
Fang Lin meningkatkan ukuran tubuhnya ketika Sun Wukong selesai dalam transformasinya. Tubuhnya membesar dengan cepat dan dalam waktu kurang dari 30 detik tubuhnya berhenti membesar.
"Sial, jadi hanya bisa sampai sini." Fang Lin berdecak kesal ketika dirinya tidak dapat membesar lagi.
Kini ukuran tubuh keduanya berbeda 10x lipat.
"Bocah... Apakah sampai segitu saja kemampuanmu? Hahahahaha..." Tawa lantang Sun Wukong menggema di domain tersebut. Meskipun ia terdengar mengejek Fang Lin, namun dia tetap takjub terhadapnya.
Seorang Demi-God yang berada di ranah Dewa Petarung Level 4 memiliki kekuatan yang mampu membuat sang Dewa Kera mengeluarkan transformasi perangnya, itu benar-benar gila!
"Kau sepertinya sudah mengeluarkan semua kemampuanmu, jadi tidak sopan bukan jika aku tidak mengeluarkan semua kemampuanku juga." Ucap Fang Lin dan seketika kedua pupil mata biru safirnya bersinar terang.
Whooossh!
Aura berwarna biru muda merembes keluar dari tubuh Fang Lin, bakat Dewa Perang dalam tubuhnya terbuka sepenuhnya.
"Segel Pertama Ashura: Aura Perang Ashura!"
Whooossh!
Aura merah merembes keluar dari tubuh Fang Lin dan kekuatan fisiknya meningkat berkali-kali lipat.
"Segel Kedua Ashura: Tangan Raja Ashura!" Dalam sekejap muncul empat tangan lainnya, namun dalam bentuk energi padat berwarna merah tua.
"Segel Ketiga Ashura: Pedang Ashura!" Sebuah retakan besar di atas Fang Lin tercipta dan mengeluarkan sebuah pedang, tameng, serta busur.
Ketiga senjata tersebut dengan segera diambil oleh Fang Lin. Kini ia menggenggam 5 buah senjata dan membuatnya terlihat seperti sosok Dewa Perang.
"Kau... Sangat mirip dengan Dewa Perang. Hahahahaha..... Kau sangat beruntung memiliki pewaris sepertinya, Yuan Zhong!" Suara Sun Wukong menggema di domain tersebut.
Fang Lin menggenggam semua senjatanya dengan erat, aura biru dan merah yang menyelimutinya semakin kuat, "Keparat kau!" Ia melesat ke arah Sun Wukong dengan kecepatan maksimal.
Dan dalam sekejap Fang Lin sudah berada dihadapan Sun Wukong, dengan cepat ia mengayunkan ketiga pedangnya.
Namun sebelum ketiga pedang Fang Lin menyentuh tubuh Sun Wukong, dia langsung terpental sangat jauh dan mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.
"Sepertinya kau meremehkanku bocah..." Sun Wukong berkata dan Fang Lin kembali terpental oleh sesuatu yang tak kasat mata.
Fang Lin sekali lagi mengeluarkan banyak darah dari mulutnya, ia menciptakan bola es untuk melindunginya.
__ADS_1
"Bajingan! Serangan dari mana itu?!" Fang Lin mengumpat lalu mengaktifkan mata dewanya.
Beberapa saat berdiam diri, Fang Lin sama sekali tidak menemukan suatu keanehan. Ia kemudian menyembuhkan dirinya dengan Api putih, selagi ia berada di dalam bola es suci.
Berbagai macam serangan tak kasat mata datang ke arah Fang Lin, namun tidak ada satupun dari serangan tersebut yang dapat menghancurkan bola es suci.
Sun Wukong yang melihatnya tentu mengerutkan alisnya, "Apakah itu benar-benar sebuah elemen es? Kenapa semua seranganku tidak dapat menghancurkannya?" Batinnya merasa heran.
Perlu diketahui kalau semua serangannya itu mengandung Qi Dewa Spesial yang melimpah, dan di setiap serangannya bahkan bisa menghancurkan sebuah galaksi, akan tetapi bagaimana mungkin sebuah elemen es menahan semua serangannya itu?
Kalau itu adalah elemen cahaya atau kegelapan sangat mungkin menahannya, namun ini hanyalah sebuah elemen es, selama hidupnya dia belum pernah melihat pengguna es sekuat ini kecuali orang itu.
Tak terasa satu hari berlalu. Sun Wukong masih berusaha menghancurkan bola es yang di dalamnya terdapat Fang Lin, namun semua usahanya sia-sia.
Sedangkan Fang Lin masih mencari cara untuk dirinya menghindari serangan yang tak kasat mata itu.
