
ketika malam telah tiba keluarga harson sedang menikmati hidangan makan malam bersama, selama mereka makan, tidak ada pembicaraan di dalamnya,itu adalah peraturannya, mereka akan berbicara ketika sudah menyelesaikan makan malam nya.
Valera memutuskan untuk ke halaman belakang yang terdapat kolam renang nan luas di sana,sesekali ia mengayunkan kakinya ke dalam air,ntah apa yang ia fikirkan yang pasti ia harus mempersiapkan diri kembali jika sudah mengambil alih kepemimpinan lagi
" maaf nona muda,di luar ada tuan Dave " lapor salah satu pengawalnya
" suruh dia masuk,dan menemui ku disini " jawab Valera tanpa menoleh kebelakang
Valera harus merencanakan sesuatu untuk memberi pelajaran kepada orang yang berani mengusiknya, itulah dia, tidak akan menganggu jika tidak di ganggu.
" selamat malam nona muda dan selamat datang kembali " ucap seorang pria dengan menunduk hormat kepada Valera
" ya selamat malam Dave, informasi apa yang kau dapatkan " ucap Valera tanpa basa basi
" maaf nona , nama nya Lucas tangan kanan nya Diego hareem putra dari jackson hareem " ucap Dave terjeda
" Diego ? putra Jackson ?? hmm putra penghianat itu,jadi dia ingin balas dendam atas kematian ayahnya " seringai Valera
" bisa dibilang begitu nona," sopan Dave
" apa kau tahu dimana mereka tinggal "
" di kota x silver house nama markas mereka nona"
bagi Valera tidak sulit mendapat informasi
bagaimana tidak Valera dikelilingi oleh orang orang hebat dan pintar, hanya mencari identitas seseorang,bagaikan sebutir debu baginya.
" mungkin aku terlalu lama mengabaikan nya,tapi sekarang tidak,aku telah kembali tidak akan ku biarkan orang orang itu menghirup udara bebas lagi,dia menantang orang yang salah " ucap valera tegas dengan aura yang berbeda
" apa yang harus kita lakukan nona " tanya Dave
" berapa banyak kakakku menempatkan penjagaan di setiap tempat yang menjadi kan markas?" ucap Valera
" sekitar 50 puluh orang nona,tapi mereka orang orang yang handal " ucap Dave lagi
Valera mengerutkan dahinya mengapa jadi setengah nya dari penjagaan Valera yang dulu ia tetapkan , tidak boleh ! tidak boleh ! jika penjaganya hanya segitu ia sangat yakin pihak musuh dapat memasuki area pertahanan nya
" Dave siap kan rapat besok,aku akan mengambil alih kepemimpinan lagi " ucap Valera yakin
" benarkah nona,?" tanya Dave
" mengapa ? kau tak suka aku kembali ?" ujar Valera sinis
" tidak nona,justru aku sangat senang nona mau kembali " ujar Dave dengan senyum nya
" kalau begitu siapkan untuk rapat besok siang " kata Valera dengan tegasnya aura kepemimpinan tiba tiba muncul dalam dirinya
setelah perbincangan nya dengan Dave selesai,Valera mengajak ayah dan kakaknya berdiskusi mengenai ia akan kembali menjadi pemimpin di mafia nya lagi
terlihat dua orang pria berwibawa beda usia ada di hadapan Valera saat ini,mereka menunggu Valera membuka pembicaraan
__ADS_1
" aku ingin mengambil kembali kepemimpinan mafia ku " ucap Valera tiba tiba,membuat kedua pria itu menoleh dan menatap lekat lekat wajah Valera
" apa kau yakin " tanya vyan
" aku yakin,aku akan menyelesaikan permasalah yang ada didalamnya,terlebih dengan Diego hareem " ucap Valera menyeringai
" Diego hareem " ucap kedua pria itu bersamaan
" putra Jackson hareem,orang yang berkhianat dan membelot kepada pria tua Bangka yang menyebalkan itu,bahkan dia menggelapkan banyak uang,bahkan istrinya pun ia bunuh,ohh ya aku lupa dimana pria tua itu " ucap Valera dengan santainya
