Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Shot !


__ADS_3

Valera duduk di kelilingi oleh Dave,Thomas,Edgar, Hugo, Zumba, Matt dan kesepuluh pasukan Phoenix yang sudah standby di markas utamanya serta dua wanita anggota Black woman.


mereka saling diam dan siap mendengarkan titah sang lady, Valera meneguk wine nya terlebih dahulu sebelum ia berbicara, Keempat predator yang melihat sikap sang lady hanya saling memandang satu sama lain dan dave duduk tenang dengan sebuah laptop ditangannya.


" kita akan menggunakan pesawat NEW yang baru saja ku beli tempo hari, kita tidak menggunakan pesawat, jet bahkan helipad pribadi milikku, jika semua itu terjadi hal yang tak terduga lainnya akan terjadi " ucap Valera santai dan menaruh gelas kristalnya di sebuah meja bundar di hadapannya, semuanya hanya diam mendengarkan


" jadi kau baru saja membeli sebuah pesawat baru " tanya A lagi dan Valera mengangguk mantap dan WOW lady nya ini luar biasa mengapa harus membeli pesawat lagi sedangkan ia sudah memiliki banyak sekali burung besi itu dari ukuran kecil, sedang bahkan turbo sekalipun. Thomas seketika menelan ludahnya kasar ia sangat tahu berapa harga untuk satu buah pesawat


" mengapa tidak mengunakan pesawat yang tersedia saja ? " tanya B dan Valera melirik ke salah satu anggota Balck woman itu


" menutup kemungkinan dan menghindar sesuatu yang buruk, apa kalian lupa ? jika semua burung besi ku memiliki lambang kebanggaan King, aku tidak ingin kedatangan kita di intai oleh pihak lain, " terang Valera dan seketika semuanya mengangguk mengerti " Hongkong adalah salah satu negara yang berada di luar kekuasaan ku, aku sendiri sudah menyelidiki sebagian informasi mengenai Ben tanaphon " jelas Valera lagi dan sontak Dave terkejut karena selama ini yang selalu mencari infomasi apapun adalah dirinya ! Valera yang tau keterkejutan Dave hanya tersenyum tipis pasalnya orang yang membatu Valera masih dalam jajarannya uang belum diketahui oleh siapa pun " jangan terkejut seperti itu Dave dan maaf kali ini aku tidak mengandalkan mu, Sudah terlalu banyak Masalah yang kita hadapi bahkan aku tidak mau menambah beban hidup mu hanya untuk mencari informasi sekecil apapun dari pihak musuh, aku akan memperkenalkan kepada kalian semua para jajaran ku yang tersembunyi di the they king " ucap Valera santai dan Dave merasa sungkan atas hal itu tapi perkataan Valera terakhir membuat jantung mereka bersabar seketika


" tidak nona, saya justru dengan senang hati menerima semua tugas yang nona berikan " ucap Dave lagi dan Valera memberikan senyum manis nya, Dave adalah orang yang paling setia


" baiklah tidak perlu di fikirkan ! Edgar, Hugo,Zumba, dan Matt alasan ku memanggil kalian semua kesini karena aku ingin meminta bantuan " ucap Valera lagi dan keempat predator dengan sigap mengangguk patuh " Edgar dan Hugo aku titip markas ku selama aku pergi, pantau dan ambil alih semuanya aku percayakan kepada kalian dan tetap jalani seperti semestinya " jelas Valera lagi


" baik lady " ucap mereka serempak dan Valera hanya tersenyum simpul


" zumba dan kau Matt aku ingin kalian memata-matai seseorang " ucap Valera jantung mereka berdegup kencang, seseorang ? siapa lagi kali ini ? Valera menyodorkan sebuah photo dan biodata target. Zumba dengan sigap mengambil nya, semuanya terdiam siapa kali ini yang menjadi incarannya " cari tau dan terus pantau pergerakan nya aku mencurigai ia terlibat dalam mafia Jepang dan salah satu mafioso ku " terang Valera dan sontak semuanya terkejut


salah satu mafiosonya ? berarti ada orang dalam yang membantu mereka, bahkan Dave tidak habis fikir dengan masalah ini, saat semua orang diam dan mencerna ucapan sang lady ponsel milik Matt berdering dan memecahkan keheningan disana, Matt segera melihat siapa yang menghubunginya dan ternyata salah satu asistennya di markas gudang persenjataan


" Apa " pekik Matt sampai suaranya membuat orang menatap heran ke arah Matt, " gempur mereka secara terus menerus " geram Matt dan sontak ucapannya membaut orang tercengang


" ada apa ? " tanya Valera dengan suara tegasnya, Matt segera memutuskan sambungan telepon nya


