
" nona " ucap seorang pria yang membuat Valera terkejut
seorang pria muda berpakaian lusuh serta tubuhnya yang kotor membuat Valera mengerutkan dahinya rasa waspada tinggi mulai menghampiri dirinya,
" siapa pria ini. batin Valera
" siapa kau ?" ucap Valera dengan datar dan menatap pria itu dengan sangat tajam membuat pria itu diam saja " siapa kau?" ucap Valera lagi kini intonasinya sudah naik satu oktaf
" ahh maaf aku mengejutkan mu, sedang apa kau berada disini nona, apa kau tersesat ? tapi tidak mungkin anda tersesat nona secara tempat ini sangat tersembunyi " ucap pria itu dengan sopan membuat Valera bingung seketika
" lalu kau sendiri mengapa berada di tempat seperti ini, ?" tanya Valera lagi dan pria itu hanya diam sembari menundukkan kepala nya raut sedih mulai muncul dari wajahnya membuat Valera semakin bingung
" aku korban kejahatan seseorang dan pada akhirnya aku berada di sini, dan naas nya lagi aku masih hidup setelah aku di lempar kedalam jurang ini, aku sudah lama berada disini mungkin dua bulan " ucap pria itu lirih
" dua bulan ? lalu mengapa kau masih hidup ? sedangkan disini tidak ada makanan untuk kelangsungan hidup mu selama dua bulan " tanya Valera lagi
" aku memakan buah buahan liar disini, disana ! disana terdapat banyak sekali buah buahan yang layak untuk dimakan serta ada sebuah aliran sungai juga disana " jelas pria itu membuat Valera melihat arah yang ia tunjukkan, Valera antara percaya dan tidak apa benar dia korban kejahatan ? Valera terus menatap pria muda itu dengan lekat lekat membuat si mpunya menunduk seketika
" siapa namamu ? " tanya valera lagi dan pria muda itu langsung mengangkat wajahnya lalu tersenyum tipis
" Daniel " ucap pria itu lagi dan Valera pun hanya diam hingga tiba tiba suara deru baling baling helipad semakin mendekat membuat Valera dan Daniel berlari kecil menuju tempat yang menurutnya aman
hingga mata Valera membulat sempurna karena helipad itu berlogo milik nya
" HEIII " teriak Valera lantang sontak membuat orang yang berada di dalamnya terkejut dan melebarkan matanya dengan sempurna, Daniel pun ikut terkejut dengan Valera kenapa ia harus berteriak seperti itu
helipad itu turun dan mendarat sempurna di sebuah hamparan yang cukup bidang Valera segar mendekat ke arah mereka dengan langkah gontai nya, dua orang di dalam segara keluar dan menunduk hormat kepada Valera semua itu tak luput dari pandangan Daniel
" lady, syukurlah anda tidak apa apa " ucap salah satu dari mereka
" berikan aku air, aku haus " ucap Valera dengan datar sontak membuat salah satu mereka berlari menuju helipad dan mengambil sebuah air mineral dan memberikannya langsung kepada Valera
Valera meneguk air minum itu sampai tandas tak tersisa, Valera seperti mendapat kekuatan nya kembali lalu ia mengembuskan nafasnya kasar
" apa kalian sudah lama mencariku ? tanya Valera dengan menatap dua orang anak buahnya
" betul nona kamu sudah sedari siang tadi mencari keberadaan nona, " ucap sopan pria itu dan Valera hanya mengangguk lalu Valera mengalihkan pandangannya kepada Daniel yang masih bersembunyi di balik semak dan pohon disana.
