
Fang Lin mendekati sosok iblis tersebut dan melakukan posisi jongkok di depannya, "Baiklah, Ayo mulai" Ucap Fang Lin lalu memegang pundak iblis tersebut.
"Apa yang kau lakukan?" Ucap iblis tersebut dengan sorot mata yang tajam.
"Teknik Array Dewa Ke-2: Array Kutukan Budak" Ucap Fang Lin dengan nada pelan
"Array dewa?!!" Batin iblis tersebut terkejut sambil melebarkan matanya.
Cahaya biru muncul dibagian pundak yang Fang Lin pegang dan perlahan menyelimuti iblis tersebut, Iblis tersebut meronta-ronta ketika cahaya biru itu menyelimuti tubuhnya.
"Manusia! Batalkan itu!" Teriak iblis tersebut namun manusia didepannya memandang dirinya dengan tatapan sinis.
"Sial! Sial! Sial! Ini tidak sesuai apa yang aku rencanakan!" Batin iblis tersebut panik dan tanpa sadar menggigit bibir bawahnya hingga berdarah.
Melihat wajah panik iblis didepannya membuat Fang Lin tertawa kecil, "Tenanglah itu tidak akan menyakitkan, Jangan jadi iblis cengeng" Ucap Fang Lin sambil tersenyum jahat lalu berdiri dan pergi meninggalkan iblis itu.
"Bajing*n kau!!" Batin Iblis tersebut.
Cahaya berwarna biru tersebut sudah menutupi tubuh sang iblis hingga 1 menit lamanya, Di sisi lain Fang Lin mulai menyebarkan kesadarannya untuk mencari sesuatu yang berharga, Namun beberapa saat setelah menyebarkan kesadarannya Fang Lin berdecak kesal, "Ck, Apakah semua iblis sangat miskin?!" Tanya Fang Lin dengan nada kesal, Di kehidupan sebelumnya setelah Fang Lin mengalahkan iblis pertamanya, Iblis yang mati ditangannya juga tidak mempunyai barang berharga selain pedang tingkat langit dan membuat Fang Lin sedikit kecewa saat itu.
"Haishh... Untung saja iblis itu kuat dan berguna untuk ku, Jika tidak sudah kujadikan poin system sejak tadi" Ucap Fang Lin sambil melirik ke arah iblis yang sedang ditutupi oleh sinar biru.
Fang Lin berjalan dengan santai mengarah ke iblis yang sedang tertimpa batu tersebut, "Apa aku membuat pasukan iblis aja?" Gumam Fang Lin sambil melihat ke arah iblis tersebut.
"Tampilkan status dia" Ucap Fang Lin memerintah.
STATUS
[Nama: Ji Xi
Tingkat Kultivasi: Immortal Emperor *7
__ADS_1
Tingkat Tubuh: Fana 6
Akar Roh: Kegelapan
Teknik Tempur: Teknik 5 Panah Kegelapan, Teknik Penghilang keberadaan, Ilusi Iblis]
"Iblis tipe memanah? Hmm... Kurasa tidak ada yang spesial dari iblis ini, Tapi kenapa dia dikurung?" Gumam Fang Lin seraya mengeluskan dagunya.
"Apa mungkin... Para petinggi alam agung membutuhkan seseorang untuk mengendalikan iblis ini?" Lanjut Fang Lin bergumam.
"Haisshh... Lagipula siapa juga yang mengurung iblis tipe jarak jauh di sebuah pedang" Ucap Fang Lin sambil menggarukan kepalanya yang tidak gatal.
Di sisi lain, Sinar biru yang menutupi Iblis tersebut mulai menghilang secara perlahan, Ji Xi yang merasakan sinar biru yang menutupi tubuhnya sudah menghilang menjadi sedikit linglung.
"Apa yang terjadi barusan" Ucap Ji Xi yang mencoba mengingat kejadian sebelumnya.
"Itu hanya proses menjadi budak kok" Terdengar suara yang familiar di dekat Ji Xi.
"Apa kau tuli? Gunakan telinga mu dengan baik, Apa itu hanya pajangan?" Ucap Fang Lin dengan nada mengejek.
"Eh... Tunggu, Kau tidak punya kuping?!" Ucap Fang Lin terkejut ketika melihat iblis didepannya tidak mempunyai kuping.
