System Sang Immortal

System Sang Immortal
Menjemput Qiao Yu


__ADS_3

Dunia Abyss.


Fang Lin dan Yue muncul di atas langit, ketika mereka sampai pria tampan itu langsung memejamkan matanya.


Kemudian, aura hijau yang begitu indah keluar secara perlahan dari tubuh Fang Lin, lalu menyebar ke berbagai arah dalam radius jutaan kilometer.


Yue sendiri menekan seluruh aura di tubuhnya sampai menghilang, ia tidak mau auranya itu menganggu konsentrasi kekasihnya.


Satu batang dupa berlalu, aura hijau yang keluar dari tubuh Fang Lin perlahan tertarik kembali hingga menghilang sepenuhnya.


"Aku menemukan mereka bertiga." Ucap Fang Lin sambil menatap Yue.


Yue sendiri tersenyum senang mendengarnya, "Itu kabar baik. Jadi, apa kamu akan menjemput mereka sekarang juga?" Tanyanya penasaran.


"Tentu. Aku harus mengetahui keadaan mereka setelah berpuluh-puluh tahun tak bertemu..." Jawab Fang Lin, dan kemudian bertanya, "Apa kamu ingin ikut bersamaku?"


Yue menggeleng dan menjawab, "Tidak. Aku ingin memulihkan energi spiritualku yang sudah terkuras..."


"Baiklah kalau begitu, sampai jumpa." Fang Lin tersenyum, dan seketika itu juga Yue menghilang dari hadapannya tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.


***


Alam Luxiang, puncak gunung.


Fang Lin tiba-tiba saja muncul di antara pepohonan. Di sana, dia mendapati seorang wanita cantik dengan rambut pendek sebahu sedang menatap langit senja di atas batu besar.


"Qiao Yu, kenapa dia memotong rambutnya?" Fang Lin bertanya-tanya dalam hati, ia kemudian menghela nafas panjang dan melangkahkan kakinya ke depan.


Qiao Yu sedikit melebarkan mata ketika mendengar suara pijakan kaki di belakangnya, ia langsung berbalik karena tidak merasakan sedikitpun hawa kehadiran dari sosok yang mendekatinya.


"K-kamu..." Nafas Qiao Yu langsung tertahan, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, "F-Fang Gege?"


Suara Qiao Yu begitu serak, ia bertanya untuk memastikan keberadaan pria tampan itu.

__ADS_1


Fang Lin tersenyum hangat, "Iya, ini aku." Jawabnya dengan tenang.


Qiao Yu langsung melesat dan memeluk Fang Lin seerat mungkin, tangisannya pecah karena sudah sangat lama menunggu kedatangan dari kekasihnya itu.


"F-fang Gege... Hiks, aku rindu denganmu! A-aku.... Hiks..." Qiao Yu tidak bisa melanjutkan kata-katanya.


Fang Lin hanya bisa tersenyum, dia mengelus kepala wanita cantik itu selembut mungkin.


Beberapa saat kemudian, tangisan Qiao Yu mereda dan wanita cantik tersebut mengangkat kepalanya, "Bagaimana kamu bisa menemukanku?" Tanyanya penasaran.


"Hehehe... Ceritanya panjang, aku akan menceritakannya nanti." Jawab Fang Lin, lalu memegang pipi lembut Qiao Yu, "Apa yang terjadi denganmu selama ini?"


Fang Lin lebih penasaran dengan kabar Qiao Yu, dan apa saja yang sudah dilewati olehnya.


Qiao Yu terdiam sejenak sebelum menjawab, "Saat aku di teleportasikan kemari, aku tidak tau harus berbuat apa. Perasaan takut, bingung dan khawatir tercampur aduk dalam hatiku."


"Aku berusaha mencari cara untuk kembali ke Dunia Abyss, tetapi tidak ada satu petunjuk pun yang kutemukan. Lalu, aku memutuskan untuk berkelana di alam ini dan membuat namaku menjadi besar karena kekuatanku yang luar biasa."


Fang Lin mengangguk paham mendengarnya, ia kemudian menoleh ke arah belakang dan bertanya, "Apa kau teman Yu'er?"


"Ah, Zhong Yu?" Qiao Yu baru menyadari hawa kehadiran tipis dari sosok yang bersembunyi dibalik pohon.


Tiba-tiba saja seorang pria tampan berusian 30-an muncul, ia tersenyum dan berjalan mendekati mereka berdua.


