
George yang sudah bersiap dengan setelan kasual dan mantel hitamnya menjadikan pria kecil itu tampak keren dan cool untuk anak seusianya, George segera berlari menuju kamar Valera untuk melihat Valera
" mamih " ucap George di ambang pintu Valera yang sedang memakai mantel bulunya berwarna coklat hanya tersenyum kepada George
" kau sungguh tampan dan hmm kau pun sangat wangi " ucap Valera dengan senyum menggodanya
" apakah mamih sedang menggodaku " ucap polos George seketika membuat Valera tertawa karena perkataan konyol sang putra
George memang anak kecil tapi setiap perkataan yang didengarnya mampu ia cerna dengan sangat baik
" mamih berbicara dengan jujur sayang " ucap Valera polos
" ya tentu saja mamih, bukankah aku ini tampan dan pintar pasti suatu saat nanti akan ada banyak wanita yang tergila-gila kepada diriku " ucap bangga George membuat Valera tercengang Valera memandang George tak percaya ya memang ia akui George Memang sangat tampan bahkan pesona nya pun luar biasa diusianya yang masih kecil itu
" berhenti memandang ku seperti itu mamih nanti kita terlambat " ucap George lagi dan Valera pun hanya tersenyum menanggapi protes George
" baiklah ayo " ucap Valera lagi dan George berjalan menuruni anak tangga dengan bergandengan tangan.
dibawah sudah ada James yang akan menjemput calon nyonya Adomson masa depannya, Asnee pun sudah siap di tempat Bahkan nyonya sofhia dan tuan ramius serta sang kakak sudah menunggu di depan
" mah pah " ucap Valera lalu mengecup kedua pipi orang tuanya
" kalian sudah siap " tanya lembut nyonya sofhia
" sudah mah, jika begitu aku pergi jagalah dirimu baik baik " ucap Valera lagi dan nyonya sofhia pun tersenyum menanggapi
" Vale berhati hatilah " ucap vyan yang memeluk singkat adiknya
" hmm.. kau pun jagalah dirimu kemungkinan aku akan sedikit lama disana mengingat aku akan meninjau usaha ku yang berada disana " ucap Valera dan vyan pun mengangguk pasti
Valera pun segera bergegas mengingat kekasihnya sudah pasti menunggunya, James mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang tapi pasti, satu jam berlalu kini mereka sudah berada di bandara dan tak kejauhan remigio pun sudah nampak terlihat dengan pakaian formal nya yang membuat lelaki gagah itu mempesona
" sweatheart," ucap remigio yang memeluk singkat Valera dan mengecup kilas pipinya
" papih " sapa George
" ohh hai George kau sungguh tampan sekali " puji Remigio membuat George tersenyum manis bahkan gaya nya bak anak remaja membuat Remigio terkekeh seketika
" ayo " ucap remigio lagi
Asnee hanya mengekor dibelakang nonanya dengan menuntun tangan kecil George sampai mereka memasuki pesawat Asnee benar benar tertegun dengan mewahnya pesawat pribadi milik seorang Remigio Adomson yang nanti akan menjadi tuan nya juga
Remigio duduk disamping Valera disebelah kanan kabin, sedangkan Asnee dan George duduk disebelah kiri kabin pesawat perjalanan kali ini memakan waktu yang cukup lama
Valera memilih membaca majalah seri terbaru dan terkini sedangkan Remigio hanya duduk bersandar sembari menatap wajah cantik Valera dan George sedang tertidur pulas karena ia terbangun lebih awal
" sweatheart " ucap remigio memecah keheningan
" hmm " singkat Valera
" aku ingin segera menikahi mu " ucap remigio membuat Valera menoleh seketika " aku ingin segera membuatmu menjadi istriku membangun rumah tangga yang harmonis dan tentu saja membuat anak anak yang lucu kau akan menjadi nyonya di mansion ku kau akan menjadi ratu di hatiku " ucap remigio pelan tapi terselip keseriusan yang mendalam