"Haissh... Pantas saja kau tidak mendengarkan ku dan juga aku sedikit heran, Bukankah seseorang yang memakai panah atau senjata tipe jarak jauh harus memiliki indra penglihatan dan pendengaran yang bagus?" Ucap Fang Lin lalu mengeluskan dagunya seperti orang yang sedang berpikir.
"Kau sungguh hebat bisa bertahan menggunakan panah, Budak baru ini sungguh mengejutkanku" Ucap Fang Lin sambil mengusap kepala Ji Xi.
Ji Xi yang sedari tadi mendengar ocehan Fang Lin menjadi kesal dan langsung mengeluarkan sumpah serapahnya ke manusia yang ada didepannya.
"Manusia rendahan ini!! Suatu saat akan kubunuh kau!!" Teriak Ji Xi dengan raut wajah marah.
Fang Lin yang mendengar sumpah serapah dari iblis didepannya hanya tertawa kecil, "Suatu saat kau mungkin akan bersyukur menjadi budak ku" Ucap Fang Lin sambil mengeluarkan senyumannya.
__ADS_1
Ji Xi hanya berdecak kesal mendengar itu, Dirinya sangat tidak tahan mendengar ocehan dari manusia didepannya, Andaikan jika dia tidak terkurung di batu ini mungkin manusia yang saat ini berada didepannya sudah dia jadikan mayat.
"Baiklah... Saatnya pembebasan" Ucap Fang Lin sambil melakukan ancang-ancang.
Fang Lin mengepalkan tangan kanannya dan mengalirkan Qi Dewanya, "Teknik Tapak Pembelah Bumi!" Ucap Fang Lin kemudian meninju batu besar yang mengurung Ji Xi.
~BOOM~
Tinju Fang Lin mengeluarkan suara yang sangat keras dan menghasilkan debu di sekitarnya, "Woahh... Aku yakin bahkan tingkat Spiritual God akan langsung mati ketika terkena serangan tadi" Ucap Fang Lin sambil berdecak kagum, Padahal dirinya sudah meminimalisir kerusakan yang dia buat tapi batu yang dia tinju kini sudah menjadi serpihan debu.
Di sisi lain Ji Xi yang melihat kekuatan Fang Lin menjadi merinding, Dia bahkan sudah berkali-kali mencoba untuk menghancurkan batu yang menimpanya namun tindakan yang dia lakukan sama sekali tidak membuahkan hasil, "Ampuni saya tuan!! Jangan bunuh saya, Saya Ji Xi akan melakukan apapun yang anda mau!" Ucap Ji Xi dengan lantang sambil berlutut dengan raut wajah ketakutan.
Fang Lin yang sedang bangga dengan kekuatannya menjadi terhenti ketika mendengar ucapan iblis didepannya, "Oho... Kau sungguh pintar memahami situasi" Ucap Fang Lin sambil menyeringai lebar, Ia saat ini sedang terpikirkan sesuatu.
"Tapi... Ketika ada seseorang yang lebih kuat dari pada ku, Apa kau akan melakukan hal yang sama?" Ucap Fang Lin sambil menyipitkan matanya.
Ji Xi mendengar itu menjadi berkeringat dingin, Dirinya saat ini tidak tau harus menjawab apa, Jika dia melakukan kesalahan ia yakin pasti kepalanya akan terpisah dari tubuhnya, "H-hamba t-tidak berani tuan" Ucap Ji Xi terbata-bata.
Fang Lin tertawa ketika mendengar itu, Di sisi lain Ji Xi menjadi kebingungan ketika manusia didepannya tertawa seperti orang gila, "Hahahaha.... Tentu saja kau tidak akan berani, Jika kau mengkhianati aku, Tubuhmu akan langsung meledak dan jiwa mu akan hancur agar tidak bisa bereinkarnasi lagi" Tawa Fang Lin disertai dengan nada menakut-nakuti.
Ji Xi menelan ludahnya secara kasar saat mendengar ucapan manusia didepannya, Dirinya bahkan kini seperti tidak punya tenaga untuk mengeluarkan sepatah kata.
Fang Lin yang melihat raut wajah ketakutan Ji Xi hanya menggelengkan kepalanya pelan, Dirinya memang sedikit berlebihan kali ini, "Baiklah, Lebih baik kita pergi dulu dari sini" Ucap Fang Lin sambil memegang pundak Ji Xi.
~Whossh~
Seketika mereka langsung menghilang dari sana.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1
Note: Maaf ya gua gk update kemaren dan hari ini cuma up 1, Kemungkinan besok up mulai lancar seperti biasanya, Jadi jangan lupa like dan share!