
"Lucu sekali, gencatan senjata selama sepuluh tahun? Kau pikir aku mau menunggu selama itu?" Fang Lin mendengus setelah mendengar niatan Yun Shandes.
"Sepertinya kau masih belum memahami situasi saat ini, ya?" Yun Shandes sedikit memiringkan kepalanya, ekspresinya tampak kesal.
"Aku? Belum memahami situasinya katamu?" Fang Lin mulai tersenyum, dan itu jelas membuat kerutan di alis Yun Shandes.
"Kau... Apa yang kau-"
Perkataan Yun Shandes terpotong ketika Fang Lin menghilang dalam sekejap dari hadapannya, di detik selanjutnya ia melebarkan mata saat melihat aurora biru yang muncul secara tiba-tiba di langit.
Yun Shandes langsung mengirimkan telepati ke salah satu bawahan Absolutenya yang berada di pemukiman tersebut, tapi sayangnya telepati tidak bisa digunakan begitupula dengan skill teleportasi atau semacamnya.
BOOOOOOOOM!
Ledakan yang mahadahsyat tiba-tiba saja terdengar jelas di telinga Yun Shandes, bahkan Absolute sepertinya sampai harus menutup telinga menggunakan energi semesta supaya suara tersebut tidak memecahkan gendang telinganya.
Tidak lama setelah bunyi ledakan, dampak dari ledakan itu mulai terlihat dalam jarak pandang Yun Shandes. Matanya melebar dan nafasnya tertahan, ia tidak banyak berpikir lagi dan langsung menggunakan berbagai macam teknik pertahanan untuk berlindung.
Whoooosh!
Ledakan itu mengenai lapisan pelindung yang melindungi Yun Shandes, hampir semuanya hancur berkeping-keping karena tidak mampu menahan daya dari ledakan tersebut.
"Apa-apaan ini...?"
Yun Shandes masih belum mengerti dengan situasi sekarang ini, darimana ledakan itu berasal? Apa yang terjadi pada semua bawahannya? Ke mana lawannya pergi?
Semua pertanyaan itu saat ini memenuhi kepala Yun Shandes, tidak lama kemudian raut wajahnya mulai memburuk ketika merasakan koneksi dengan bawahannya mulai terputus secara bertahap.
Brug.
Yun Shandes jatuh berlutut dengan tatapan mata yang kosong, ia benar-benar tidak percaya kalau hampir semua bawahan Absolute yang telah dirinya kumpulkan selama ini telah lenyap karena ledakan ini.
"Ini mustahil, 'kan?" suara Yun Shandes bergetar hebat, ia tidak bisa bangkit berdiri karena merasa kakinya sudah tak lagi bertenaga, "Apa yang baru saja terjadi...?"
Mau dipikirkan sebanyak apapun, Yun Shandes masih belum bisa menemukan jawabannya.
***
__ADS_1
Sementara itu, di Dunia Jiwa.
Fang Lin dan Yue saat ini sedang berdiri di hadapan tiga Absolute yang dulunya mengabdi pada Celestial Absolute, kini jiwa ketiganya telah diambil alih dan sekarang hanyalah makhluk yang serupa dengan boneka bayangan.
Ketiga Absolute itu tampak berusaha melepaskan diri dari jeratan rantai yang tercipta dari elemen Es suci dan energi semesta murni.
"Selain mereka, semua Absolute yang berada di bawah perintah peserta lawan telah musnah." ucap Fang Lin dengan tenang, bukan hanya tubuh mereka saja yang menghilang tanpa jejak akibat ledakan itu tetapi jiwa mereka juga sehingga mustahil untuk dihidupkan kembali oleh Yun Shandes.
"Tapi rencananya berjalan terlalu cepat, bukan? Kamu masih belum mengetahui semua kartu as yang dia miliki." balas Yue sambil menoleh ke arah suaminya itu.
"Yah, ini memang terlalu cepat. Namun, aku tidak mau melewati kesempatan yang ada..." Fang Lin menjawab sambil ikut menoleh, lalu melanjutinya, "Lagipula hanya dia yang tersisa sekarang, aku hanya perlu mengurungnya di dalam domain dan menunggu sampai dia mencapai batasnya."
Yue terdiam sejenak sebelum menghembuskan nafas dari mulut, "Baiklah, aku percaya padamu.".
Fang Lin tersenyum tipis, lalu kembali menatap tiga Absolute yang berada di hadapannya, "Jadi, bagaimana caranya memulihkan mereka bertiga?"
"Hm, ini akan sulit bagimu. Teknik yang digunakannya berada di tingkat Semesta tahap Tiga, bahkan menggunakan Api Emas sekalipun adalah sesuatu yang mustahil." jawab Yue sambil memegang dagunya.
