Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
* Pesta pertunangan 2


__ADS_3

Pesta ini sangat mewah dan meriah dengan desain keseluruhan berwarna putih dengan dekorasi mewah lampu kristal yang sangat besar menggantung indah di tengah tengah kerumunan tamu.


para tamu yang berdatangan pun dari kalangan atas dan pengusaha ternama bahkan dari selebritas papan atas pun ada di acara besar ini. Siapa yang tak kenal dengan seorang produser populer yang kaya raya serta model cantik yang saat ini tengah naik daun.


Berbagai hidangan mewah pun berjejer sangat rapi serta simetris dan pastinya minuman sekelas wine red tersedia bebas di pesta ini.


Valera sedari tadi menatap satu per satu para tamu undangan, entah apa yang dirinya lihat tapi saat ini maniknnya justru menatap dengan begitu intens. Sama hal nya dengan Maya yang tiba tiba mati kutu saat dirinya berada di tengah-tengah kalangan atas.


" Perkenalkan nona saya Remigio " ucap lelaki berparas tampan itu seraya memperkenalkan diri kepada Valera dan maya. Maya dan Valera hanya tersenyum dan balas memperkenalkan diri. Dari kejauhan tiga lelaki dewasa berjalan mendekati meja yang Valera duduki serta Remigio.


" Rupanya kau datang juga kesini " sapa pemuda yang memakai setelan jas berwarna abu abu yang melekat pas ditubuh lelaki itu. " ohh tuan Remigio apa kau kesini dengan para wanita ini ?" tanya nya lagi seraya melirik ke arah Maya dan Valera dengan mengerlingkan sebelah mata.


" jaga mata mu itu Dion!" tajam Remigio dengan tangannya yang bersedekap ke dada. Ya namanya Dion Arsen seorang pengusaha tambang emas disalah satu negara. Dion hanya tertawa dengan sikap Remigio yang terlihat kesal.


" santai bro aku hanya ingin berkenalan dengan nona nona cantik ini " dengan senyum menawan ala Dion menatap Valera dan Maya dengan lekat. Hingga mereka pun berkenalan secara formal membuat kedua gadis itu kikuk di antara kelima pria di dekatnya.


Dion Arsen seorang pria keturunan Inggris berusia 27 tahun seorang pengusaha tambang emas serta menggeluti dunia otomotif dan penggemar serta mengoleksi mobil-mobil mewah yang berharga fantastis.


Deniz Kemal seorang pria berkebangsaan Turki berusia 30 tahun memiliki beberapa hotel bintang lima di beberapa negara dan seorang pengusaha produk kecantikan yang mendunia beberapa tahun terakhir.


Akayama Botan seorang pria keturunan Jepang berusia 29 tahun pemilik rumah sakit serta beberapa gedung sekolah elit di Jepang maupun dan negara Asia lainnya.


Valera memang mudah bergaul hingga membuat lawan bicara nya terkesima akan pembawaan dan tutur katanya yang terkesan sangat santai bahkan hal itu menjadi daya tarik serta nilai plus untuk Valera.


Maya sang sahabatnya itu hanya tersenyum menanggapi pembicaraan mereka dengan sesekali menikmati minum nya secara perlahan. Sedangkan Leo sedari tadi mencuri pandang ke arah Maya dia tidak banyak berbicara tapi mata nya tidak pernah lepas dari sosok wanita itu.

__ADS_1


Romeo dan Audy berjalan ke arah Valera


dan di sambut hangat oleh mereka


" Apakah kalian sangat menikmati.pestanya? " ucap Audy dengan tersenyum sambil meminum cocktail menatap dua tamu istimewa nya.


" saya sangat menikmati acara ini nona Audy " Jawa Valera dengan suara lembut dan tenang .


" jika begitu nikmatilah acara ini dan jangan sungkan." kata romeo sambil berbicara dengan tersenyum lebar ke arah para lelaki dan hanya di balas oleh anggukan saja. Sedangkan Valera Maya dan Audy asyik berbincang dengan sesekali tertawa entah apa yang para wanita itu bicarakan, hingga tiba tiba.


