Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Geram


__ADS_3

DUARRRR


AGHHH


Zizi dan lainnya merunduk seketika kala sebuah bom terdengar sangat dekat di antara mereka, vyan melihat kearah sekitar dan ternyata seseorang dengan sengaja melemparkan bom kearah dimana Zizi dan vyan berada


DODODORDODODOR !!


tanpa basa-basi vyan langsung menembak pelurunya akan tetapi orang itu sangat lihai bahkan melakukan gerakan meloncat untuk menghindari peluru-peluru yang dilontarkan oleh Vyan


DODODODOR !!


Zizi menembakan pelurunya saat orang itu sedang asyik melakukan sebuah gerakan menghindar. Hingga dengan cepat Zizi memanfaatkan keadaan dengan ikut menembakan pelurunya


" GO " perintah Zizi, dan semua bergerak dengan penuh kewaspadaan


" tetap waspada, " pesan Vyan dan semuanya mengangguk


DODODORDODODOR !!


DODODODOR !!


suara-suara itu sungguh memekikkan telinga, dan Zizi yakin jika pasukan khusus dan pasukan bayangan sedang melakukan aksi perlawanan.


Zizi berjalan dengan langkah cepat dan diikuti oleh lainnya dibelakang, lagi-lagi sebuah helikopter asing melintas begitu saja di udara membuat team Zizi langsung tiarap seketika


" siapa orang itu " geram Zizi lagi karena ia merasa pergerakannya jadi kacau karena helikopter itu tak terbaca dan justru membuat Zizi merasa kesal


vyan menarik tangan Zizi agar bergerak sedikit demi sedikit, kawasan hutan akan tetapi ini hanya sebuah kamuflase mereka takut jika ditempat ini terdapat sebuah jebakan membuat Vyan harus melangkah dengan hati-hati hingga mereka melihat kepulan asap yang menggumpal serta menghitam dengan pekat


'' apa yang terjadi ? " bingung Zizi bersamaan dengan vyan, lalu mereka segera bergegas menuju titik lokasi yang dicurigai


kemana para pasukan khusus itu berlari ? bahkan Zizi sibuk mencari keberadaan para kawannya yang hilang entah kemana, sebuah bangunan seperti gudang sudah dalam keadaan porak poranda bahkan terdapat beberapa mayat yang bergelimpangan dengan berbagai luka yang cukup mengerikan


vyan dan Zizi mencoba menyusuri tempat itu dari kejauhan, suasana hening kembali tidak ada suara adu tembak yang terjadi


" apa yang terjadi ? kemana perginya mereka " gerutu Zizi kesal dan vyan diam saja mendengar Zizi yang mulai terlihat tak sabaran


tak lama suara helikopter lagi-lagi terdengar disekitar wilayah itu, kali ini Zizi geram dan tentu saja ia sudah siap dengan senjatanya untuk menebak baling-baling helikopter agar jatuh dan meledak akan tetapi Vyan menahannya agar Zizi tak bersikap sembrono


" tahan Zizi kita masih belum tau apa yang terjadi dengan situasi ini, " ucap.vyan dan Zizi mendengus kesal


saat Zizi sedang mengalihkan pandangannya kearah lain, ponselnya berdering dan terpaksa Zizi mengangkatnya dan ternyata suara Dave


Dave memberitahukan jika helikopter itu salah satu milik seorang mafia akan tetapi Greta tak bisa mendekteksi nya karena wilayah Hidden forest terdapat sebuah kode rahasia yang hanya bisa di akses oleh orang-orang tinggi seperti lady nya, Zizi mengangguk mengerti bahkan Zizi menceritakan kejadian di tempatnya berada dan Dave sontak dibuat khawatir


" baiklah aku tutup dulu, " ucap Zizi lagi


" sepertinya kita tak bisa membawa Daniel hari ini, hmm Syina dan Elena dua wanita itu, kita bisa meminta bantuannya " ucap vyan mengusulkan ide dan kali ini Zizi mengangguk setuju

__ADS_1


" tapi bagaimana dengan mereka ? " ucap Zizi bingung


" nona, mereka sudah menunggu di mobil, ada yang ingin mereka sampaikan keadaan tak cukup baik untuk kita " ucap salah dari mereka yang baru saja mendapatkan kabar dari kawanan nya


Zizi dan vyan segera bergegas menuju tempat semula, dan benar saja mereka berada di sana dengan wajah dan pakaiannya yang kotor serta bercak darah dimana-mana


mereka segera bergegas dan meninggalkan kawasan hidden forest karena ada sesuatu hal yang harus dibicarakan begitupun dengan Zizi yang harus menyusun rencana serta membicarakan hal ini kepada Syina dan Elena


*****


Jepang, waktu setempat


valera saat ini sedang ditatap oleh beberapa orang berwajah yang sangat asing, dihadapanya pun terdapat paman Yu dan paman Jiro yang sedang diam tak bersuara.


