System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perang Alam Tanah Monster III


__ADS_3

Di Alam Tanah Monster, Di Gua yang indah dan besar.


Terlihat beberapa Naga yang berbeda warna sedang berbicara satu sama lain, "Siapa manusia itu? Kenapa dia membantai para monster di alam ini?" Tanya Naga Merah dengan nada serius.


"Entahlah, Tetapi manusia itu memiliki teknik yang sangat mengerikan" Jawab Naga Biru dengan nada sedikit ketakutan.


"Benar... Membantai ratusan juta monster tingkat Fana dan To God dalam kurun waktu 2 jam itu adalah hal yang mustahil bagi manusia yang mempunyai Qi sedikit dan teknik kuno kebawah" Balas seekor Naga Emas yang sedang melingkar disebuah batu besar.


"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Naga Putih yang sedang melingkar disebelah Naga Emas.


Naga emas yang sedang menutup matanya langsung membuka matanya secara perlahan lalu melirik menatap ke para naga didekat, "Aku sudah memanggil guru lewat telepati dan dia akan kemari beberapa jam lagi setelah urusannya selesai" Ucap Naga Emas pelan.


Para naga yang disana langsung menghela nafas panjang ketika mendengar itu, "Syukurlah... Jika guru yang turun tangan maka manusia itu bukanlah masalah bagi kita" Balas Naga Biru yang mulai tenang.


Seluruh naga yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya pelan kecuali naga emas, "Tetapi kenapa aku merasa jika manusia itu lebih kuat dari guru?" Batin Naga Emas heran namun segera menepis pikiran itu, Karena dia tau kalau gurunya adalah sosok yang paling kuat yang pernah dia temui.


***


Di tempat padang rumput yang luas.


Fang Lin saat ini sedang tersenyum lebar saat melihat ratusan juta monster kini muncul kembali, Tetapi saat melihat tingkatan kultivasi para monster yang berdatangan membuat Fang Lin mengerutkan alisnya, "Hmm? Sekarang para monster yang kemari hanya di tingkat To God?" Gumam Fang Lin keheranan.


"Dimana para monster tingkat Fana? Apakah ada seseorang yang mengendalikan mereka?" Lanjut Fang Lin bergumam heran lalu melebarkan jarak kesadarannya hingga 500 kilometer.


.....


Setelah melebarkan jarak kesadarannya, Fang Lin mulai tersenyum lebar saat melihat beberapa hewan suci sedang mengamatinya, "Apakah mereka hewan suci yang dimaksud oleh system?" Ucap Fang Lin saat melihat beberapa hewan suci yang mengamatinya dari jauh.


"Tingkatan mereka tidak begitu buruk, Bahkan ada yang sudah berada di tingkat Spiritual God berlian bertanda putih" Ucap Fang Lin lalu tersenyum tipis.


"Baiklah, setelah urusanku selesai aku akan menjadikan mereka hewan kontrakku" Ucap Fang Lin lalu menarik aura naganya.


"Kalian pasukan bayangan ku, Kembali..."


Para pasukan bayangan Fang Lin yang mendengar itu langsung melesat secepat cahaya dan beberapa saat kemudian mereka semua sudah berada di dalam bayangan Fang Lin.


Setelah melihat para pasukan bayangannya kembali, Fang Lin lalu mengeluarkan pedang Naga Hitam, "Saatnya melatih insting bertarung" Gumam Fang Lin lalu melapisi tubuhnya dengan pelindung tak kasat mata.


Fang Lin kemudian menarik kesadarannya dan melihat ke segala arah, Kini ratusan juta monster sedang mengarah ke dirinya.

__ADS_1


Fang Lin yang melihat itu hanya diam dan menunggu para monster tersebut berada dalam jarak 1 Kilometer.


Tak butuh waktu lama, Kini para monster sudah berada di jarak 1 kilometer.


~Whoossh~


Fang Lin langsung mengeluarkan aura naganya yang dapat menekan tingkat True God kebawah untuk memperlambat pergerakan para monster, Ia lalu melesat ke arah utara secepat cahaya.


