Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Day 3 & 2 kubu


__ADS_3

" Ya dia Remigio Adomson seorang pengusaha diberbagai bidang, tentu saja sepak terjangnya sudah tak diragukan lagi dalam dunia bisnis lokal maupun dunia, dan pastinya dia pun sosok penguasa " tegas Valera dan lagi-lagi sebagian dari mereka dibuat terkejut sosok penguasa ? jaringan dunia hitam ? entahlah apa yang difikirkan oleh mereka


" apa ORTAXS di bawah naungan nya ? " tanya seorang mafia dengan usia setengah abad, Remigio tersenyum tipis bahkan tidak terlihat sedikit pun


" Ya itu adalah organisasi yang aku pimpin " ucap Remigio datar dan lagi-lagi mereka terkejut


" jadi pernikahan kalian karena kekuasaan ? " tanya nya lagi membuat Valera dan Remigio mengerutkan dahinya seketika.


sontak semua orang menunggu jawaban tegas sang lady apa benar jika pernikahan nya adalah bentuk sebuah kekuasaan ? agar dunia tau jika sosok sang lady bersanding dengan sosok penguasa juga ? sama-sama orang yang bergelut di dunia hitam.


" apa kau berfikir demikian ? " datar Valera menatap tajam kepada lelaki paruh baya yang telah memberikan pertanyaan konyol itu


" aku hanya bertanya ? ada baiknya jika lady menjawabnya " tegas lelaki itu dan seringai tipis muncul di wajah Valera begitupun dengan Remigio.


para jajaran king yang mendengarnya hanya bisa diam menyimak tanpa mau campur tangan karena ini adalah urusan sang lady.


Remigio yang melihat raut wajah tidak bersahabat istrinya hanya tersenyum tipis dengan cepat ia mengendalikan istrinya dengan mengusap lembut punggung Valera.


" sudah jangan difikirkan biarkan saja mereka ingin berbicara apa, mereka tidak tau dengan kehidupan yang kita jalani jangan difikirkan " lembut remigio dengan mengecup lembut punggung tangan Valera dan Valera hanya mengangguk kecil saja lalu tersenyum tipis


" ohh ayolah bukan kah saat ini kita semua sedang menikmati waktu untuk sekedar bersantai ? tidak ada pemberontakan ? tidak ada gencatan senjata ? tidak ada bunyi yang memekikkan telinga ? justru saat ini kita sedang berbincang ringan dan hmmm aku ingin membicarakan masalah bisnis baru dengan kalian jika itupun berminat " ucap Valera dengan tingkah acuh tak acuh nya dan seketika semua orang mengangguk paham dan membenarkan apa yang diucapkan sang lady.


para ORTAXS bisa melihat bagiamana sikap dan tingkah seorang lady yang tak bisa di prediksi sama sekali, semuanya sulit untuk diungkapkan dan terkesan misterius walaupun Valera mempunyai sisi ramah dan bijak dalam memimpin.


" bisnis apa itu ? " tanya salah satu dari mafia


" ya aku pun penasaran bisnis baru apa itu ? " timpal salah salah satunya lagi.


valera hanya tersenyum sinis saat melihat keantusiasan dari orang-orang yang hadir dalam acaranya. valera mengedarkan pandangan nya ke segala sisi dengan begitu santai.


" persenjataan ! " tegas Valera dan semua orang diam membeku di tempatnya, mereka semua tau bagaimana persenjataan dari produksi milik king pasti semuanya berkualitas dan tentunya sangat mahal.


Dave dengan sigap membawa senjata yang dimaksud oleh nona nya, yaitu senjata berjenis revolver berpeluru khusus dengan mengeluarkan seratus peluru dalam satu kali tembakan.


semua orang menatap senjata yang dibawa Dave dengan seksama, bahkan para ORTAXS tak kalah antusias dengan kegunaan dan fungsinya itu.

__ADS_1


" ini adalah ROZ " ucap Valera dengan tegas " tidak bisa di isi dengan peluru biasa, dan tentu saja dengan peluru khusus " ucap Valera lagi dan semua orang diam menyimak " revolver jenis ini bisa di isi dengan sepuluh peluru tapi jangan salah ! satu peluru besar memiliki seratus peluru yang matikan di jaringan dalamnya. Jadi kalian bisa hitung keseluruhan peluru yang ada di dalamnya bukan kah itu mengagumkan ? " ucap Valera lagi dan semua orang menatap tak percaya


" hmm cukup menggiurkan satu peluru besar memiliki seratus anak buah didalam nya " ucap salah satu mafia wanita berambut keriting dengan warna yang begitu terang. valera tersenyum samar saat mendengar gumaman dari salah satu mafia nya.


