Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
tiba tiba


__ADS_3

" Tuan, para anak buah yang bertugas untuk mencari tubuh Journey, " ucap seorang lelaki dengan menghela nafasnya dalam-dalam " mereka tidak menemukan nya dan untuk sementara waktu ia dinyatakan selamat saat aksi peruntuhan " jelas Kimmy anak buah Remigio yang berada di Amerika


sesaat mata Remigio menajam kala mendengar berita yang kurang baik ini, bagaimana mungkin journey dinyatakan selamat, sesaat Remigio mengingat kala salah satu anak buahnya memberi tahu jika journey melarikan diri menuju jalan rahasia


'' cari dia sampai dapat " tegas Remigio dan Kimmy mengangguk penuh hormat, Remigio harus mencari tau akses jalan rahasia di kediaman journey


Remigio memijit-mijit pelipisnya dengan mata terpejam Remigio mendapat kabar jika anggota ROLADEX beranggota lima orang salah satunya Journey dan Robbin yang memimpin penyerangan pada saat remigio masih berada di Prancis, bahkan Remigio tidak tau jika mereka semua nya berbeda-beda selama ini ia hanya berurusan dengan Edrall tapi mengapa pihak lain ikut campur mau tidak mau Remigio harus memusnahkan mereka


kini Remigio tengah mencari kediaman orang ketiga anggota ROLADEX bahkan Remigio berencana untuk menghancurkan nya seperti mansion Journey kala itu


sesaat Remigio teringat akan Valera, terbilang sudah seminggu ini ia hanya memberi kabar sebanyak tiga kali, tapi untung nya Valera mengerti dengan keadaan dan situasi nya saat ini membuat Remigio menjadi sedikit lega dibuat nya


kini Remigio tinggal di sebuah mansion yang sederhana salah satu mansion yang tak diketahui oleh siapapun termasuk para ORTAXS sekalipun


tok tok tok


" masuk " ucap remigio dengan nada tegas dan dingin


tak lama seorang pria masuk lalu menunduk hormat,


" tuan, ini adalah daftar kediaman dari para anggota ROLADEX yang baru tapi perkiraan kami mereka berpindah-pindah tempat tuan " ucap seorang pria sembari menyodorkan sebuah map kepada Remigio dan Remigio menerimanya dan mulai membukanya serta melihat setiap tulisan itu dengan teliti


" kita akan bergerak malam ini " titah Remigio mantap


****


DUAKKK


AGHHH


Zizi menendang wajah Robbin dengan gerakan kaki ke atas dengan sempurna hingga Robbin terjungkal dari kursinya lalu dari lubang hidungnya mulai keluar darah segar yang mengalir begitu saja


" berisik ! " ketus Zizi setelah menendang wajah Robbin dengan tanpa rasa bersalah


" AGHHH !! dasar wanita sialan tak tau malu, aku akan membunuh mu "pekik Robbin dengan menahan rasa nyeri di bagian wajahnya sampai-sampai airmata Robbin menggenang dan wajahnya tampak memerah membuat Zizi tertawa puas


" hahaha.. heii kenapa wajah mu memerah ? apa kau sedang kepanasan ? " tanya Zizi lagi mengejek


" DIAM !! " teriak Robbin lantang lalu ia mulai bangkit walaupun kedua tangannya terborgol tanpa aba-aba kaki Robbin menerjang Zizi tapi dengan sigap Zizi menghindar dan memberikan senyuman mengejeknya membuat emosi Robbin semakin meningkat " kemari kau wanita gila ! " pekik Robbin lagi


" ohh tidak semudah itu bung ! " sinis Zizi lalu ia mulai berjalan mendekat dan Robbin bingung dengan sikap dari wanita yang berada dihadapannya ini, dan


BUGHHHHHH


AGHHH


Zizi menendang perut Robbin dengan kaki kanannya hingga Robbin tersungkur, Zizi makin tertawa puas melihat Robbin lalu ia berjalan lagi dan


KREKKK


Zizi membuka borgol di kedua tangan Robbin membuat Robbin tersenyum penuh arti


" bangunlah, dan lawan wanita yang sedang berdiri cantik dihadapan mu saat inj. Aku tak sudi bertarung dengan lawan yang lemah " ejek Zizi lagi dan Robbin mulai maju dan menyerang Zizi dengan kuat ia menumpahkan segala emosi dan amarahnya selama ini betapa Robbin membenci sosok Zizi saat ini Robbin merasa harga dirinya di injak-injak oleh Zizi mengingat tidak ada seorang wanita pun yang berpaling dari pesonanya


Zizi tersenyum sinis kala melihat Robbin yang melawan dengan sisa tenaganya, dan Zizi menyerang dan mengelak dengan gerakan santai dan terlihat lebih kalem


Zizi bagaikan duplikat dari seorang Valera, seorang wanita yang tak kenal takut dan pantang mundur bahkan terkesan lebih menantang