" Daniel keluar lah " seru Valera dan seketika Daniel pun keluar dengan rasa tertegun nya dua orang lelaki dewasa itu menatap heran kepada Daniel
" ada apa nona memanggilku " ucap Daniel
" kau ingin ikut dengan ku atau kau masih ingin berada di tempat ini ? '' tawar Valera seketika membuat Daniel tersenyum lebar lalu tanpa basa basi Daniel langsung mengangguk dengan semangat akhirnya ia bisa keluar dari tempat ini
helipad itu pun langsung berputar dan mulai mengudara di udara, salah satu pria yang yang berada di dalamnya sudah mengkonfirmasikan kepada seluruh orang yang ikut mencari dirinya bahwa Valera sudah di temukan tentu saja itu membuat semua orang bahagia dan tersenyum terutama Remigio, dan vyan segera menyuruh helipad yang membawa adiknya menuju rumah sakit yang selalu keluarga harson kunjungi
Valera terus menatap wajah Daniel dan Valera rasa Daniel bukan lah orang Prancis asli entah bagaimana ia bisa menjadi korban kejahatan seseorang dan berakhir di tempat yang sama dengan Valera
__ADS_1
mereka sudah sampai di rumah sakit ternama Valera dan Daniel langsung melakukan serangkaian tes kesehatan lebih lanjut
rumah sakit itu mendadak menjadi ramai karena kedatangan orang orang penting negaranya
Remigio dan vyan berjalan dengan gagah dan langkah tegas serta wajah datar menghiasi kedua pria itu
Valera sedang di obati lukanya oleh salah satu dokter yang bertugas disana dan tubuhnya pun sudah dibersihkan
CEKLEK
Valera langsung menoleh ke arah pintu dan hadir kab di sosok lelaki tampan di sana Valera langsung tersenyum manis
" sweatheart, kau baik baik saja ? bagaimana itu bisa terjadi ? dan mana saja yang terluka ? '' serangkaian pertanyaan terus di lontarkan Remigio kepada Valera membuat dokter disana hanya mengulum senyum nya dan Valera hanya diam dan mendengarkan setiap perkataan kekasihnya
" Remi aku tidak apa apa " ucap Valera lembut
" tidak apa apa bagaimana ! dan ini apa? kau terluka ! dan kini kau masih bisa tersenyum setelah membuat semua orang khawatir ! " ucap vyan yang menimpali perkataan adiknya dengan mendengus kesal membuat Valera terkekeh
" sudahlah aku sudah tidak apa apa " kesal Valera
" bagaimana bisa kau terjatuh ke dalam jurang itu " tanya Remigio dan Valera pun akhirnya menceritakan semuanya sedetail mungkin raut wajah Remigio dan vyan seketika menjadi sangat menyeramkan nya terlihat dari tatapan dan sorot matanya yang sudah menggelap bagaikan gulita nya malam
dan Valera pun menceritakan tentang Daniel kepada Remigio dan vyan
" lalu dimana ia " tanya vyan seketika
*****
Jepang waktu setempat Dave dan keempat pasukan Phoenix sudah mendapat informasi mengenai mafia Deddo itu. Perihal kecelakaan Valera mereka tidak di beri tahu karena itu sudah menjadi kesepakatan yang tertera dalam sepak terjang nya king
Dave sudah mengirim beberapa email kepada valera, sejauh informasi yang mereka dapat mafia Deddo ternyata tak sekuat dugaan orang selama ini ada sokongan dan bantuan dari belakang mereka yang menjadikan nya kuat
mafia Deddo ini berawal dari sekelompok pemberontak, dan sebagainya mereka berkumpul menjadi satu dan membentuk suatu kelompok, mereka terlibat hutang Budi dengan mafia Jepang terkuat pada zaman nya dan kemungkinan mafia Deddo ini bisa dikenal menjadi mafia elit berkat dari orang tersebut, dan mengenai informasi yang Dave dapat bahwa mafia Jepang yang bernama Agashi sudah tewas tertembak karena melakukan suatu misi dan kini semuanya di ambil alih oleh ketua kelompok mafia Deddo untuk mengantikan kekuasaan Agashi
" kita belum tau apa penyebab mereka mau menerima tawaran Raymond untuk membantunya " gumam P1
" entahlah kita pun harus menyelidiki bagian ini " ucap P4 dan semuanya mengangguk kecuali Dave ia masih tetap memasang wajah datarnya walupun ia setuju dengan usul dari P4
" P1 dan P2 kalian besok pergilah ke tempat yang sudah kita sepakati, dan untuk P3 dan P4 melakukan hal yang sama. Aku akan pergi bersama dengan Emet untuk melakukan penyelidikan lain nya " ucap Dave bersuara
" oke " ucap mereka serempak dengan semangatnya
