Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Stupid Boy


__ADS_3

BRAKKKKKK


entah kekuatan mana yang bisa bersarang dalam diri seorang valera hingga ia menerjang pintu berwarna hitam itu dengan sangat keras hingga vyan dan Leonel memekik kaget saat melihat aksi Valera yang cukup meringis ngilu.


orang-orang yang berada di dalam sontak terkejut akan kehadiran Valera, terlebih sosok seorang wanita disana. Valera tersenyum menyeringai saat melihat dan menangkap raut ketakutan serta keterkejutan dari semua orang yang ada.


" haii " tengil Valera berjalan dengan perlahan tanpa berkedip sedikitpun. Disana tampak seorang lelaki paruh baya yang masih terlihat gagah menatapnya dengan tatapan datar.


tak lama Zizi dan Dave masuk dengan wajah datar tanpa ekspresi dan terkesan dingin, mereka berdua berdiri di sisi kanan dan kiri sang lady. Tampak suasana menjadi hening seketika tak ada suara ataupun ucapan yang terlibat.


" bagaimana bisa kau masuk ? " ucap wanita itu dengan sedikit gugup dan Valera mengalihkan pandangannya kearah si wanita dengan senyum tipis lalu berjalan dan duduk di kursi yang masih kosong.


" menurutmu ? " ucap Valera datar dan wanita itu hanya diam dan memijat pelipisnya pelan.


KREKKK


dua orang lelaki berwajah asing sontak menodongkan senjata apinya kepada sang Lady dan Valera hanya tersenyum tipis. Dave dan Zizi melakukan aksi yang sama kini empat orang itu terlibat tatapan tajam yang menusuk.


" apa kau lupa jika ini adalah wilayah kekuasaan ku, Stevani ? " Picing Valera dan Stevani hanya diam saja bahkan untuk melawan pun rasanya tak mungkin jika harus berhadapan dengan penguasa tertinggi itu. " dan hmm lelaki itu " tunjuk Valera dengan menautkan sebelah alisnya " welcome Mrs OTO " kekeh Valera dan sontak Stevani terkejut bukan kepalang tapi tidak dengan Mrs OTO ia hanya diam dan menatap datar Valera dengan gaya santainya itu.


" senang bisa bertemu dengan mu nona valera " sinis Mrs OTO lagi dan Valera hanya tersenyum menanggapinya tapi dalam senyuman itu sungguh adalah sebuah kode keras untuk para lawan dan musuhnya.


" ternyata kau mengenal ku dengan baik, aku tersanjung " ucap Valera bersikap sopan


" hahaha jangan bercanda nona, seluruh orang tau siapa anda " ucap Mrs OTO tegas dan Valera hanya mengangguk-angguk kepalanya pelan.


" hmm baiklah sudah cukup kita bermain mari berbicara pada intinya saja " ucap Valera dengan nada sedikit tegas dan sorot mata yang tajam " kau telah berani memasuki wilayahku dengan menggunakan identitas lain. Dan kau beberapa kali menyerang ku bahkan melibatkan kakak ku dalam permasalahan mu sendiri Mrs OTO dan terakhir kau bekerja sama dengan seorang wanita yang beberapa hari lalu menyerang kediaman ku " tajam Valera membuat Mrs OTO tertawa renyah seolah perkataan Valera sangatlah lucu. " mengapa tertawa ? lucu ? tapi aku rasa anda bodoh dan sangat bodoh apa kau tak sanggup untuk melawanku sehingga kau meminta bantuan banyak orang untuk melancarkan aksi mu " tajam Valera dengan menusuk seolah menjatuhkan harga diri seorang Mrs OTO


sontak perkataan Valera membuat Mrs OTO sedikit terpancing, akan tetapi ia dengan cepat menetralkan kembali raut yang tergambar dari wajah nya.


