
DORR !!
lelaki yang disergap Zizi tertembak dibagian perutnya dan langsung ambruk seketika, mata Zizi membulat sempurna karena kehadiran Vyan yang tiba-tiba itu. Zizi lambung melepaskan cengkraman nya begitu saja.
salah satu lelaki yang masih bernyawa hanya meringis menahan sakit dibagian dadanya karena Zizi menendangnya dengan sangat kuat, Vyan langsung menghampiri Zizi dengan wajah paniknya.
" kau tak apa ? '' ucap vyan dan Zizi hanya menggeleng saja. " kenapa kau berada di tempat sialan ini, jika terjadi sesuatu terhadapmu aku akan merasa sangat bersalah terlebih kau sedang mengandung " ucap vyan sedikit cemas dan Zizi diam saja menatap wajah panik suaminya yang terlihat sangat tampan itu.
" Aku baik-baik..." ucapan Zizi terputus karena seseorang menendang punggung Vyan hingga membentur kearah Zizi dan mereka jatuh secara bersamaan, Zizi cukup meringis karena melindungi area perutnya dan Vyan cepat-cepat bangkit dan menatap sang pelaku dengan tajam.
" beraninya kau !! " teriak lantang Vyan dengan suara yang menggelar hingga urat-urat wajah nya menimbul seketika, Zizi hanya diam saja dan mengumpat pelan.
" sialan !! " umpat Zizi berbisik lirih. Entah dari mana beberapa pria muncul dan kini mengepung Zizi dan juga Vyan secara bersamaan, vyan semakin waspada dan ia sangat khawatir akan kondisi Zizi yang tengah berbadan dua. Zizi tersenyum geli saat melihat para lelaki itu mengelilingi dirinya dan juga Vyan.
" ckckck. sungguh pengecutnya ! " cibir Zizi " mau main keroyokan ? hmm baiklah tapi aku harap kalian semua menjaga tubuh atau nyawa kalian jika masih ingin hidup " ucap Zizi santai dan mulai merentangkan kedua tangannya seperti seseorang yang sedang melakukan pemanasan. Vyan melirik istrinya sekilas.
" Zizi " ucap vyan dan Zizi tersenyum polos.
" ayo kita lakukan bersama, aku yakin anak kita akan senang didalam sana " kekeh Zizi dan vyan langsung menatap ke arah perut Zizi dimana benihnya tumbuh disana.
" tetaplah berhati-hati " ucap vyan dan Zizi mengangguk pasti.
" bagaimana jika kita melakukan dengan tangan kosong ? " teriak Zizi sembari menatap para pria yang sedang mengenggam senjatanya masing-masing " kenapa ? apa kalian begitu lemah hingga menggunakan senjata untuk melawan seorang wanita ? '' ejek Zizi dan seketika para lelaki itu meletakkan senjatanya masing-masing dibawah begitu saja seakan mereka setuju dengan ucapan Zizi.
" cihh jangan banyak bicara " ucap salah satu lelaki itu dan langsung maju menyerang Zizi begitupun dengan yang lainnya mereka ikut menyerang vyan secara bersamaan.
perkelahian disana tak terelakkan, Zizi dan vyan sama-sama melawan dengan gesit, bahkan Yolanda yang mengintip di suatu tempat dibuat tercengang karena Zizi bisa bertarung dengan baik. Yolanda mengabaikan rasa sakit sakit di tangannya akibat ulah Zizi karena ia ingin sekali melihat Zizi terluka akan insiden itu.
KRAKKKK
AGHHH
Zizi mematahkan salah satu kaki pria itu hingga sedikit memutar tubuhnya dan lagi-lagi kaki jenjang Zizi menendang lelaki lainnya yang hendak melukai dirinya.
BUGHHHHHH
__ADS_1
" rasakan " desis Zizi lagi, vyan sudah melumpuhkan beberapa orang pria hingga terkapar begitu saja diatas tanah, Zizi kehilangan fokusnya saat ia melihat sebuah tangan curang yang sedang mengacungkan senjatanya kearah Vyan.