" jangan terus mengelak ! " geram Robbin yang mulai kesal karena merasa dipermainkan oleh seorang wanita


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


BRAKKKKKK

__ADS_1


" berisik sekali mulutmu " teriak Zizi yang menumbangkan Robbin dengan gerakan cepat tak lama Elion dan Lotus berdatangan karena mendengar suara gebrakan yang cukup kuat


" ada apa ? " ucap Lotus yang melihat ke arah Zizi lalu beralih kepada Robbin yang terbaring lemah dengan posisi setengah terduduk, bahkan wajahnya sedikit babak belur


Elion yang sudah mengetahuinya hanya tersenyum tipis karena ia yakin ini adalah ulah Zizi


" aku sedang bermain-main untuk mengusir rasa bosanku " seru Zizi dengan senyum manisnya membuat Robbin geram lalu dengan cepat Lotus memborgol tangan Robbin kembali dan kini ia dibawa kesebuah ruangan kecil agar tidak berulah Zizi langsung melenggang pergi tat kala melihat itu


Elion dan Lotus sangat tau dengan watak dan sifat Zizi yang hampir mirip seperti wanita psikopat walaupun begitu Zizi masih punya sikap hangat nya, Zizi wanita yang tidak bisa di tebak sama seperti sang lady


saat ini Zizi sedang duduk disebuah kursi tepat menghadap ke arah laut dengan sebotol wine yang menemaninya, ia meneguk dan menyesap rasa yang khas disana


tak lama Elion dan Lotus ikut bergabung Zizi yang melihat itu langsung menghembuskan nafasnya perlahan Elion terkekeh dengan sikap Zizi


" kau ini kenapa ? " seru Lotus


" aku ? " tunjuk Zizi pada dirinya sendiri " memangnya aku kenapa " bingung Zizi lagi


" sudahlah lupakan ! sebaiknya kita sambut hari yang baik saat kita tiba di Amerika itu akan menjadi hal yang menyenangkan '' ucap Elion lagi


" apa kedatangan kita akan ada yang mengetahuinya Elion " tanya Zizi lagi


" sepertinya begitu tapi akan kupastikan semuanya baik-baik saja " ucap Elion lagi dan Zizi hanya mengangguk saja


*****


Valera saat ini sedang bersama George untuk menghabiskan waktu bersama tanpa Asnee ataupun yang lainnya, Valera merasa waktu bersama George berkurang karena kesibukannya masing-masing baik Valera maupun George mereka hanya bertemu jika waktu luang saja


tapi saat nanti Valera akan tinggal di Gold mansion ia yang akan mengurus semua kebutuhan George dari hal yang terkecil sekalipun


" mamih aku sudah lama tidak bertemu dengan papih Remi " ucap George yang melahap es krim ditangannya


" papih Remi sedang sibuk bekerja sayang " ucap valera lagi


" begitukah ? sepertinya jika aku sudah besar nanti akupun akan sibuk berkerja " ucap polos George membuat Valera tertawa


" mamih beberapa hari yang lalu aku melihat wanita itu disekitar sekolah ku " ucap George membuat Valera mengerutkan dahinya


" wanita itu ? siapa yang kau maksud ? " bingung Valera


" wanita yang membuat onar saat aku sedang bersama paman Asnee " seru George dan sekarang Valera mengerti bahwa Pretty lah yang George maksud tapi untuk apa ia berada di lingkungan sekolah George sampai ia mengetahui jika George bersekolah disana,


" sayang jika kamu melihat nya lagi menjauh lah dan sebisa mungkin kau jangan sampai terlihat olehnya " seru Valera


" baiklah " ucap George lagi


Valera yakin jika Pretty merencakan sesuatu yang buruk setelah insiden tempo lalu ditambah perusahaan ayahnya yang bangkrut hanya dalam waktu empat jam, bukan perkara yang sulit untuk Valera apalagi perusahaan yang ia lengserkan adalah perusahaan kecil yang baru saja akan berkembang dan merangkak naik


Valera dan George berjalan bersama disebuah mall yang cukup terkenal di kota Paris Valera banyak sekali membeli barang untuk dirinya dan George


Valera menuruti setiap keinginan George karena menurutnya George jarang sekali meminta sesuatu kepada Valera alhasil saat ini Valera memanjakan George dua kali lipat dari biasanya


" aku rasa Sudah cukup mamih, terimakasih " ucap George lagi


" hmm baiklah " ucap Valera tersenyum lalu mereka memutuskan untuk pulang ke nasional utama keluarga harson


George tampak kelelahan, dan iapun tertidur pulas di dalam mobil, Valera hanya tersenyum melihat nya sampai dering ponsel membuat Valera mengalihkan pandangannya


Valera diam mencerna setiap ucapan yang anak buahnya sampaikan hingga Valera memacu kecepatan nya hingga bertambah sesampai di mansion Valera segera memanggil Asnee dan satu orang pelayan untuk membawa George dan barang belanjaan nya setelah itu Valera memacu kecepatan mobilnya kembali


***


DODODODOR !!!


