System Sang Immortal

System Sang Immortal
Mengutus


__ADS_3

Saat mendapatkan kabar bahwa pasukan elit-nya tidak menemukan petunjuk siapa dalang dari pembunuhan keluarga anak bungsunya membuat Kaisar Dewa murka.


Meskipun dirinya murka saat itu, Dia tidak dapat berbuat banyak untuk mencari tau dalang dari kematian anaknya, Sebab gurunya Shen Xiong melarangnya untuk mencari tau kematian dari anaknya.


Gurunya mengatakan kalau suatu saat nanti akan ada seorang monster yang datang ke alam dewa dan meminta pertanggung jawaban atas pembunuhan Dewa Harimau Putih serta istrinya.


Kaisar Dewa saat itu langsung tertegun ketika mendengar perkataan gurunya, Ia berpikir kalau 'monster' yang dikatakan gurunya adalah cucunya yaitu Bai Hu.


Dia tau kalau cucunya Bai Hu masih hidup sampai sekarang, Namun dia tidak dapat mengetahui keberadaan cucunya tersebut dikarena Dewa Harimau Putih telah memutuskan apa saja yang berhubungan dengan Alam Dewa agar para dewa tidak dapat mencari cucunya.


.....


Saat ini yang bisa dia lakukan hanya menunggu kedatangannya, Meskipun harus menunggu hingga miliyaran tahu, Dia siap akan hal itu.


Dia memang sudah mencurigai anak-anaknya yang lain, Akan tetapi dia tidak ingin melakukan tindakan yang gegabah karena pergerakannya selalu diawasi oleh gurunya.


Kaisar Dewa lalu berdiri dari singgasana dan berdehem pelan, "Ehm... Ayah pergi dulu" Ucap Kaisar Dewa pelan.


Kesepuluh anak-anaknya langsung berdiri ketika mendengar itu, Mereka semua langsung menunduk ke arah ayahnya, "Sampai jumpa ayah!" Ucap mereka serempak.


Kaisar Dewa hanya menganggukkan kepalanya dan dalam sekejap menghilang dari sana. Seluruh anak-anak dari Kaisar Dewa langsung duduk di masing-masing tempat duduk mereka.


"Ayah sedikit aneh" Ucap pria paruh baya berambut kuning panjang.


"Biarkan saja, Mungkin dia teringat dengan adik bungsu kita dan ingin mengunjungi lantai Dewa Harimau Putih" Balas pemuda tampan berambut hitam panjang.


"Haah... Semenjak kematian adik bungsu kita, Ayah menjadi pendiam dan itu sedikit membuatku kesal" Ucap seorang wanita cantik sambil menghela nafas panjang.


"Kalian bisa diam? Ayah mungkin bisa mendengar percakapan kita" Ucap seorang pemuda yang sangat tampan dan memiliki rambut emas pendek.


Mendengar dari itu seluruh orang yang ada disana menjadi terdiam. Mereka semua diam karena yang berbicara barusan adalah Li Xiang Zi, Kandidat yang paling memungkinkan untuk menjadi Kaisar Dewa.


Li Xiang Zi adalah anak pertama dari Kaisar Dewa, Dia memiliki bakat yang diluar nalar dan diberi julukan 'Monster' oleh seluruh Saudara-saudarinya.

__ADS_1


***


Di Alam Dewa, Di sebuah lorong yang seluruhnya terbuat dari kristal.


Tiba-tiba muncul seorang pria paruh baya yang memiliki warna rambut emas bersinar. Yap, Pria tersebut adalah Kaisar Dewa Li Zu Xing.


Li Zu Xing langsung berjalan cepat ke arah depan lorong dan tak lama kemudian dia menemukan pintu gerbang yang cukup besar, Gerbang tersebut terbuat dari kristal hitam dan memiliki bentuk sebuah bunga teratai yang memiliki 8 kelopak bunga.


Di masing-masing kelopak tersebut terdapat wajah-wajah dari binatang dewa. Di sisi lain, Li Zu Xing yang melihat gerbang tersebut langsung mempercepat langkahnya dan tak butuh waktu yang lama dia sudah berada didepan gerbang tersebut.


Li Zu Xing langsung melapisi tangan kanannya dengan Qi Dewa spesial dan saat ini tangannya telah dilapisi oleh energi berwarna biru tua.


