
DUARRRR
satu buah bom meluncur dengan cepat kearah Zizi, Dave, Hugo dan juga zumba membuat mereka terpental jauh dan jatuh begitu saja karena dampak dari ledakan itu.
Thomas memekik kuat saat melihat teman-teman nya jatuh tersungkur dengan beberapa luka dibagian tubuh mereka. Elion datang dan melihat siapa pelakunya tanpa menunggu lama ia berlari dan mengambil senjata panjang untuk melumpuhkan orang itu.
" uhukkk " erang Zizi saat ia merasakan sakit dibeberapa bagian tubuhnya bahkan ia merasakan sesak pada bagian pernafasan nya begitupun dengan Dave akan tetapi Hugo dan Zumba tergelatak tak sadarkan diri.
para anak buah king melihat semua itu dengan cepat menyelesaikan tugasnya untuk membantai para musuh yang lancang bahkan Thomas ia merasa lemas pada tulang-tulang nya saat melihat itu semua.
Mata Thomas terbelalak saat melihat Elion melawan beberapa orang yang mulai mengepung salah satu temannya itu, dengan sigap Thomas menyensor beberapa orang yang menurutnya sangat nakal.
JLEBBB
JLEBBB
SHOTT
DODODODOR !!
orang-orang itu langsung tergelatak tak sadarkan diri setelah Thomas beraksi dan membuat pergerakan Elion sedikit lebar, Elion berlari menuju sisi kiri markas untuk mengejar orang itu, kilatan marah sangat terlihat jelas di mata Elion saat kini.
" mari kita akhiri " seringai Thomas lalu tangannya dengan lincah mulai membidik semua wajah-wajah asing yang tertangkap oleh alat nya itu dan seketika mereka meledak dengan tubuh yang bercerai berai hingga anak buah king menelan ludahnya kasar.
Zizi dan Dave merangkak dengan tubuh terluka, Thomas belum bisa keluar dan turun karena masih ingin melihat titik-titik tempat pada bagian king karena ia takut jika ada pihak bantuan dari musuh yang datang secara tiba-tiba.
anak buah king dengan cepat membawa tubuh Zizi, Dave, Hugo dan Zumba ke tempat yang aman. Bahkan salah satu dari mereka dengan cepat mengkondisikan kejadian ini pada sang Lady.
Tiga buah helikopter sudah bersiap dengan cekatan untuk membawa Zizi dan lainya menuju rumah sakit. Thomas yang melihat itu semua menjadi sangat lega tapi kini ia kehilangan jejak Elion dan itu membuat Thomas panik seketika.
" shitt kemana dia lari !! " geram Thomas saat suasana makin tidak karuan karena Zizi dan lainya terluka hanya tersisa anak buah king dan juga Lotus yang kini ikut mengejar Elion dan juga lelaki itu.
Thomas dengan lincah menatap layar lebar dihadapannya yang menampilkan beberapa layar pada titik dan tempat yang berbeda,tidak ada pergerakan asing lagi bahkan alat yang canggih pun tak menangkap sinyal asing lainnya.
saat Thomas turun ia sudah melihat tiga buah helikopter terbang dengan gagah dan beriringan, Thomas dengan cepat masuk dan menghungi sang Lady akan tetapi tidak ada jawaban sama sekali, dan Thomas pun mencoba untuk menghungi Asnee tapi nihil tidak ada jawaban sama sekali,
" shitt ini sudah hampir pagi " gerutu Thomas saat melirik kearah jam dinding yang menunjukkan pukul tiga dini hari waktu setempat.
****
Keesokan paginya, Valera bangun lebih awal dan alangkah terkejutnya saat ia melihat panggilan tak terjawab dari Thomas yang sudah beberapa kali menghubunginya itu, bahkan ia menatap tak berkedip pada tablet yang berkedip dan menampilkan cahaya berwarna merah tanda bahaya.
dengan cepat Valera menghubungi Thomas kembali hingga tiga menit kemudian Thomas baru mengangkat ponselnya itu dan menyapa pagi sang lady dengan ramah.
" Thomas ? terjadi sesuatu ? katakan ! " tegas Valera dan Thomas mengatakan kejadian sesungguhnya hingga membuat Zizi dan lainnya di bawa kerumah sakit. Sontak Valera terkejut bukan main dengan kabar mengejutkan di pagi hari ini, tanpa basa-basi Valera menutup panggilan telepon itu dengan cepat.
" ada apa sweatheart ? " ucap Remigio tiba-tiba yang baru saja keluar dari arah kamar mandi dan baru saja menyelesaikan ritual mandinya.
" ohh Remi... terjadi sesuatu di markas aku harus segera kesana " ucap Valera sedikit panik dan dengan cepat Valera menuju ruangan khusus yang berada di kamarnya untuk mengambil baju serta alat-alat yang Remigio butuhkan.
" sweatheart, biar aku saja lebih baik kau mandi dan segera berangkat, Aku pun ada meeting pagi ini " ucap remigio dengan lembut dan mengecup bibir Valera dengan singkat.
