System Sang Immortal

System Sang Immortal
Mendapatkan Informasi


__ADS_3

Sesampainya di depan pintu masuk ruang pengendali kapal, seperti biasa Diablo diperintahkan untuk berjaga di depan pintu.


"Keluarkan orang itu terlebih dahulu." Pinta Fang Lin dan diangguki cepat oleh Diablo.


"Baik tuan..." Diablo menjawab dan ia melambaikan tangannya kesamping.


Brughhh.


Seorang Demi-Human singa muncul di udara dan terjatuh ke lantai. Fang Lin yang melihatnya langsung mencengkram leher Demi-Human itu dengan satu tangan lalu mengangkatnya.


Fang Lin tanpa mengatakan sedikitpun langsung berjalan memasuki ruang pengendali kapal. Ketika sudah masuk ia langsung melempar Demi-Human itu ke lantai.


"Tidak perlu berpura-pura pingsan... Kau pikir aku tidak menyadarinya?" Fang Lin berkata dengan nada santai.


Beberapa saat menunggu, tidak ada pergerakan dari Demi-Human singa itu, Ia menghela nafas panjang dan menciptakan satu proyektil yang terbuat dari elemen es.


Swoosh!


Proyektil es itu melesat dan menembus kaki kiri dari Demi-Human singa.


Groooarghhh!


Demi-Human singa itu meraung keras ketika serangan proyektil es menembus kakinya, Ia menjerit kesakitan hingga berguling-guling di lantai.


Fang Lin yang melihatnya tersenyum tipis, Ia langsung menginjak badan Demi-Human singa itu dan membuatnya berada di posisi telentang, "Kau diam lah..." Ucap Fang Lin dan seketika pupil matanya yang sebelumnya berwarna biru safir kini berubah menjadi keemasan.


Demi-Human singa itu melebarkan matanya ketika melihat warna pupil mata Fang Lin berubah, namun tak lama setelahnya pandangannya berubah menjadi gelap.


Di sisi lain, Fang Lin memejamkan matanya ketika dirinya menerima seluruh ingatan dari Demi-Human singa itu.


Namanya adalah Fenhai, seorang manusia setengah singa yang menjadi salah satu petinggi dari Klan Lion King. Dia berumur 73.372 tahun dengan kultivasi yang berada di ranah Spiritual God Emas tanda merah.


Klan Lion King sendiri memiliki pengaruh yang cukup besar di tiga kerajaan, tidak hanya itu saja akan tetapi kekuatan tempur mereka juga sangatlah kuat. Meskipun begitu mereka bukanlah klan yang terkuat karena masih ada ras Demi-Human Dragon.


Banyak informasi-informasi tentang alam ini di ingatan Fenhai, bahkan tentang informasi Daratan Terbuang sekalipun.


Beberapa saat kemudian, Fang Lin membuka matanya secara perlahan, "Alam ini sangatlah unik, banyak sekali monster-monster aneh berkekuatan tinggi yang tidak pernah aku temui selama aku hidup." Fang Lin berdecak kagum ketika mengatakannya.


Rasa penasaran Fang Lin semakin tinggi dan ingin melihat monster-monster aneh itu secara langsung, "Hmm... Lebih baik aku pergi ke Daratan Terbuang. Aku benar-benar penasaran dengan mereka..." Ucap Fang Lin pelan lalu tatapan matanya menuju ke arah Fenhai.


"Membunuhnya lebih baik daripada harus membiarkannya hidup." Fang Lin bergumam dan seketika jantung Fenhai membeku menjadi bongkahan es.

__ADS_1


Trasssh.


Sesaat setelahnya bongkahan es yang melapisi jantung Fenhai hancur dan membuat manusia setengah singa itu mati dalam sekejap.


Melihat kematiannya Fang Lin langsung membangkitkan mayatnya, "Bangkit lah..."