" baiklah jika begitu aku akan kembali untuk beristirahat " ucap Dave dan berlangsung beranjak dari kursinya degan wajah khas nya yang dingin tanpa ekspresi keempat pasukan Phoenix itu hanya diam saja dan mengangguk pelan
Dave langsung merebahkan dirinya di ranjang yang tersedia disana fikirannya berkelebatan kesana kemari ia harus segera menyelesaikan masalah di Jepang dan kembali ke Prancis secepat mungkin
dave mencoba untuk membukanya jendela yang berada di dalam kamarnya fikirannya jauh menerawang dan mengingat masa lalunya Dave teringat akan macky saat dirinya di beri tugas seperti ini macky lah yang selalu menemani nya mereka berdua seperti tidak bisa di pisahkan
__ADS_1
macky dan Dave dua orang berbeda yang selalu menjalankan misi nya bersama sama dua orang yang selalu saling membantu mereka berdua adalah jantungnya King
semua dunia bawah tanah seluruh dataran Eropa sudah mengenal mereka, kabar tentang kematian macky menggemparkan seluruh jajaran para mafia di seluruh dataran Eropa
'' betapa aku merindukan mu saat kita sedang menjalankan misi seperti ini mack, kau tahu sekarang king semakin saja tersohor ! kau tau artinya apa ? itu berarti king akan menjadi incaran para mafia lain dan musuh nona semakin saja bertambah seperti sekarang ini, aku sedang berada di Jepang untuk menjalani misi disini, " ucap Dave sembari menatap langit dan mengembuskan nafasnya kasar " dan kau tahu ternyata nona menyimpan banyak rahasia seperti pasukan Phoenix yang diikut sertakan bersama dengan ku " lanjut Dave lagi dengan pandangan yang masih terus menatap langit, hingga beberapa detik akhirnya Dave memutuskan untuk merebahkan dirinya sendiri
***
" Daniel " ucap Valera yang melihat Daniel di ambang pintu ruang rawat miliknya, Daniel hanya tersenyum tipis dirinya jauh lebih baik dari sebelumnya tidak lagi kotor dan lusuh bahkan pakaian nya sudah berganti " kemari lah " ucap Valera dengan senyum nya membuat Daniel melangkah kan kakinya untuk mendekat ke arah valera
Remigio dan vyan yang duduk di sofa hanya menatap Valera dan Daniel dalam diam, vyan yang melihat itu hanya tersenyum tipis betapa adiknya selalu saja membantu orang yang sedang bermasalah
" bagaimana keadaan mu ? '' tanya Valera dengan ramah
" jauh lebih baik nona " ucap Daniel pelan membuat Valera terkekeh
" berapa usia mu ? ''
'' 18 tahun " ucap Daniel singkat dan Valera hanya mengangguk kan kepalanya saja
" panggil saja aku kakak, jangan nona aku rasa itu lebih baik " ucap Valera dan sontak membaut Daniel tertegun
" benarkah ?" tanya Daniel lagi dan Valera pun mengangguk pelan membuat Daniel tersenyum
" terimakasih sungguh aku berhutang Budi padamu kak, jika saja takdir tidak mempertemukan kita mungkin aku akan terus di tempat itu lebih lama atau kemungkinan besar aku tidak akan bisa bertahan hidup lebih lama " lirih Daniel dengan wajah tertunduk vyan dan Remigio yang mendengar hal itu menatap iba kepada Daniel di usianya yang masih muda ia sudah mengalami musibah yang cukup besar untuk seusianya
" jangan bersedih lagi, anggap saja aku kakak mu mulai sekarang, hmmm... apa kau mau tinggal di tempat ku " tawar Valera
" apa boleh " ucap ragu Daniel membuat Valera terkekeh renyah
" tentu saja disana akan ada banyak orang yang akan melatih mu, kau ingin menjadi lelaki tangguh ?" ucap Valera dengan senyum lembutnya
" tentu saja aku ingin menjadi lelaki tangguh, dan tentunya aku ingin membalas orang yang telah membuat diriku menderita " ucap Daniel dengan menahan amarahnya membaut Valera hanya menatap diam
Remigio menatap Valera dengan tatapan kagum karena kekasihnya mempunyai rasa kepedulian yang sangat tinggi, dirinya tidak salah memilih calon istri yang akan menjadi nyonya Adomson kelak
..." *inilah yang membuat ku semakin jatuh hati padamu sweatheart, kau wanita yang baik bahkan sangat baik bagiku kau adalah Dewi penyelamat untuk orang yang membutuhkan uluran tangan setelah George dan sekarang Daniel, betapa aku sangat beruntung memilikimu . batin Remigio ...
****
tnQ para readers ku 😊
hari ini aku up 2 bab yah !!
jangan lupa dukung terus novel nya owee dengan like komen dan vote agar owee makin semangat untuk up setiap harinya !!
salam owee ❤️❤️*
__ADS_1