
"Nah... Sekarang sudah enak, Kau jadi lebih tenang" Ucap Fang Lin sambil tersenyum tipis.
Zhao Yun yang melihat kepala Liu Bei terputar hingga 360 derajat langsung melebarkan mata-nya, "Tuan Liu!!" Teriak Zhao Yun sambil melesat ke arah Liu Bei.
Sedangkan Fang Lin yang melihat hal itu langsung membeku-kan kedua kaki Zhao Yun, "Kau diam-lah terlebih dahulu, Aku ingin berbicara dengan-mu..." Ucap Fang Lin dengan suara tenang lalu membuat sebuah kursi es mewah di belakang-nya.
Fang Lin langsung duduk di kursi es tersebut lalu bersender sembari menopang kepala-nya dengan tangan kanan-nya, "Aku ingin bertanya, Apakah kau di kirim oleh atasan-mu untuk menyelidiki orang itu?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran.
Zhao Yun yang sedari tadi sibuk mencoba melepaskan kedua kaki-nya dari jeratan es langsung terdiam ketika mendengar itu, Ia menoleh-kan kepala-nya ke arah Fang Lin dan menatap-nya dengan tatapan terkejut sekaligus heran.
"B-bagaimana bisa kau tau tentang itu?" Tanya Zhao Yun dengan nada terkejut.
Mendapati pertanyaan dari Zhao Yun, Fang Lin hanya tersenyum tipis, "Kau tidak perlu tau..." Jawab Fang Lin lalu menimpali-nya, "Apakah kau ingin ku-lepaskan? Jika kau mau, Kau akan ku-lepaskan... Namun dengan syarat kau harus melaporkan kejadian ini tanpa perlu memberitahu kehadiran-ku" Timpal Fang Lin memberi penawaran.
Zhao Yun yang mendengar penawaran dari Fang Lin langsung terdiam, Ia tidak tau apa tujuan Fang Lin memberi penawaran seperti itu.
Beberapa saat kemudian, Zhao Yun menghela nafas panjang, "Haah... Baik-lah, Aku akan menerima penawaran-mu, Aku berjanji tidak akan membicarakan tentang keberadaan-mu" Ucap Zhao Yun memutuskan sekaligus berjanji.
Bagi-nya penawaran Fang Lin tidak buruk sama sekali, Karena diri-nya bisa keluar dari sini tanpa terluka sedikit-pun terlebih lagi ia bisa pulang ke Alam Immortal lebih cepat karena sudah selesai dengan penyelidikan-nya.
Mendengar itu Fang Lin hanya diam, Ia melepaskan bongkahan es yang menjerat kaki Zhao Yun lalu membatal-kan Domain Wilayah-nya.
"Kau boleh pergi... Dan jangan lupa atas janji-mu, Karena jika kau melanggar-nya... Aku akan mencari dan menyiksa-mu dengan siksaan yang tidak pernah kau bayangkan" Ucap Fang Lin dengan nada dingin.
~Glek~
Zhao Yun menelan ludah kasar ketika mendengar-nya, Ia dengan segera mengangguk-kan kepala-nya cepat dan dengan segera mrlesat pergi dari sana.
Fang Lin yang melihat kepergian Zhao Yun hanya diam, Ia kemudian menatap ke arah Liu Bei yang sedang melayang di udara tanpa bergerak sedikit-pun.
"Aku sudah menghilangkan Wilayah Domain-ku sekaligus rantai es yang mengikat-nya, Tetapi kenapa orang itu masih belum bergerak sedikit-pun?" Gumam Fang Lin keheranan.
__ADS_1
Fang Lin langsung teleportasi ke samping Liu Bei untuk memeriksa keadaan-nya, Ia langsung terdiam ketika melihat keadaan Liu Bei.
"Hahahaha... Bajing*n itu, Dia sangat pintar dalam melarikan diri" Ucap Fang Lin sambil tertawa saat melihat tubuh kosong tanpa ada-nya roh.
5 Menit Sebelum-nya.
Liu Bei mengumpat dalam hati-nya ketika mendengar kalau Zhao Yun akan melaporkan seni Iblis-nya pada petinggi Alam Immortal.
"Ck, Bagaimana aku bisa keluar dari sini? Tempat ini seperti penjara.. Aku tidak bisa menyebarkan kesadaran-ku ke luar sana..." Batin Liu Bei lalu memutar otak-nya untuk mencari cara yang lain.
