My Secret Love

My Secret Love
131


__ADS_3

Singkat cerita, kini Betty dan Ratna sudah berada di mobil setelah tadi makan siang dan berpisah di parkiran dengan kedua asisten Azzam.


Di dalam mobil itu yang biasa nya heboh dengan keributan Betty kini sepi, baik Betty dan Ratna diam dan larut dalam pikiran mereka masing-masing.


"Ra ... Apa kau akan segera di antarkan ke rumahmu atau masih ada tempat yang ingin kau kunjungi?" tanya Betty hanya melirik sekilas ke arah Ratna.


"Pulang saja. Aku harus belajar untuk ujianku besok." balas Ratna tersenyum.


Betty pun mengangguk dan segera melajukan mobil nya menuju kediaman Ratna.


Sepuluh menit kemudian mereka tiba di kediaman Ratna, "Tidak perlu guguk dan tegang. Belajar lah apa yang menurutmu akan di tanyakan dosen penguji. Jangan sampai tidak tidur karena begadang. Tubuh yang fit bisa menjadi poin penting dalam menghadapi ujian." ujar Betty sebelum Ratna turun dari mobil.


"Tumben kau bijak Bet. Kau cerewet." timpal Ratna tersenyum.


"Bukan kah aku memang cerewet. Ohiya sebenar nya aku itu orang nya bijak hanya tertutupi dengan sisi yah kau tahu sendiri aku seperti apa." ucap Betty tertawa.


Ratna pun mengangguk dan masih dengan senyum di bibir nya. Harus dia akui bahwa semenjak berteman dengan Husna dia menjadi lebih sering tersenyum dan hidup nya menjadi lebih rileks karena tidak harus terus berpura-pura ketika di hadapan orang lain.

__ADS_1


"Aku turun." Ucap Ratna.


Betty pun mengangguk.


"Kau hati-hati pulang nya." ucap Ratna begitu dia sudah turun.


Betty kembali mengangguk dan segera pamit pulang ke rumah nya sendiri. Ratna pun baru masuk ke kediaman nya begitu mobil Betty melaju meninggalkan kediaman nya.


***


Azzam dan Husna memang setelah kencan segera tidur di mobil Van itu. Mereka menikmati waktu mereka di mobil itu. Orang kediaman pun tidak ada yang mengganggu dan hanya mengamati dari jauh saja.


"Aku ke dalam rumah dulu ya suamiku." pamit Husna setelah memberikan kecupan di pipi suami nya yang masih berbaring di ranjang.


Azzam pun hanya tersenyum dan meraih tangan Husna dan mengecup tangan istri nya lembut. Setelah itu baru lah dia mengizinkan Husna pergi.


Husna segera keluar dari mobil itu dan masuk ke kediaman nya.

__ADS_1


Sementara Azzam dia segera meraih ponsel nya dan menghubungi asisten nya.


"Bagaimana? Apa kamu sudah melakukan apa yang saya minta?" tanya Azzam.


"Sudah tuan. Anda dan nyonya bisa memeriksa nya sendiri." Jawab Jalal.


"Baiklah. Terima kasih atas kerja keras kalian. Ohiya atur pertemuan nya lusa setelah istriku ujian skripsi nya." ucap Azzam.


"Baik tuan. Akan kami sampaikan pada nya hal itu." balas Jalal.


Setelah itu sambungan telepon pun segera terputus. Lalu Azzam segera membuka salah satu aplikasi di sana dan mengirimkan sejumlah uang ke rekening kedua asisten nya karena sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik. Itu adalah bonus atas pekerjaan yang mereka lakukan di luar kontrak yang sudah di tanda tangani.


Lalu Azzam segera bangun dan segera merapikan ranjang di mobil itu. Lalu dia segera menyusul sang istri ke dalam kediaman.


Begitu Azzam masuk ke dalam kediaman tiba-tiba ada yang memanggil nya.


"Azzam!"

__ADS_1


__ADS_2