Melihat energi tersebut sudah melapisi tangan kanannya, Li Zu Xing langsung mendorong tangan kanannya.


~Greeett~


Pintu gerbang tersebut langsung terbuka lebar saat tangan Li Zu Xing memegang gerbangnya.


Li Zu Xing segera memasuki gerbang tersebut dan disaat yang bersamaan energi yang melapisi telapak tangan kanannya tiba-tiba menghilang.


Li Zu Xing dapat melihat sebuah meja yang di setiap sisinya terdapat sebuah corak naga dan diatas meja tersebut terdapat 8 bola kristal yang sedang menyala dengan warna yang berbeda-beda.


Li Zu Xing langsung berjalan ke meja tersebut dengan santai dan tak butuh waktu lama kini dirinya sudah sampai di meja yang dia maksud.


Mata Li Zu Xing melebar ketika melihat bola kristal yang paling kanan sedang memancarkan cahaya putih terang, "Jadi... Cucuku masih hidup, Sepertinya tidak akan lama lagi kita akan bertemu" Gumam Li Zu Xing pelan sambil tersenyum. Meskipun gumaman-nya sangatlah pelan akan tetapi terdapat rasa rindu yang mendalam di kata-kata tersebut.


Saat sedang melihat bola kristal tersebut, Tiba-tiba seorang kakek tua yang memiliki rambut putih yang sedikit panjang muncul di belakang Li Zu Xing.


"Maafkan hamba yang telat mendatanginya Baginda Kaisar" Ucap kakek sepuh tersebut sambil berlutut dan menundukkan kepalanya.


Li Zu Xing yang menyadari kedatangan Ou Xi hanya diam dan berkata dengan datar, "Berdirilah, Aku punya tugas untuk-mu" Ucap Li Zu Xing pelan.


Ou Xi yang mendengar itu langsung berdiri, Namun saat ini kepalanya sedang menunduk ke arah bawah.

__ADS_1


Mengetahui kalau Ou Xi sudah berdiri, Li Zu Xing langsung melanjutkan perkataannya yang tadi, "Ou Xi sang Dewa Kecepatan, Aku memerintahkan dirimu untuk mencari keberadaan cucuku, Bai Hu" Ucap Li Zu Xing pelan.


"Jangan pernah pulang sebelum kau menemukan dia, Dan lagi jika dirimu sudah bertemu dengannya, Jangan pernah membawanya secara paksa atau mendekatinya" Lanjut Li Zu Xing mengucapkan perintahnya.


Ou Xi yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya sekali, "Sesuai keinginan anda, Baginda Kaisar" Jawab Ou Xi pelan dan dalam sekejap menghilang dari sana.


Li Zu Xing yang melihat kepergian Ou Xi langsung mengalihkan pandangannya ke arah bola kristal ke-8, Sekali lagi dia tersenyum dan berkata, "Bai Hu... Semoga kau sudah menjadi sangat kuat saat bertemu dengan-ku" Ucap Li Zu Xing pelan.


.....


Beberapa menit kemudian, Li Zu Xing langsung berbalik ke arah luar, Dia berpikir kalau sudah saatnya dia kembali ke singgasana miliknya.


Dia hari ini sudah merasa puas dengan apa yang dilihatnya tadi, Dirinya sudah merasa lega ketika mengetahui kalau cucunya Bai Hu masih baik-baik saja di luaran sana.


Li Zu Xing langsung berjalan ke arah luar dengan keadaan tersenyum, Saat ini dirinya sudah keluar dari gerbang tersebut tiba-tiba gerbang itu langsung tertutup rapat.


Li Zu Xing yang mengetahui itu langsung berteleportasi ke ruang tahta.


~Whoopps~


Dalam sekejap Li Zu Xing menghilang dari sana.


***


Di Alam Dewa, Ruang Tahta Kaisar Dewa.


~Whooshhh~


Tiba-tiba seorang pria paruh baya yang penuh kharisma muncul tepat di depan singgasana Kaisar dan membuat seluruh anggota kekaisaran berdiri dari duduknya.


"Selamat datang kembali ayah" Ucap mereka serempak dengan penuh hormat.


Li Zu Xi hanya tersenyum dan kembali duduk di singgasana, Ia duduk dalam keadaan tersenyum dan membuat seluruh anak-anaknya melebarkan mata mereka

__ADS_1


Bersambung...


[LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT]


__ADS_2