahui Diablo sudah berada di dekatnya tanpa dirinya sadari, ia langsung menyadari situasinya saat menemukan semua bawahannya berhenti bergerak.
"Wah~ Ini mengejutkan... Ada makhluk yang mempunyai resistensi terhadap 'Absolute Time Stop' milikku." ucap seekor Naga putih dengan kedua sayap menawan serta sepasang tanduk permata berwarna putih, "Kau sungguh mengingatkanku pada kenangan buruk."
Naga tersebut menatap tajam Diablo, kemudian mengeluarkan aura dominasi yang memiliki kekuatan lebih kuat dari dominasi energi semesta murni.
Meskipun Diablo seorang Absolute tetapi dia masih bisa ditekan oleh aura tersebut, sementara Fang Lin sama sekali tidak terganggu karena resistensinya terhadap aura dominasi sudah sangat tinggi.
"Jangan lepaskan aku Diablo." ucap Fang Lin dengan tenang.
"Saya mengerti, Tuan." Diablo mengangguk patuh, dan berusaha untuk tidak ditekan oleh aura tersebut.
Perlu diketahui, Diablo mempunyai tubuh yang tidak terikat oleh waktu sehingga dirinya mampu meresistensi segala macam yang berhubungan dengan Hukum Waktu.
Dan Diablo sudah diajarkan oleh Yue untuk memanfaatkan tubuh spesialnya itu dengan cara menyentuh makhluk hidup yang lain agar makhluk tersebut mendapatkan resistensi terhadap Hukum Waktu, namun itu hanya bersifat sementara saja karena kalau Diablo melepasnya maka makhluk hidup yang disentuhnya tidak akan mendapatkan resistensi terhadap Hukum Waktu lagi.
Tiga Segel Penghancur adalah teknik sihir yang sama sekali belum Fang Lin gunakan sekalipun, meskipun kegunaannya yang luar biasa akan tetapi sihir ini mempunyai dampak yang cukup mengerikan pada penggunanya.
__ADS_1
Yue menyarankan untuk tidak menggunakan teknik ini kalau bukan berada dalam posisi terdesak atau semacamnya.
Namun saat ini Fang Lin tidak mempunyai pilihan lain selain menggunakan teknik sihir itu, akan merugikan jika dirinya harus berada di posisi ini dalam waktu yang lama.
Fang Lin menggunakan segel kedua, yaitu Segel Penghancur Waktu. Setelah menyelesaikan segel tangannya, fluktuasi energi kuat merembes keluar dari tubuhnya dan meledak sehingga menghancurkan penghentian waktu dalam sekejap mata.
Naga putih yang melihat Fang Lin mampu membatalkan teknik 'Absolute Tim Stop' miliknya tidak bisa untuk tidak terkejut, hatinya merasa dingin dan dia ingin menggunakan kembali teknik yang serupa supaya membuat lawannya kelelahan.
Namun anehnya, waktu sama sekali tidak berhenti meskipun Naga Putih telah mengaktifkan tekniknya itu. Kedua matanya mulai melebar karena menyadari ada sesuatu yang janggal.
"Apa ini...? Mustahil kalau teknikku tidak berfungsi sama sekali." Naga Putih tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada tekniknya.
Di sisi lain, Fang Lin memuntahkan darah segar dari mulutnya sesaat setelah waktu kembali berjalan seperti semula.
Diablo yang melihat itu langsung berteriak khawatir, semua bawahan inti Fang Lin juga datang menghampiri meskipun masih belum mengerti dengan situasinya.
Sementara itu, Absolute bayangan masih tetap melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuan mereka. Mereka adalah makhluk yang sudah mati tanpa memiliki perasaan, jadi tidak akan ada rasa khawatir sedikitpun meskipun melihat Fang Lin memuntahkan banyak darah dari mulutnya.
"Tuan! Tuan! Apakah anda baik-baik saja?" tanya Diablo panik sembari berusaha menggunakan sihir penyembuhan pada Tuannya.
"A-apa yang terjadi, bagaimana Tuan bisa terluka?" Yang Jian bertanya setelah berada di dekat Tuannya, dia dan yang lain sama sekali tidak mengerti dengan situasinya.
