Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
sebuah fakta mengejutkan


__ADS_3

hari ini Valera akan kembali ke Jepang untuk menemui paman Jiro dan paman Yu untuk menanyakan sesuatu hal yang mengganjal dalam hatinya terlebih ucapan wanita asing pada kala itu


sebelum memberangkatkannya Valera telah mengantisipasi ketika adanya serangan tak terduga, para pasukan banyangan melakukan tugasnya dengan baik bahkan mereka memblokir sinyal yang mencoba menerobos melalui ladynya


setelah semuanya siap mereka pergi dan menuju bandara dengan mobil kamuflase otak cerdik Valera selalu saja membuat semua orang geleng-geleng kepala


selama perjalanan Valera lebih memilih untuk berkutat dilayar tabletnya ia pun sudah mengcopy photo terbaru Frazzes willyam serta infomasi yang lainnya, bahkan photo seorang wanita yang sempat bertarung dengan nya dihotel A Rusia. Valera mendapat informasi itu di dalam email terkunci yang terdapat di salah satu biodata Frazzes willyam


valera sempat dibuat bingung apa hubungannya antara sagar, Frazzes willyam dan wanita itu serta Kemila ? itu semua membuat tanda tanya yang begitu besar di dalam benak Valera


serta Valera pun dibuat bingung dengan kemana perginya jajaran terdahulu yang dipimpin oleh Marcell Harson pada saat itu


*****


jepang, waktu setempat


rombongan Valera baru saja tiba pada malam hari, mereka langsung menggunakan mobil menuju mansion Shizuka


rasa lelah begitu Valera rasakan ia memilih memejamkan matanya hanya untuk beristirahat beberapa jam sampai ia tiba di mansion Shizuka


para pasukan bayangan tak berani mengganggu istirahat sang lady, mereka pun memilih diam dan sebagian dari mereka memilih tidur dalam perjalanan, hingga beberapa jam berlalu akhirnya mereka sampai di tempat tujuan Valera memilih langsung mengistirahtakan tubuhnya yang lelah begitupun dengan para pasukan bayangan.


keesokan harinya Valera begitu terlihat sangat segar bugar, dengan cepat ia membersihkan dirinya dan segera ikut bergabung dengan yang lainnya diluar


" paman " sapa Valera dan seketika paman Jiro dan paman Yu menoleh kearah sumber suara


" tidurmu sangat nyenyak " celetuk paman Yu dan Valera hanya terkekeh lalu ia duduk di sofa berhadapan dengan paman Yu dan paman Jiro


" bagaimana pencarian mu selama di Rusia " tanya paman Jiro dengan wajah seriusnya


" mereka bukan orang yang bisa di anggap enteng paman, ternyata kedatanganku disambut baik dengan mereka " sinis valera paman Yu dan paman Jiro mengejutkan dahinya seketika


" jadi mereka mengetahuinya ? " ujar paman Yu dan Valera mengangguk samar


" aku tidak tau pasti apakah mereka orang yang sama atau bukan, tapi aku bertemu dengan seorang wanita paman " ucap Valera lagi dan menatap intens wajah paman Yu dan paman Jiro secara intens tentu saja keduanya bingung seketika


" seorang wanita ? siapa itu " ucap paman Jiro lagi


" aku tidak tau ! tapi dia sempat berduel dengan ku dan wanita itupun sempat mengucapkan jika didalam tubuhnya dan di dalam tubuhku mengalir darah yang sama " tajam Valera seketika paman Jiro terkejut bukan main dan Valera yang melihat keterkejutan itu hanya bisa diam saja


" benarkah ? " gugup paman Jiro dan Valera memicingkan matanya seketika

__ADS_1


" ada apa paman ? kau mengetahui sesuatu ? " pancing Valera dan paman Jiro hanya bisa termenung " aku tau kau mengetahuinya paman jadi ceritakan kepadaku saat ini juga " tegas Valera dan paman Jiro seperti orang tertekan


" kau kenapa ? " ucap paman Yu yang merasa aneh dengan sikap Jiro sahabatnya ini.


