Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
California


__ADS_3

nafas Valera menderu hebat kala melihat George tertekan dan diperlakukan tak baik oleh orang-orang asing itu, Valera tak bisa berbuat gegabah karena dirinya berada dikawasan bandara yang tentu saja pengawalannya begitu ketat bahkan Valera bisa merasakan ada yang mengawasi pergerakan nya


sial, berani sekali mereka bermain dengan ku. batin Valera lalu ia mengetikkan sesuatu di ponsel pintarnya


Valera menatap sendu kepada pesawat yang baru saja lepas landas ia tak menyangka jika sasarannya kali ini adalah George, Valera segera bergegas menuju markas utama nya


mata tajam nya serta aura membunuhnya benar-benar mendominasi Valera mengemudikan mobil miliknya dengan kecepatan kencang


hingga empat puluh lima menit Valera sudah sampai di markas utamanya ia membanting pintu mobil nya dengan sangat keras hingga membuat anak buah king lainnya terkejut


Dave yang bertemu dengan sang nonanya lambung menunduk hormat


" sambungkan dengan Greta " ucap Valera dengan dingin dan Dave segera mengambil laptop canggih miliknya dan langsung menyambungkan dengan kode milik Greta dan tak lama muncullah wajah Greta yang terlihat cemas


" California " ucap Greta dan sontak membuat Valera terkejut seketika California, otak cemerlang Valera tiba-tiba menuju dengan ORTAXS lalu detik kemudian dengan Jill Edellyn " pesawat yang membawa George menuju California Vale, aku tidak bisa mengakses dan melacak sinyal itu terlalu lama sepertinya mereka pun sudah mempersiapkan semuanya dengan rapi


" Jill Edellyn ! aku yakin pria tua itu !! berani sekali ia membawa putraku ! baiklah mari kita bermain dengan sangat cantik dan akan kupastikan aku memiliki kepala mu saat itu juga " smrik Valera dan Dave menelan ludahnya kasar


kelima anggota Black woman yang mendapat kabar jika George diculik sungguh terkejut dan mereka nekat ingin ikut turun tangan langsung dan Valera pun tak mempermasalahkan hal itu bahkan kesepuluh pasukan Phoenix pun siap berperang Dave dan Thomas sampai tertegun di buatnya


Valera mendapat pesan dari Greta, seketika amarahnya memuncak sangat drastis ia ingin segera maju ke Medan perang dan menghabisi para musuh tanpa ampun


dua jam berlalu kini Valera sudah menyiapkan diri bahkan Valera meminta pihak batuan kepada empat predator bahkan Hugo dan Edgar terlihat bersemangat akan bertarung mereka yakin lawan kali ini cukup sepadan


senjata, amunisi, bom , gatling serta RPG 1 sampai 5 pun turut di bawa serta bahkan Greta akan memantau memalui layar monitornya


kini Valera dan lainnya sedang didalam satu ruangan yang cukup luas, dengan layar monitor di depannya


" California ? Jill Edellyn ? Amerika ? itulah tujuan kita aku yakin jika pria tua itu yang membawa putraku atas dendam dirinya kepadaku karena aku yang sudah membunuh putrinya itu,baiklah kita akan menggunakan helipad king agar lebih mudah dan tak terlalu sulit, ingat habisi mereka yang ingin melukai kalian jangan biarkan mereka menyentuh tubuh kalian sedikitpun tingkatkan kepekaan kalian semua " ucap Valera panjang lebar


" baik lady " ucap mereka serempak,


****


" ayah sudah mengetahui kabar itu, kita harus memberi tahu Remigio Emily " ucap Eliza dan Emily mengangguk pasti


" kau mendapat kabar jika ayah mengincar seorang anak kecil siapa dia ? apa kekasih Remigio sudah memiliki anak ? " ucap Emily dan Eliza mengedikkan bahunya tak tau


