
Xiao Chen segera menarik kesadaran-nya, Ia berhenti lesatan-nya dan mengarah-kan pandangan-nya ke arah barat, "Jarak-nya dengan-ku cukup jauh.... Mungkin sekitar 2 Hari aku dapat menyusul-nya" Gumam Xiao Chen menebak dan seketika diri-nya melesat dengan kecepatan cahaya.
~Whooooshhh~
Di sisi lain, Zu sedikit melebarkan mata-nya ketika melihat orang tersebut mengubah arah lesatan-nya, Ia langsung berhenti dan mengalihkan pandangan-nya ke arah barat.
Sedangkan Zhao yang berada di samping Zu langsung ikut berhenti ketika melihat-nya berhenti secara tiba-tiba, Ia mengerutkan kening-nya dan melihat ke arah yang di lihat Zu.
"Apa yang terjadi?" Tanya Zhao dengan nada heran. Ia tidak bisa melihat ada sesuatu yang aneh di dalam kesadaran-nya.
Zu melirik Zhao dan berkata dengan nada pelan, "Orang itu, Dia mengubah arah lesatan-nya dan tidak mengejar kita lagi"
Mendengar hal itu membuat Zu menaik-kan alis-nya, "Jadi maksud-mu... Dia sudah menyerah untuk mengejar kita?" Tanya Zhao sekali lagi.
Zu menggelengkan kepala-nya pelan, Ia lalu menunjuk ke arah depan dan merubah raut wajah-nya menjadi serius, "Tidak... Orang itu melesat ke arah kota Fang" Jawab Zu dan membuat jantung Zhao berhenti sesaat.
Zhao melebarkan mata-nya ketika mendengar jawaban Zu, Sedangkan Zu hanya diam karena diri-nya saat ini sedang mencoba menelepati tuan-nya.
.......
Beberapa Menit Kemudian.
Zu menggelengkan kepala-nya dan membuat Zhao keheranan, "Kau sudah menghubungi raja? Apa yang raja katakan?" Tanya Zhao dengan nada penasaran.
"Tuan tidak bisa dihubungi, Sepertinya kita harus menuju kota Fang meskipun hal ini melanggar perintah tuan" Ucap Zu dengan nada tenang.
Zhao mengangguk-kan kepala-nya pelan seakan setuju dengan perkataan Zu, "Itu adalah pilihan yang tepat untuk saat ini" Ucap Zhao dan langsung melesat ke arah kota Fang.
100 singa yang melihat jendral mereka sudah melesat langsung mengekori-nya dari belakang, Mereka semua tidak menunggu Zu karena dia bukan-lah jendral yang dipilih oleh tuan mereka.
Zu sendiri yang melihat mereka semua sudah melesat hanya diam, Ia cukup gelisah saat ini karena takut tidak dapat melindungi kota Fang dari serangan orang itu.
Zu menggelengkan kepala-nya pelan dan menepis kegelisahan-nya yang tidak berguna itu, Ia langsung melesat dan menyusul Zhao di depan-nya.
__ADS_1
......................
Di Perjalanan, Zhao mengatakan kalau 100 singa lain-nya sudah berada di kota Fang beberapa hari yang lalu, Tetapi hal itu tidak membuat rasa gelisah Zu berkurang.
Melihat Zu yang masih gelisah Zhao hanya menggelengkan kepala-nya pelan. Sebelum-nya dia membagi 2 kelompok dan di setiap kelompok terdapat 100 singa.
Zhao sebenarnya sudah berpisah dengan kedua kelompok tersebut, Namun saat mereka di suruh kembali oleh tuan-nya, Ia tidak sengaja bertemu dengan 1 kelompok sedang bersama Zu.
Jadi Zhao langsung mendekati mereka dan bergabung bersama mereka. Di saat diri-nya sudah bergabung, Zu yang mengetahui kedatangan Zhao langsung menceritakan apa yang terjadi pada diri-nya.
Zu yang mendengar cerita Zhao hanya bisa menahan nafas-nya, Ia dapat mendeskripsikan orang itu dengan satu kalimat yaitu, "Mengerikan".
***
Dunia Abyss, Padang Rumput Tanpa Ujung.