" gudang persenjataan di serang lady " ucap Matt dengan geram dan semua orang tercengang dan terkejut bahkan Valera mengerutkan dahinya seketika


" bergerak dan bunuh mereka !, gunakan helipad yang berada dilantai atas " tegas Valera dan semua orang mengangguk paham serta beranjak dari duduk nya B dan K hanya diam dan saling melirik


" kalian ingin ikut ? " tawar Valera B dan K seketika mengangguk dengan cepat " let's play" lanjut Valera lagi


semua orang berbondong-bondong naik ke lantai atas bahkan para anak buah king di buat melongo pasalnya mereka tau karena di lantai atas tempat terparkirnya helipad milik sang ratu bahkan helipad milik pasukan Phoenix pun sudah terparkir cantik di sana


sebelum itu Valera dan lainnya segera menyiapkan beberapa senjata dan amunisi serta yang lainnya bahkan B dan K sudahs mengantongi senjata andalannya


suara deru helipad itu terdengar memekikkan telinga disana, para anak buah king hanya diam dan menatap ke arah iring-iringan helipad dari terkecil sampai besar bahkan helipad turbo milik sang lady pun sudah mengudara dengan indah di sana


****


sedangkan di gudang persenjataan yang di jaga oleh para sniper dan beberapa anak buah king yang sangat terlatih sedang terjadi baku tembak dengan orang-orang asing tak dikenalinya,


segerombolan anak buah king terus menerus menggempur habis-habisan mereka yang ingin menyerang dan menghancurkan gudang persenjataan


" Sniper " teriak Xander orang kepercayaan matt yang ditempatkan di gudang persenjataan milik sang lady


DODODORDODODOR


anak buah king menembak para musuh yang terus memberikan rentetan pelurunya dan berusaha masuk ke area terlarang, Xander dengan lihai menembak dengan dua buah senjata di kedua tangannya


DORRR

__ADS_1


AGHHH !!


DORRR


AGHHH !!


Xander yang geram dengan lincah dan berlari dengan cepat untuk menembak para targetnya, pihak musuh semakin bertambah dan anak buah king semakin terdesak tapi Xander dengan tenang justru menembakkan pelurunya ke arah musuh tepat di kepala dan jantungnya yang membuat mereka tewas seketika


DUARRRR


ledakan dari arah depan terjadi dan hampir saja melahap habis gudang persenjataan, Xander geram dengan cepat ia berlari menuju bangunan lainnya untuk mengecoh pada musuh


DODODODOR DODODORDODODOR


BLUMM !!!


DUARRRR


pihak musuh melakukan penembakan tanpa jeda membuat pihak anak buah king tersudut tapi mereka masih bisa bertahan karena mereka berlindung di balik sesuatu yang menutupi tubuhnya dengan perbekalan senjata yang berada di tangannya masing-masing


Xander makin tersudut karena satu senjata kehabisan peluru, dengan kesal ia melempar senjata itu jauh-jauh dan kini ia hanya punya satu senjata untuk melindungi dirinya, derap dan langkah kaki terdengar serempak disana Xander menajamkan telinganya dan memposisikan diri serta senjatanya


keadaan gudang senjata Milik King hampir saja dalam kondisi runtuh dan hancur jika saja bangunan itu tak berlapis pelindung sudah dipastikan itu akan hancur dalam satu kali ledakan


dari arah kejauhan mata Valera menggelap seketika, karena melihat kobaran api serta banyak nya korban yang berjatuhan dari pihak musuh bahkan ada beberala anak buah king yang tewas dan terluka disana


" Activ " geram Valera dan B segera memberikan rentetan perlunya di atas udara yang tidak terlalu tinggi, sontak kehadiran sang Lady dan petingginya menjadi pusat perhatian anak buah king, Mereka merasa memenangkan pertarungan karena sang lady datang membatunya bahkan Xander bernafas lega dimana pasukannya kini terdesak sempurna


DODODODOR


K mengemudikan helipad turbo milik Valera dengan mulus bahkan Valera menggunakan senjata jarak jauh yang di keluarkan oleh helipad canggih miliknya


" 1 2 3 " ucap Valera yang menghitung dengan nada mengejek


DODODODOR DODODORDODODOR


Valera memberikan rentetan seratus peluru dalam sekali tembakan ke arah sisi kanan yang hendak menghancurkan markas dengan sebuah bom di tangannya, Valera sangat geram karena mereka berani menghancurkan gudang persenjataan milik king


Valera meminta K untuk menurunkan lagi ketinggiannya karena ia ingin bertarung dan terjun langsung membasmi para tikus menyebalkan itu dan K pun menurutinya, senjata IP1 IP2 tergenggam cantik di kedua tangannya serta sebuah belati kembar selalu menempel di balik pinggangnya Valera bagaikan petarung wanita yang sangat menggoda