valera duduk dengan tenang dan tampak berwibawa aura kepemimpinan nya sangat terasa bahkan kini sorot mata nya sangat tajam


apa mungkin mereka para sahabat kakek ? terlihat mereka sudah sangat berumur. batin Valera lagi


" untuk apa kalian menatap ku seolah-olah aku ini hidangan yang menggiurkan " celetuk Valera membuat semua orang yang berada di sana menoleh dan saling pandang satu sama lain


" nak.. perkenalan ini para sahabat kakek mu " ucap paman Yu dan Valera hanya mengangguk kecil


" mereka baru saja tiba, dan maaf tidak memberi tahumu jika paman menyuruh mereka datang ke mansion Shizuka " ucap paman Jiro bersuara dan Valera diam saja


" lalu ? bukankah kita sepakat akan bertemu di suatu tempat ? hmm apakah ada sesuatu hal " Picing Valera


" kami ingin mengetahui tentang kematian sahabat kami " ucap seorang wanita patuh baya berpenampilan sopan dan rapi serta rambut nya digulung sempurna


" tugas ku hampir selesai, dan Frazzes berada di markas ku menjadi tawanan baru king " ucap enteng Valera dan sontak membuat semua orang terkejut


" Frazzes willyam ? benarkah ? " ucap paman Jiro tak percaya dan Valera hanya menyunggingkan senyumannya


" apa kau sudah membunuhnya ? " ucap paman Yu dan Valera hanya menggeleng pelan


" tidak semudah itu paman ! ada orang lain yang berada di belakang Frazzes dan aku yakin orang itu dalang dari semua ini, dan Frazzes tentu saja ia menjadi senjatanya dan memanfaatkan dendam dalam diri nya " tajam Valera dan lagi-lagi semua orang terkejut akan perkataan Valera


" itu artinya kau akan terus mencari dalang sesungguhnya ? " ucap lelaki berparas penuh kharisma dan Valera tersenyum tipis


" aku tidak akan mencarinya ! biarkan mereka datang sendiri dengan suka rela " kekeh Valera dan lagi-lagi semua orang dibuat terkejut akan ide nyeleneh Valera " untuk apa aku repot-repot mencarinya paman ! biarkan aku istirahat dan menikmati waktu-waktu yang tertunda dengan orang yang kucintai, dan sebentar lagi aku akan menikah " ucap valera lagi


" benarkah ? paman turut bahagia mendengarnya, dan kami akan hadir dalam acara besar mu itu " ucap paman Jiro senang dan Valera diam saja


'' tentu saja " ucap Valera lagi '' dan maaf jika pertemuan kita harus dalam kondisi seperti ini, datanglah akhir tahun pada acara the they king, aku akan merasa sangat terhormat jika kalian semua mau berkenan untuk datang " ucap valera sopan


" tentu saja " ucap loose tersenyum tipis dan mengangguk kecil, lalu Valera mulai meminum teh yang tersedia disana begitupun dengan yang lainnya, gaya dari seorang valera mampu menghipnotis para jajaran king terdahulu.


pembawaan nya yang tenang dan terkesan misterius serta manik Valera yang sangat mirip dengan mendiang Marcell Harson


" apakah kakek ku dulu pernah bermain dengan seorang wanita ? " ucap tiba-tiba Valera membuat nyonya Mecca tersedak oleh tehnya sendiri

__ADS_1


" bermain wanita ? " ucap tuan Zorfan bingung dan Valera hanya menatap tuan Zorfan seksama


" apakah wanita yang menjebak kakek ku mengandung benih keluarga harson ? " tanya Valera dengan tajam, kelima orang yang sudah berumur itu hanya saling pandang satu sama lain mereka sangat tau akan kejadian masa lalu pada sahabatnya itu, akan tetapi tidak ada seorang pun yang mengetahui jika wanita itu mengandung


" wanita itu memang menjebak kakek mu nak, akan tetapi kami tidak tau akan nasib dari wanita itu " ucap tuan Loose mendesah pelan


" apa wanita itu masih hidup ? aku ingin sekali menginterogasinya " sinis Valera " dan wanita yang mengaku sebagai anak dari kakekku rasanya ingin sekali aku menendangnya saat ini juga " lanjut Valera lagi


" aku yakin wanita itu tak mengandung " ucap nyonya Mecca dengan nada yang begitu yakin " aku sangat yakin, " lanjut nyonya Mecca dan Valera tersenyum kemudian