__ADS_1
" aku menunggu hari itu Remi " ucap Valera tersenyum lembut membuat Remigio tersenyum lalu mengecup punggung tangan Valera
" terimakasih karena kau telah mau menerima ku sebagai pendamping hidupmu " ucap remigio dan Valera hanya tersenyum manis
***
sedangkan di Indonesia Romeo dan Audy sedang sibuk mengurusi konsep pernikahannya itu Audy benar benar antusias awalnya audy ingin baju pengantinnya dari butik Valera tapi mengingat Valera berada jauh membuat Audy mengurungkan niatnya
" sayang apa Valera dan Remigio tidak akan datang " tanya Audy
" mereka pasti datang sayang " timpal Romeo
" aku harap mereka tidak melupakan hari besar kita " ucap Audy dan Romeo hanya terkekeh menanggapinya
tak lama akayama datang bersama dengan Deniz tanpa Dion karena ia sibuk berkutat dengan laptopnya
" hemmm.. sebentar lagi kalian akan menjadi pasangan suami istri " ucap Deniz menatap kepada Romeo dan Audy
" jika begitu carilah wanita untuk kau jadikan istri " celetuk Audy membuat akayama tertawa seketika
" sayangnya wanita yang sempat menjadi incaran ku kini telah menjadi milik sahabat ku sendiri. batin Deniz
sejak pertama kali Deniz melihat Valera di Indonesia hatinya bergetar tak karuan niat awalnya ingin menaklukan hati Valera tapi semua itu hanya tinggal mimpi kini sahabatnya remigio telah menjadi kekasihnya bahkan mereka sudah merencanakan untuk menikah
akayama yang melihat Deniz melamun langsung menepuk bahu sahabatnya itu
" kau ini kenapa " gerutu Deniz dengan kesal menatap akayama
" seharusnya aku yang bertanya kau kenapa ? " ucap akayama yang menimpali balik perkataan Deniz
Audy pun tidak lupa telah memberi undangan pernikahan nya kepada Maya salah satu temanya tentu saja Maya senang dan akan hadir mengingat Audy berbicara kemungkinan besar Valera akan hadir
Maya pun tengah mempersiapkan gaun terbaik nya untuk menghadiri pernikahan seorang model ternama dengan pengusaha tersohor di Indonesia
****
sedangkan di Australia Everest mengamuk tidak jelas karena saat ia menghubungi Aldebaran ponselnya selalu tidak aktif di tambah ia mendapat kabar bahwa Aldebaran pergi menyerang ke dalam markas utama king, sontak hal itu membuat Everest terkejut mengapa ia tak diberi tahu ? hal seperti ini harusnya Aldebaran memberi kabar terlebih dahulu
Aldebaran sangat ceroboh hanya karena mendengar rengekan Bianca Aldebaran bertindak gegabah yang membuatnya tumbang dan menjadi sebuah tawanan
semua orang tau bahwa jika sudah menjadi tawanan king akan sulit untuk mereka bebas menghirup udara yang ada mereka hanya menunggu ajal menghampiri dirinya
" aghhh ! ceroboh kau sungguh ceroboh " amuk Everest dengan membanting sejauh pas di mejanya itu
PRANGGG
" mereka semakin membuat ku penasaran terutama wanita itu, tapi bagaimana caranya aku bisa mengetahui letak letak keberadaan mereka " gumam Everest dengan mengetuk mengetuk kan jarinya dibatas meja dengan raut wajah yang sulit diartikan
Everest saat ini sungguh dibuat penasaran dengan cara king selama ini, bohong jika Everest tidak mengetahui berita yang beredar dikalangan dunia bawah tentang king selalu menjadi penguasa bahkan sudah melebar di dataran Eropa, awalnya Everest tidak terlalu perduli toh ia tak mengusik mereka dan king pun tak mengusik Everest
tapi sekarang ia justru tertarik akan mereka terlebih Aldebaran mempunyai masalah tersendiri dengan mereka hingga keponakan kembarnya menjadi tawanan king selama ini
