
"Hmm? Pedangnya hancur setelah menyerang mereka?" Batin Fang Lin sedikit terkejut melihat pedang yang dipegangnya kini hancur berkeping-keping dan hanya tersisa gagangnya saja
Fang Lin menatap Yang Jian dan Guo Ren dikejauhan sedangkan mereka menatap balik Fang Lin dengan hawa membunuh.
"Sepertinya mereka benar-benar tidak mengetahuiku" Gumam Fang Lin dengan suara pelan lalu membuang pedangnya yang sudah hancur dan mengambil pedang sampah satunya lagi di inventorynya.
"Saudara Jian, Apakah kau tidak apa?" Tanya Guo Ren melirik Yang Jian yang baru datang.
"Tidak ada luka serius, Saudara Ren orang itu setidaknya sekuat dirimu" Ucap Yang Jian dengan raut wajah serius.
"Aku tidak tau pasti, Akan tetapi aku merasa orang itu menahan kekuatannya" Jawab Guo Ren.
Yang Jian melebarkan matanya ketika mendengar itu. "Apakah kau serius saudara Ren? Jika saja iya maka tuan muda pasti dalam bahaya!" Ucap Yang Jian panik kemudian menatap pemuda tampan didepannya dengan hawa membunuh.
"Haah... Aku akan mencari cara untuk mengalahkanya" Ucap Guo Ren sambil mengeluarkan 2 pedangnya dari sarung pedang.
Yang Jian hanya mengangguk dan menggunakan mode iblisnya
"Transformasi iblis pertama: Lucifer"
~Whoosshh~
Sebuah aura kegelapan tiba-tiba muncul dan menyelimuti seluruh tubuh Yang Jian hingga tidak terlihat, Beberapa saat kemudian aura kegelapan yang menutupi Yang Jian menghilang dan menampilkan sosok yang berbeda, Yang Jian kini memiliki 2 tanduk hitam diatas kepalanya dan kedua matanya berubah menjadi hitam pekat disertai kemunculan mata merah di dahinya lalu muncul sebuah siluet seperti bintang dipunggung Yang Jian.
Kultivasi Yang Jian yang tadinya Kaisar Surgawi *1 kini berubah menjadi Half-Immortal Putih. Disisi lain Guo Ren terkejut dengan perubahan Yang Jian dan langsung melompat mundur beberapa langkah.
Note: Setiap perubahan iblis Yang Jian naik kultivasinya bakal beda-beda, Contoh iblis pertama naikin sampe Half-Immortal kalo iblis kedua sampe Immortal dan setiap Yang Jian semakin kuat maka transformasi iblisnya juga semakin kuat.
"Mengerikan" Batin Guo Ren yang masih menatap sosok Yang Jian yang berubah menjadi iblis.
Ditempat Fang Lin, Dirinya melihat perubahan Yang Jian menjadi tertarik.
"Ini aura iblis, Sama seperti kejadian dihutan sebelumnya" Gumam Fang Lin yang masih menatap Yang Jian dengan tenang.
"Aku menjadi penasaran, Siapa sosok yang diceritakan Yang Jian waktu itu" Gumamnya pelan.
Ditempat Yang Jian, Yang Jian melihat Guo Ren melompat mundur menjadi heran.
"Saudara Ren, Kenapa kau mundur?" Tanya Yang Jian sedikit heran.
"Maafkan aku, Aku hanya terkejut dengan perubahan mu" Ucap Guo Ren kemudian mendekati Yang Jian.
"Apakah kau siap Saudara Ren?" Tanya Yang Jian seraya mengeluarkan pedangnya dari sarung.
__ADS_1
Guo Ren mengangguk lalu mengatakan "Serang!"
Mereka berdua langsung menyerang pemuda tampan didepan mereka dengan kecepatan tinggi. Disisi lain Fang Lin hanya tersenyum tipis dan menyambut serangan dari bawahannya.
Fang Lin sengaja menurunkan kekuatannya untuk meregangkan otot-ototnya yang sudah tidak bergerak selama 10.080 tahun.
~Klang~
~Klang~
Suara benturan pedang terdengar nyaring ditempat itu, Fang Lin terus menyambut serangan dari Yang Jian dan Guo Ren dengan mudah, Dirinya kali ini berhati-hati agar pedang sampahnya tidak cepat hancur.
"Sialan! Dia meremehkan kita!" Umpat Yang Jian kesal dan tanpa sadar menggigit bibir bawahnya hingga berdarah.
"Tenanglah Saudara Jian, Bertarunglah dengan keadaan tenang" Ucap Guo Ren yang melihat Yang Jian kesal.