2 Hari Kemudian.
Hu Jiazhen terus melesat ke arah barat tanpa mengubah arah-nya sedikit-pun, Ia terus menatap ke arah depan dengan tatapan waspada.
Rasa gelisah-nya terus muncul setelah ketenangan beberapa saat dan hal itu membuat-nya cukup khawatir. Di sisi lain, Insting-nya yang tajam juga mengatakan kalau diri-nya akan tertimpa suatu masalah.
"Aku sudah menyebarkan kesadaran-ku akhir-akhir ini hingga batas yang ku-bisa, Tetapi aku tidak menemukan sesuatu yang dapat membuat-ku terkena masalah besar" Gumam Hu Jiazhen pelan. Di Dalam kesadaran-nya dia hanya melihat monster To God ke bawah saja dan di antara para monster tersebut tidak ada yang lebih kuat dari diri-nya.
"Apakah insting-ku salah?" Ucap Hu Jiazhen bertanya-tanya. Diri-nya dulu juga pernah mengalami kejadian seperti ini, Tetapi hal itu terjadi karena diri-nya mengingat masa lalu-nya yang kelam.
Mungkin saja karena hal itu insting-nya langsung bergerak sesuai dengan apa yang ada di ingatan-nya.
Di saat memikirkan itu, Sebuah tangan berwujud energi muncul tiba-tiba di samping Hu Jiazhen, Tangan energi tersebut cukup besar dan mulai mengepal.
Hu Jiazhen sendiri yang telat menyadari hal itu hanya bisa melihat sesaat sebelum diri-nya terpental cukup jauh.
~BOOOOOOOOM~
__ADS_1
~KRAKK~
Tubuh Hu Jiazhen jatuh ke daratan hingga terseret di tanah, Tulang yang di miliki-nya juga patah dan membuat-nya memuntahkan darah segar dari mulut-nya.
Pandangan Hu Jiazhen mulai kabur dan beberapa saat kemudian dia dapat melihat seorang pria datang menghampiri-nya.
Pria tersebut cukup tampan dan memakai jubah bewarna putih bersih, Pemuda tersebut seolah mengatakan sesuatu saat di dekat-nya, Namun Hu Jiazhen tidak dapat mendengar-nya karena telinga-nya perlahan mulai tidak berfungsi.
Pandangan semakin kabur dan membuat-nya pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit dalam tubuh-nya.
Di sisi lain, Xiao Chen menggelengkan kepala-nya pelan saat melihat kondisi mengenaskan Naga Hitam di dekat-nya, "Tubuh-mu sungguh lemah" Ucap Xiao Chen sambil berdecak pelan.
Xiao Chen mengangkat tangan-nya dan seketika tubuh Naga Hitam yang sedang terbaring lemas langsung ter-angkat.
Melihat tubuh Naga Hitam itu melayang dengan bantuan Qi-nya, Xiao Chen langsung melesat ke arah timur dan dengan segera di-ikuti oleh Naga Hitam di belakang-nya.
***
Dunia Abyss, Hutan Yang Mengelilingi Lembah Berkabut.
1 Hari Kemudian.
Zu, Zhao serta 100 singa lain-nya melesat di hutan dengan kecepatan tinggi. Para hewan hutan yang menghuni hutan tersebut juga terkejut dengan kehadiran mereka.
"Kota Fang sepertinya masih aman, Aku tidak melihat tanda-tanda kalau kota tersebut di serang" Ucap Zhao sambil menoleh ke arah Zu di sebelah-nya.
Zu hanya diam ketika mendengar perkataan Zhao, Ia sudah mengetahui itu sedari tadi karena diri-nya lah yang paling penasaran dengan keadaan kota Fang.
......................
Saat sampai di depan gerbang kota Fang, Zu, Zhao serta 100 singa lain-nya di hadang oleh 2 sosok makhluk yang cukup kuat.
2 sosok kuat tersebut adalah Naga Putih dan Bai Hu. Mereka berdua sudah berada di depan gerbang kota Fang saat kelompok bayangan tersebut memasuki hutan, Sedangkan Zu, Zhao dan 100 singa lain-nya hanya diam saat mereka semua di hadang oleh Bai Hu dan Naga Putih.
__ADS_1
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.