" California ! ya ayah pasti menuju California ! oh tuhan jangan sampai mereka bertarung sampai titik darah penghabisan aku takut jika


terjadi sesuatu kepada ayah " lirih Eliza dan Emily hanya diam menatap dalam diam


Emily segera memberikan pesan penting kepada penguasa ORTAXS bagaimana pun Jill Edellyn berada di bawah pimpinan Remigio mengingat ia adalah mantan penguasa


ORTAXS pun mempunyai kode etik jika Para anggotanya terbukti bersalah maka mereka akan di adili itulah ORTAXS yang sangat berbeda dengan king


Emily dan Eliza hanya saling pandang satu sama lain dimana mereka merasa gugup takut dan cemas dengan apa yang akan terjadi selanjutnya


" nona " seru seorang pria yang bertugas menjaga keamanan di mansion


" ada apa ? " tanya Eliza datar


" aku hanya ingin menyampaikan jika tuan Jill menuju California " ucap pria itu dan Emily langsung menatap Eliza dengan tatapan menyelidik nya


" hmm keluarlah " ucap Eliza singkat lalu ia menatap Emily " aku memata-matai anak buah ayah untuk mendapat kan informasi apa yang akan direncakan nya nanti " ucap Eliza dan Emily hanya diam saja seolah ia sudah mengerti


*****


Valera beserta yang lainnya sudah mulai meninggalkan Prancis untuk menuju California dengan arahan Greta, bahkan Valera terlihat sibuk memainkan senjata-senjata kesayangannya


sedangkan keempat predator akan menjadi time cadangan jika terjadi sesuatu hal kepada pihak pertama, hanya berselang satu jam mereka akan diberangkatkan


iring-iringan helipad itu memecah dan mengudara sempurna di langit dengan jalur kekuasaan king


Valera tampak cemas akan keadaan George dan ia bersumpah akan membinasakan siapa saja yang berani bermain dengan nya valera merasa semangat nya bertambah dua kali lipat


California waktu setempat


setelah beberapa jam perjalanan akhirnya mereka telah mendarat di California, perjalanan selanjutnya menggunakan sebuah helipad untuk mencapai ke tempat terakhir


George sudah sadar beberapa jam yang lalu ia menatap sekililing nya dengan perasaan takut ia tidak berani bersuara bahkan George sampai menutup matanya kembali ingatan terakhirnya menuju pada Valera


" bukankah sangat mudah untuk melumpuhkan mereka " ucap angkuh pria berambut pirang


" hmm kau benar, bahkan rumor itu hanya angin belaka " ucap sinis pria bercepak menimpalinya

__ADS_1


George dibawa kesebuah ruangan dan ia dudukki paksa disana, sorot mata George menajam kepada orang yang telah memaksanya kedua pria itu hanya tertawa keras melihat perubahan ekspresi George yang menurutnya sangat lucu


kedua lelaki itu akhirnya pergi meninggalkan George seorang diri dan menguncinya dari luar


dua jam berlalu seorang pria paruh baya yang masih terlihat segar bugar turun dari sebuah helipad mewah dikawal oleh beberapa orang bersenjata lengkap


" selamat datang tuan Jill " ucap mereka serempak


" dimana anak itu " tanya tegas Jill Edellyn


" mari tuan " ucap salah satu anak buahnya yang memberi jalan kepada Jill Edellyn, bangunan itu di jaga sangat ketat oleh orang-orang bertubuh tegap, dimana bangunan itu terletak di sebuah perbukitan dan difasilitasi landasan pribadi


CEKLEK


Jill Edellyn tersenyum menyeringai kala melihat seorang pria kecil sedang duduk dan menatap nya datar, Jill Edellyn sesaat terpesona dengan wajah serta bola mata George yang menurutnya sangat indah tapi detik kemudian ia menepis pikiran itu lalu ia duduk tepat dihadapan George