"Musuh menggunakan teknik menghentikan waktu, dan Tuan melakukan sesuatu untuk membatalkan teknik itu." Diablo menjelaskan secara singkat, namun mudah untuk dipahami.
"Sekarang kalian maju dan serang mereka, tidak perlu khawatir tentang tekniknya itu..." Fang Lin berkata demikian sambil menatap Naga Putih dari kejauhan, ia tersenyum penuh kemenangan karena Segel Kehancuran mampu membuat teknik lawan tidak akan bisa berfungsi dalam jangka waktu tertentu ataupun secara permanen.
"Kami mengerti, Tuan."
Meskipun mereka masih khawatir terhadap kondisi Tuan mereka, tetapi perintah tetaplah perintah. Mereka meninggalkan Fang Lin seorang diri dan maju menyerang empat Naga itu yang berkumpul di satu wilayah.
Naga Putih yang melihat lawan mulai menyerang langsung meraung marah, dia memerintah tiga Naga lainnya untuk menghadapi mereka sementara dirinya berusaha memahami apa yang terjadi pada tekniknya.
Namun, ketiga Naga itu sama sekali tidak sanggup menghadapi puluhan Absolute sekaligus. Mereka semua dibuat mundur dalam beberapa menit saja sehingga Naga Putih memutuskan untuk masuk ke dalam pertempuran.
Fang Lin sendiri mengamati pertempuran itu dari kejauhan, ia bisa menemukan bawahannya berada dalam posisi yang sangat unggul dan mungkin bisa mengakhiri mereka dalam beberapa jam saja.
__ADS_1
"Ugh..." Fang Lin merasakan seluruh tubuhnya sakit dan berdenyut setiap saat, tubuhnya memang sudah pulih akan tetapi efeknya masih terasa sampai sekarang, "Tsk, benar-benar menjengkelkan. Kenapa setiap teknik terkuatku memiliki efek samping yang membuatku menderita?"
Fang Lin sebenarnya merasa sangat kesal tetapi dia tidak bisa berbuat banyak saat ini, ia mencoba menggunakan Api Emas untuk meredakan rasa sakit dan juga denyutan di tubuhnya.
Pertempuran berlangsung selama kurang dari sehari saja, meskipun ini adalah pertempuran skala Absolute tetapi kekuatan tempur dari kedua kubu sangat berbeda jauh.
[Ding! Menyelesaikan Misi Kedua!]
[Banyak petinggi Absolute yang tertarik pada anda!]
[The King of Adventure terpukau pada teknik anda]
[The King of Adventure memberikan Space Rope sebagai hadiah!]
[Para petinggi Absolute merasa kesal dengan The King of Adventure]
[Mereka kesal karena dia baru saja memberikan senjata yang mengabaikan peraturan Turnamen Semesta]
[The King of Adventure bersikap acuh tak acuh meskipun mendapatkan keluhan dari banyak petinggi Absolute]
Fang Lin yang melihat semua notifikasi itu muncul di depan wajahnya tidak bisa untuk tidak mengerutkan alisnya, "Mereka ini... Entah kenapa membuatku kesal." Fang Lin bergumam pelan, lalu mengangkat tangan kanannya yang sudah ada tali tambang, "Jadi, ini yang Yue maksud?"
Fang Lin tiba-tiba saja teringat dengan perkataan Yue dahulu, mereka 'para petinggi Absolute' menjadikan Turnamen Semesta sebagai pertunjukan untuk menghibur mereka.
"Para bajingan ini sudah benar-benar keterlaluan, kupastikan kalian akan kubunuh satu-persatu." Fang Lin mengepalkan kedua tangan dengan erat, ekspresi terlihat marah saat ini.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
Note: Karena novel ini hampir mendekati tamat, Author bakal panjangin Arc Turnamen Semesta.
Semoga kalian suka sama Arc ini karena bisa dibilang Arc ini adalah Arc terakhir System Sang Immortal.
Dan satu lagi, ada yang sedikit diubah di chapter sebelumnya dan kalian boleh baca ulang kalau penasaran.
__ADS_1