Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
penghianatan


__ADS_3

sesaat semuanya hening tanpa bersuara baik sang lady maupun jajarannya sekaligus wajah mereka tercetak jelas raut kebingungan dan keterkejutan, fakta baru terkuak dan itu sungguh mengejutkan


" bolehkan aku ikut dalam misi mu " ucap Kemila memberanikan diri dan kini semuanya menatap kearah Kemila yang sedang tertunduk Valera menatap intens kepada Kemila saat ini


" kau bukan jajaran ku, dan kau masih anak buah Mrs OTO lalu bagaimana kau ingin ikut dalam misi ku ? " tajam Valera dan Kemila menelan ludahnya kasar sungguh ia lupa jika ia datang kepada Valera dengan awal peperangan dan kini ia menawarkan diri untuk ikut dalam misi


" jika begitu aku ingin masuk dalam jajaran king , aku harap kau mau menerimaku " ucap Kemila dengan penuh permohonan membuat Valera terkekeh seketika dan semua orang hanya menatap diam sang lady


" aku bukan orang yang mudah untuk melakukan hal itu Kemila ! walaupun kau sedari dulu mengenal mendiang kakek ku bukan berarti aku bisa menerima mu masuk dan menjadi bagian dari jajaran ku " ucap Valera dan Kemila semakin tertunduk


" lalu jika kau tidak bisa menerimaku untuk apa aku masih tetap berada di sini " tanya Kemila dengan berani menatap kearah valera


" karena aku belum merasa puas mengorek informasi tentang mu Kemila. aku sudah bertemu dengan paman Yu dan ia menceritakan banyak hal tentang mu jika kau ingin masuk ke dalam jajaran ku akan ku pertimbangkan " ucap santai Valera dan seketika Kemila tersenyum bahagia sungguh ia tak menyangka di balik sikap dingin tegas dan angkuh seorang Valera ada setitik ucapannya yang membuat ia bersemangat


" terimakasih, aku akan melakukan apapun agar kau bisa menerima ku masuk dan bergabung menjadi jajaran mu karena sedari dulu aku ingin sekali bergabung dengan king tapi takdir mempermainkan ku. hidupku terlunta-lunta setelah kematian ayahku dendam menyelimuti hatiku hingga ada seseorang yang mengulurkan tangannya untuk aku berdiri dan menawarkan kerjasama dengan ku dan aku menerimanya tanpa berfikir " jelas Kemila sendu dan semuanya hanya menyimak ucapan Kemila


" apakah orang itu Mrs OTO ? " tanya Zizi yang ikut berbicara


" bukan ! orang itu adalah bawahannya Mrs OTO dulu saat aku baru saja bergabung dengan mereka Mrs OTO sangat misterius bahkan menemuinya sangat susah hingga aku belajar beberapa ilmu beladiri secara otodidak dari sebuah buku dan aku berhasil hingga aku mampu melumpuhkan beberapa musuh dari Mrs OTO disaat itu juga aku dipertemukan dengan nya " ucap Kemila dan semua orang mengangguk paham " aku menjadi agen rahasia miliknya menyusup, meneliti, bahkan aku terkadang menjadi wanita rendahan hanya untuk mengelabui musuh dari Mrs OTO " sendunya lagi dan Valera terkekeh seketika


" itulah hidup Kemila ! takdir seakan mempermainkan diri tapi itulah kenyataannya " tegas Valera dan semua orang hanya diam saja " saat ini kau belum bisa masuk dalam jajaran ku Kemila tapi jika kau bersungguh-sungguh maka bantu aku untuk menemukan titik-titik lokasi Mrs OTO aku tau kau mengetahuinya dan aku tak akan pernah membiarkan ia mengambil Daniel dari tangan ku " tajam Valera dan Kemila mengangguk samar


" baiklah, aku mengerti " saut Kemila lagi dan Valera mengangguk kecil


" Dave tetap pantau keamanan disana, begitupun dengan keamanan di mansion utama perketat seluruh jajaran, jangan sampai ada celah bagi pihak asing untuk masuk dan menerobos " seru Valera dan Dave mengangguk patuh, lalu Valera meneruskan perbincangan seriusnya dan semua orang yang masih terhubung mengangguk paham


*****


" paman " seru Valera dan Zizi berjalan mengikuti sang nona dibelakangnya


" duduklah " seru paman Yu dan paman Jiro hanya diam sembari menatap kearah Zizi


" perkenalkan ini adalah Zizi salah satu orang dalam jajaran ku " seru Valera dan keduanya sama-sama mengangguk " paman aku akan menyelidik seseorang " ucap Valera lagi


" siapa " ucap serempak paman Yu dan paman Jiro


" Frazzes willyam " singkat Valera dan kedua lelaki tua itu mengerutkan dahinya lalu Valera menyodorkan sebuah photo kepada paman Jiro


" wajah nya sangat mirip dengan .. " ucap paman Jiro dan Valera hanya tersenyum tipis


" sebuah photo yang diberikan Sagar padamu dulu " seru valera dan paman Jiro mengangguk patuh