Dave dan Thomas dibuat terkejut dengan suara tembakan itu alhasil mereka segera keluar dan melihat apa yang sedang terjadi

__ADS_1


ternyata ada segerombol orang tak dikenal yang memasuki wilayah terlarang


Dave dan Thomas melihat dari lantai atas dimana para anak buah king terus melakukan perlawanan kepada para penyusup baru


DODODODOR !!!


senjata anak buah king tepat mengenai orang-orang bertopeng


'' mereka tidak akan bisa memasuki markas " ucap Dave lagi


" apa maksud mu ! mereka sudah berada di luar bangunan " pekik Thomas lagi


" tenanglah, ayo kita bergerak " ucap Dave lagi dan Thomas mengangguk


hari yang tadinya damai tentram kini berubah mencekam karena kehadiran segerombol orang tak dikenal membuat para anak buah king melakukan tindakan yang seharusnya, para anak buah king yang bertugas di luar markas telah menghubungi bagian dalam dan mengkonfirmasikan jika kekacauan sedang terjadi alhasil sistem otomatis bergerak sempurna


" dasar para cicak tak tau malu ! datang dan menghancurkan ke dalam wilayah king " pekik salah satu anak buah king kepada mereka yang bertopeng


" hahahaha bukankah ini sungguh menyenangkan ! " ucap salah satunya tapi yang membuat mereka terkejut karena sebuah suara ? ya suara itu adalah seorang wanita


DODODODOR !!!


para penyusup terus melakukan kekacauan sampai mereka puas dan anak buah king tentu saja mereka membidik tepat tubuh mereka yang berusaha untuk memgacau


suara erangan dan rintihan terdengar ditelinga sudah ada beberapa yang tumbang karena keganasan peluru dan senjata anak buah king


wanita yang memimpin pertempuran itu menjadi geram dan teramat murka karena para kawanannya sudah ada yang tergelatak tak bernyawa


DODODODOR !!!


wanita itu terus memberikan rentetan pelurunya kepada anak buah king alhasil bidikan itu tepat sasaran


Dave dan Thomas bergerak dan langsung menembakkan pelurunya kepada mereka yang membuat onar


" sungguh bodoh ! " pekik Thomas geram


DODODORDODODOR !!


PRANGGG


tembakan dari wanita itu mengenai salah satu jendela markas yang dilapis kaca biasa, Dave murka seketika


" tak akan kubiarkan ! "


DODODODOR


Dave memberikan rentetan pelurunya kepada wanita yang berhasil memecahkan salah satu jendela kaca itu, tapi ia bergerak dengan cepat dan lincah, membuat Thomas terkekeh dibuatnya


" kau sedang dipermainkan Dave " seru Thomas dan Dave langsung membuang senjata yang pelurunya sudah habis itu lalu menggantikannya dengan senjata yang lain


tak lama suara deru mesin mobil terdengar nyaring dan garang hingga Dave dan Thomas menatap kearah depan dan ternyata itu mobil nonanya, semua nya terhenti seketika


Valera membuat sebuah putaran dan berhenti ditengah-tengah kerusuhan yang telah terjadi itu hingga mata Dave dan Thomas terbelalak lebar pasal nya mobil sport yang terkenal mewah kini berubah menjadi mematikan dimana di keempat sisi mobil itu mengeluarkan senjata yang siap menembak kapan saja para perurusuh bertopeng dibuat tertegun karena baru pertama kali melihat inovasi terbaru


DODODODOR


AGHHH


SHOTTT


DODODORDODODOR !!


Valera Sudah menandai pihak musuh dari sistem kendali mobil nya kini Valera keluar dengan wajah merah padam, Dave Thomas dan anak buah king yang lainnya tertegun karena nonanya sudah mengeluarkan aura yang berbeda tapi yang membuat Dave terpaku saat inj karena nonanya memakai hills


" hahahaha lihat siapa yang datang ! tamu agung yang ditunggu-tunggu ada dihadapan kita " ucap wanita bertopeng sesaat Valera memicingkan matanya serta pendengarannya Valera melihat wanita itu secara intens dan beralih pada wajahnya serta matanya

__ADS_1


Valera diam saja dan kini dirinya sedang berada di tengah-tengah Dave dan Thomas bersiaga di di sisi kanan dan kiri, lalu pandangan Valera menatap sekelilingnya dimana ada beberapa mayat dari pihak musuh bergelimpangan disana, senyum tipis tersungging disudut bibirnya Valera


suara ini tak asing bagiku, tapi siapa aku lupa ? aku yakin mengenal orang ini ! lihatlah bahkan mereka berusaha merusak markas ku lalu dengan beraninya mereka memasuki wilayah ku. batin Valera


__ADS_2