Seketika kepulan aura hitam muncul dari udara kosong dan beberapa saat kemudian menghilang tanpa jejak, terlihat sosok bayangan yang sedang berlutut di hadapan Fang Lin, "Saya menghadapi Dewa Kematian..." Suara yang begitu rendah keluar dari mulut bayangan tersebut.


Fang Lin tersenyum tipis dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam bayangannya, Ia sebelumya berniat untuk memberikan bayangan itu sebuah nama namun ia menarik kembali niatnya karena menurutnya dia sama sekali tidak cocok menjadi bayangan intinya.


Fang Lin kemudian mengalirkan Qi nya ke kapal terbang Star Universe lalu menelepati para pengikutnya kalau ia akan menjalankan kapal terbang.


Jarak dari Kerajaan Qiyen ke Daratan Terbuang bisa terbilang sangat jauh karena mencapai ratusan juta kilometer, meskipun begitu jika menggunakan kecepatan cahaya hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk sampai ke sana.


Fang Lin menjalankan kapal terbang miliknya dan beberapa menit kemudian ia menghentikannya. Saat ini kapal terbang Fang Lin sedang melayang di wilayah pinggiran Daratan Terbuang.


Fang Lin langsung menyebarkan kesadarannya untuk mencari tempat yang cocok untuk mendaratkan kapal terbangnya hingga akhirnya ia menemukan sebuah gunung batu yang menjulang tinggi.


Tanpa banyak bicara Fang Lin langsung menjalankan kapal terbangnya ke gunung yang ia maksud. Tidak sampai 1 detik untuk dirinya berada di gunung batu itu.


Fang Lin kemudian keluar dari ruang pengendali kapal ketika ia sudah berhasil mendaratkannya.


Diablo sendiri yang mendengarnya langsung teleportasi ke tempat tuannya berada.


Di luar kapal terbang Star Universe, Diablo tiba-tiba saja muncul di langit, Ia mengedarkan pandangannya dan mendapati tuannya yang sedang menatap ke arah bulan.


"Diablo coba sebarkan kesadaran mu sampai ke batas yang kau bisa..." Ucap Fang Lin memberi perintah sembari menatap ke arah iblis itu.


Mendengar itu Diablo langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya, alisnya mengerut ketika menemukan banyak sekali monster-monster yang familiar baginya, "Bagaimana mungkin?... Hewan yang bahkan sudah punah di ketiga dunia ada disini?" Diablo bergumam dengan nada yang cukup terkejut.


Fang Lin yang tidak sengaja mendengarnya langsung tersenyum tipis dibalik topengnya, Ia sudah dapat menebak kalau Diablo mengetahui tentang monster-monster unik itu, "Sepertinya ada semacam rahasia di alam ini." Batin Fang Lin lalu menimpalinya, "Apakah kau mengetahui mereka?"


Diablo dengan cepat menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya tuan... Saya jelas mengetahui tentang mereka karena mereka pernah hidup di ketiga dunia Evangellion."


Fang Lin tidak bertanya lebih lanjut ketika mendengarnya, monster yang ada di wilayah ini terdapat ribuan jenis, tidak mungkin baginya untuk menanyakan tentang mereka yang sebanyak itu kepada Diablo.


Fang Lin kemudian terbang ke arah timur dan diikuti oleh Diablo dari belakang. Di saat Fang Lin terbang tanpa tujuan, Ia dapat melihat dua ekor binatang raksasa yang sedang bertarung, "Ohh... Sepertinya mereka bertarung untuk memperebutkan wilayah kekuasaan." Ucap Fang Lin ketika melihat ular dan kalajengking raksasa sedang bertarung satu sama lain.


Fang Lin dan Diablo mengamati pertarungan keduanya, mereka menunggu hingga pertarungan tersebut berakhir dan dimenangkan oleh ular raksasa.


"Kekuatan ular raksasa itu berada di Spiritual God Berlian tanda putih, tetapi dia dapat memenangkan pertarungan melawan monster yang lebih kuat darinya." Gumam Diablo takjub ketika mengetahui ranah mayat kalajengking raksasa berada di Dewa Pemula Level 1.