Disisi lain, Fang Lin terus berdecak kagum dengan kekuatan barunya, Ingatan tentang pengalaman bertarung Dewa Perang membuat kekuatannya meningkat dengan signifikan.
"Ingatan bertarung Dewa Perang sangat berguna untukku dalam bertarung" Gumam Fang Lin yang terus berdecak kagum, Bahkan dirinya sedari tadi belum menggunakan Qinya.
Ditempat Yang Jian, Mereka berdua terus menatap pemuda tampan didepan mereka dengan tatapan tajam.
"Gunakan teknik serangan kita secara bersamaan, Aku yakin orang itu mempunyai kelemahan" Ucap Guo Ren dengan serius
"Ayo!" Ucap Guo Ren kemudian mereka berdua langsung melesat dengan cepat.
Melihat bawahannya menyerang kembali Fang Lin menatap mereka dengan tenang.
"Tebasan Pertama: Kegelapan Tak Berujung" Ucap Yang Jian lalu mengayunkan pedangnya ke arah Fang Lin.
"Teknik Pedang Ketiga: Pusaran Air" Ucap Guo Ren lalu muncul siluet air dipedangnya.
Fang Lin yang melihat itu memilih menghindarinya sebab teknik yang digunakan Yang Jian sedikit berbahaya, Pedang sampah yang Fang Lin pegang tidak akan kuat menahan serang Yang Jian. Dirinya tidak benar-benar menghindar namun melesat ke arah serangan Guo Ren.
~Tranggg~
Pedang Guo Ren dan Fang Lin langsung beradu dengan kuat, Namun setelah beberapa saat Guo Ren langsung melompat mundur karena tidak kuat beradu kekuatan dengan pemuda tampan dihadapannya.
~Sringgg~
Tebasan aura yang dilepaskan Yang Jian ternyata mengikuti Fang Lin sedari tadi, Dirinya menjadi terkejut dan mau tak mau menggunakan pelindung tak kasat mata karena tidak ingin jubahnya rusak.
~BOOM~
__ADS_1
Ledakan tersebut terjadi ketika serangan Yang Jian mengenai tubuh Fang Lin. Disisi lain Yang Jian dan Guo Ren menatap tajam ke arah pemuda berjubah biru itu.
Namun penglihatan mereka terhalang karena kepulan asap terjadi disekitar sana, Setelah beberapa saat asap mulai menghilang dan pemuda yang mereka berdua serang masih baik-baik saja bahkan jubahnya tidak tergores ataupun kotor sedikitpun.
"Sangat kuat!" Gumam Yang Jian dan Guo Ren secara bersamaan.
"Wah... Wah, Kalian ingin membunuhku ya?" Terdengar suara familiar ditelinga mereka.
"T-tuan?!" Ucap mereka berdua secara bersamaan dengan mulut bergetar.
"Hahahaha, Kalian baru menyadarinya ya?" Ucap Fang Lin tertawa pelan.
Yang Jian dan Guo Ren langsung melesat dengan cepat ke arah Fang Lin.
"Tuan! Maafkan kami!" Ucap Mereka berdua secara serempak sambil berlutut.
"Hahaha tidak apa, Ini salahku karena tidak memberitahu kalian" Ucap Fang Lin tertawa pelan.
"Tuan... Bagaimana mungkin anda sudah sebesar ini?" Tanya Guo Ren penasaran dan diangguki oleh Yang Jian.
"Mmm... Akan kuberitahu, Tapi sebelumnya ubah dulu wujudmu seperti biasa Yang Jian" Ucap Fang Lin dengan pelan yang melihat wujud seram Yang Jian.
Yang Jian menggarukan kepalanya yang tidak gatal lalu mengubah wujudnya kembali ke manusia pada umumnya.
"Kita keluar dulu dari sini" Ucap Fang Lin tanpa menunggu balasan bawahannya dan memegang pundak Yang Jian dan Guo Ren.
~Whoossh~
Beberapa saat kemudian mereka bertiga menghilang dari sana.
***
Di Alam Dewa, Kediaman Dewa Perang.
"Hoo... Transformasi iblis ya dan lagi aku belum pernah melihat wujud seperti itu" Ucap Yuan Zhong dengan nada tertarik, Sedari tadi dia sudah melihat pertempuran yang ada di dunia kecilnya.
"Kau dan bawahanmu sungguh tidak biasa, Semoga saja kau tidak menjadi jahat" Gumam Yuan Zhong dengan nada berharap.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
.
__ADS_1