" ada apa paman? " ucap George polos tapi sorot matanya tak bisa diremehkan dan auranya sangat berbeda dan Jill Edellyn yang merasakan itu hanya terkekeh


" tidak ada ! hanya saja dengan cara apa aku membunuh mu " ucap santai Jill dan George sontak terkejut membunuh ? untuk apa ia dibunuh ? " ibumu telah membunuh putriku dan aku akan membalas kan kematian putriku dengan membunuhmu " ucap tegas Jill Edellyn dan George langsung terkejut seketika tubuhnya menegang sempurna George sangat ketakutan


ya Jill Edellyn telah mendapatkan informasi jika Valera mempunyai seorang putra tapi infomasi itu tak mendetail tentu saja Jill Edellyn dibantu seseorang untuk mendapat kan informasi serta photo George


Valera Sudah mengetahui dimana George dibawa sebuah tempat yang berada di sebuah perbukitan membuatnya tak sungkan untuk memporak-porandakan tempat itu serta membinasakannya hingga hancur dimana senjata-senjata yang ia bawa mempunyai daya ledakan yang sangat tinggi


Greta Sudah membantu untuk memblokir sinyal yang berada di sana agar kedatangan Valera dan yang lainnya tak diketahui oleh pihak lawan


mereka salah jika meremehkan kemampuan sang lady beserta dengan jajarannya, mereka terlalu percaya diri serta membanggakan dirinya


" ohh jadi ini tempatnya " ucap Valera yang melihat wilayah dimana George disekap dan diculik " Lets play " seringai Valera terbit disana


" sniper " titah Valera kepada MH ditelinga nya yang terhubung dengan para anak buahnya serta Dave dan Thomas yang ikut membantu


DODODODOR !!! DODODODOR


tembakan dan rentetan anak buah king baru saja diluncurkan dan tepat Mengenai sasaran suara itu mengundang pihak lainnya dan mereka berhamburan untuk melakukan aksi balas dendam, Valera yang melihat itu dari helipad miliknya hanya tersenyum sinis


BLUMMM


DUARRRR


kediaman serta guncangan dasyat terjadi disana membuat anak buah Jill Edellyn panik seketika


" ada apa ini " teriak Jill Edellyn marah saat melihat wilayah serta bangunan miliknya diberondong peluru tak terduga, Jill Edellyn berlari keluar dan meninggalkan George yang ketakutan disana


saat Jill Edellyn melihat ke atas langit melalui balkon dan seketika api amarahnya memuncak karena melihat Valera yang sedang tersenyum mengejek kepadanya


" Wanita sialan " pekik Jill Edellyn


DODODORDODODOR DODODODOR


AGHHH !


baku tembak dengan kubu yang berbeda terjadi mereka saling menembak dan membidik untuk melukai tubuh lawannya, para anggota black woman sudah meloncat dari atas helipad dan siap bertempur dengan pihak lawan


kelima wanita itu menggempur habis-habisan siapa saja ia jumpai, Dave dan Thomas yang melihat itu tak mau kalah mereka pun lepas landas dan untuk membantu pihaknya dan Valera ia masih tenang dan santai di atas helipad miliknya di dikendalikan oleh salah satu anak buah king dan sistem canggihnya


" turun, " titah Valera lagi sama ketika helipad berlambang king menurunkan ketinggiannya


DORRR


satu buah peluru hampir saja mengenai Valera dan ia sungguh terkejut tapi ketika kemudian ia tersenyum manis.