" ingin mencobanya ? " ucap Valera menunjuk wanita itu dan tentu saja wanita itu mengangguk antusias dengan cepat Dave membawa wanita itu kesebuah halaman luas dan terbuka agar semua orang bisa melihat keindahan dari ROZ ini


wanita itu mengelus perlahan revolver berwana biru pekat seakan itu sebuah barang antik yang cepat rusak, senyum nya terbit saat ia melihat nya dengan begitu teliti.


" kau bisa gunakan kearah sana " tegas Dave dengan menunjuk kearah hutan yang banyak di tinggali burung-burung liar, wanita itu mengangguk dengan tersenyum tipis


dengan kesigapan dan ketegasan dari tangan si wanita dengan menggenggam revolver itu dan semua orang menunggu aksi dari wanita berambut keriting itu.


Dor !


DODODORDODODOR !!


wanita itu terperangah saat menggunakan revolver terbaru keluaran king, benar-benar mengangumkan bahkan satu kali tembakan nya membuat kerumunan burung-burung disana terbang tak tentu arah dan pastinya ada beberapa burung yang terkena peluru itu, tangan si wanita itu bergetar saat melepaskan satu buah peluru saja.


valera tersenyum saat semua orang berdecak kagum bahkan Remigio dibuat terkejut.


" mengangumkan ! ini benar-benar mengangumkan sangat cocok untuk melumpuhkan sekumpulan musuh yang bergerombol atau jika kita terdesak disuatu tempat. Aku menyukainya " ucap lantang wanita itu dan Valera tersenyum penuh arti


seketika banyak sekali yang ingin membeli senjata terbaru itu bahkan hampir seluruh mafia yang berada di sana berminat, mereka tentu saja sangat tau jika setiap senjata yang dikeluarkan mempunyai inovasinya tersendiri.


hingga sampai sore hari para mafia itu terlihat mengantri untuk memesan sebuah senjata jenis terbaru itu, Matt dibuat kalang kabut akan tetapi para kawanan nya justru senang karena kadang emas seketika menghampiri mereka.


para ORTAXS hanya dibuat menatap dengan diam akan tetapi didalam hati mereka tentu saja ada segelintir rasa iri dengan sosok sang lady.


setelah semuanya kembali tenang dan duduk di kursinya masing-masing Valera terlihat menghembuskan nafasnya secara perlahan.


" Aku harap setelah ini urusan dalam segala hal dibawah naungan king terus berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan walaupun terdapat beberapa penghianat didalam nya " tenang Valera dan sontak membuat jantung semua orang berdegub dengan kencang. " Ya anggaplah aku ini sedang berbaik hati dengan menutup kedua mata ku dari ulah menyimpang kalian yang berkhianat " sontak ucapan Valera bagaikan sebuah bom waktu yang bisa memasak kapan saja


" apa maksud nya ini ? " ucap salah satu mafia dibawah naungan Remigio ORTAXS dan Valera menatap dengan intens orang yang bertanya itu


" apa ? memang nya kenapa ? " tanya Remigio ikut menimpali pertanyaan salah satu anggotanya

__ADS_1


" sebenarnya istrimu itu sedang berbicara mengenai apa ? membuat bingung saja " gerutu seorang wanita paruh baya sang penasihat Gracelina


" jaga ucapan mu ! " tegas Remigio dengan sorot mata yang tajam menatap kearah salah satu penasihatnya, wanita paruh baya itu hanya memicingkan matanya seketika saat mendengar suara Remigio yang sedikit meninggi itu


" Ya baiklah aku tidak ingin bertele-tele Remi, salah satu penasihat mu rupanya cukup peka dan aku sangat suka itu " ucap Valera dengan begitu manja kepada Remigio " masalah internal ! " ucap Valera lantang dan sontak membuat semua orang mengkerutkan dahinya seketika


" apa yang sedang kau katakan ! " teriak wanita berambut pendek bernama Irena salah satu anggota ORTAXS yang cukup lama bergabung dan Remigio seketika menatap tajam Irena.


" jangan kira aku tak tau sebagian dari kalian ada yang sedang merencanakan niat buruk terhadapku ! terutama adanya pertentangan perihal pernikahan ku " tegas Valera dengan sorot mata yang tajam dan Remigio membiarkan sang istri melakukan seharusnya yang ia lakukan, tampak dari kejauhan para Sahabat Remigio ikut bingung dengan situasi seperti ini


" apa maksud mu ? " ucap Gracelina lagi dan Valera tersenyum tipis dibuatnya.


