
Fang Lin yang mendengar itu seketika mengerutkan alisnya, "Kaisar Wei? Memangnya dia termasuk anggota penting Pavilliun Gagak Emas?" Batin Fang Lin dengan raut wajah heran.
"Terlebih lagi, Untuk apa Kaisar Wei berada di benua barat?" Tanya Fang Lin dalam hatinya.
"Tuan? Apakah anda baik-baik saja?" Tanya Cu He memastikan, Dia melihat pemuda tampan didepannya terdiam ketika mendengar itu.
Fang Lin langsung tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara Cu He, "Apa kau yakin dengan apa yang kau katakan?" Tanya Fang Lin memastikan perkataan Cu He.
"Em... Setau saya memang itu tuan muda, Memangnya kenapa tuan?" Tanya Cu He sedikit heran.
"Tidak ada... Apa kau tau kenapa kaisar Wei menyuruh para pembunuh itu membantai klan Xue?" Tanya Fang Lin.
"Saya tidak tau tentang itu tuan muda, Mungkin klan itu sudah menyinggung kekaisaran" Jawab Cu He sambil mengangkat pundaknya.
Fang Lin yang mendengar itu hanya menghela nafas panjang, "Baiklah... Ini" Ucap Fang Lin lalu menaruh pil yang dia beli di shop system ke meja Cu He.
Cu He yang melihat pil tingkat 5 di mejanya langsung segera mengambilnya, "Terima kasih tuan, Jika lain kali membutuhkan informasi, Saya bersedia memberikannya asalkan sepadan dengan informasi yang saya berikan" Ucap Cu He disertai senyuman lebarnya.
Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya, Lalu langsung pergi dari sana dan diikuti oleh kedua bawahannya yang sedari tadi berada dibelakangnya.
Di sisi lain Cu He langsung menghela nafasnya secara kasar ketika melihat Fang Lin keluar dari ruangannya, "Sialan... Mereka bertiga sungguh berbahaya, Jika saja tadi aku berbohong mungkin kepalaku sudah lepas sedari tadi" Batin Cu He ketakutan hingga tubuhnya mengeluarkan keringat dingin.
Saat pertama kali dirinya melihat pemuda tampan itu, Instingnya langsung mengatakan jika pemuda berjubah biru itu sangatlah kuat bahkan dalam semasa hidupnya yang sering bertemu orang-orang kuat, Pemuda itulah yang paling kuat dan bahkan menurutnya kekaisaran juga dapat dibantainya, Selain itu bawahan yang dibelakang pemuda berjubah biru itu juga sangatlah kuat dan membuatnya merinding ketika menatap mata mereka berdua.
"Untung saja aku tidak bersikap aneh didepan mereka, Jika tidak... Haah... Aku tidak bisa membayangkannya" Ucap Cu He menghela nafas yang panjang, Dia sedikit lega saat pemuda itu keluar dari ruangannya.
"Kekaisaran Wei... Mungkin tahun ini akan menjadi tahun terburuk bagimu" Gumam Cu He kemudian menyimpan pil tingkat 5 tersebut ke cincin penyimpanannya.
***
__ADS_1
Fang Lin dan kedua bawahannya kini sudah berada diluar Pavilliun Gagak Emas, Ia ingin mencari seluruh cabang markas 'Tengkorak Kematian' dan membantai mereka, Dia sudah tidak peduli lagi jika ada orang yang tidak tahu apa-apa dan sedang berada di markas 'Tengkorak Kematian'.
Fang Lin lalu berjalan santai tanpa tujuan dan menanyakan kepada orang sekitar dimana gedung pendaftaran identitas, Hingga beberapa saat dia sudah mengetahui dimana tempat pendaftaran identitas dan segera menuju kesana.
.....
Setelah membuat kartu identitas untuknya dan Ji Xi, Ia lalu berjalan menuju ke gerbang kerajaan Zhou, Hanya dalam beberapa menit dirinya sudah berada di gerbang keluar dan seperti biasanya dia langsung dihadang oleh prajurit kerajaan.
"Mana kartu identitas anda?" Tanya Penjaga.
Fang Lin segera memberikan kartu identitas yang baru dibuatnya dan dipersilahkan berjalan keluar, Pi Yu dan Ji Xi juga melakukan hal yang sama dan langsung mengikuti tuannya yang sudah berjalan tanpa menunggu mereka.