" baiklah, " ucap Valera lagi dengan patuh, lalu ia sedikit berlari menuju kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya. Remigio pun tampak cemas dan sedikit penasaran atas apa yang telah terjadi pada jajaran istrinya itu.
satu jam berlalu Valera telah siap dan rapi bahkan ia menggunakan dress berwarna hitam untuk pagi ini, Valera tampak mengecup pipi George dan Remigio bergantian sebelum mereka akhirnya memasuki mobil yang berbeda tentunya.
jalanan cukup lenggang karena ini masih pagi dan tidak begitu macet jadi Valera bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal, hingga empat puluh lima menit Valera telah sampai dirumah sakit terbesar di kota itu.
__ADS_1
sepatu hak yang tidak terlalu tinggi membuat Valera lebih leluasa berlari untuk menuju sebuah ruangan dimana keempat orangnya dirawat bahkan Thomas sudah memberi pesan singkat kepada Lady nya.
nafas Valera sedikit tersengal karena ia berlari, bahkan Valera menggunakan masker untuk menutupi sebagian wajahnya itu agar tak mudah dikenali oleh pihak manapun yang ingin mencari kesempatan.
hingga Valera telah sampai di lantai tujuh rumah sakit ia pun melihat Thomas dan Lotus serta dua anak buah king yang sedang duduk di kursi panjang.
" lady " ucap mereka serempak dengan menusuk hormat. Valera hanya mengangguk kecil lalu raut wajahnya tampak cemas.
" bagaimana ? " cemas Valera
" mereka mengalami luka bakar nona " sendu Thomas dan Valera terkejut seketika. " Zizi tidak terlalu parah begitupun dengan Dave akan tetapi Hugo dan Zumba sampai saat ini belum sadarkan diri " ucap Thomas lagi dan Valera langsung terduduk di kursi panjang itu.
" katakan apa yang terjadi ? " tegas Valera dengan sorot mata yang tajam.
" tepat pada pukul satu dini hari tadi tiba-tiba markas diserang dan mereka membawa banyak pasukan, untung saja mereka tidak menghancurkan bangunan lebih jauh nona " ucap Thomas lagi dan Valera hanya diam saja.
" bahkan Elion sampai saat kini belum kembali " panik Lotus dan lagi-lagi Valera tersentak bukan main jantungnya berdebar tak karuan, keempat orangnya sedang terbaring tak berdaya di tambah Elion pergi dan hilang tanpa jejak.
Valera meremas dress nya sendiri, dengan perasaan tak menentu. luka bakar ? itu berarti mereka terkena senjata api yang cukup tinggi, tapi bagaimana bisa mereka lengah ?
Valera segera menghubungi Kakaknya vyan untuk memberi kabar mengenai ini dan mengenai Zizi, tentu saja vyan terkejut bukan main ia mengatakan akan segera tiba dengan cepat.
" apakah sudah bisa ditemui ? " tanya Valera dan Thomas mengangguk kecil. Lalu Valera masuk keruangan Dave terlebih dahulu.
Valera berjalan secara perlahan dan menatap Dave yang masih betah dengan mata terpejam nya, luka-luka di sekujur tubuh Dave membuat Valera merasa bersalah, mereka sudah melewati malam yang sangat mendebarkan.
" Dave " lirih Valera dengan mengenggam tangan Dave pelan membuat si mpunya terusik seketika.
" nona " ucap Dave dengan serak dan Valera langsung menatap wajah dave dengan tersenyum " nona, kenapa kau menangis ? " ucap Dave lagi dan Valera segera mengusap kasar air matanya. Entah mengapa sang Lady Berubah menjadi melankolis.
" tidak apa-apa nona, ini hanya luka ringan saja " ucap Dave dan Valera hanya diam saja.
" setelah keadaan mu membaik, aku akan mengirimkan kan mu beserta lainnya menuju dokter di Italia, untuk memulihkan luka bakar yang dialami. Luka itu harus hilang " tegas Valera dan Dave hanya mengangguk patuh.
" terimakasih " ucap Dave dan Valera hanya mengangguk lalu ia pamit karena ingin menemui Zizi dan Valera beranjak dan menuju ruangan Zizi yang berada di samping ruangan Dave.
Valera menatap sendu Zizi yang sedang terbaring layaknya seperti Dave tadi, hanya saja Zizi mendapatkan luka bakar itu tepat di pipi sebelah kanan nya dan itu tidak terlalu besar dan beberapa luka lainnya di tempat yang berbeda. Valera mengembuskan nafasnya dengan kasar.
BRAKKKKKK
Valera terkejut bukan main begitupun dengan Zizi yang terperanjat kaget bahkan tangan yang di infus mengeluarkan darah sedikit deras karena gerakan Zizi yang kasar itu.
" haii.. darah " pekik vyan ia langsung menyuruh Leonel untuk memanggil dokter dengan suara lantang membuat Valera dan Zizi menatap dalam diam.
" apa kau tidak bisa membuka pintu itu dengan pelan ? " ucap Valera dan vyan hanya tersenyum kikuk lalu mendekat kearah Zizi matanya menatap sendu beberapa luka di kulit putih Zizi.
