Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
* bergerak lagi.


__ADS_3

Kediaman Wilson.


Setelah melakukan serangan malam dikediaman Allarik, kini Valera kembali melakukan serangan ke kediaman milik Wilson dengan menggunakan helikopter dibawah naungan king.


waktu hampir menunjukkan pukul lima pagi, tiga buah helikopter terbang menyusuri sebuah sungai yang sangat panjang, Valera memperhatikan tempat sekitar.


" Lady.. kita akan tiba dalam waktu lima menit " ucap Elion dan Valera mengangguk saja, pemimpin king itu dengan cepat menyelipkan beberapa senjata dibalik baju ajaib nya serta sebuah belati kembar miliknya tak luput dari jangkauan sang Lady.


hmmm.. ternyata disini kediaman nya. Batin Valera.


Elion memberikan instruksi kepada kawanan nya untuk berhenti di titik yang sudah ditentukan, pada saat Helikopter hendak turun dan mendarat Valera melompat begitu saja membuat Elion terkejut bukan main.


" Aku akan masuk terlebih dahulu. Kalian semua lakukan hal semestinya. " tegas Valera dan keenam jajarannya mengangguk patuh.


DODODORDODODOR !!


valera membidik orang-orang yang berjaga di gerbang utama, sontak suara letusan senjata api mengundang riuh para penghuni mansion itu.


" Penyusup !! " teriak lantang seorang lelaki yang berada diatas mercusuar yang tak tak terlalu tinggi.


DODODORDODODOR !!


AGHHH


" banyak bicara !! " kesal Valera saat dirinya merasa kesal begitu saja.


valera terus melangkah kan kakinya untuk masuk tanpa rasa takut sedikitpun, kedua tangannya serta manik tajamnya benar-benar berfungsi dengan sempurna.


Hugo dan Dave berada dibelakang sang Lady dengan cepat, mereka melindungi satu sama lain. Zumba, Elion, Edgar dan Matt mereka berpencar untuk melumpuhkan anak buah Wilson yang berjaga disana.


" siapa kalian !! " ucap seorang wanita tiba-tiba menghadang tepat dihadapan Valera,


" minggir !! " tegas Valera.


" tidak !! siapa kalian sungguh tak sopan masuk kekediaman orang lain dengan membuat onar " geram wanita itu dan Valera tersenyum sinis.


" cari lelaki itu, biar ini menjadi urusanku " titah sang Lady kepada Dave dan Hugo.


tiba-tiba wanita itu menyerang dengan gerakan seperti teknik Jepang dan tentu saja Valera dengan cepat menghindar dari serangan tiba-tiba wanita asing itu.


valera menatap tajam pada lawannya kini, Valera maju dan ikut menyerang wanita itu dengan teknik yang ia kuasai tentu saja wanita berambut coklat itu terkejut dan hampir saja terkena tendangan telak Valera jika ia tidak cepat menghindar.


" rupanya kau tangkas juga " kekeh Valera dan wanita itu diam saja dan justru memberikan seringai tipisnya kepada Valera.


kedua wanita itu kini saling adu kekuatan satu sama lain, dimana mereka melakukan teknik serangan tersendiri.


valera melakukan salto kebelakang saat wanita itu terus menyerang dirinya tanpa jeda, Valera akui jika gerakan dan serangan wanita asing itu cukup gesit dan lincah tapi disini Valera tak ingin ambil pusing dan lengah.


BRAKKKKKK


valera menerjang dada wanita asing itu saat memiliki peluang untuk membalas serangannya, hingga tubuh lawan nya menghantam dinding lalu mengeluarkan darah dari mulutnya.


Uhukkk


" si..siapa kau sebenarnya '' ucap wanita itu dengan lemah dan Valera terlihat acuh seketika.


" Kau tak berkewajiban untuk mengetahui siapa aku '' tegas Valera dan.

__ADS_1


SHOTTT


JLEBBB


wanita itu tak sadarkan diri saat Valera memberikan peluru bius yang mengenai lehernya.


" sungguh merepotkan '' gerutu Valera, hingga


BUGHHHHHH


AGHHH


seseorang menghantam tubuh Valera dari arah belakang hingga mengenai tubuh wanita yang tergelatak tak sadarkan diri itu.


valera bangkit dengan perlahan tapi sebuah tangan lagi-lagi menghantam punggungnya hingga wanita bergelar lady itu tersungkur kembali. Valera meradang kali ini, ia bangkit dengan cepat sebelum kaki seseorang ingin menginjaknya.