" jangan berlagak bodoh dan berpura-pura tidak tau nyonya, kau tau jika selama ini aku menahan diri untuk tidak memperdulikan para anggota suami ku yang ingin menyingkirkan ku sama hal nya dengan Esme " ucap Valera lagi sontak para ORTAXS dibuat tertegun akan hal ini " mustahil jika tidak ada suara-suara yang menggelikan saat aku dengan membunuh Esme dan ayahnya. bukankah itu membuat guncangan untuk organisasi suami ku " ucap Valera dengan polos dan Remigio dibuat terkekeh dengan aksi istrinya kini


" REMIGIO !! beginilah sikap terhormat dari seorang putri konglomerat ? beginikah sikap dari seorang yang terhormat seperti istrimu yang menyandang gelar lady " pekik lantang Gracelina membuat Remigio menatap tajam kepada wanita paruh baya itu


" tutup mulutmu ! " ucap Remigio tak kalah lantang dengan api amarah yang begitu mengkilat dari sorot matanya semua orang mendadak terkejut dengan suasana ini dan mereka memilih bungkam " apa yang kau tau dengan semua ini Gracelina ! dan berani sekali kau berkata lantang terhadap istriku " teriak Remigio dengan begitu menggelegar


" kau berubah setelah mengenal wanita ini ! " pekik Gracelina lagi dan membuat situasi menjadi semakin rumit dan menegangkan. Valera hanya menatap datar kearah para jajaran Remigio ia sudah memprediksi jika semua ini akan terjadi


BRAKKKKKK


valera dengan begitu marahnya ia menggebrak meja yang berada tepat dihadapannya sorot matanya kini memancarkan aura membunuh pada wanita paruh baya itu, kilatan api amarah sungguh terlihat entah mengapa suasana begitu sangat mendebarkan


" lancang ! siapa kau berani berbicara seperti itu terhadapku " sinis Valera dengan nada menggelikan " sudah lama aku menantikan disaat-saat seperti ini dimana saatnya kita semua bertatap muka. Dari awal kalian semua yang mencari gara-gara dengan ku di awali dari wanita itu Esme ia secara terang-terangan menyerang rumah ku dimana didalamnya keluarga ku berada, lalu apa aku harus diam ? tidak ! justru aku akan menghancurkan nya tanpa sisa sampai ia tak ada lagi di dunia ini, dan ucapan ku terbukti dia tewas karena ulahnya. Lalu setelah kalian mendengar Esme tewas di tangan ku, beberapa dari kalian berasumsi jika aku salah dan gegabah dalam bertindak ? lalu bagaimana dengan sikap nya saat ia dengan lantang mengajak ku berduel pada pesta hari itu, apa masih ingat tuan Romeo ? " ucap Valera dengan lantang membuat semua orang diam tak berkutik. Bahkan Romeo ikut bungkam saat ini


" jangan kalian fikir aku tidak tau jika kalian merencakan sesuatu di belakang ku " ucap Remigio lagi membuat semua orang disana mulai menegang


" sebagai pemimpin kau berpihak pada siapa Remigio ! seharusnya kau berada di pihak organisasi mu bukan ikut-ikutan memalukan kami bersama dengan istri barumu itu " ucap salah satu mafia di bawah naungan Remigio


" hahahaha ! pertanyaan macam apa yang sedang kalian lontarkan terhadapku ! Gracelina kau yang paham tentang diriku ! aku sebagai seorang pemimpin menolak keras adanya pemberontakan dan kau sebagai penasihat harusnya mengetahui hal itu, dan untuk masalah-masalah yang terjadi di mulai dari kematian Esme itu adalah kesalahannya ! dan jangan lupakan kode etik yang sudah di sepakati bersama selama kalian berada dan bergabung dengan ORTAXS " tegas Remigio tanpa berkedip menatap seluruh jajaran nya


para king hanya diam menyaksikan apa yang telah terjadi antara ORTAXS dengan sang lady, bahkan para mafia dibawah naungan king hanya bisa diam dan tentu saja mereka bingung ! tapi tidak untuk para penghianat didalamnya mereka sangat senang dan akan memanfaatkan keadaan ini di masa depan.


valera menatap seluruh orang dalam jajaran nya dan ia ingin sekali melihat bagaimana reaksi dari seluruh mafia yang hadir di sini, senyum misteriusnya muncul kala ia mendapatkan jawaban yang tak melenceng sedikitpun

__ADS_1


" sudahlah Remi ! ini hari bahagia kita jangan ada pertikaian " ucap Valera dengan datar akan tetapi matanya masih menatap intens orang-orang dihadapannya itu " aku tak tau apa yang membuat kalian berfikir dangkal dan buruk terhadapku tapi aku tegaskan sekali lagi ! jika aku Valera Harson tak akan pernah gentar ataupun takut pada orang-orang yang berusaha ingin menghancurkan diriku dengan cara apapun. Termasuk kalian ! " ucap Valera dengan menatap Gracelina " aku anggap berakhir sampai disini, di masa mendatang aku harap kalian semua tidak akan menjadi parasit dalam kehidupan suamiku yang menjadi seorang pemimpin. Aku akan menawarkan beberapa bisnis tertentu dengan jajaran suami ku dan itu sangat menguntungkan " ucap Valera lagi dan semua terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu


para sahabat Remigio dibuat penasaran dengan kerja sama yang Valera maksud apalagi king mau bekerja sama bukankan itu hal yang sangat menguntungkan kedua belah pihak ?


__ADS_2