Perlu diketahui, setiap jurus di atas tingkat Semesta mempunyai tiga tahap yang berbeda. Tahap pertama berada di paling rendah, sementara tahap kedua berada di posisi menengah dan tahap yang ketiga adalah puncaknya.
"Mudahnya memang begitu..."
Fang Lin terdiam selama beberapa waktu untuk berpikir, ia sendiri baru mempelajari satu teknik di tingkat Kosmis tahap satu dan bahkan itu saja belum dirinya kuasai secara menyeluruh.
"Apa aku harus mengikat mereka sampai aku berhasil menguasai teknik yang dapat memulihkan mereka?" Fang Lin bertanya dalam hati, dan ia tersentak ketika Yue menyentuh lengan atasnya dengan satu jari, "Kenapa...?"
"Sepertinya kamu berpikir terlalu jauh, aku bisa menyembuhkan mereka..." Yue tersenyum saat mengatakan itu.
Fang Lin yang mendengarnya langsung memasang ekspresi datar, "Kenapa kamu baru mengatakannya?"
"Hehehe... Maaf, sayang, aku hanya senang melihat ekspresi seriusmu." Yue terkekeh pelan.
Fang Lin menggelengkan kepalanya pelan, dan berkata, "Kalau begitu, tolong sembuhkan mereka."
"Tentu..." Yue mengangguk kecil, lalu mengangkat tangan kanannya ke depan.
Energi emas mengalir keluar dari telapak tangan Yue, dan memasuki tubuh ketiga Absolute itu dengan tenang.
__ADS_1
"Apa butuh waktu yang lama?" tanya Fang Lin penasaran.
"Tidak juga, lebih cepat sebelum ledakan di Dunia Abyss berakhir." jawab Yue cepat.
Perlu diketahui, ledakan yang terjadi di Dunia Abyss sebelumnya kini masih berlangsung sampai sekarang.
Fang Lin dan Yue memperkirakan kalau ledakan tersebut akan berlangsung setidaknya selama satu hari penuh lamanya, mungkin hal ini memang terkesan sedikit berlebihan namun nyatanya itu adalah kenyataannya.
......................
Kurang lebih enam jam telah berlalu, energi emas yang keluar dari telapak tangan Yue perlahan mulai menghilang.
Yue menghembuskan nafas panjang melalui mulut, dan Fang Lin menyentuh pundak istrinya itu lalu bertanya, "Apa kamu lelah...?"
"Tidak juga..." Yue menggeleng kecil sambil tersenyum, matanya teralih pada tiga Absolute yang kini sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, "Mereka bertiga membutuhkan waktu untuk beristirahat, mungkin seminggu lagi ketiganya akan bangun. Lebih baik, Heng Zhanjin dan Leng Jin saja yang menjaga mereka bertiga."
"Aku mengerti..." Fang Lin mengangguk paham, lalu memanggil kedua Absolute itu melalui telepati.
Heng Zhanjin dan Leng Jin langsung datang setelah menerima panggilan dari Tuan mereka, keduanya jelas terkejut ketika menemukan keberadaan tiga teman mereka yang telah lama berada di pihak musuh.
"Bagaimana bisa mereka ada di sini, Tuan?" tanya Leng Jin dengan mata yang sedikit terbuka lebar, samar-samar ia sudah bisa menebak jawabannya tetapi dirinya lebih memilih untuk mendengar itu secara langsung dari mulut Tuannya.
Fang Lin terdiam sejenak sebelum menjelaskan situasinya di Dunia Abyss pada mereka berdua.
Leng Jin dan Heng Zhanjin terkejut ketika mendengar jebakan yang menghasilkan ledakan mengerikan semacam itu.
"Semua bawahan Absolutenya telah terbunuh dan sekarang hanya tersisa dia saja di Dunia Abyss, apa itu artinya kekuatan kami tidak jadi dibutuhkan, Tuan?" Heng Zhanjin bertanya, ia jelas merasa kecewa dengan hal itu.
"Kalian dibutuhkan karena masih ada rencana terakhir untuk menghabisinya." Fang Lin cukup yakin kalau Yun Shandes tidak akan selesai hanya karena ledakan itu, dia sekarang pasti sedang mencari cara untuk melarikan diri atau balas dendam terhadap orang yang telah menghabisi semua bawahannya.
Karena Fang Lin sudah menyegel kubah ini dengan teknik Cahaya Segel Aurora, jadi Yun Shandes mustahil bisa keluar dari kubah ini menggunakan teleportasi atau skill kabur lainnya.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT
Note: Crazy Up hari selasa, kalau Author lupa tolong ingatkan lewat kolom komentar!
__ADS_1