" apakah ini orang yang kau cari ? " Picing paman Yu


" aku belum tau dan aku akan memastikan nya " ucap tegas Valera lagi " aku akan berangkat menuju Rusia besok " ujar Valera dan paman Jiro mengangguk saja " setelah aku kembali nanti, persiapkan semuanya paman karena aku ingin bertemu dengan para jajaran kakek terdahulu " ucap Valera dan keduanya hanya mengangguk patuh tanpa mau berbicara


" ya semoga saja " ucap paman Jiro dan Valera memicingkan matanya, lalu ia beranjak dan meninggalkan orang-orang yang berada di sana dalam diam


valera kembali menuju kamar dan ia menghungi salah satu anak buahnya yang menjaga mansion milik kakek nya di Rusia terbukti setelah kepergiannya mansion itu mendadak aman tak ada pergerakan atau asumsi yang mencurigakan dan itu membuat Valera tersenyum sinis ternyata mereka mengincar sang lady


keesokan harinya Valera dan rombongannya sudah bertolak menuju Rusia dan Valera memutuskan untuk tinggal di mansion sang kakek karena ia ingin pihak asing yang datang dan menampakan dirinya secara suka rela tapi Valera mengerti ini akan sedikit sulit


Rusia, waktu setempat

__ADS_1


valera terus menatap layar monitornya dengan ditemani oleh Zizi tampak kedua wanita itu sangat-sangat serius dalam melihat titik pusat di di hadapannya


" aku menyakini jika titik pusat besar markas mereka berada di sini " tunjuk Valera dengan menunjuk sebuah titik merah menuju lautan lepas membuat Zizi termenung sesaat


" lautan ? perairan ? apa mungkin " bingung Zizi lagi dan Valera diam saja


" aku sangat menyakini nya, awal pun aku sama seperti mu Zizi bingung dengan titik lokasi tersebut bahkan aku berfikir jika mereka monster air " kekeh Valera dan Zizi diam saja karena ia masih bingung " akan tetapi aku baru menyadari sesuatu jika itu adalah sebuah tempat yang berkamuflase tempat mereka berdekatan dengan laut, kau tau artinya apa ? itu artinya jika saat mereka terdesak mereka akan pergi menggunakan jalur air. Aku sudah menyelidiki wilayah itu dengan tablet ku ternyata ada sebuah pintu rahasia di sana " ucap Valera dan Zizi menyimak saja


" pintu rahasia ? " bingung Zizi lagi


" ya sebuah pintu rahasia tapi aku tak yakin Zizi tempat itu lumayan sulit diterima akal sehat " ucap valera dan Zizi mengangguk setuju


" jadi kapan kita menuju lokasi tersebut ? " tanya Zizi semangat


" hmm masih dalam perhitungan ku ! kau tau kita sedang diawasi " kekeh Valera dan Zizi terkejut seketika, lalu ia menyiagakan senjatanya membuat Valera tersenyum melihatnya


" diawasi ? itu artinya mereka mengetahui kedatangan kita ? " kesal Zizi dan Valera mengangguk saja


" sudah aku katakan mereka tak bisa di anggap enteng " ucap Valera lagi dan Zizi menatap ke arah titik lokasi hingga seseorang mengetuk pintu area terlarang itu Zizi dengan cepat membuka nya dan datang salah satu anak buahnya dan ia membawa sebuah paketan beritakan kecil


" apa ini ? " tanya Zizi


" maaf nona seseorang menaruhnya di depan gerbang utama " ucap pria itu dan Zizi menerimanya dengan perasaan ragu lalu Valera melirik sekilas dan Zizi segera membawanya kepada Valera


" maaf nona, seperti ada sebuah hadiah " kekeh Zizi dan Valera memicingkan matanya seketika dengan cepat ia membuka sebuah kotak berwarna merah


Hinga kedua mata wanita itu terbelalak lebar saat beberapa photo Vyan dan Leonel yang sedang berada di sebuah jalanan, Valera menggeram seketika ternyata mereka menggunakan umpan untuk memancing amarah Valera


kau sungguh wanita yang cerdik, aku tidak bisa meragukan keturunan dari Marcell harson, ohh aku sangat merindukan dia. Kau wanita yang bisa melakukan segalanya


kau mencari identitas ku, maka dari itu aku tidak akan tinggal diam**, "


valera membaca sebuah pesan dalam secarik kertas berwarna putih sesaat Valera tersenyum menyeringai dan Zizi merasa firasatnya tak baik


" hahaha dia mengancam ku Zizi ? benarkan begitu, cihh maaf tapi tekad ku tak akan goyah sepertinya memang kau pelaku yang sesungguhnya " geram Valera dan " tunggu kematian mu selanjutnya Frazzes willyam ! aku bukan wanita bodoh yang takut akan ancaman murahan mu, kau salah dalam menilai keluarga ku " desis Valera lagi lalu ia keluar dan tak lama ia membawa senjata api nya dan membuat Zizi bingung


" kau akan kemana nona " panik Zizi seketika


" tentu saja melenyapkan tikus yang sedang bersembunyi " smirk Valera dan Zizi segera mengikuti langkah sang lady dengan tergesa-gesa para pasukan Phoenix dan pasukan bayangan dibuat bingung dengan kedatangan sang lady yang tiba-tiba membawa senjata jenis revolver dengan wajah bengis


" pertahankan keamanan mansion, aku akan melenyapkan para penyusup yang menjijikan itu " pekik Valera lantang sungguh semuanya terkejut dengan pernyataan sang lady, penyusup ? dimana ? itulah pikiran mereka saat ini Valera berlari ke luar mansion dengan nafas menderu nya mata tajamnya seakan menguliti detail sudut kawasan tempat nya berada saat ini


DODODORDODODOR !!!


