System Sang Immortal

System Sang Immortal
Fang Lin Vs Patriark klan Mu dan Zhang Waqiao


__ADS_3

"Omong-omong, bagaimana cara menjelaskannya, ya?" Fang Lin terdiam sejenak usai mengatakan itu, kemudian kembali berkata, "Alasan kalian di sini karena aku ingin membunuh kalian."


Ucapan yang dilontarkan oleh Fang Lin membuat sebagian besar orang terkejut, meskipun mereka mengetahui kalau dia adalah Supreme Being tetapi tidak ada ketakutan sama sekali di raut wajah setiap Heavenly God.


"Bocah, apakah kami mengenalimu? Atau sebaliknya?" kakek tua yang berada di kubu sekte Matahari Merah bertanya, dia berada di ranah Supreme Being tingkat menengah dan sosoknya adalah rumor yang dibicarakan oleh kultivator dari klan Mu.


Fang Lin tersenyum tipis sebelum menjawab, "Tentu saja tidak, aku adalah orang asing yang tidak sengaja menemukan perang di antara dua kubu. Karena merasa tertarik, aku mengikuti perang tersebut dan berakhir dengan rencana ini."


Keheningan menyelimuti mereka setelah Fang Lin berbicara demikian, kali ini dua Supreme Being di sana memberi sedikit reaksi terkejut karena kalau apa yang dikatakannya adalah kebenaran maka dia telah berhasil bersembunyi tanpa bisa diketahui oleh keduanya.


"Tunggu, maksud dari rencanamu adalah membunuh kami semua?" seorang Heavenly God dari kubu sekte Matahari Merah bertanya untuk memastikan.


"Tentu saja! Itu menarik, bukan?" Fang Lin berkata sembari tersenyum lebar.


Semua Heavenly God di sana merasa marah ketika mendengar hal itu, entah kenapa mereka seperti sedang diremehkan oleh pemuda itu.


"Sudah cukup, sepertinya kau terlalu percaya diri untuk menang dari sekte Matahari Merah." kakek tua yang tidak lain adalah Supreme Being mengeluarkan aura kuat dari tubuhnya.


"Oi, keparat. Kalau kau ingin mengeluarkan auramu, tau tempat sialan!" Patriark Klan Mu berkata dengan sinis sebab orang-orangnya menjadi sedikit tertekan karena aura tersebut.


"Apakah kau gelisah sehingga sedikit mudah terbawa emosi?" Supreme Being dari kubu Matahari Merah melirik ke samping sembari memasang senyum tipis.


Pelupuk mata Patriark klan Mu seketika berkedut karena kesal, ia mengeluarkan aura Supreme Being-nya sekaligus Niat Membunuh yang begitu kental.


"Seharusnya kau yang menjadi gelisah, brengsek. Aku akan membunuhmu terlebih dahulu dan berikutnya adalah pemuda itu." Patriark klan Mu mengeluarkan kipas berwarna Hitam yang gagangnya terbuat dari batu perak.


"Kekekeke... Jangan terlalu bersemangat, biasanya orang yang paling bersemangat akan mati duluan di peperangan."


Patriark klan Mu tadinya ingin melancarkan serangan ke arah sekelompok Heavenly God dari sekte Matahari Merah tetapi tindakannya seketika berhenti ketika merasakan berbagai serangan datang kepadanya dan juga kelompok lain.


Bam!


Bam!


Bam!


Ledakan beruntun mulai terjadi dan tidak ada korban dalam serangan tersebut.

__ADS_1


"Sepertinya kau memang mau mati duluan, ya?" Patriark klan Mu menatap Fang Lin yang melayang di langit, pemuda itu adalah pelaku dari serangan barusan.


Fang Lin tersenyum sebelum memiringkan kepalanya, "Bukankah sudah kubilang sebelumnya, bahwa diriku lah yang akan menghabisi kalian semua. Haruskah aku membunuh beberapa supaya kalian semua menganggapku sebagai ancaman?"


Ketika Fang Lin menyelesaikan kata-katanya, Niat Membunuh dari semua Heavenly God yang ada di sana langsung terarah padanya.


"Kau benar-benar arogan, memangnya apa yang menbuatmu berpikir kalau dirimu bisa menang dari kami semua?"


"Meskipun kau seorang Supreme Being sekalipun, Heavenly God seperti kami bisa memberikan perlawanan yang dapat membunuh terluka."


Beberapa Heavenly God mengeluarkan kata-kata yang terdengar sinis, jelas sekali kalau mereka membenci sifat Fang Lin yang suka meremehkan mereka.


Fang Lin sendiri tertawa kecil sebelum mengeluarkan pedang Raja Surgawi di tangan kanannya, "Tolong buktikan perkataan kalian, jangan bersembunyi seperti tikus."


Pada saat Fang Lin selesai berkata demikian, semua Heavenly God di sana mulai mengeluarkan senjata masing-masing untuk menghadapi pemuda tersebut. Namun mereka belum bergerak dikarenakan Patriark dan Leluhur mereka tidak memberikan perintah.