__ADS_1
" ya aku harus mendapatkan informasi tentang mereka " gumam Everest ambisi lalu ia menelfon seseorang untuk menjalankan tugas nya ini sontak orang itu terkejut kala mendengar kata King terlontar dan menjadi misinya kali ini ia sungguh ragu untuk mengambil keputusan di ambil akhirnya ia sepakat dengan misi nya kali ini
Everest menyunggingkan senyumannya entah lah artinya apa yang jelas seorang Everest sangat berambisi dan tak suka di remehkan segala sesuatu yang ia inginkan harus segera tercapai dengan semestinya
" jika tak ada orang yang bisa mengalahkan mu tentu saja aku yang akan mencoba untuk menumbangkan sang ratu yang selama ini tersohor " ucap Everest dengan tajam sambil menatap pisau belati berwarna silver itu
*****
disisi lain Dave dan Thomas sedang mengerjakan tugasnya mengingat sang nona sedang pergi ke Indonesia dan belum dipastikan kapan Valera akan kembali yang pasti Dave Thomas serta yang lainnya tetap menjalankan pekerjaan yang seharusnya berjalan, tentang niat Valera yang akan bertolak ke Hongkong akan dilakukan setelah perjalanan nya dari Indonesia
kini mode pengawasan meningkat lebih banyak dari sebelumnya Thomas juga sudah menyiapkan alat alat canggih untuk di seluruh markas Valera begitupun dengan dave kini sepuluh orang pasukan Phoenix pun sudah mulai tinggal di markas untuk meninjau segala sesuatunya ketika ratunya sedang pergi
" Dave bagaimana tentang penyelidikan mu selama di Jepang " ucap Thomas
" tidak begitu buruk, semuanya baik " ucap Dave datar
" lalu informasinya " tanya Thomas lagi
" akurat kami mendapat berbagai macam informasi " ucap sebagai Dave dan Thomas hanya mengangguk nganggukan kepalanya mengerti
saat Dave dan Thomas sedang berbicara, Daniel muncul dari arah sana
" Daniel " ucap Thomas
" kak Thomas " ucap Daniel tertunduk dan Dave hanya memandang nya dengan sekilas saja ya Dave sudah mengetahui semuanya tentang kejadian dimana sang nona mendapat kan kecelakaan serta pertemuannya dengan Daniel
" badan mu berkeringat, kau sudah selesai berlatih ? '' tanya Thomas dan Daniel pun mengangguk
" baiklah, bersihkan dirimu terlebih dahulu setelah itu aku aku akan mengajarkan mu menggunakan berbagai komputer dengan semua fungsinya " ucap Thomas tersenyum
" baiklah " lalu Daniel segera bergegas membersihkan dirinya terlebih dahulu dave.hanya memandang Daniel dalam diam begitupun dengan Thomas
****
keesokan harinya pesawat milik remigio sudah mendarat sempurna di bandara Soekarno Hatta terlihat jelas wajah lelah dari Valera dan Remigio hanya mengusap lembut rambut Valera
" sweatheart, "
" ya Remi ada apa " tanya Valera menatap manik kelam Remigio
" kau lelah " ucap remigio dan Valera mengangguk " baiklah setelah ini kita akan ke hotel dan kau bisa beristirahat disana aku tidak ingin kau sakit " ucap lembut remigio dan Valera hanya tersenyum manis
Remigio Sudah di jemput oleh orang orang nya disana mengingat bisnis Remigio pun sudah mulai merambah ke Indonesia termasuk hotel bintang lima di Indonesia
Valera yang menuntun George yang terlihat sedang mengantuk itu hanya terkekeh, sedangkan Asnee masih setia mengekor dibelakang nonanya
mereka tampak seperti sebuah keluarga kecil yang sangat berbahagia dimana Valera yang berperan sebagai ibu sungguh membuat auranya semakin terpancar dan dimana Remigio yang berperan sebagai seorang ayah menunjukan wibawanya yang begitu tinggi dan George tentu saja ia sangat menggemaskan ketiga orang itu benar benar terlahir dari bibit yang unggul tampan dan cantik
***
**maaf telat update nya readers ๐ mengingat owee sibuk dan ini pun owe sempatkan untuk up secepat kilat,
__ADS_1
maaf kalau banyak tipo tipo nya
terus dukung dan jangan lupa tinggalkan jejak ๐โค๏ธ๐**