" bunuh mereka semua ! " titah Valera tegas melalui MH ditelinganya dan Valera berkait serta berguling kala rentetan peluru ingin mengenai tubuhnya pihak musuh terkejut seketika karena melihat Valera yang pandai menghindar dari peluru yang mereka berikan


BUGHHHHHH


KRAKKKK


BUGHHHHHH


SRAKKKK


AGHHH


Valera yang lincah mulai melakukan gerakan bela dirinya dengan belati ditangan kanannya untuk melumpuhkan pihak musuh

__ADS_1


suara berondongan senjata sangat memekikkan telinga suara letusan senjata yang berasal dari revolver itu saling saut-menyaut


kelima wanita tangguh sudah berhasil memasuki kawasan bangunan dari sisi kanan dan kiri mereka menembak,menerjang,bahkan mengayunkan sebuah pedang kepada pihak lawannya


sedangkan pasukan Phoenix terus memberondong anak buah Jill yang terus berdatangan entah darimana asalnya,


" yuhhuuu !! sangat menyenangkan " teriak lantang P3 dengan senjata putarnya yang mampu memberikan 50 peluru berputar dalam satu kali tembakan


BHUSSSSS


SHOTTTTT


DODODORDODODOR.


P3 dan P4 terus melepaskan peluru-peluru ampuhnya kepada pihak musuh


Dave dan Thomas terus berjalan tanpa ada rasa takut walaupun anak buah Jill terus bertambah membuat Dave bingung seketika


" ahh sial, amunisi ku habis " pekik Dave frustasi hanya tinggal sebuah belati di balik pinggangnya, tapi saat ia akan mengambilnya tiba-tiba


DORR


AGHHH


Dave terkena tembakan dibagian tangan kanannya Thomas yang melihat itu terkejut posisi mereka kini mulai terkepung


sial. batin Thomas


DODODORDODODOR


Dave dan Thomas saling berpandangan kala dua wanita anggota Balck woman membantu dan ikut melumpuhkan musuh


'' menjijikan ! dan kenapa kalian hanya diam serta duduk seperti sepasang kekasih disana " ucap K mengejek sontak Dave dan Thomas melirik seketika


BRUKKKK


ughhh !!


A dan K melenguh dan merintih kala punggung nya diterjang sangat keras oleh anak buah Jill


Dave dan Thomas yang melihat itu langsung meluncur kan senjatanya


DORR DORRR DORRR


BRUKKKK


mereka langsung ambruk seketika Dave dan Thomas saling senyum mengejek A dan K langsung bangun seketika mereka mendengus kesal


sedangkan Valera terus menyusuri setiap ruangan untuk mencari keberadaan George Valera semakin kesal karena banyaknya ruangan serta lorong panjang di bangunan milik Jill


" sial " desis Valera ia menambah amunisi pelurunya dan langsung meningkatkan kewaspadaan nya


" Jill Edellyn kau menguji batas kesabaranku " geram Valera


diluar bangunan anak buah king dan lainnya masih saling adu peluru mereka sama-sama tak mau mengalah mayat-mayat dari kedua belah pihak mulai bergelimpangan dan berserakan dan darah mulai mengotori area itu


DUARRRR


BLUMMMMN


satu ledakan berhasil di layangkan oleh anak buah king saat pihak bantuan dari kubu Jill datang dari arah timur mereka dibuat panik karena ternyata tempat itu tak sesepi yang mereka kira


P5 dan P4 menyambungkan MH nya kepada sang lady untuk memberi sebuah informasi tak terduga, dan Valera yang menerima informasi itu langsung menekan tombol sesuatu di balik jam tangannya dan seketika sinyal Greta yang terhubung langsung aktif


" Greta dimana mereka, kenapa lama sekali tempat ini sungguh menyebalkan " desis Valera


" beberapa menit lagi pihak kedua akan segera datang " ucap Greta tak kalah panik karena ia yakin pihak Valera sudah mulai


Valera terus berjalan sambil mendengarkan apa yang dibicarakan oleh Greta hingga ia melihat ada sebuah ruangan yang berpintu sensor di samping kirinya, insting Valera berlipat ganda seketika


dasar sialan, aku yakin itu Pasti tempat pengandaian, Jill Edellyn aku yakin kau berada didalam sana . seringai Valera


" marilah kita bermain yang sesungguhnya " ucap Valera santai


DORRR

__ADS_1


__ADS_2