Dave dan Zizi masih tetap menodongkan senjatanya kepada dua orang lelaki muda yang berani lancang mengacungkan senjatanya kepada sang Lady di tanah kekuasaan king.


valera melirik tajam dua orang lelaki itu dan tersenyum tipis bahkan Valera saat ini mengingat bagaimana mereka berdua jatuh dalam pesona jajaran nya Elena.


" Calm down. Turunkan senjata mu atau kau merasakan akibatnya " tajam Valera dan seketika Stevani tersadar akan tindakan ceroboh dari dua asisten Mrs OTO dengan cepat Stevani menyuruh mereka untuk menurunkan senjatanya


" turunkan senjatanya " geram Stevani dan seketika dua orang pria memicingkan matanya perlahan lalu mereka menatap kepada tuannya dan sang tuan terlihat menganggukkan kepalanya pelan


" berikan Daniel pada ku ! " tegas Mrs OTO dan Valera menatap tajam Kepada Mrs OTO


" jika aku tidak mau ? " tantang Valera


" maka kau akan mendapatkan balasannya karena berani bermain dengan seorang Mrs OTO " tekan nya lagi membuat Valera tertawa lucu


" hahaha Mrs OTO yah, bukankah nama asli mu Damian ? orang yang selalu mendesak salah satu jajaran ku untuk bertemu dengan ku ?" polos Valera dan sontak Dave maupun Zizi mengerutkan dahinya seketika " kau pintar bersembunyi, memalsukan data diri bahkan memiliki identitas lain untuk mengelabui orang-orang tapi tidak dengan ku. Kau salah besar ! " geram valera marah menatap tajam Mrs OTO.


Mrs OTO cukup terkejut tapi lagi-lagi dia pandai menyembunyikan nya, Mrs OTO melupakan sesuatu jika seorang Valera tak mudah untuk dikelabui dengan cara murahan.

__ADS_1


" mulutmu sungguh beracun nona " desis Mrs OTO dan Valera tersenyum ramah


" dengar ini baik-baik Damian ! kau bukanlah siapa-siapa kau hanya orang yang tak tau berterimakasih pada orang yang telah menolong hidupmu dulu dengan tidak tau malunya kau membunuh keluarga Daniel dan membiarkan anak itu hidup dengan penderitaan yang kau buat hanya karena harta dan kekuasaan " ucap Valera dengan menatap tajam Mrs OTO " apa perlu aku ingatkan posisi mu dulu yang hanya sebatas orang kepercayaan dari tuan mu tapi kau sungguh manusia kotor yang harus di lenyapkan " tajam Valera lagi


BRAKKKKKK


" JAGA UCAPAN MU !! " teriak Mrs OTO marah dan Valera hanya diam saja justru Stevani terlihat panik dalam situasi seperti ini.


seketika beberapa orang masuk dan ternyata vyan serta Leonel dan beberapa anak buah king lainnya mereka sama-sama saling pandang satu sama lain,


nafas Mrs OTO begitu menderu kala melihat orang-orang masuk, bahkan Stevani dibuat bingung dengan para king yang bisa memasuki mansion nya ini.


" Stevani ! kau bekerja sama dengan tua Bangka ini. Atau kau berencana untuk yang lainnya " sinis Valera tajam dan Stevani terlihat gugup saat mendengar perkataan tajam Valera " kau pun tau bagaimana aku memperlakukan penghianat ! aku tak ingin berbelas kasih atau pun merasa iba seorang penghianat pantas untuk mati " tegas Valera dengan sorot mata yang tajam dan membunuh.


Mrs OTO menatap Stevani dengan pandangan yang sulit diartikan. Entah apa maksud nya ini, akan tetapi Stevani hanya mengangguk kecil.


" kenapa kalian lancang bisa memasuki mansion ku tanpa ijin dan apakah ini sikap seorang lady " sinis Stevani dan Valera menatap Stevani tanpa berkedip lalu ia melirik kearah Zizi untuk memberikan sebuah kode dan Zizi tersenyum tipis tanpa diketahui bahwa ancaman besar dan bahaya sedang menanti mereka.


