
"Aku tidak menganggapmu begitu."
Gilang mengatakan hal itu dengan suara lirih nya tapi Andita mampu mendengar nya.
Andita yang mendengar nya tersenyum, "Mungkin kau tidak menganggap nya begitu. Tapi bagaimana dengan orang tuamu? Bagaimana dengan keluargamu? Mereka pasti akan mencari tahu siapa gadis yang jadi pasanganmu. Aku bukan menyalahkan diriku yang terlahir dengan status sosial seperti ini. Aku mensyukuri semua nya. Aku senang dengan statusku. Aku hanya sedang memposisikan diriku agar aku tidak akan merasakan sakit. Aku akui memiliki perasaan padamu sejak lama tapi aku juga sadar bahwa kita sangat berbeda." Ucap Andita.
Gilang yang mendengar itu pun segera menarik Andita ke pelukan nya, "Tidak bisa kah kau menganggap ku hanya Gilang saja tanpa embelku tuan muda Brawijaya. Mungkin di belakang namaku ada Brawijaya tapi aku tidak terikat sama sekali dengan hal itu. Aku bahkan tidak merasa bahwa nama di belakangku ada Brawijaya. Please ... Aku mohon Dita jangan perlakukan aku seperti berbeda denganmu. Aku akan melakukan meninggalkan semua itu jika kau mau." ucap Gilang.
__ADS_1
Andita melepas pelukan mereka, "Jangan lakukan itu demi aku. Aku tidak ingin jadi alasanmu menjauhi keluargamu. Kau adalah milik keluargamu. Jika kau memang ingin menjalin hubungan denganku maka kau tidak boleh meninggalkan keluargamu. Kau selama nya milik keluargamu. Aku tidak ingin mengambilmu dari mereka. Jika kita mungkin akan memiliki hubungan ke arah yang serius maka jika tidak mendapat restu dari mereka karena status sosial kita maka aku pasti akan mundur sendiri. Aku ingin menikah dengan restu orang tua kita." ucap Andita.
Gilang yang mendengar ucapan Andita pun terharu, "Aku terharu dengan ucapanmu itu. Aku janji akan melakukan yang terbaik untukmu." ucap Gilang.
Andita pun tersenyum, "Jika memang begitu ayo kita jalani hubungan kita dulu. Untuk ke depan nya nanti akan kita bicarakan." ucap Andita.
Gilang yang mendengar itu pun mengangguk lalu segera menggenggam kembali tangan Andita. Dalam hati nya dia berjanji akan memperlakukan Andita dengan baik. Dia akan menjadikan Andita ratu nya. Tidak akan dia biarkan kedua orang tua nya menyentuh Andita sedikit pun. Andita adalah gadis yang di kirimkan Tuhan atas patah hati nya yang di jadikan obat penyembuh.
__ADS_1
"Apa ini kencan perdana kita?" tanya Gilang.
Andita yang mendengar itu pun tersenyum jengah, "Bukan kah itu tujuanmu membawaku ke sini? Tidak perlu berpura-pura lagi karena sejujur nya aku sudah tahu tujuanmu membawaku ke sini." ucap Andita.
Gilang yang mendengar itu pun tersenyum karena ternyata Andita sudah mengetahui rencana nya, "Baiklah aku mengakui bahwa memang itu tujuanku membawamu ke sini." ucap Gilang.
Andita pun tersenyum, "Hum, ini memang kencan perdana kita maka untuk itu aku hari ini sebagai kekasih yang baik akan menjadi dosen penguji untukmu." Ucap Andita.
__ADS_1
Gilang yang mendengar itu pun tersenyum dan mengangguk, "Baiklah. Aku bisa menerima nya. Mari kita mulai bu." Ucap Gilang.
Andita pun terkekeh mendengar itu. Hingga kemudian dia membaca isi dokumen proposal Gilang dan mulai mengajukan beberapa pertanyaan. Dia sudah seperti dosen penguji saja. Kencan perdana mereka pun di lalui seperti itu. Gilang dan Andita menikmati kencan mereka yang berkedok belajar.