GREPPP


Valera terjun dan langsung menyergap orang yang hendak melakukan aksinya, Valera mengunci pergerakan lehernya membuat lelaki itu menjerit tak karuan dan


DORRR


pria itu tewas seketika karena Valera menembakan pelurunya tepat di dibelakang kepalanya suara rentetan peluru saling bersaut-sautan disana pasukan Phoenix datang dan mengejutkan pihak musuh dimana lelaki bertubuh tegap dan gagah itu saling menembak dengan penuh gairah,


pihak musuh semakin bertambah bahkan dua buah helipad asing mendekat ke arah bangunan, Valera melebarkan matanya seketika saat dua buah helipad itu ingin menghancurkan gudang persenjataan


BLUMMM

__ADS_1


DUARRRR


ledakan pertama berhasil mengenai bagian depan bangunan, Valera menggelap seketika saat sebuah kobaran api meradang disana


" kurang ajar !! tak akan ku biarkan kalian " pekik lantang Valera dan menggelegar disana Dave dan Thomas yang mendengar suara sang lady hanya diam terpaku, Valera berlari dan naik kesebuah tank disana Valera mulai mengeluarkan senjata dengan peluru yang besar dengan anggun dan tegap Valera berdiri dan tak memperdulikan keadaan sekitar, Edgar,Hugo,Zumba,dan Matt melindungimu sang lady dari rentetan peluru musuh


B dan K datang dari arah kiri dan


BLUMMMMN


DUARRRR


Helipad asing itu tertembak ganas oleh puluru bom dari B dan hancur seketika bahkan Valera tersenyum tipis melihat itu,


DODODODOR


tembakan dari arah hutan Sudah mengeluarkan taringnya Valera tersenyum sinis melihat itu, Dave dan Thomas menyelesaikan beberapa orang yang tersisa disana, mayat bergelimpangan dan darah saling berceceran disana pasukan Phoenix sudah menyiapkan senjatanya dan mulai mengintai pihak musuh dari arah hutan


kilatan lampu dari helipad turbo yang dikemudikan K dan B menyorot dan menyinari ke arah hutan, seketika sinar merah mulai nampak disana


" tembak mereka !!!! " lantang Valera dengan api amarah menyelimuti dirinya,


DORRRR DODODODOR


BLUMM


DUARRRR DUARRRR


" mengagumkan " gumam Valera yang melihat sisi hutan mulai dilahap oleh ganasnya si jago merah, Valera mendelik sinis kepada manusia-manusia yang mulai menjerit kesakitan bahkan sebagian tubuhnya hilang tak sempurna


Thomas dan Dave saling melempar senyuman sinis, begitupun dengan pasukan Phoenix bahkan para keempat predator tersenyum senang


Jam tangan Valera menangkap sinyal pergerakan asing dari radius yang cukup dekat Valera mengerutkan dahinya seketika


" bersiap kita kedatangan tamu " teriak Valera lantang membuat kening semua orang berkerut seketika " arah sisi timur !!!! " lantang Valera seketika pasukan Phoenix bersiap dan


DODODODOR


AGHHH !!!


Bodoh !! sangat bodoh melakukan serangan ketika sang penguasa disekitar dan turun langsung membuat mereka mati sia-sia


" yuhuuuuu !!!! " teriak Edgar senang karena melihat pihak musuh sangat mengenaskan, saat Valera hendak turun dari sebuah tank disana telinganya mendengar suatu pergerakan yang tak jauh dari sisinya, mata tajamnya tak bisa di remehkan dengan sekali hempaskan seringai mengerikan timbul dari sudut bibirnya


para jajarannya mendadak heran karena sang lady berjalan ke arah lain, Dave dan Thomas mengikuti langkah sang lady semuanya merasa aneh dan heran, sorot lampu menyinari perjalanan dan langkah Valera seketika seringai tipis muncul disana


Klek !!


Valera mengarahkan senjatanya tepat di belakang punggung seseorang yang sedang bersembunyi, seorang pria itu sangat terkejut karena tempat persembunyiannya diketahui Dave dan Thomas langsung menyeret pria itu dan mendorong nya secara kasar di kerumunan para jajaran king


wajah pria itu memucat kala dirinya terkepung sempurna, bagaikan maling yang terciduk disiang bolong

__ADS_1


Valera tersenyum sinis dan memberikan sorot mata nya tajam seperti siap menerkam mangsanya, pria itu semakin memucat kala tubuhnya berjarak dekat dengan seorang wanita yang bergelar lady bahkan sebutan iblis wanita pun tersemat dalam dirinya


__ADS_2