" kita harus segera bertemu dengan yang lainnya Yu, ini akan semakin rumit apakah benar wanita itu mengandung benih Marcell kala itu " ucap Jiro dan Valera seketika terkejut


" apa maksud mu paman ! benih ? jangan katakan pada saat kakekku masih hidup ia bermain wanita ! tapi jika benar mengapa aku merasa usia nya tak jauh berbeda dengan ku " Picing Valera lagi


" tenangkan dirimu nak.. " ucap paman Jiro lagi " kakek mu bukan pria seperti itu, percayalah kepadaku apa yang terjadi di masa lalu itu hanyalah kesalahpahaman " terang Paman Jiro dan Valera menatap tajam kepada paman Jiro


" kesalahpahaman ? apakah ada kesalahpahaman sampai mengandung benih ! " ucap Valera dengan nafas yang menderu,


" kakek mu dijebak seseorang nak, saat ia berkunjung ke Rusia bersama sagar dan Erson kala itu, akan tetapi rekan bisnisnya justru melibatkan seorang wanita dan menyodorkannya kepada kakek mu pada saat itu, kami tidak bisa menghentikan nya, dan berharap sahabat kami tak mengambil langkah yang salah " jelas paman Jiro dan Valera diam saja


" pertemukan aku dengan para jajaran kakek terdahulu paman ! entah mengapa aku merasa ada hal yang janggal di dalamnya " Desis Valera dan paman Jiro mengangguk setuju


" aku akan menghubungi mereka dan kau tenang saja " ucap paman Jiro lagi dan Valera diam saja sungguh kenyataan macam apa yang ia terima niat untuk mencari tau siapa pembunuh kakeknya justru ia ditemukan dengan fakta baru lainnya, luar biasa !


******


valera Kembali menuju kamarnya untuk mencari informasi tentang wanita itu, kembali rasa penasarannya bertambah besar dan semakin besar setiap saatnya


bahkan Valera mencari informasi kembali tentang Frazzes willyam sosok yang hampir sama dengan sebuah photo yang paman Jiro berikan serta kesaksian sagar selagi ia masih hidup


benar-benar mengerikan Valera tak takut jika sistemnya diretas kembali oleh pihak asing jika sampai itu terjadi Valera sendiri yang akan datang dan memberikan kejutan yang menarik untuk mereka jika sampai itu terjadi


pada saat Valera membaca sesuatu dengan serius pintu kamarnya diketuk seseorang mampu tak mau Valera harus pergi melihatnya


CEKLEK


paman Jiro nampak tersenyum canggung ke arah Valera , dan Valera hanya diam saja melihat itu


" ada apa paman ? " ucap Valera santai


" bisakah kita berbicara berdua " gugup paman Jiro dan Valera memicingkan matanya sekilas


" apakah ada yang penting ? jika tidak urungkan niat paman karena aku masih ada pekerjaan yang lebih penting dari pada berbincang dengan paman " tekan Valera membuat paman Jiro gugup seketika


" jangan kejam begitu nak.. paman akan berbicara mengenai sesuatu " ucap paman Jiro dan Valera mengangguk setuju lalu ia dan paman Jiro menuju ruang sebelah yang tak jauh dari kamar Valera


kini keduanya sudah duduk dengan nyaman bahkan Valera sudah siap dengan pembicaraan dari paman Jiro, paman Jiro menghembuskan nafas nya secara perlahan agar lebih relaks ketika akan berbincang

__ADS_1


" sepertinya masih ada satu orang lagi yang paman Jiro dan paman Yu curigai nak, " ucap paman Jiro menatap serius wajah Valera " salah satu petinggi king terdahulu, namanya Mikael luwis warga Amerika, orang itu tampak tenang dan berwibawa akan tetapi paman Jiro merasa ia adalah bom waktu untuk kakek mu " ucap paman Jiro lagi dengan serius


" Mikael luwis ? Amerika ? kenapa aku selalu saja berurusan dengan Amerika ! bahkan lelaki yang aku cintai pun berasal dari sana " kekeh Valera tersenyum geli saat mengingat betapa banyak musuhnya yang berasa dari Amerika


" ada apa nak... " Picing paman Jiro lagi dan Valera menggeleng lemah " orang itu menghilang saat king mulai goyah dan banyak tekanan dari pihak lain akan tetapi kakek mu orang pintar dan jenius ia tak akan membiarkan orang lain untuk menghancurkan kerajaan mafianya yang sudah payah ia bangun " cerita paman Jiro dan Valera mendengarkan nya secara seksama " kami para sahabat kakek mu terus membantu Marcell dan memperkuat king berdiri tegak agar tak tumbang dan jadi incaran pihak lain hingga kami berhasil melumpuhkan para pangganggu dan paman Jiro baru menyadari jika Mikael luwis hilang dan tak muncul batang hidungnya sampai saat kini dan apa kau tau ! ia mencuri sesuatu aset berharga lainnya milik Marcell " ucap paman Jiro dan Valera terkejut kemudian jantung Valera berdegup semakin kencang sepertinya sang kakek menyimpan banyak rahasia yang tidak ia ketahui