DODODODOR


AGHHH


erangan dan suara rintihan sungguh membuat semuanya terkejut, Zizi bahkan segera menyiagakan senjatanya tak lama para penyusup yang bersembunyi keluar dan menampakkan wajahnya sesaat Valera tersenyum tipis tapi detik kemudian wajahnya berubah menjadi dingin


" selamat datang di neraka " gumam Valera dengan suara pelan


DODODORDODODOR !!!

__ADS_1


pihak asing mulai menyerang pihak Valera akan tetapi pihak Valera yang memiliki kepekaan tinggi segera menghindar dan Zizi yang melihat itu langsung menarik pelatuknya


DODODODOR


DODODORDODODOR !!


" dasar tikus menjijikan " pekik Zizi geram karena waktu bersantai ya seakan terganggu


sang lady masih terus melawan beberapa orang dengan kemampuan bela dirinya dan Zizi masih terfokus dengan targetnya, para pasukan khusus menghalau dan memblokir seluruh kawasan mansion agar tak ada yang berani keluar


DODODODOR


AGHHH


satu peluru melesat mengenai lengan Valera kala ia sedang bertarung dengan beberapa orang lainnya, darah segar mulai mengucur di lengan Valera bahkan Zizi dan lainnya terkejut karena sang lady terluka, akan tetapi keterkejutan mereka hilang begitu saja saat Valera tertawa terbahak-bahak seperti sedang menertawakan sesuatu, bingung ? tentu saja bingung


" cih.. menjijikan " pekik Valera lantang lalu dengan beringas nya Valera menyerang orang-orang yang berada di hadapannya kini dengan cepat dan tangkas Zizi dan lainnya melakukan hal yang sama bahkan Zizi sudah melumpuhkan beberapa orang dengan tubuh yang mengenaskan


ternyata banyak sekali mata-mata yang bersembunyi akan tetapi mengapa anak buah Valera tidak mengetahuinya ?


DODODODOR


DODODORDODODOR !!


valera dan Zizi seakan sedang melakukan pertandingan adu menembak ! kedua wanita itu berimbas dengan melumpuhkan lawannya para pasukan Phoenix sudah selesai dengan tugasnya dengan melumpuhkan orang-orang yang hendak kabur begitupun dengan pasukan banyangan dan pasukan khusus mereka seakan bekerja sama dan membentuk sebuah team yang solid untuk membinasakan parasit yang tiba-tiba saja tumbuh


DUARRRR


AGHHH


valera mengakhirinya dengan melempar bom kepada tubuh-tubuh yang sudah tak berdaya itu, Zizi menetralkan kembali nafasnya yang terengah-engah


" nona enough " teriak Zizi mencoba untuk menghentikan Valera yang sudah menggila, Valera menatap tajam kearah Zizi lalu ia tak menghiraukan perkataan Zizi yang menyuruhnya untuk berhenti Zizi semakin panik ketika Valera siap melemparkan bom nya kembali " nona jika kau membunuh semuanya, maka kita tak akan mendapat kan informasi lainnya, biarkan salah satu dari mereka hidup dan menjadi tawanan kita " pekik Zizi dan seketika Valera tersenyum sinis


DUARRRR


BLUMMM


hancur sudah Zizi dan pasukan lainnya terbelalak Kala Valera melempar beberapa bom keluar area dan seketika orang-orang berhamburan dan terkena dampak ledakan itu


" lihatlah Zizi walaupun kita tak menghabisi mereka semua akan tetapi di luar area masih ada yang mencoba mengintai " ucap Valera lantang sungguh Zizi dan lainnya tak percaya dengan apa yang terjadi, anak buah Valera yang ditugaskan menjaga keamanan mansion seketika gugup dan gemetaran " penghianatan ! " pekik Valera dengan nafas menderu nya


DODODODOR


DODODORDODODOR


tewas mereka semua tewas dengan peluru dari Zizi Deon dan Emil yang menembakkan pelurunya mengenai organ vital manusia


" mereka membuat ku geram " desis Zizi lalu menatap Valera yang sedang berdiri dengan santai, mereka kembali menuju dimana ladynya berada, seketika anak buah Valera yang berkhianat seketika ambruk ketanah membuat semua orang menoleh kepada mereka


" pengkhianat ! " geram Zizi lagi dan Valera terkekeh kemudian, lalu Valera membawa senjata nya dan memasukkan kembali amunisinya seketika semua orang menjadi tegang dengan gaya tengil Valera yang mengerikan


DODODODOR !!

__ADS_1


__ADS_2