__ADS_1


Fang Lin yang tidak sengaja mendengar gumaman Diablo langsung tersenyum tipis, "Tidak semua orang yang memiliki basis kultivasi lebih tinggi dari musuhnya dapat memenangkan pertarungan, jika musuh mu itu memiliki pengalaman yang jauh lebih tinggi darimu... Maka keunggulan mu dalam kultivasi tidak akan berpengaruh besar. Kecuali jika perbedaan ranah yang terlalu jauh." Fang Lin menjelaskan kepada Diablo.


Diablo sendiri menganggukkan kepalanya paham, memang pengalaman bisa dibilang sesuatu yang berharga bagi seseorang.


Fang Lin kemudian terbang pergi dari sana usai menjelaskan hal itu ke iblis disebelahnya, ia menyebarkan kesadarannya hingga batas yang ia bisa untuk mencari tempat yang cocok untuk dijadikan wilayahnya.


"Tunggu... Jika Daratan Terbuang seberbahaya yang sesuai dengan rumor, seharusnya aku tidak mengusik wilayahnya sebelum aku mengetahui siapa yang berkuasa." Fang Lin membatin dan ia berhenti terbang.


Melihat tuannya tiba-tiba berhenti membuat Diablo ikut berhenti.


"Apakah aku perlu mencari tau siapa yang berkuasa di Daratan Terbuang atau aku menguasai tiga kerajaan terlebih dahulu?" Fang Lin kembali membatin dan berpikir keras tentang masalah ini.


Beberapa menit kemudian, Fang Lin berbalik dan ia memutuskan untuk menguasai tiga kerajaan terlebih dahulu, setidaknya ia harus mempunyai sebuah domain jika ingin mengusik Daratan Terbuang.


Fang Lin langsung melesat ke Kapal Terbang Star Universe dan dengan cepat diikuti oleh Diablo dari belakang.


Sesampainya di kapal terbang Star Universe Fang Lin langsung masuk ke dalamnya, ia kemudian mengumpulkan para bawahan intinya untuk melakukan rapat.


***


Di sebuah ruangan sederhana terdapat 15 orang yang kini sedang duduk di meja bundar, mereka adalah Fang Lin dan juga para bawahan intinya.


"Kita akan menguasai tiga kerajaan yang ada di alam ini... Dan aku bermaksud untuk membagi kalian menjadi beberapa tim agar bisa menguasai tiga kerjaan sekaligus." Ucap Fang Lin dan ia langsung memulai rapatnya.


Fang Lin akan membuat dua tim yang dimana tim tersebut beranggotakan para bawahan intinya, di setiap tim terdapat 6 bawahan inti Fang Lin dan mereka akan memimpin jutaan pasukan bayangannya yang ada di ranah Spiritual God.


Tim Pertama. Yang Jian, Bai Hu, Hu Jiazhen, Nie Li, Zhong Li dan Fang Ji.


Tim Kedua. Guo Ren, Pi Yu, Ji Xi, Yun Feng, Li Fan dan Fei Yulan.


Meskipun Li Fan bukanlah termasuk bawahan intinya, tetapi Fang Lin tetap memasukkannya karena ia berniat untuk membuat muridnya itu akrab dengan Yun Feng.


Setelah membuat kedua tim tersebut, Fang Lin menyuruh mereka untuk membawa pasukan yang sudah ditetapkan di peperangan melawan Xiao Chen sebelumnya.


Fang Lin juga nantinya akan memberikan pasukan bayangan Spiritual God miliknya untuk berjaga-jaga jika salah satu dari ketiga kerajaan mempunyai sesuatu yang tidak dapat dirinya duga.


Setelah permasalahan kedua tim selesai, Fang Lin meminta masing-masing dari tim untuk menyerang Kerajaan Qiyen dan Kerajaan Hezuo, untuk kerajaan Xuhuan ia dan Diablo yang akan mengurusnya karena mereka berdua sudah lebih dari cukup untuk menaklukkan kerajaan itu.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2