" jangan menatap ku seperti itu " ketus Zizi dan vyan tak perduli bahkan ia menyentuh lembut pipi Zizi membuat si mpunya sedikit kikuk dan tak enak hati karena perlakuan vyan dilihat oleh sang lady.
" apa yang terjadi ? " tanya vyan dengan lembut
" tidak ada ! ini hal biasa. " ucap Zizi sarkas membuat Vyan menatap tajam wanita yang berada di hadapannya. " ohh iya nona aku hampir melupakan sesuatu ! Jack. Orang itu yang melakukan penyerangan pada markas bahkan ia membawa cukup pasukan untuk membantunya. " ucap Zizi dan Valera diam dan memikirkan sesuatu.
" Jack ! orang itu. Andai saja ia tak lepas dan tak kabur, saat ini pasti ia menjadi salah satu tahanan ku " geram Valera dan Zizi hanya terkekeh kecil.
" menurutku itu bagus nona, itu akan membuat kita bertemu dengan musuh yang lebih banyak lagi " ucap Zizi senang dan vyan seketika mengerutkan dahinya heran.
" Zizi luka mu..setelah keadaan mu pulih kalian akan bertolak menuju Italia untuk menghilangkan bekas luka itu " tegas Valera dan Zizi hanya tersenyum biasa. " jangan tersenyum ini bukan lelucon. Dan luka itu harus hilang " ucap Valera lagi dan Zizi hanya mengangguk patuh.
__ADS_1
" ini adalah sebuah hadiah yang menyenangkan nona " kekeh Zizi dan Valera hanya acuh saja.
*****
Elion kini berhasil menangkap Jack dengan susah payah, bahkan ia harus melawan anak buah Jack yang tersisa dengan tangannya dan tanpa senjata bahkan Elion pun harus merebut senjata yang digunakan Jack untuk membidiknya.
" Heii..lepaskan aku ! " pekik Jack dan Elion hanya acuh saja.
" melepaskan mu ? jangan mimpi " tajam Elion dan Jack hanya menatap datar kearah Elion.
ternyata Elion dibantu oleh black road milik sang lady secara diam-diam membuat siapapun tak akan menyangka dengan aksinya. Jack diborgol dengan sangat kuat hingga ia kesulitan untuk bergerak lalu Elion dengan kasar menghempaskan tubuh Jack kedalam mobil.
DUAKKK
AGHHH
erang Jack saat kepalanya membentur keras sisi bagian mobil, Elion hanya tersenyum sinis lalu ia ikut duduk dan menampilkan wajah datarnya.
" kau harus membayar apa yang telah kau lakukan terhadap teman-teman ku " tajam Elion dan Jack hanya diam saja. Entah mengapa Jack diselimuti rasa takut yang mendalam, ia akan mendapatkan masalah yang besar setelah ini. Elion masih terus menatapnya tajam seakan tak berkedip membuat Jack memalingkan wajahnya ke sisi jendela.
DODODODOR !!
lagi-lagi suara itu mengejutkan Elion yang sedang dalam perjalanan menuju markas, Jack menoleh seketika lalu senyum nya terkembang saat mengenali mobil yang melakukan aksi itu.
DODODORDODODOR !!!
BRAKKKKKK
AGHHH
mobil yang di tumpangi Elion serta Jack ditembak lalu dihantam dengan sangat keras hingga membuat mereka yang berada di dalamnya terombang-ambing tak menentu.
Elion geram lalu ia mengambil senjata yang berada di bawah jok yang ia duduki, sang supir yang tak lain adalah salah satu anggota black road hanya fokus pada alat kendali pada mobil.
" mereka ada tiga ! Cihh bisanya mengeroyok tanpa mau melawan " cibir lelaki yang sedikit sudah beruban itu yang bernama Green, Elion langsung menoleh ke arah belakang dan benar saja. Lalu Jack tertawa senang.
" hahaha kau tak akan bisa membawa ku" sinis Jack dan Elion diam saja karena ia fokus akan membidik dan mengecoh mobil musuh agar tak fokus. " kau jangan berfikir jika kau mampu, kami tak selemah itu " pekiknya lagi dan membuat Elion geram.
DUAKKK
AGHHH
Elion yang geram lalu menghajar Jack dengan ujung senapan yang masih ia genggam hingga darah segera mulai mengalir dari pelipisnya, Elion tersenyum sinis sedangkan Green hanya terkekeh kecil.
" kau terlalu banyak bicara ! " tajam Elion
" fokuslah, mobil ini anti peluru kau tenang saja Elion kita tidak mungkin mati " ucap green dan Elion mengangguk saja Lalu ia mulai membuka kap bagian atasnya dam Elion memposisikan tubuhnya sebaik mungkin.
DODODORDODODOR !!
DODODODOR !!!
Elion melakukan serangan balasan hingga suara tembakan itu tak terjeda karena Elion merasa geram dan marah yang kini meliputi hatinya.
DODODORDODODOR !!
DUARRRR !!
__ADS_1