BUGHHHHHH


AGHHH


valera membalas kembali serangan tak terduga itu dengan menepis serta memukul kaki yang hendak melukai dirinya.


" lancang !! " pekik Valera marah saat melihat Wilson lah yang menjadi lawan nya, Wilson merintih karena merasakan ngilu yang berdenyut pada kaki bagian kirinya.


" kau.. untuk apa kau datang kemari dan mengacau di sini !! " teriak Wilson lantang dan Valera tertawa terbahak-bahak.


" tentu saja untuk membawa mu !! '' tekan Valera dengan intonasi penuh.


DODODORDODODOR !!


Wilson sang tuan rumah marah dan geram melihat keributan serta kegaduhan yang terjadi di mansion miliknya bahkan beberapa orang-orang nya tewas bersimbah darah.


pada saat Valera hendak memborgol tangan wilson, dari arah luar terdengar suara sirine polisi praktis mata semua orang melebar sempurna.


" ini semua gara-gara kalian !! '' pekik Wilson yang tampak panik saat suara sirine polisi itu semakin mendekat ke kediaman nya.


Elion dan lainnya dengan cepat mengumpulkan berbagai senjata milik king agar tak ditemukan pihak lain, Valera masih berdiri di tempat dan menatap Wilson dengan tajam.


" ckckck. para polisi Thailand tak sama dengan para polisi diluar sana, " sungut Wilson dan Valera diam saja, tak lama Dave datang menghampirinya.


" Lady, sebaiknya kita pergi dari sini '' ucap Dave sedikit tersengal dan Valera terlihat enggan untuk melepaskan tawanan nya kali ini, Dave yang menyadari dengan cepat menarik Wilson hingga lelaki berumur itu terjinjit seketika.


" beri tau kami jalan rahasia yang berada di kediaman mu '' tajam Dave dan Wilson terkekeh seketika.


" takut hmm ? '' sinis Wilson dan Valera geram kali ini.


" Lady, para polisi itu sudah memasuki area mansion " ucap Elion tiba-tiba dan Valera mengangguk mengerti.


Dave menekan sebuah belati tepat ke dagu Wilson jika lelaki itu masih memilih untuk bungkam, pada akhirnya Wilson pasrah daripada nyawanya berakhir di benda tajam tersebut.


Wilson dan para jajaran king memasuki sebuah ruangan di lantai dua, tepat di sebuah dinding yang hanya menjadi pajangan cermin besar sebuah pintu rahasia terbuka sempurna disana, Wilson masuk terlebih dahulu dengan tangan yang sudah terborgol setelah itu Valera dan lainnya masuk lalu Matt yang terakhir menutup pintu tersebut dengan cekatan.


******


Keesokan harinya, kabar penyerangan dikediaman Wilson menjadi trending topik karena ternyata lelaki itu adalah salah satu anggota dewan di Thailand.


Tentu saja kabar itu mengejutkan pihak lain dan menyebar seperti sebuah virus pada umumnya, bahkan tersiar dibeberapa stasiun televisi ternama.

__ADS_1


nyonya Mecca yang pada saat itu sedang menikmati secangkir teh dengan beberapa cemilan manis cukup terkejut dengan berita hari ini, Wilson andaman seketika nyonya Mecca teringat dengan lelaki itu.


" Apa ini ada kaitan nya dengan Valera dan lainnya ? bahkan mereka belum juga kembali " cemas nyonya Mecca lagi.


para pihak polisi sangat terkejut karena menemukan banyak mayat dengan kondisi yang sangat mengenaskan, bahkan beberapa orang yang masih selamat kini diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan.


salah satu opsir senior menemukan tiga buah Helikopter asing yang terletak tak jauh dikediaman Wilson andaman, mereka mengamankan burung besi tersebut untuk di teliti lebih lanjut.


disisi lain Valera dan lainnya berada di sebuah dermaga lokal, keadaan Wilson saat itu jauh lebih baik tak seperti sebuah tawanan bahkan mereka harus berpura-pura menjadi wisatawan asing.