DORR


" AGHHH " jerit Stevani saat Zizi melepaskan pelatuknya dan mengenai lengannya walaupun itu melesat tapi itu cukup membuat Stevani terluka dan berdarah. '' kau gila ! kau menembak ku ! '' teriak lantang Stevani dan Zizi hanya acuh saja " dasar wanita sialan " pekik Stevani lagi dan kini Zizi maju dengan sorot mata yang membunuh seakan Stevani adalah mangsa yang begitu menggiurkan.


PLAKKK


" AGHHH !!! lepaskan.. " erang Stevani saat Zizi menamparnya dan menjambak nya kuat tanpa perasaan. Sorot mata Stevani kini memerah menahan sakit pada tubuhnya.


Mrs OTO bangkit dari kursinya dan ikut menodongkan senjatanya kepada Zizi akan tetapi Vyan langsung tanggap dan menembaknya terlebih dahulu.


DORR


valera yang melihat situasi nya mulai keruh hanya bisa menatap dalam diam nya senyum menyeringai tampak terbit di sudut bibirnya bahkan Zizi belum melepaskan jambakkan nya pada Stevani.


" ohh ini sungguh seru " celetuk Valera dan Mrs OTO beralih menatap Valera.


" kau ! aku akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri dan lihatlah nanti kau akan tinggal nama dan king akan menjadi milikku tentunya " ucap Mrs OTO dan Valera berfikir jika lawannya kini gila dan menderita gangguan mental.


para pihak king menatap aneh pada Mrs OTO yang seperti mempunyai obsesi tingkat tinggi akan kekuasaan, Valera menatap heran dengan Mrs OTO yang terus tertawa terbahak-bahak layaknya ia sedang menonton film komedi.


" kau tidak layak jadi pemimpin ! kau hanya seorang wanita lemah yang berlindung di bawah para jajaran mu. Lihatlah sekelilingmu bukan kah kau membawa orang untuk melindungi mu ! itu artinya kau lemah dan tak layak jadi pemimpin. Sedangkan aku sangat layak " ucapnya tajam dan penuh dengan penekanan membuat mata Dave dan Zizi terbelalak setrika karena ini adalah sebuah penghinaan terhadap ladynya.


valera masih duduk dengan tenang sembari menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya bahkan Stevani terlihat geram dengan perkataan Mrs OTO yang membuat kondisi mereka semakin terpojok.


tak lama suara tepuk tangan terdengar disana dan seketika semua orang menoleh secara bersamaan, siapa lagi jika bukan Syina yang masuk bersama dengan Elena mereka menampilkan wajah datar tapi senyum sinis tersemat di sudut bibirnya


" kalian ? " lirih Mrs OTO menatap tak percaya akan kehadiran Syina dan Elena begitupun dengan dua asisten Mrs OTO Jack dan Ed.


" wah wah ! aku baru saja mendengar seseorang yang sangat percaya diri, sangat percaya diri ! " kekeh Syina dan Elena tentu saja ia tertawa kecil saat harus mendengar kata-kata yang menggelikan.

__ADS_1


" jadi kalian berdua bagian dari mereka ! " ucap Mrs OTO meninggikan suaranya dan Syina hanya tersenyum manis " berani sekali kalian mempermainkan aku " tajam nya tak terima dan kini emosinya semakin memuncak


" maka kau belum pantas disebut sebagai pemimpin Mrs OTO kenapa kau sungguh menggelikan sekali. Bahkan kau tidak tau mana lawan dan mana kawan sungguh bodoh " ucap Elena mencibir kelakuan Mrs OTO


DORR


" Elena " pekik orang-orang saat Elena mendapatkan sebuah tembakkan tepat dibagian perutnya. Valera geram karena Mrs OTO bertindak diluar batas bahkan Ed memekik kaget karena wanita yang ia cintai ditembak oleh tuannya tepat dihadapan matanya.