BUGHHHHHH
DORRR
secara bersamaan Zizi tersungkur karena sebuah pukulan sedangkan vyan tertembak begitu saja di bahunya, Zizi panik kala melihat darah dibalik jas kemeja putih milik Vyan.
Zizi marah dan langsung bangkit lalu dengan seringainya Zizi mengeluarkan belati kesayangannya, vyan yang melihat jiwa psikopat Zizi seketika bergidik ngeri.
Zizi dengan baik menyerang dan menyayat setiap tubuh lelaki para musuhnya hingga suara jeritan terdengar disana. Vyan lagi-lagi ikut bertarung dan tak memperdulikan lukanya itu. .
SRAKKKK
'' Mati kau sialan !! " ucap Zizi dengan bengis hingga darah para korbannya mengalir disela-sela tangan Zizi.
BUGHHHHHH
vyan mengakhiri perkelahiannya dengan memukul kepala musuhnya dengan sangat keras hingga lelaki itu jatuh tak sadarkan diri. Zizi masih menggila dan terus bermain dengan tubuh para korbannya. vyan bergidik ngeri dibuatnya.
" sayang sudah, " ucap vyan menangkan Zizi dengan dekapan hangat dari arah belakang. Nafas Zizi memburu dengan dada yang naik turun karena emosional.
" sudah ayo kita pulang, aku terluka '' ucap vyan mencoba untuk membujuk Zizi dan ternyata usahanya berhasil Zizi langsung menatap wajah Vyan dan beralih pada luka tembak nya itu. " ayo " ucap vyan dan tak lama Leonel datang dengan para anak buahnya, mereka dibuat tercengang dengan keadaan para lelaki yang tak sadarkan diri itu.
" Leonel kau urus semuanya, pastikan tempat ini bersih, dan jangan lupa cari Yolanda dan seret kehadapan ku " ucap tegas Zizi dan Leonel mengangguk patuh tanpa bisa menolak.
vyan dan Zizi dengan segera meninggalkan tempat itu dengan cepat. Leonel dan para anak buahnya bertugas untuk membersihkan tempat perkara dengan sangat lihai dan rapi.
******
Hari ini adalah pernikahan Elena dan juga Ed yang sederhana saja di sebuah gereja, tidak banyak yang hadir karena separuh jajaran king masih bertugas dalam misinya oleh titah sang Lady. Elena dan Ed sepakat melangsungkan pernikahan dadakannya yang dihadiri segelintir orang termasuk Valera dan Remigio yang ikut andil didalamnya.
Hari itu Elena sangat cantik memakai gaun berwarna putih pemberian sang Lady, Ed bahkan terkesima oleh kecantikan Elena ditambah bentuk tubuhnya yang sintal dan pas.
upacara pemberkatan itu berlangsung khidmat dimana kedua mempelai mengucap janji suci dihadapan tuhan. Ed mengatakan nya dengan nada bersungguh-sungguh sembari menatap Elena dengan lekat.
__ADS_1
para tamu yang hadir tentu saja memberikan tepuk tangan yang meriah saat kedua mempelai dinyatakan sah sebagai pasangan suami istri, bahkan Valera dan Remigio turut bahagia akhirnya Elena menemukan pasangan hidup. Syina tak bisa hadir karena tugasnya begitupun dengan Dave dan juga Thomas.
" Elena selamat akhirnya kau menjadi seorang istri dan akan menempuh hidup baru bersama lelaki yang kau cintai. " ucap Valera dan Elena mengangguk sungkan. " maafkan aku jika pernikahan kalian tak semegah atau semewah yang kalian harapkan bahkan para jajaran kita pun hanya beberapa orang yang hadir " ucap Valera lagi merasa bersalah.