~Slasshh~


Dalam satu tebasan ratusan monster mati seketika dengan cara setengah badan mereka terpotong.


Di sisi lain Fang Lin yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan terus memotong para monster yang berada dalam jangkauan matanya.


1.241


1.638


2.371


3.083


.....


1.471.572


1.474.033


Dalam beberapa jam, Fang Lin dapat membunuh 1 juta monster lebih, Saat ini wajahnya belum menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan masih terus tersenyum seperti sedang menikmati pertarungannya.


Saat ini dirinya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, Jika sebelumnya dia hanya dapat ratusan monster dalam sekali tebasan, Kini dirinya dapat membunuh ribuan monster dalam sekali tebasan! Mungkin kalau mengandalkan Qi itu adalah hal biasa, Akan tetapi dirinya hanya menggunakan Qi untuk melapisi tubuhnya dan pedangnya saja agar tidak mudah rusak, Sisanya dia hanya menggunakan kekuatan fisik dan staminanya untuk membunuh para monster tersebut.


Menurutnya hal ini termasuk prestasi besar baginya karena mendapatkan peningkatan yang cukup besar dalam waktu singkat, Jika saja dia terus melanjutkan hal ini hingga berbulan-bulan, Maka bukan hal yang mustahil dirinya bisa membunuh jutaan monster dalam sekali tebas


Fang Lin yang sedang memikirkan itu langsung senang bukan main, Bagaimana tidak? Dengan kemampuan berpedangnya sekarang dia bisa menguasai banyak alam dengan mudah.


Dalam keadaan tersenyum lebar Fang Lin terus membantai ribuan monster dengan mudah.


.....

__ADS_1


7 Bulan kemudian.


Saat ini Fang Lin sedang melihat kearah depan dengan mata mengantuk sambil menebas-nebas pedangnya.


~Slasshhh~


~Slasshhh~


Sekali dirinya menebas pedangnya, Ratusan ribu monster langsung mati dengan sekejap, Tebasannya kini bahkan dapat membunuh seorang Tingkat Spiritual God dengan mudah.


"Para monster ini tidak ada habisnya... Bahkan jika ku hitung, Para monster yang sudah ku bunuh mencapai 3 Miliyar, Terlebih lagi aura membunuh yang kudapat terkadang bocor dan tidak dapat kubendung" Ucap Fang Lin lalu membuka layar dan melihat poin systemnya.


"Poin systemku juga sudah tak terhitung, Sepertinya sudah saatnya untuk kembali" Ucap Fang Lin lalu menyimpan pedang naga hitamnya kemudian mengeluarkan seruling kematiannya, Ia lalu menarik semua energi kehidupan yang berputar di atas kepalanya


Fang Lin dengan segera mendekatkan seruling ke arah bibirnya, "2 Nyanyian Kematian seruling kematian, Yang Kedua: Pemusnahan" Ucap Fang Lin lalu meniup seruling kematian.


Seketika alunan musik yang sangat mengerikan muncul di udara. Mayat-mayat monster yang sudah bertumpuk dalam keadaan terbelah dua atau lebih langsung menghilang setelah menyentuh aura dari alunan musik tersebut.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


***


PROMOSI CERITA: Legenda Dewa Perang



Pengkhianatan, Itulah yang dirasakan Yuan Zhong saat ini. Dirinya adalah seorang Heavenly God awal yang sangat kuat, Bahkan sampai dijuluki sebagai Dewa Perang oleh seluruh kultivator.


Ia sangat ditakuti karena keganasannya di medan tempur dan tidak pernah sekalipun kalah dalam peperangan berkat strateginya yang handal.


Akan tetapi suatu hari dirinya dijebak oleh kedua temannya dan satu orang yang tidak dikenal.


Qi Yuan Zhong disegel oleh artefak yang mereka bawa dan dia dihajar habis-habisan oleh mereka.


***


NOTE: Mantap kan sinopsisnya? ya mantap lah masa enggak mantap, Jangan lupa baca ya... Tapi updatenya gk teratur, Author buat novel itu cuma untuk daftar lomba. Jadi mohon bantu support dan doa dari para readers, Terima Kasih!

__ADS_1


__ADS_2