Zhong Yu kemudian menangkupkan tangan dan berkata, "Halo kakak Qiao. Dan, salam kenal tuan, nama saya Zhong Yu, salah satu Penatua dari sekte Pedang Suci."


Fang Lin terdiam sejenak dan membalas, "Salam kenal juga. Namaku adalah Fang Lin, kekasih Qiao Yu."


Zhong Yu tidak berkata apa-apa, namun saat ini perasaannya sedang merasa kacau. Dia begitu menyukai Qiao Yu, tapi melihat kekasih dari wanita cantik itu muncul membuat hatinya hancur berkeping-keping.


"Zhong Yu, kenapa kau datang kemari?" Tanya Qiao Yu penasaran, padahal mereka berdua baru bertemu beberapa jam yang lalu.


"A-ah... Itu. Tidak ada, kakak Qiao. Aku kemari hanya ingin mengajak kakak makan, tapi kupikir kakak sedang sibuk saat ini." Jawab Zhong Yu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


Qiao Yu mengangguk paham, "Mungkin aku tidak akan mampir ke sekte Pedang Suci lagi. Kuharap kau dapat menjaga dirimu, dan beritahu kabar ini kepada yang lainnya..." Ucap Qiao Yu dengan tenang.


Zhong Yu terdiam sejenak dan kemudian mengangguk pelan, "Begitu ya, aku mengerti." Sahutnya dengan suara sedikit lemas.


Qiao Yu tersenyum dan berjalan beberapa langkah ke depan, "Aku tau kau masih menyukaiku. Tapi... Maaf, aku tidak bisa menerimanya. Sejak menolakmu, aku sudah menjelaskan kalau aku mempunyai kekasih yang suatu saat nanti akan datang menjemputku." Ucap Qiao Yu lalu melanjutinya, "Kau tampan, baik dan juga kuat. Pasti ada banyak wanita yang sedang menunggu di belakangmu. Aku harap, kau bisa melupakan perasaanmu terhadapku yang telah kau simpan selama sebelas tahun terakhir."


Kata-kata Mue Lian membuat suasana hening, Zhong Yu menundukkan kepala, ia tidak mau menunjukkan matanya yang berkaca-kaca.


Di sisi lain, Fang Lin hanya diam menyaksikan semua itu, dalam sekali lihat dirinya sudah mengetahui kalau Zhong Yu menyukai Qiao Yu, ia dapat melihat matanya yang mengandung rasa sedih dan juga marah.


Qiao Yu kemudian berbalik, "Fang Gege, apakah kita akan kembali ke sana?" Tanyanya penasaran.


Fang Lin tersentak pelan dan menggelengkan kepala pelan, "Tidak. Aku sudah memindahkan seluruh bawahan ke Dunia Jiwa, dan kau tau? Li Fan sudah menikah dengan Sylvia."


Qiao Yu terkejut mendengarnya, "Sylvia si gadis Elf itu?"


"Benar. Kalau tidak salah, sepuluh tahun yang lalu..." Jawab Fang Lin cepat.


Qiao Yu mengangguk pelan beberapa kali dan kemudian bertanya, "Kalau kita kapan?"


Fang Lin sedikit mengangkat alisnya, "Setelah aku menjemput Xue Hua dan Mue Lian, kita akan langsung melaksanakannya." Jawab Fang Lin sambil tersenyum lembut.


Pipi Qiao Yu langsung merah merona, "Kalau begitu, lamar aku dengan romantis! Janji?" Qiao Yu berjalan mendekat sambil mengangkat jari kelingking tangan kanannya.


Fang Lin terkekeh sambil mengangkat tangan kirinya, "Aku berjanji." Balas Fang Lin, dan jari kelingking mereka berdua saling melipat.


"Ehem... Kakak Qiao, tuan Fang. Saya mohon pamit pergi." Zhong Yu menangkupkan tangannya.


"Ah..." Qiao Yu langsung berbalik, tetapi pria tampan itu sudah menghilang dari tempatnya, "Haah... Sepertinya dia sakit hati."


Fang Lin menepuk pelan kepala Qiao Yu, "Jangan merasa bersalah. Meskipun rasa sakit itu akan membekas dalam waktu yang lama, aku yakin akan ada wanita yang bisa membuatnya membuka hati lagi." Sahutnya dan dengan segera melanjuti, "Ngomong-ngomong, aku akan menjemput Xue Hua, apa kamu mau ikut denganku?"


Qiao Yu langsung mengangguk cepat, "Tentu saja."

__ADS_1


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2