PRANGGGGG


seorang pelayan wanita tidak sengaja menjatuhkan gelas berisi wine hingga tumpahan nya itu mengenai lelaki paru baya berperut buncit, guratan marah sangat jelas di wajahnya dan pelayan itu hanya menunduk ketakutan.


" ma..maaf tuan tapi saya tidak sengaja, maaf kan saya tuan " ucap si pelayan dengan suara bergetar karena ketakutan.


" Maaf ? kau bilang maaf ? " Tekan lelaki itu lagi " ini jas mahal ku apa kau sanggup menggantikan nya bahkan dengan kau bekerja selama satu tahun menjadi pelayan tidak akan mampu untuk menggantikannya!" dengan suara marah dan menggelegar hingga semua tamu hanya diam sambil menatap begitupun dengan sang tuan rumah nya tapi tidak dengan Valera.


Dirinya muak dan benci terhadap orang sombong dan hanya menindas kaum yang lemah apalagi seorang wanita. Pelayan itu sudah gemetar ketakutan sekaligus malu karena semua orang kini menatap nya.


" Hentikan tuan! " teriak Valera yang sudah berdiri dan berjalan ke arah si pelayan " dia sudah meminta maaf tapi kenapa kau menindas nya sampai seperti ini, berlapang dada lah untuk memaafkan seseorang " ucap Valera dengan sikap yang tenang namun sorot matanya tak gentar menatap lelaki berkuasa itu.


" siapa kau hah? dan jangan ikut campur!! apa kau tidak liat apa yang dia lakukan dengan jas mahal ku ini " ucap lelaki itu dengan marah.


" hanya sebuah jas kau sudah sombong dan bertindak arogan apalagi jika seseorang sudah menghina mu mungkin kau sudah membunuhnya saat ini juga. Orang terhormat seperti mu tidak akan pernah berperilaku menjijikan seperti ini yang hanya menindas kaum lemah apalagi seorang wanita. kau pengecut tuan!" jawab Valera dengan lantang seketika aura yang Valera pancarkan berubah menjadi mengintimidasi lawan nya, orang orang tampak diam saat mendengar lontaran demi lontaran valera.

__ADS_1


" kau sungguh lancang..kau tidak tau siapa aku!" pekiknya dengan mata memerah menahan amarah.


" mengapa aku harus tau siapa dirimu! " dengan nada santai " apa kau ingin menggunakan kekuasaan untuk membuat orang bertekuk lutut kepadamu ? '' sinis Valera


" kurang ajar! Dasar wanita sialan! " teriaknya sambil menunjuk ke arah Valera dengan wajah garang. Valera dengan santai berjalan ke arah pelayan itu sikap tenang nya tidak membuat dirinya takut kepada si lelaki yang saat ini sedang marah.


" kau tidak apa apa? " tanya Valera pelan


" ti..tidak nona. Saya tidak apa apa " jawabnya dengan mengusap air matanya pelan.


" angkat kepalamu dan tidak perlu tunduk kepada orang seperti dia! itu hanya aka membuktikan bahwa kau lemah " suara lantang Valera membuat semua orang mendengarnya tercengang termasuk sang tuan acara.


" beraninya kau!! " sambil berjalan ke arah Valera dan membawa sebotol minuman untuk memukul Valera tapi sebelum itu Valera telah memberi pukulan mentah tepat mengenai rahang si lelaki itu.


BUGHHHH


seketika semua orang tercengang dengan sikap berani Valera termasuk Remigio dia sama sekali tidak menyangka dengan apa yang dilakukan oleh Valera.


Demi membela seorang pelayan dirinya sampai rela melakukan itu. Sedangkan Maya dan Audy berteriak nyaring dengan mulut yang menganga tidak percaya.


......................


Tahap revisi awal hingga akhir yang reader. Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Hadiah serta fav yah.


TnQ ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2