Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
gak tau judul


__ADS_3

tuan Mehmed akhirnya membawa Cesena pulang, atas saran Florenze tapi sebelum itu ia masih sempat untuk mengancam membuat Remigio naik pitam dibuatnya bahkan Remigio ikut menggertak balik kepada tuan Mehmed karena ia tak suka jika wanitanya di ancam secara terang-terangan dihadapannya


" Florenze, mereka benar-benar menguji batas kesabaran ku " geram Valera menatap wajah Florenze dengan kesal


" wait ! wait.. kenapa kau marah padaku ? seharusnya kau marah pada mereka " gerutu Florenze lagi dengan kesal akan tetapi Valera mengendus tak karuan


" dasar manusia gila " gerutu Valera lagi


" sudahlah sweatheart, jangan marah-marah lupakan mereka " ucap Remigio lagi dengan lembut


" tapi bagaimana jika mereka datang lagi ? harusnya aku menembak kepalanya hingga hancur " kesal Valera membuat Florenze menelan ludahnya kasar karena ia sangat tahu siapa Valera sebenarnya dan apa kedudukannya. Florenze hanya bisa diam saat Valera sudah mulai mengeluarkan taringnya


" kita akan membuat perhitungan kepada mereka ! simpel bukan " tenang Remigio sambil mengelus lembut pucuk kepala Valera " Florenze sebaiknya kau pergi ke kamar George untuk melakukan tugas mu di tahap akhir ini " ucap remigio lagi dan Florenze mengangguk lalu beranjak dan berjalan menuju lantai dua dimana George berada


*****


Syina dan Elena berhasil menaklukkan Mrs OTO dan Elena pun berhasil menaklukkan Ed hingga Jack dibuat geram oleh kelakuan Ed yang terang-terangan mencari perhatian Elena


" boleh aku duduk di samping mu ? " ucap Ed membuyarkan lamunan Elena yang sedang menyusun rencana selanjutnya


" duduk saja Ed " ucap Elena dengan sopan


" kau sendiri ? kemana Syina ? " tanya Ed lagi mencoba untuk lebih dekat kepada Elena


" Syina sedang berada di dalam kamarnya " ucap singkat Elena


" hmm begitu kah ! " gumam Ed lagi membuat Elena mengkerutkan dahinya seketika


" sudah dua hari ini aku tak melihat tuan Ox, kemana dia ? " ucap Elena yang mulai memancing Ed dengan topik yang jelas ini


" tuan Ox sedang mengurus bisnisnya " ucap Ed lagi


Elena tersenyum manis menatap kearah Ed yang sedang ikut menatapnya " pasti senang bisa menjadi tuan Ox, bisa berbisnis sembari berlibur " celetuk Elena lagi


" tuan Ox hanya mengurus sesuatu yang mendesak bukan berlibur " jelas Ed lagi dan Elena hanya mengangguk-anggukkan kepalanya pelan


Elena mencoba untuk berdiri dan pura-pura ingin mengambil sesuatu di dapur tapi dengan disengaja Elena tersandung dengan kaki Ed yang panjang itu, seakan Dewi Fortuna memihaknya kali ini


" Elena hati-hati " ucap Ed dengan penuh perhatian dan Elena langsung terkesiap saat tangannya tak sengaja menyentuh sebuah senjata berjenis revolver di pinggang Ed


" terimakasih Ed, " ucap Elena yang tersipu malu " Ed aku tak sengaja menyentuh sesuatu di balik pinggang mu ? apa itu ? apa pinggang mu bermasalah sehingga keras seperti itu " polos Elena membuat Ed langsung memegang sesuatu di balik pinggangnya " kenapa Ed ? " tanya Elena lagi dan Ed hanya diam saja


" bukan apa-apa " ucap Ed yang berlalu pergi dari hadapan Elena, membuat Elena tersenyum tipis penuh arti


Elena memutuskan untuk menghampiri Syina yang sedang berada di kamar, dan Syina mengijinkannya lalu Elena duduk di sofa panjang dan mengamati sekitar dengan seksama

__ADS_1


" apa yang kau cari ? " tanya Syina


" kau pun tau apa yang ku cari " ketua Elena lagi


" tidak ada, semuanya aman mereka sangat bodoh Elena terutama Mrs OTO, sebelum itu kita akan menggali informasi mengenai Daniel waluapun aku tak yakin apakah Mrs OTO akan membicarakannya terlebih Ed lelaki itu cukup waspada " ujar Syina pelan