Saat sedang berpikir, Liu Bei mendengar kalau Zhao Yun akan di keluarkan dari tempat ini, Dan disaat yang bersamaan ia teringat kalau diri-nya mempunyai teknik yang dapat mengeluarkan roh-nya.
"Aku akan keluar dari sini setelah tempat aneh ini hilang" Gumam Liu Bei lalu mempersiapkan teknik mengeluarkan roh-nya. Ia berencana untuk langsung pergi dari sini sesaat setelah tempat yang di penuhi es ini hilang.
Note: Maksudnya Domain Wilayah punya Fang Lin.
Beberapa saat kemudian, Domain Wilayah milih Fang Lin menghilang, Rantai es yang mengikat Liu Bei perlahan juga menghilang.
"Kesempatan" Batin Liu Bei dan seketika roh-nya keluar dari tubuh-nya.
~Whoooshhh~
Liu Bei dengan cepat melesat pergi dari sana, Ia saat ini berniat untuk pergi sejauh mungkin dari sini dan mencari tempat persembunyian.
Sebenar-nya Liu Bei ingin langsung kembali ke Alam Sembilan Surga, Namun kapal terbang milik-nya saat ini berada di tubuh-nya yang sudah kosong, Jadi diri-nya mau tak mau harus menetap di Alam 100 Pelangi untuk sementara waktu.
Di sisi lain, Fang Lin menyebarkan kesadaran-nya dengan cepat ke seluruh arah, Ia berpikir kalau Liu Bei masih belum jauh dari area ini.
"Sialan itu telah membuang waktu-ku, Aku akan menghancurkan jiwa-nya jika aku sudah menangkap-nya" Ucap Fang Lin dengan nada sedikit kesal.
[Tuan, Bukan-kah anda memiliki teknik 5 Roh? Tuan hanya perlu memanggil roh Liu Bei menggunakan teknik tersebut]
__ADS_1
Fang Lin yang mendengar itu langsung tersentak, "Astaga, Aku sampai lupa dengan teknik itu" Ucap Fang Lin sambil menepuk jidat-nya.
Fang Lin dengan segera menarik kesadaran-nya, Ia lalu melirik ke arah bawah dan mendapati prajurit Alam Agung sedang memerhatikan-nya dengan tatapan tidak percaya sekaligus takut.
"Aku hampir saja lupa dengan keberadaan mereka" Ucap Fang Lin sambil menggelengkan kepala-nya pelan.
Fang Lin terbang mendekati tubuh kosong Liu Bei tanpa menghiraukan tatapan prajurit Alam Agung, Ia mengangkat kerah belakang jubah Liu Bei dan melakukan teleportasi ke tempat yang sepi.
Di sisi lain, Para prajurit Alam Agung hanya bisa menatap kosong ke arah langit, Perasaan takut, bingung dan juga takjub sudah tercampur aduk di hati mereka semua.
***
Di Hutan Yang Cukup Luas.
Fang Lin tiba-tiba saja muncul di pinggir hutan tersebut, Ia dengan segera turun ke daratan lalu menyenderkan tubuh Liu Bei ke salah satu pohon.
Fang Lin dengan segera membuat sebuah gambar berbentuk bulat di tanah, Ia kemudian mengalirkan Qi di jari telunjuk-nya dan mulai membuat tulisan-tulisan kuno di tengah-tengah gambar bulat tersebut.
Beberapa saat kemudian, Fang Lin telah selain menuliskan tulisan kuno di bulatan tersebut, Ia memejamkan mata-nya dan mulai mengucapkan nama roh yang ingin ia panggil.
"Liu Bei! Datang-lah!" Ucap Fang Lin dengan nada yang sedikit tinggi.
~Siiiinnnnngggg~
Tiba-tiba tulisan kuno yang Fang Lin tulis mengeluarkan cahaya putih dan juga suara yang mendesing.
Di sisi lain, Liu Bei yang sedang melesat mencari tempat persembunyian tiba-tiba saja terdiam di udara, Wujud roh-nya perlahan mundur seakan di tarik oleh gravitasi yang kuat.
"A-ada apa ini?! Kenapa aku tidak bisa mengendalikan diri-ku sendiri?!!" Tanya Liu Bei dengan nada terkejut. Saat sedang mencari tau apa yang terjadi, Tiba-tiba saja di otak-nya terlintas pria bertopeng hitam yang hampir membunuh-nya tadi.
"Jangan bilang dia yang telah melakukan ini semua?!!! Bajingan sialannnnn!!!" Teriak Liu Bei dan dalam sekejap roh-nya di tarik dengan cepat ke arah selatan.
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.