" apa yang ia curi paman " tanya Valera semakin penasaran


" sala satu organisasi lainnya yaitu Queen " ucap paman Jiro lagi dan Valera semakin tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar Queen ? apalagi ini ! king dan Queen " king dan Queen apakah kau masih tak mengerti dengan nama itu ! Mikael mengambil seluruh aset kepemilikan Queen tak tersisa untung saja kakek mu masih mempunyai salinan nya walaupun itu tak asli. Pada saat kakek mu ingin merebut Queen Kembali ia baru tersadar jika dibelakang mikael terdapat seseorang yang begitu berpengaruh " ucap paman Jiro yang fikirannya mulai menerawang jauh kemasa lalu


" terlalu banyak rahasia yang kakek simpan, sangat misterius ! " ucap Valera tanpa melihat ke paman Jiro " dimana organisasi itu berada paman ? " ucap Valera lagi


" Swiss " singkat paman Jiro dan Valera mengangguk mengerti " aku tak mengerti bagaimana cara nya Mikael mengganti kepemimpinan Queen dari Marcell " ucap paman Jiro lagi dan Valera diam menyimak


" beban ku semakin bertambah paman ! tapi tidak masalah aku senang akan hal itu " ucap Valera tersenyum tipis " jadi kapan kita akan mengadakan pertemuan dengan para jajaran kakek terdahulu " ucap valera lagi


" secepatnya " singkat paman Jiro


" ya jangan ditunda paman waktuku sangat berharga " tandas Valera dan paman Jiro hanya terkekeh saja " lebih cepat lebih baik, karena ada urusan lain yang harus aku selesaikan juga " ucap Valera lagi dan paman Jiro mengangguk cepat lalu mereka menyudahi pembicaraan ini dan berlalu pergi dari ruangan itu


******


setelah pembicaraan nya dengan paman Jiro Valera segera mencari data dan identitas tentang Mikael luwis Valera mendesah frustasi ketika ada beberapa orang yang bernama Mikael luwis


akan tetapi perhatiannya tertuju pada seorang lelaki berwajah khas Amerika latin, Valera menatap dengan intens orang tersebut sekilas ia bisa melihat jika photo tersebut sudah sangat lawas


" Mikael Lewis ! kau menjadi target ku selanjutnya mengambil hak yang bukan milik mu, dasar sampah ! huhh kenapa kehidupan kakek dulu banyak sekali dikelilingi orang-orang yang tak tau diri " gerutu Valera kesal " dan kakek andai saja kau masih hidup kau berhutang penjelasan padaku aku akan menekan mu sampai kau berkata terus terang padaku ! " kesal Valera lagi sambil terus menatap lekat kepada photo tersebut


valera memilih mengcopy semua identitas dan data dari Mikael Lewis yang ia dapat hanya dalam hitungan menit hanya saja ia tak yakin jika itu adalah orang yang akan ia cari dimasa mendatang


saat Valera hendak menuju dapur untuk mengambil beberapa makanan telinganya menangkap suara riuh orang panik seketika Valera berlari menuju sumber suara


" apa yang terjadi ? " ucap Valera datang tiba-tiba sehingga orang-orang yang berkumpul menoleh kearah sang lady " A " ucapnya terkejut karena melihat A berlumuran darah dan terdapat luka tembak dibagian tertentu


" seseorang menembaknya nona " ucap K sedih dan berwajah sendu, tiba-tiba Valera terkejut dengan pernyataan dari K ditembak ? dengan sengaja ? apa lagi ini


" bawa ia, aku akan mengobatinya " saut Wilola tiba-tiba dan semua orang menoleh kearah Wilola " cepat bawa ia aku harus segera mengeluarkan pelurunya, dan segera membalurkan sesuatu kepada nya " sentak Wilola lagi dan seketika para pasukan banyangan yang berada di sana dengan cepat membawa tubuh A yang sudah tak sadarkan diri


valera termenung seketika, Masalah semakin bertambah banyak bahkan kini A terluka bagaimana bisa ? K menceritakan kejadian saat mereka akan menjalankan tugas dan misinya yang hendak menuju suatu tempat dan Valera diam menyimak, kelompok Deddo benar-benar membuat resah hanya kelompok kecil tapi dengan lancang mengibarkan bendera perang


" siapkan semuanya, aku sendiri yang akan datang pada mereka ! " ucap Valera dengan penuh penekanan bahkan kini matanya sudah memerah bahkan saat paman Jiro dan paman Yu yang baru saja bergabung dibuat tertegun dengan perubahan sikap Valera

__ADS_1


" kendalikan amarah mu nak.. ketika hendak melumpuhkan musuh mu " pesan paman Jiro dan Valera mengangguk pasti,lalu ia bersiap untuk menyelesaikannya dan membumi hanguskan mereka yang berani lancang para pasukan banyangan pun diikut sertakan bahkan para pasukan Phoenix pun tak ketinggalan hanya saja anggota B.woman tetap ditempat untuk menjaga keamanan sekitar bersama dengan yang lainnya.


__ADS_2