" hmm begitulah, " ucap Elena singkat " waktu kita sudah terlalu lama Syina, kita harus segera menyelesaikannya saat Mrs OTO tiba nanti kau ajaklah untuk minum wine bersama dan gali informasi sebisa mungkin urusan Ed dan Jack biar aku yang handle " lanjut Elena lagi dan Syina mengangguk paham


semua pembicaraan mereka sudah terkonfirmasi ke pusat markas besar king, Zizi mengangguk setuju dengan yang Elena katakan ya walaupun waktu nya terbilang cukup lama tapi tak apa selagi keamanan cukup kondusif Zizi dan lainnya hanya akan mengikuti permainan dari dua wanita mematikan itu, sedangkan M dan Z hanya bisa menunggu informasi selanjutnya selama di penginapan


hari terasa begitu cepat berlalu, malam ini Elena dan Syina tampil cantik memakai dress panjang akan tetapi masih terkesan seksi untuk mereka berdua


" aku harap kita dapat menjalankan rencana dengan baik " ujar Syina lagi dan Elena mengangguk mantap " let's go aku mendapat kabar jika Mrs OTO akan tiba sesaat lagi " ujar Syina bersemangat membuat Elena mengerutkan dahinya seketika


" jangan main hati Syina kita hanya menjalankan misi " tegas Elena dan Syina mengangguk saja


" kau tenang saja mana mungkin aku berlaku seperti itu " gerutu Syina lagi dan Elena hanya diam saja lalu berlalu pergi


Syina dan Elena memutuskan menunggu di ruang makan yang terkesan modern itu, mereka menunggu seolah target akan datang dengan sendirinya Elena dan Syina dengan cepat mengubah ekspresi sesungguhnya menjadi ekspresi polos dan menawan


" kalian terlihat sangat menikmati " ujar suara bariton pria membuat Elena dan Syina menoleh terkejut


" tuan Ox " ucap Syina dan Elena dengan sopan dan sedikit menunduk penuh hormat


" duduklah apa aku menganggu waktu kalian " ujar Mrs OTO lagi dan kedua wanita itu menggeleng cepat


DODODODOR


AGHHH


" aaaaa " teriak Syina dan Elena bersamaan karena terkejut Mrs OTO pun tak kalah terkejutnya tak lama Jack dan Ed datang dengan wajah yang cemas membuat Mrs memerah menahan amarah


" tuan, ada yang menyerang kita " ucap Ed lagi


" bawa Syina dan Elena ke tempat yang aman, ruang bawah tanah cepat " titah Mrs OTO lagi dengan nada yang tak ingin dibantah, Jack segera menggiring Elena dan Syina menuju ke tempat yang paling aman kedua wanita itu diam saja tentu dalam hatinya dibuat bingung jika para penyerang itu dari pihaknya lalu kenapa Zizi atau M bahkan Z tak memberi kabar sepenting ini


" Jack ada apa ? aku takut sekali " cicit Elena yang mulai memainkan perannya, dan Syina hanya diam menatap keduanya


" tenanglah, aku akan menjaga kalian berdua, ayo cepat masuk " ucap Jack lagi kepada Elena dan Syina yang sudah membuka pintu rahasia di balik lantai marmer yang sering mereka pijak ki Syina dan Elena mengangguk patuh suara rentetan senjata masih terdengar memekikkan telinga membuat Jack dengan cepat mengamankan kedua wanita ini, setelah itu ia menutupnya kembali dan bergabung bersama kawanannya


Elena dan Syina bingung seketika, ruangan itu cukup luas dan terasa nyaman bahkan penerangannya cukup intens lalu Elena melihat alat pengedap suara di sudut pintu rahasia itu, Syina memperhatikan keadaan setempat dirasa aman dan tak ada CCTV Syina mulai mengaktifkan alat pemberian Greta


" active " ucap Syina dengan tegas dan tak lama Zizi berbicara " apa kalian yang mengirimkan pasukan ? " ucap Syina dengan pelan


" tidak ! bahkan kami tidak tau jika ada pihak lain yang berselisih dengan mereka " ucap Zizi tegas membuat Syina mengejutkan dahinya

__ADS_1


" baiklah jika begitu aku mengerti, berarti bukan hanya kita saja masih ada pihak lain yang menginginkan kematian mereka " sinis Syina lagi dan tak lama Syina mematikan sambungan tersebut akan tetapi pihak markas masih bisa mendengar percakapan disekitarnya