" tuan " lirih Ed dan Mrs OTO menatap tajam kearah Ed


" wanita benar-benar merepotkan dan bermulut tajam ! lihatlah wanita yang kau cintai Ed dia penghianat " pekik Mrs OTO


PLAKKK


BUGHHHHHH


Syina menampar Mrs OTO dan menghajarnya tanpa ragu sehingga membuat Mrs OTO meringis akibat serangan Syina.


" berani sekali kau menembaknya ! " teriak Syina lantang dengan sorot mata yang tajam bahkan kini auranya sudah menghitam


Leonel segera menghampiri Elena yang terluka bahkan kini wajahnya sudah mulai memucat darah yang ia keluarkan cukup banyak sehingga membuat Elena sedikit linglung.


" Elena " ucap Valera pelan dan Elena hanya tersenyum tipis


" tidak apa-apa nona. Aku tidak akan mati dengan satu buah peluru hanya saja aku mulai merasakan pusing " lirih Elena dan Valera tentu saja panik tanpa disuruh Leonel dengan cepat membopong tubuh Elena menuju helikopter agar mereka bisa segera menuju rumah sakit dan Valera membiarkan Leonel melakukan itu.


" Dave aku akan menggunakan helikopter yang kau bawa untuk menuju rumah sakit " teriak Leonel dan Dave mengangguk setuju. Valera memerintahkah dua anak buah king untuk menemani Leonel dan Elena dirumah sakit.


valera kini menatap tajam kepada Mrs OTO dengan nafas menderu lalu ia berjalan dengan cepat kearahnya dan Mrs OTO semakin waspada kala Valera berjalan kearah dirinya dan Syina terlihat menyingkir dari sana.


BUGHHHHHH


tanpa aba-aba Valera menendang bagian dada Mrs OTO hingga ia terjungkal ke kebelakang sontak Jack dan Ed menatap nya dengan terkejut tapi dalam hati Ed ia merasa kecewa karena Mrs OTO telah menembak wanita pujaan hatinya.


" kau ingin bermain kasar begitu ! baiklah maka akan ku kabulkan " tegas Valera


DORR


DORRR


" AGHHH hentikan sialan dasar kau wanita iblis " teriak Mrs OTO kala kedua kakinya ditembak dengan senagaja oleh Valera yang berwajah datar.


Ed menatap tak perduli dengan apa yang dirasakan oleh tuannya, dengan kesal Ed melempar senjata di tangannya hingga mengenai jendela disampingnya.


PRANGGG


semua orang kaget dengan aksi Ed begitupun Valera dan Mrs OTO, Jack mengeryitkan dahinya heran.

__ADS_1


" kenapa kau menembaknya ? kau melukai wanita yang aku cintai dan aku sebagai seorang pria merasa tak berguna dengan apa yang telah kau lakukan terhadap Elena. Kini aku sadar mengikuti mu adalah sebuah kesalahan terbesar dalam hidupku " ucap Ed dengan lantang dan tentu saja Mrs OTO dibuat panik seketika.


" ohh ironis " cibir Valera " bawa dia ke markas begitupun dengan Stevani. " tegas Valera dan para jajaran king mengangguk setuju lalu Dave dengan cepat memborgol kedua tangan Mrs OTO dan memaksanya untuk berdiri walaupun kedua kaki nya terluka sedangkan Ed ia terlihat sedih. " aku bukan orang kejam tanpa sebab dan aku akan menghukum orang yang bersalah. Untuk permasalahan hati dan cinta aku tak ingin mencampurinya untuk mu " tunjuk Valera kepada Ed " jika kau benar-benar mencintai Elena maka temui dia dan kejar cinta serta masa depan mu tapi jika tidak maka kau lupakan saja semuanya dan akupun tak Sudi jika orang-orang ku terlibat hati dengan pihak musuh. Tetapi aku masih mempunyai toleransi " jelas Valera dengan tegas dan tanpa berkedip lalu pergi meninggalkan mansion itu bersama dengan para jajaran nya.


__ADS_2