" jadi dia yang membunuh istrinya,tapi mengapa " ucap ramius Harson sambil mengerutkan dahinya
" entahlah aku tidak tau pasti,oh ya besok aku menyuruh Dave mengadakan rapat dengan para mafioso" ucap Valera lagi " aku harap kakak dan papah akan hadir disana
" baiklah,jika itu yang kau mau,aku jadi akan fokus kepada bisnis saja " ucap vyan mantap
" baiklah,tapi kau harus tetap berhati hati Vale,"
" baiklah pah,aku akan selalu berhati hati,"
Valera akan mengambil alih kepemimpinan nya yang ia tinggal kan selama ini,Kakak nya terlalu lunak dalam bertindak,sedangkan Valera selalu gerak cepat tanpa membuang buang waktu
ia juga tidak tahu apakah ada penghianat di antara para mafiosonya yang ia rekrut atau tidak,ia juga harus turun tangan langsung melihat sepak terjang para anak buahnya dalam melakukan tugasnya
banyak para mafioso yang berada di bawah kendali KING,dan banyak pula orang yang ingin menjatuhkan kepemimpinan king dalam memimpin ratusan bahkan ribuan mafiosonya
LADY adalah sebutan Valera,kini ia kembali,kini ia kembali lagi untuk bertarung dan memberantas siapa saja yang berkhianat kepadanya
Valera merebahkan tubuhnya di kasur miliknya ia baru saja mendapat panggilan dari pria yang ia sukai,ntah sejak kapan Valera menyukai Remi,tapi saat mendengar suara pria itu hati Valera seakan berdegup sangat kencang..
hari ini semua mafioso yang berada di bawah kendali KING akan menghadiri rapat yang cukup terbilang tiba tiba,banyak pro dan kontra saat mendengar sang LADY kembali itu artinya jabatan vyan akan terganti oleh pemimpin yang sesungguhnya
disebuah ruangan yang sangat besar seperti mirip Aula,tapi ini lebih mewah dan megah kursi kursi tersusun sangat rapi
suara langkah beberapa orang berjalan memasuki ruangan,semua orang menoleh dan tercengang melihat LADY dari KING kembali ada yang senang ada juga yang tidak suka saat Valera kembali menjabat sebagai pemimpinnya
Valera tersenyum miring menatap wajah wajah topeng dari sebagian para mafiosonya
" selamat siang semuanya,tujuan di adakan rapat siang ini adalah untuk memberikan jabatan kembali kepada pemimpin yang sesungguhnya,saya selaku pemimpin sementara dari KING menyerahkan kembali kepemimpinan saya kepada adik saya " ucap vyan dengan tampang serius berwibawa
terdengar riuh dari semua orang yang menghadiri rapat kali ini,ada juga yang berbisik bisik,mengenai pengalihan kepemimpinan,mereka sangat tahu sepak terjang dari dua bersaudara ini,jika vyan masih terbilang acuh tak acuh dan masa bodi,tapi jika ditangan Valera tidak ada ruang gerak sedikit pun bagi para pembelot,jika ada pasti akan tewas di tangan seorang wanita .
" apakah ada pertanyaan " kini tuan ramius bertanya
semua orang menoleh ke kanan dan kiri dan saling menatap satu sama lain
" mengapa harus di ganti tuan ramius,kenapa tidak tuan vyan saja yang menjabat " kata salah satu mafioso
" justru pemimpin sesungguhnya adalah putriku,bukan putraku ! " tegas ramius
" mengapa anda berkata demikian tuan " sel Valera datar
__ADS_1
" karena aku meragukan mu nona " ucap mafioso itu secara terang terangan
sontak membuat semua orang tercengang dengan jawaban dari seorang pria muda yang merupakan mafioso yang terbilang baru di bawah kendali KING
" tolonmmg jaga ucapannya tuan " kini Dave yang bersuara dengan penuh penekanan ..