" akupun demikian, tapi biarlah waktu yang menjawab, serta kebenaran akan terungkap " ujar Valera santai dan semua orang mengangguk membenarkan


drtttt


sebuah notifikasi masuk melalui ponsel Valera, dan tenyata isinya sebuah pesan dari Dave. Valera membukanya dan membacanya secara seksama wajah yang tadinya tenang kini berubah menjadi datar dan dingin serta tatapan nya yang siap menusuk kapan saja


kelima orang yang sedang menatapnya kini menyadari perubahan dalam diri Valera, aura lebih kuat dari pada mendiang Marcell sesaat mereka kagum akan sosok Valera wanita tangguh dan cantik yang pandai dalam segala hal


" maaf aku akan beristirahat, selamat malam " ucap Valera datar dan langsung beranjak dari kursinya dan meninggalkan perkumpulan orang-orang yang kini tengah menatapnya bingung


BRAKKKKKK


suara gebrakan pintu sungguh membuat para penghuni manusia Shizuka terlonjak kaget, mereka secara bersamaan mengelus dadanya dengan spontan. Bahkan paman Jiro dan paman Yu hanya menggeleng kan kepalanya pelan


didalam kamar Valera sungguh dibuat geram atas kabar menghilangnya Daniel, Mrs OTO benar-benar menguji kesabaran Valera.


valera memijit pelipisnya pelan, baru saja ia menghirup udara segar dan sekarang masalah datang lagi dari orang yang menginginkan Daniel


" kenapa para anak buah Mrs OTO, bisa berada di sekitar asrama Daniel ? " gumam Valera pelan lalu Valera membuat laptopnya dan mencoba meretas CCTV disekitar asrama Daniel


valera dengan serius melihat bahkan ia melihat semua yang terjadi dimana kekacauan itu tampak disengaja dan Valera menggeram marah kala melihat Daniel tak sadarkan diri dan dibopong oleh sekelompok orang yang Valera yakini anak buah Mrs OTO


" mereka benar-benar berbuat lebih jauh " gerutu Valera kesal, lalu ia memulai menghubungi markas utama untuk melakukan panggilan video kepada jajaran king yang terhubung.


tak lama layar laptop Valera menampilkan beberapa wajah yang sudah sangat ia kenal mereka menunduk hormat kepada Valera dengan raut wajah yang berbeda-beda.


valera mendesah pelan lalu ia memijit pangkal hidungnya pelan dengan mata yang terpejam seakan Valera sedang menikmati kepenatan nya, orang-orang hanya menunduk pelan karena merasa bersalah atas kelalaian dan hilangnya Daniel


" jelaskan padaku ? " ucap Valera dengan penuh penekanan entah mengapa semua orang merasa gugup seketika


" mereka menyusup ke kawasan asrama Daniel nona, maaf kami lalai, dan akupun mendapatkan kabar dari Syina bahwa Mrs OTO akan membawa Daniel menuju Irlandia " ucap Zizi bersikap tenang walaupun ia sudah gugup setengah mati " lalu, aku berusaha menggagalkan rencana mereka dan berniat untuk merebut Daniel kembali akan tetapi semuanya tak bisa diprediksi, dan mereka membawa kami menuju kawasan Hidden forest " ucap Zizi lagi


" Hidden forest ? " pekik Valera geram dan semua nya hanya diam saja " bagaimana bisa, jadi upaya kalian gagal begitu ? " ucap Valera marah dan semuanya hanya menunduk


" heii.. jangan marah-marah tak baik untuk kesehatan " ucap Vyan tiba-tiba membuat Valera memicingkan matanya seketika " Syina dan Elena akan membantu, bukan kah mereka sedang bersama dengan Mrs OTO ? aku yakin kedua wanita itu yang akan menjaganya vale " pelan vyan


" sejak kapan kau berada di sana ? " ketus Valera dan vyan hanya tersenyum polos lalu detik kemudian Valera mengerti dan mendengus kesal


" aku akan pulang beberapa hari lagi, dan pastikan semua itu pada Syina dan Elena " tegas Valera dan Zizi mengangguk mantap " hidden forest ? biar aku yang akan menuju ketempat itu, Dave dan Zizi kalian akan ikut dengan ku nanti " ucap Valera dengan nada yang tak ingin dibantah dan keduanya mengangguk mantap " baiklah aku akan beristirahat, aku sangat lelah dan biarkan aku bermalas-malasan karena sebentar lagi calon pengantin wanita harus berwajah segar dan fresh di hari bahagianya " ucap Valera datar dan semuanya lagi-lagi mengangguk pasti dan mereka menunduk hormat dan mengucapakan selamat malam kepada sang lady, dan Valera hanya mengangguk kecil lalu tak lama ia mematikan sambungan tersebut dan menutup laptopnya kasar

__ADS_1


valera mendesah pelan ingin rasanya ia berteriak dengan kencang untuk menghilangkan semua beban yang di tanggung nya saat ini, akan tetapi ia sadar jika hal itu tak bisa di selesaikan begitu saja semuanya butuh proses dan perjuangan, satu demi satu masalah harus ia selesaikan dengan cepat dan cermat .


__ADS_2