" pakai topi mu sebaik mungkin, dan awas saja jika usaha ini gagal maka aku sendiri yang akan memotong tubuhmu dengan keji " ancam Valera dengan suara pelan tapi aura suara wanita ini sangat menakutkan, Wilson hanya mengangguk patuh dengan wajah pucat sempurna.


setelah melakukan perjalan manual selama empat jam lamanya akhirnya rombongan Valera telah tiba dikediaman nyonya Mecca, ternyata Allarik pun sudah tiba sedari tadi setelah Elion memberikan sebuah pesan singkat kepada nyonya Mecca untuk membawa Allarik terlebih dahulu.


nyonya Mecca yang melihat kedatangan Valera dibuat bernafas lega karena kondisi Thailand saat ini sedang gencar-gencarnya karena kejadian penyerangan di kediaman Wilson andaman yang menjadi anggota dewan itu bahkan kini Wilson sedang dicari karena pihak polisi yakin jika anggota dewan itu diculik.


kedatangan nyonya Mecca membuat Allarik dan Wilson terbelakang kaget, begitupun sebaliknya nyonya Mecca tak menyangka jika akan bertemu dengan Wilson tepatnya.


" me..Mecca '' gumam Allarik dan Wilson dengan wajah heran sekaligus terkejut, beberapa pertanyaan dan analisis muncul begitu saja dibenak keduanya. Bagaimana bisa mereka bertemu dengan salah satu petinggi king terdahulu.


nyonya Mecca menatap Valera dalam dan pemimpin king itu justru membalasnya dengan tatapan biasa penuh maksud.


" Apa ini ulah mu !! '' ucap Allarik menatap Mecca dengan tahan hingga membuat si mpunya menaikkan satu alisnya.


" apa dia putrimu ? kau menyuruhnya untuk mengusik kami !! '' kali ini Wilson yang bersuara dengan nada yang geram.


" Bukan urusan mu !! '' ketus Mecca melirik tajam kearah Wison. ingatannya menuju masa lalu dimana nyonya Mecca dan Wilson bertarung hingga lelaki itu memilih menyerah dan kabur setelah mendapatkan apa yang diinginkan nya.


Mecca berusaha mencari keberadaan Wilson setelah itu tapi nihil jejaknya hilang sama sekali, Wilson sangat pandai menyembunyikan dirinya, hingga tak terbaca oleh satelit milik king saat itu.


" rupanya takdir membawa mu kembali kemasa lalu Wilson !! hehehe... '' ucap nyonya Mecca bergaya tengil dengan menyeringai tipis '' setelah bertahun-tahun menghilang, dan kau berhasil membawa beberapa aset milik Marcell pada saat itu juga kah hilang bagai ditelan bumi. Tapi kini semuanya berbanding terbalik '' ucap nyonya Mecca lagi.


" Sialan !! " umpat Wilson.


BUGHHHHHH


satu pukulan dari kepalan tangan nyonya Mecca mendarat tepat di pipi lelaki yang berumur itu, Wilson tampak memalingkan wajahnya karena pukulan itu.


" dasar wanita gila !! " pekik Wilson lagi dan nyonya Mecca hanya tersenyum dengan menunduk hormat layaknya menerima sebuah pujian dari Wilson.


valera dan lainnya hanya diam saja mendengar serta menyimak pembicaraan keduanya yang terbilang serius, sesekali Wilson melirik kearah Valera dan sedang memikirkan sesuatu.


" Bawa mereka ke ruang bawah tanah " tegas nyonya Mecca pada anak buahnya, dan seketika Allarik serta Wilson diseret Paksa menuju ruang tahanan.


valera hanya bisa menatapnya dengan datar saat kedua tubuh lelaki itu berjalan dengan enggan, dua orang kini sudah berada di tangannya tinggal menunggu dalang berikutnya.


waktu menunjukkan pukul lima sore waktu setempat, setelah melakukan pengistirahatan tubuh serta melakukan panggilan Vidio bersama Remigio akhirnya Valera memutuskan untuk keluar dari kamar yang ia tempati.


tujuannya saat ini adalah ingin mengintrogasi kedua lelaki itu hingga ke akar-akarnya nya,dengan begitu Valera akan tau siapa target selanjutnya.


*****


Bab akhir-akhir ini akan fokus pada Valera yang melakukan misi karena novel ini akan berakhir tamat dan berlanjut di novel kedua owee yah readers.


owee sengaja tak mengetik naskah untuk '' king '' karena owee mau menyelesaikan novel ini terlebih dahulu biar tersusun rapi. πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜‚


selamat membaca dan selamat menikmati 😁

__ADS_1


__ADS_2