My Secret Love

My Secret Love
160


__ADS_3

Akhirnya setelah sekian banyak waktu yang di habiskan bersama Jalal hari ini, dia tiba di kediaman nya dalam keadaan selamat.


Betty segera membuka jendela dan memperlihatkan wajah nya kepada penjaga gerbang. Setelah tahu bahwa anak majikan mereka yang datang maka penjaga pun segera membukakan pintu gerbang. Walaupun kedua penjaga itu menyimpan pertanyaan di benak mereka terkait siapa pria yang datang bersama Betty. Karena selama ini mereka belum pernah melihat sekali pun anak majikan mereka itu membawa seorang pria ke rumah.


Kedua penjaga itu saling memandang satu sama lain seolah bertanya siapa pria yang bersama Betty. Apalagi ketika melihat bagaimana Betty di bukakan pintu mobil oleh pria muda itu. Di lihat dari penampilan dia seperti nya bukan orang sembarangan.


Jalal segera mengambil buah yang dia beli di supermarket. Lalu kedua nya segera masuk dengan berjalan berdampingan.


Jujur saja Jalal merasa sedikit tegang tapi melihat Betty yang santai dia pun mencoba untuk tetap tenang.


Betty segera mengucapkan salam dan membunyikan bel rumah nya itu yang bisa di katakan standar untuk ukuran keluarga seperti Betty. Kediaman khas keluarga menengah ke atas.

__ADS_1


Tidak lama seorang ART membukakan pintu untuk Betty. Sama seperti dua penjaga sebelum nya yang bertanya-tanya siapa Jalal maka ART itu pun mengalami hal yang sama.


"Bi .. Apa ibu dan ayah ada di rumah?" tanya Betty basa basi karena dia sudah bisa memastikan bahwa kedua orang tua nya itu sedang berada di rumah di lihat dari mobil mereka yang ada di garasi.


"Itu--"


"Siapa bi?" itu suara ibu nya Betty dari dalam rumah.


"Aku ibu." jawab Betty cepat dan segera memperlihatkan wajah nya uang tertutup oleh ART.


"Ayo kak masuk." ucap Betty mempersilahkan Jalal untuk masuk ke dalam rumah nya. Sementara dia segera mendekati ibu nya itu dan memeluk nya. Ibu nya Betty pun hanya pasrah menerima pelukan putri nya.

__ADS_1


"Siapa?" tanya sang ibu begitu Betty melepaskan pelukan nya.


Betty tersenyum misterius sambil mengangkat satu alis nya. Lalu dia segera berbalik menatap Jalal yang berdiri tegang di pintu kediaman nya.


"Coba ibu tebak, siapa dia?" tanya Betty balik yang langsung mendapatkan sentilan di dahi nya.


Betty pun pura-pura kesakitan dengan menyentuh dahi nya, "Ibu sakit. Kebiasaan deh selalu saja berlaku kejam pada putri ibu yang cantik ini." ucap Betty dramatis.


"Tidak usah banyak drama. Sana ajak lah masuk calon menantu ibu itu. Jangan biarkan dia tegang. Ingat kau harus menjelaskan ini kepada ayah dan ibu nanti." ucap sang ibu yang segera berlalu meninggalkan sang putri.


Betty pun menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dan segera a mengajak Jalal masuk.

__ADS_1


"Masuk lah kak. Kenapa belum masuk juga padahal aku sudah memintamu. Ibu dan ayah bukan lah orang jahat yang akan mengusir seorang tamu yang datang." ucap Betty.


Jalal uang mendengar itu pun tersenyum dan segera masuk ke dalam rumah Betty.


__ADS_2