" memang nya apa yang salah,salah kah aku jika aku meragukan nya " saut pria itu dengan nada penuh percaya diri
" sepertinya kakak ku terlalu memanjakan mu " seringai iblis Valera muncul di sela sela wajah cantiknya
" aku tidak setuju,aku masih ingin tuan vyan lah yang memimpin, bukan seorang wanita seperti kau nona " teriak nya lantang,suasana semakin panas tatkala perdebatan antara mereka,Valera merasa jengah dengan situasi seperti ini,dan seketika gebrakan meja yang sangat kuat membuat mereka terdiam bahkan pria yang tadi mencoba untuk mengutarakan pendapatnya mendadak terdiam,saat melihat aura Valera bagaikan iblis berwajah cantik
BRAKKKKKK
" siapa diantara kalian yang masih menentang ku !, silahkan angkat tangannya ! akulah pemimpin asli kalian sedari dulu sampai kini,akulah lady nya,dan kau jika kau tak suka maka kau bersiap lah untuk menerima setiap peluru yang aku tembakan padamu !" ucap valera lantang membuat orang orang disekitarnya susah payah menelan ludahnya
tidak ada perdebatan lagi,suasana kembali tenang,bahkan si pria itupun sudah duduk di tempat nya,semuanya seakan bungkam tak berkutik,
" baiklah kukatakan hari ini,Lady kembali memimpin " ucap final tuan ramius
" jika tidak ada yang suka,silahkan angkat kaki dari sini,dan jangan harap kalian masih menikmati hari esok " ucap vyan dengan smirk nta
akhirnya semuanya para mafioso menerima kembali lady nya,ada yang senang hati dan ada juga yang terpaksa menerima,karena takut dengan ancaman ancaman yang mereka berikan,semua para mafioso berdiri dan membungkuk hormat kepada Valera
" selamat datang kembali lady " ujar mereka serempak
" selamat datang kembali lady " ujar Dave membungkuk hormat kepada Valera dengan sopan,dan Valera pun hanya memberikan senyum tipis nya
" aku harap kalian masih tetap di jalur yang seharusnya,tidak ada pembelot atau penghianat,dan jika salah satu di antara kalian yang berani seperti itu, aku jamin hidup kalian tidak akan lama lagi," ucap Valera dengan senyum menyeringai nya
setelah menyelesaikan segala urusannya kini Valera menuju ke ruang kerjanya,dulu ia duduk di kursi ini,dan sekarang ia akan duduk di kursi ini lagi, sedangkan vyan dan tuan ramius kembali ke perusahaannya dengan di kawal oleh para pengawalnya.
Valera melirik ada berkas baru di meja nya,lalu ia membuka berkas itu dan membacanya secara teliti
" ternyata banyak mafioso baru disini " gumam Valera yang terus memperhatikan data data tersebut
" vikram ! jadi itu namanya. pantas aku baru melihatnya dan dia pun berani menentang ku" gumamnya lagi
Valera tidak mau membuang waktu nya yang berharga ia langsung menelpon Dave tangan kanan nya
" Hallo dave segera ke ruangan ku " titah Valera dan langsung memutuskan teleponnya
tok tok tok
" masuk " suara wanita lembut namun tegas
" maaf lady,ada apa kau memanggilku " tanya Dave dengan sopan
" kirim para anak buahmu untuk mengawasi silver house,awasi pergerakan yang ada disana," ucapnya sambil menatap Dave
" baik lady,apakah ada lagi "
__ADS_1
" hanya itu " singkat Valera,dan Dave pun melangkahkan kaki nya untuk segera pergi
" Diego kau sangat bodoh, aku tau kau ingin balas dendam atas kematian ayahnya,aku pun tidak bodoh yang membunuh orang tanpa alasan,ayahmu penghianat , ayahku memberi kan kepercayaan penuh kepada ayahmu, tapi apa?? ayahmu malah bersekongkol dengan pria tua itu untuk menjatuhkan ayahku,baiklah kau sudah mulai menyalakan api,maka dari itu aku harap kau tidak akan menyesal " geram Valera