Syina dan Elena sudah menunggu hampir dua jam, akan tetapi belum ada Jack Ed atau yang lainnya yang menjemput mereka menjaga kedua wanita itu dilanda kebosanan


" kira-kira siapa mereka ? " gimana Elena lagi


" entahlah, " saut Syina dengan tenang tak lama pintu rahasia itu terbuka dan menampilkan sosok seorang pria yang tak lain Ed, Syina dan Elena langsung bangkit dari duduknya dan menatap Ed dengan wajah ketakutan seakan mereka mendalami perannya


" apa terjadi sesuatu " ucap Syina dan Ed menggeleng pelan


" keluar lah keadaan sudah aman " ucap Ed tegas dan kedua wanita itu menurut, Ed menggiring Syina dan Elena ke suatu tempat dimana Mrs OTO berada


darah dan bau amis jelas-jelas masih sangat terlihat di beberapa sudut, Ed memperhatikan wajah keduanya yang tampak ketakutan benar-benar pintar berekspresi


" tuan " sapa Ed menunduk sopan dan Mrs OTO mengangguk pelan


" kalian duduklah " titah Mrs OTO menatap Syina dan Elena secara bergantian " apa kalian tidak apa-apa " ucap Mrs OTO lagi


" tidak tuan, " ucap Syina dengan kegugupan melingkupi dirinya " tadi.. apakah tadi suara tembakan ? " ucap Syina menunduk


" angkat kepalamu Syina ! " tegas Mrs OTO lagi dan Syina mengangkat kepalanya dengan cepat bahkan Elena hanya diam tak mau berbicara tapi perannya benar-benar mendalami seperti gadis polos pada umumnya


" maaf, aku takut bahkan sangat takut mendengar suara itu, sangat mengerikan bahkan teriakan tadi.. " ucap Syina dengan gugup akan tetapi Mrs OTO langsung bangkit dari tempatnya dan duduk bersimpuh di kaki Syina


" jangan takut, semuanya sudah berlalu " ucap lembut Mrs OTO, Elena menatap jijik kepada Mrs OTO karena ia bersikap layaknya seorang kekasih yang sedang melindungi wanitanya


" apa tuan mempunyai musuh ? kenapa aku merasa jika ini seperti di film-film action pada umunya jika mempunyai musuh bersenjata itu artinya tuan.. " ucap Syina tercekat mencoba untuk memancing Mrs OTO


Mrs OTO menatap gugup kepada Syina entah apa yang ia rasakan saat ini, akan tetapi ia tak rela jika Syina mengetahui siapa jati dirinya, Ed dan Jack yang duduk tak jauh dari Elena seakan menunggu jawaban yang tergantung itu


" apa yang ingin kau katakan Syina " ucap Mrs OTO menetralkan kegugupan nya membuat Elena tersenyum sangat tipis bahkan tak terlihat


" penjahat " ucap Syina lagi dengan spontan


" Nona Syina " tegas Ed dengan dingin dan datar membuat Syina terkejut dan menatap penuh ketakutan


Syina sangat kesal akan lelaki yang bernama Ed ini, jika ia tak sedang menjalankan misinya sudah sangat lama Syina merobek mulutnya itu, Begitupun dengan Elena ia kesal bukan main


" Ed jangan berlaku seperti itu, aku tak suka kau membentak Syina " tegas Mrs OTO dan Ed langsung meminta maaf kepada Syina, malam itu Syina dan Elena langsung pamit menuju kamarnya dan Elena memutuskan untuk tidur bersama dengan Syina dan beralasan takut karena kejadian itu, Mrs OTO tentu mengijinkan nya membuat Elena tersenyum senang


*****


" apa " pekik Valera terkejut karena mendapat kabar jika Syina dan Elena sedang berada di kediaman Mrs OTO, ya Valera melakukan panggilan vidio melalui tabletnya dan itu terhubung dengan satelit milik king pada saat itu, Zizi menjelaskan jika Syina dan Elena sedang menjalankan misinya


" ada apa nona ? kau terkejut ? " polos Zizi menatap bingung ke wajah nonanya

__ADS_1


" sejak kapan ? dan sudah berapa hari apa sebelum mereka menjalankan misinya terjadi sesuatu disana " cecar Valera menatap wajah Zizi dengan mengintimidasi


" ya tebakkan mubenar nona, para anak buah Mrs OTO menyerang lagi markas kita, tapi nona tenang saja semuanya sudah kami tangani dengan baik " ucap Zizi lagi dengan sopan


__ADS_2