" Jangan seperti ini Lady, Ini adalah keputusan kami berdua. Dengan kehadiran mu dan juga tuan Remigio membuat pernikahan kami menjadi lebih berarti lagi " jawab Elena sopan dan Valera tersenyum tipis begitupun dengan Remigio.
" Elena aku membawakan hadiah kecil untuk mu, " ucap Valera seraya menyerahkan kunci rumah dengan gaya modern dan terdapat beberapa tombol otomatis disana, mata Elena membulat penuh saat mendapatkan hadiah mewah dari ladynya. Ed hanya tersenyum memandang kearah pemimpin dari king tersebut. " terimalah ini, dan maaf karena Dave kemarin harus meledakkan rumah kalian atas perintah dariku. " ucap Valera lagi dan Elena terdiam ditempatnya.
" apakah ini tak berlebihan.? " tanya elena ragu-ragu dan Valera menggeleng dengan tegas. " terimakasih " saut Elena dan akhirnya ia memeluk tubuh sang lady dengan erat dan Valera hanya mengelus punggung Elena dengan lembut.
pernikahan Elena dan Ed hanya beberapa jam berlangsung karena ditakutkan ada para kecoa yang menganggu, Elena dan Ed sepakat untuk tinggal sementara waktu di salah atau apartemen mewah milik sang Lady.
valera dan Remigio bergegas pulang karena Athena menangis dan tak ingin meminum susu dari botolnya, hal itu sungguh membuat keduanya cemas bukan main.
Disisi lain anggota black road yang diutus oleh sang lady sudah mulai terlihat disekitar bandara B sesuai dengan perintah sang Lady. Empat anggota black road rekrutan mendiang Marcell Harson itu mulai bergerak dan menyamar menjadi seorang warga sipil pada umumnya.
alat-alat canggih berada di telinga mereka masing-masing, pergerakan para anggota black road terpantau dengan satelit milik king di markas utama.
Green, white, Blue dan Red berjalan dan berpencar seketika. Benar saja ada sebuah kapal mewah yang baru saja bersandar disana. para keempat lelaki itu bersiaga dan menajamkan matanya seketika.
" Green, pantau terus keadaan. Aku akan mencoba untuk berjalan lebih dekat lagi. Dan pastikan semuanya aman " tukas White dan Green berkata siap.
White berjalan lebih dekat lagi agar bisa melihat apa saja yang mereka lakukan, tak lama kemudian beberapa orang itu mulai menurunkan satu persatu sebuah box berukuran sedang hingga berukuran besar.
White pun melihat beberapa mobil truk pengangkut barang yang berjejer rapi disana, orang-orang itu seperti warga biasa tapi white yakin ada sesuatu di dalamnya.
" apa aku perlu menculik salah satu dari mereka untuk kita interogasi ? " ucap Blue tiba-tiba yang terdengar di MH keempat anggota Black road.
" hmm. ide bagus, tapi akan beresiko " ucap white tiba-tiba.
kerja mereka terbilang cepat saat menurunkan barang-barang tersebut, hingga para anggota Black road menjadi bosan seketika karena tak tau isi dari box-box tersebut.
hingga tiba-tiba seseorang tak sengaja terjatuh dan menumpahkan isi dari box-box tersebut hingga mata keempat utusan sang Lady terbelalak kala melihat isinya itu, beberapa organ tubuh manusia berceceran disana.
" what the hell ? " umpat Red " untuk apa mereka mengirimkan barang-barang itu ke sini ? " bingung Red lagi
__ADS_1
Lelaki yang jatuh tersungkur itu di tendang dengan sengaja oleh orang-orang berpakaian rapi, sungguh pemandangan yang tak manusiawi.
blue sangat penasaran dibawah naungan siapa mereka diperintah, Orang-orang itu dengan cepat membawa box-box tersebut dengan langkah tergesa-gesa. Blue segera mengkonfirmasikan hal ini pada lainnya, dan akan ada anak buah king yang bertugas untuk mengikuti mobil-mobil tersebut hingga sampai tujuan.