My Secret Love

My Secret Love
153


__ADS_3

"Kak, jangan katakan kita datang ke sini tanpa tujuan yang jelas?" Betty menebwk dengan tepat karena Jalal hanya tersenyum saja.


Betty yang melihat respon yang di berikan Jalal pun memeluk kening nya, "Oh God! Lalu kenapa kita kesini jika tidak punya tujuan yang jelas?" ucap Betty sambil menarik nafas panjang karena tidak menyangka akan mengalami hal ini ketika pergi dengan seorang pria untuk pertama kali nya.


Sungguh kencan yang tidak terencana sama sekali. Di luar nurul tak habis fikri.


"Justru karena saya tidak tahu kita mau ke mana maka nya mengajakmu ke sini karena saya pikir semua gadis suka di ajak ke mall tapi seperti nya itu tidak mampan untukmu. Seperti nya mall sudah menjadi tempat paling biasa untukmu." ucap Jalal mengutarakan apa yang dia pikirkan.


"Bukan seperti itu kak. Aku juga tetap gadis pada umum nya yang menyukai mall tapi aku sudah sering datang ke sini jadi aku tidak begitu menyukai nya lagi. Maaf! Aku bukan bermaksud mer--"

__ADS_1


Jalal menggeleng, "Tidak! Aku tidak masalah. Aku mengerti hal itu. Aku memaklumi nya. Tidak perlu merasa bersalah." potong Jalal.


Betty pun tersenyum mendengar ucapan Jalal itu, "Baiklah jika begitu. Terus sekarang kita ke mana?" tanya Betty.


Jalal mengangkat bahu nya, "Terserah padamu saja, dek!" jawab Jalal.


Jangan merasa aneh dengan panggilan di antara kedua nya yang vs udah berubah menjadi kakak dan adik dari nona dan tuan sebelum nya. Karena kedua nya sudah menyepakati panggilan itu saat tadi bicara di mobil. Mereka ingin lebih akrab lagi sehingga mengganti panggilan masing-masing yang sangat formal.


Sungguh bagi Jalal, Betty terlihat lucu saat sedang serius. Selama ini dia melihat Betty yang pecicilan, ceria dan punya selera humor yang tinggi hingga ketika serius seperti itu terlihat lucu yang lebih ke aneh. Betty dan pembawaan nya yang ceria sudah melekat menjadi satu dan tidak bisa di ganggu gugat.

__ADS_1


"Ahh ... Kita nonton saja. Mumpung di mall, agar tidak rugi kita ke sini. Lagi pula aku baru ingat bahwa hari ini akan ada film horor yang baru tayang. Kita nonton itu ya kak?" tanya Betty antusias.


Jalal yang melihat ekspresi antusias yang di tunjukkan Betty pun hanya bisa mengangguk dan menurut walaupun sebenar nya dia takut dengan film yang bergenre horor. Dia memiliki kenangan buruk terkait film seperti itu. Tapi tentu saja dia tidak ingin terlihat buruk di kencan perdana mereka ini dengan menolak permintaan Betty. Semoga saja hari ini diri nya bisa berkoordinasi dengan baik. Tidak akan melakukan kesalahan.


Betty yang mendapatkan persetujuan Jalal pun melonjak gembira hingga hampir saja jatuh tapi untung nya Jalal dengan sigap menahan tubuh nya.


"Hati-hati!" ucap Jalal dengan tatapan lembut nya yang membuat Betty lagi-lagi jatuh dalam pesona asisten Azzam itu.


Betty tersenyum dan segera memperbaiki posisi nya agar berdiri tegak kembali, "Terima kasih!" ucap nya.

__ADS_1


Jalal mengangguk dan setelah itu kedua nya segera menuju lift yang akan membawa kedua nya di mana bioskop berada.


"Dek, apa kau yakin tidak ingin membeli sesuatu dulu?"


__ADS_2