"Leluhur, ayo kita bunuh dia!" Patriark sekte Matahari Merah memandangi kakek tua di dekatnya dengan tatapan kuat.


Heavenly God lainnya yang berasal dari sekte Matahari Merah juga memberikan kata-kata serupa kepada Leluhur mereka.


"Leluhur kalian itu licik, dia tidak menerima provokasiku sedari tadi karena ingin pihak Klan Mu yang menghadapiku lebih awal." ucap Fang Lin memberitahu, lalu melanjutinya, "Antara licik dan pengecut, itu beda tipis."


Patriark klan Mu memang sudah menyadarinya juga akan tetapi ia membiarkan itu dan mengikuti alur yang ada.


"Aku sama sekali tidak peduli dengan namamu, pak tua." ucap Fang Lin acuh tak acuh, lalu melanjutinya, "Aku hanya ingin tau, apakah kalian bisa atau tidak menghiburku yang kebosanan ini."


Fang Lin tidak berniat membuang banyak waktu lagi, ia mengangkat pedang Raja Surgawi ke depan dan fluktuasi energi yang kuat seketika mengelilinginya.


"Bertahan hidup atau mati di sini, semua itu adalah pilihan kalian." Fang Lin mengangkat pedang Raja Surgawi ke atas, lalu mengayunkannya secara vertikal.


Slasssh!


Lekungan energi yang tercipta dari Qi Alam melesat di udara dan bergerak dengan sangat cepat ke tempat dua kubu itu berada.


Patriark klan Mu langsung menciptakan Array pertahanan tingkat tinggi dalam waktu kurang dari satu detik, hal yang sama juga dilakukan oleh Zhang Waqiao.


Bam!

__ADS_1


Ledakan besar terjadi ketika lekungan energi tersebut mengenai Array Pertahanan. Gelombang kejut terjadi, dan tidak ada dampak yang diterima oleh semua orang di sana karena serangan yang Fang Lin lancarkan tidak berhasil menembus Array pertahanan.


"Sudah kuduga ini tidak akan mudah." Fang Lin bergumam kecil, dan kali ini ia mengalirkan Qi Dewa ke pedang Raja Surgawi.


Whoooosh.


Ketika Qi Dewa dialirkan, raut wajah dari kedua Supreme Being di daratan menjadi sedikit serius.


"Energi itu dapat menghancurkan Array-ku dengan mudah, aku harus mulai berhati-hati dari sekarang." patriark Klan Mu mengalirkan Qi miliknya ke Kipas Hitam di genggamannya, "Aku yang akan menghadapinya dari dekat, kalian berpencar sejauh seratus juta kilometer dari sini dan lancarkan serangan dari sana."


Sebelas Heavenly God tersebut saling menatap satu sama lain sebelum mengangguk patuh, sebenarnya melancarkan serangan dari jarak sejauh itu akan membuang banyak Qi mereka tetapi mereka tidak bisa protes karena yang memberikan perintah adalah Patriark klan Mu sendiri.


Di sisi lain, Zhang Waqiao juha memberikan instruksi yang serupa. Tampaknya dia juga mengetahui resiko kalau membiarkan Heavenly God berpatisipasi dalam pertarungan jarak dekat.


Fang Lin membiarkan puluhan Heavenly God itu pergi ke berbagai arah, ketika mereka semua sudah tidak berada dalam jarak pandangnya lagi dirinya menatap dua Supreme Being yang berdiri bersampingan.


"Kalian membangun aliansi untuk sementara waktu, ya?" ucap Fang Lin sembari terkekeh kecil, ia cukup yakin mereka sudah membicarakan itu sejak dirinya membunuh Heavenly God dari klan Mu.


"Kau terlihat tenang untuk orang yang berhadapan dengan dua Supreme Being sekaligus." Patriark klan Mu terbang ke udara untuk mensejajarkan dirinya dengan Fang Lin, Zhang Waqiao juga melakukan tindakan yang sama.


"Haruskah aku panik ketika sudah mengetahui hasil dari pertarungan ini?" balas Fang Lin sembari memainkan pedangnya.


"Arogan sekali dirimu, bocah. Apakah itu sifat dari lahir atau alami tercipta setelah mempunyai beberapa kemampuan?" Zhang Waqiao yang berbicara kali ini.


"Entah, ya? Mungkin ini adalah sifat dari lahir?" Fang Lin sendiri cukup ragu saat menjawabnya.


Suasana hening dan tidak ada satupun yang berbicara usai Fang Lin berkata demikian.


Whoooosh!


Kemudian, Zhang Waqiao melesat maju setelah mengeluarkan dua buah cakram biru dari kekosongan. Patriark klan Mu juga sama, dia maju dan menyerang Fang Lin dari arah yang sebaliknya.


Fang Lin sendiri yang melihat mereka menyerang secara bersamaan langsung meladeni keduanya dengan tenang.


Pertarungan antara Supreme Being akhirnya terjadi di Domain Penjara Es Suci.


Bersambung.....

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2