Fang Lin dan bawahannya kini sudah berada di hutan dekat kerajaan Zhou, Ia langsung mengeluarkan seluruh pasukan bayangannya. Pi Yu dan Ji Xi menjadi terkejut ketika melihat 100 manusia biasa yang tiba-tiba muncul di depan mata mereka.
Suasana menjadi hening ketika Fang Lin memanggil pasukan bayangannya, Hingga beberapa saat Fang Lin mulai membuka suara, "Kalian semua... Cari seluruh markas cabang pembunuh bayaran 'Tengkorak Kematian' di seluruh benua ini dan untuk yang menemukan markas utama langsung beritahu aku" Ucap Fang Lin memerintah.
"Oh iya... Setelah kalian menemukan cabang markas mereka, Bunuh mereka semua dan jangan sisakan satu pun! Mengerti?!" Ucap Fang Lin lantang.
"Bubar" Ucap Fang Lin pelan.
Pasukan bayangan Fang Lin langsung melesat ke berbagai arah dengan cepat, Di sisi lain Pi Yu dan Ji Xi sekali lagi terkejut ketika melihat 100 orang didepan mereka melesat dengan cepat.
"Mengerikan" Ucap Ji Xi tanpa sadar.
"Aku yakin 100 orang itu berada di tingkat To God kalau dilihat dari kecepatannya" Ucap Pi Yu menebak-nebak.
"Tebakan mu benar, Pasukan bayanganku saat ini berada di tingkat 'Menuju Dewa' dan mereka bukanlah makhluk hidup" Ucap Fang Lin membenarkan perkataan Pi Yu.
Pi Yu dan Ji Xi menahan nafasnya mendengar itu, Tingkat 'Menuju Dewa' dan pasukan yang tidak bisa mati? Bagaimana mereka tidak terkejut mendengar itu? Itu adalah pasukan yang sangat berguna untuk perang besar menurut mereka berdua.
__ADS_1
"T-tuan aku sangat kagum dengan anda" Puji Ji Xi sedikit terbata-bata.
"Em... Tuan kita memang hebat" Ucap Pi Yu yang terus berdecak kagum dengan kehebatan tuannya.
"Hahaha sudahlah, Ayo kita pergi dari sini" Ucap Fang Lin dan langsung melesat, Para bawahannya hanya mengangguk dan mengikuti Fang Lin dari belakang.
.....
Saat ini Fang Lin melesat tanpa tujuan, Ia tidak tahu harus kemana lagi karena tujuannya sekarang hanya menunggu kabar dari pasukan bayangannya.
"Yue, Apakah kau tau tempat yang bagus untuk mendapatkan Poin System yang banyak" Tanya Fang Lin ke Yue.
[Tuan dapat pindah ke Alam Tanah Monster, Disana terdapat triliunan monster dari yang lemah hingga kuat]
Fang Lin terkejut mendengar ucapan dari Yue, "Triliunan monster?! Apa kau tidak salah?" Tanya Fang Lin memastikan dirinya tidak salah dengar.
[Saya tidak salah tuan, Disana memang sarangnya monster, Tetapi sebelum tuan kesana, Saya sarankan untuk tuan untuk menyerap pil yang berisi 50% kekuatan dewa perang dan membeli budidaya 'Pelahap Aura Pembunuh' untuk menyerap aura pembunuh dari seruling kematian yang tuan dapatkan dari Dewa Perang]
"Apa maksudmu budidaya 'Pelahap Aura Pembunuh'?" Tanya Fang Lin heran.
[Tuan dapat menyerap Aura Pembunuh dari Manusia, Monster, Senjata, Roh dan yang lain-lain. Asalkan tuan memegang seseorang yang memiliki aura pembunuh tersebut, Tuan dapat menyerapnya]
"Em, Itu budidaya yang bagus" Ucap Fang Lin menganggukan kepalanya kemudian dia langsung mencari tempat yang enak untuk melakukan penyerapan.
Tak lama kemudian, Fang Lin dan bawahannya kini sudah berada disebuah gua yang cukup gelap, Fang Lin melirik kedua bawahannya, "Kalian berjaga-jaga saja disini dan jangan biarkan seseorang mengganggu ku" Ucap Fang Lin dengan pelan.
"Baik tuan" Serempak mereka berdua kemudian pergi dari tempat Fang Lin.
Bersambung...
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.