"Tunggu... Aku memiliki Sihir Stealth bukan?" Ucap Fang Lin tersenyum tipis dan seketika dirinya menghilang tanpa jejak sedikitpun.
Sun Wukong yang menyadari keberadaan Fang Lin menghilang tentu terkejut, ia mengedarkan kesadarannya ke berbagai arah namun dirinya tidak dapat menemukan Fang Lin.
"Kemana dia?" Batinnya bertanya-tanya.
Sesaat setelah membatin seperti itu, Sun Wukong terpental jauh ke belakang dan menabrak banyak sekali galaksi yang ada di domain tersebut.
Sun Wukong tidak terluka sama sekali, dan itu semua berkat zirah hitam mewah yang dia pakai.
"Apa-apaan itu?!" Sun Wukong tidak bisa untuk tidak terkejut. Bagaimana bisa instingnya yang tajam tidak dapat mendeteksi serangan barusan.
"Apakah itu Sihir?!" Sun Wukong lalu menciptakan gelombang kejut ke seluruh arah.
BAM!
Suara benturan terdengar ketika gelombang kejut tersebut mengarah ke seluruh arah. Sun Wukong langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut lalu menyerangnya dengan Laser pembunuh.
Singgg!
Laser pembunuh yang dikeluarkan oleh Sun Wukong tertahan oleh sesuatu yang kasat mata, "Jadi benar... Dia menghilang." Batin Sun Wukong mengeluarkan tongkat emasnya.
Saat tongkat emas tersebut berada di genggamannya, tongkatnya membesar dan terus membesar.
__ADS_1
Fang Lin yang melihatnya langsung mengerutkan alisnya, namun dia tidak tinggal diam dan menciptakan proyektil es suci dari berbagai arah.
Whooosh!
Dengan cepat ratusan juta proyektil es itu melesat ke arah Dewa Kera.
Sun Wukong yang menyadarinya langsung menciptakan banyak sekali bola api, dia melesatkan bola api tersebut untuk menangkis ratusan juta proyektil es itu, namun sayangnya bola apinya yang lenyap.
"Apa-apaan?!" Sun Wukong menciptakan kubah Qi dari Energi Dewa Spesial dan betapa terkejutnya dia ketika penghalang yang ia ciptakan hancur ketika proyektil es itu menabraknya.
Sun Wukong dengan segera teleportasi dari sana, dia menghilang dan muncul di area yang jauh dari serangan ratusan juta proyektil es itu.
Ratusan juta proyektil itu saling menabrak satu sama lain dan menciptakan gemuruh yang memekakkan telinga.
"Aku baru sadar... Mengapa dia masih bisa menggunakan Qi, elemen dan teknik miliknya? Padahal aku telah melenyapkan banyak sekali hukum di domain ini." Batin Sun Wukong bertanya-tanya.
Note: Author buat kesalahan, Harusnya 'Melenyapkan banyak hukum' bukan 'Melenyapkan segala hukum'. Jadi di chapter-chapter sebelumnya ada beberapa yang diganti.
Tongkat emas yang sudah digenggam Sun Wukong sudah membesar sampai 3x lipat dari dirinya sekarang. Ia lalu memejamkan matanya dan tubuhnya yang mengeluarkan cahaya keemasan meredup dan digantikan dengan aura ungu gelap.
Tongkat emasnya juga ikut berubah warna dan sekali lagi kekuatan Sun Wukong meningkat, namun tidak sampai menerobos ke tingkat kultivasi selanjutnya.
"Dengan Transformasi tingkat ke-2, aku mulai merasakan hawa keberadaannya." Gumam Sun Wukong lalu mengayunkan tongkat hitamnya ke arah Fang Lin.
Tentu melihat itu membuat Fang Lin terkejut, dia dengan cepat menghindari serangan dari manusia setengah kera itu.
"Dia mengetahui keberadaanku?" Batin Fang Lin bertanya dengan nada ragu.
Sesaat setelah bergumam seperti itu, tiba-tiba saja sebuah serangan datang kepadanya dan membuat Fang Lin harus menghindarinya kembali.
"Benar... Dia mengetahui keberadaanku!" Batin Fang Lin terkejut. Ia tak menyangka kalau Dewa Kera bisa mengetahui keberadaannya, meskipun ia memakai sihir Stealth.
Sun Wukong menyerang ke arah Fang Lin dengan sangat cepat, dan lawannya itu terus menghindarinya dengan cepat.
Sesekali Fang Lin terkena serangan dari Sun Wukong walaupun ia sudah memakai kecepatan penuhnya. Mau tak mau dirinya harus melawan daripada harus terus menghindar.
Bersambung....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1