
dua hari berlalu Valera memberi tugas baru kepada Dave untuk menyelidiki Diandra dan Malvin, Valera merasa kan hal lain dalam dirinya ia seperti merasakan kehidupan kedua dari seorang Macky dalam diri Malvin
Dave tentu saja ia menerima nya dengan senang hati bahkan ia sampai tersenyum senang karena nonanya mau melibatkan dirinya untuk mencari tau identitas Diandra dan Malvin
sedangkan Daniel hari ini sudah bersekolah disalah satu sekolah terbaik dengan diantar Thomas Valera sudah memberi wejangan kepada Daniel dan pria muda itu menerimanya dengan senang hati bahkan ia sangat senang bisa bersekolah lagi
" George apa kau tidak bersekolah hari ini ? " tanya Valera bingung yang melihat George belum saja pergi bersekolah karena ini sudah pukul delapan pagi
" aku bersekolah, tapi nanti jam sepuluh " ucap George enteng membuat Valera bingung seketika lalu dirinya menatap Asnee untuk meminta penjelasan dan Asnee yang merasa ditatap dengan sigap menjelaskan semuanya jika sekolah George akan dimulai pada pukul sepuluh pagi dan akan kembali pada pukul dua siang karena ada sesuatu hal dan Valera akhirnya mengerti
" baiklah, belajar yang rajin yang sayang " ucap Valera dengan senyum menggoda nya membuat George tersenyum gemas
" mamih tidak lupa jika aku mendapatkan nilai baik dan mamih akan mengajak ku berlibur tahunan " seru George antusias
" tentu saja ! jadi buktikan lah " ucap Valera lagi dan George langsung mengacungkan jempolnya dan Valera yang melihat itu langsung tersenyum dan mengecup singkat pipi gembul itu
" baiklah mamih pergi bekerja dulu " seru Valera yang mengambil tas branded di atas meja
" bye mamih "
" bye sayang " ucap Valera yang melambaikan tangannya begitupun dengan George yang tersenyum lembut disana
*****
pesawat jet pribadi milik Remigio sudah mendarat sempurna di bandara internasional Prancis wajah lelahnya sangat terlihat jelas di sana bahkan Remigio hanya memakai pakaian kasual saja tanpa pakaian formal yang selalu menemaninya sehari-hari
Remigio berjalan dengan gagah dan kacamata hitam semakin menambah daya pesonanya sepatu sporty nya yang berwana putih menambahkan kesan Maco untuk seorang Remigio Adomson
saat remigio hendak memasuki mobil mewah nya suara seorang wanita memanggilnya
" Remi " pekik suara itu dan hanya butuh waktu lima menit seorang wanita sudah bergelayut manja di lengannya " sudah lama kita tak berjumpa Remi, aku merindukan mu " seru wanita itu yang tak lain Bianca
" lepaskan, Bianca " ucap remigio dengan suara tertahan tapi Bianca tak perduli dengan hal itu
" jangan marah-marah nanti ketampanan mu bisa hilang " ucap Bianca lagi yang semakin menempel bagaikan ulat bulu, Remigio yang mulai jengah langsung menghempaskan tangan Bianca secara kasar
" jangan pernah menyentuhku sembarangan ! ingat hal itu " ucap remigio dengan nada yang mengancam lalu ia berlalu pergi saat Bianca hendak menyusul tapi salah satu anak buah Remigio langsung menghadang Bianca membuat ia mengumpat nya dengan kasar
Remigio sudah duduk manis di mobil mewahnya tanpa melihat Bianca sedikitpun saat ini hatinya sedang merindukan Valera kekasih hatinya calon istrinya masa depan
Bianca yang melihat mobil Remigio melenggang pergi hanya mendengus kesal bahkan ia mengumpat tak karuan kemarahannya selalu tak bisa terkontrol dengan baik dendam kepada Valera makin saja menggebu, bahkan saat ini Bianca sudah tak terkendali semenjak ayah serta kedua kakaknya hilang jejak dan menjadi tawanan king
disisi lain James dan Leo sedang mengerjakan tugasnya seperti biasa di perusahan Adomson, mereka telah mengetahui jika tuannya sudah kembali dan sekarang tuannya itu sedang beristirahat di mansion pribadinya
suara alrm kebakaran seakan menjadi pemicu kericuhan di perusahan Adomson James dan Leo saling pandang seketika lalu mereka keluar secara bersamaan untuk mencari sumber masalah itu
para karyawan yang di dalam gedung itu berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, mereka panik bahkan memekik kaget tapi leo yang peka dengan keadaan segera ke ruang CCTV untuk melihat apa yang terjadi sedangkan James mencari sumber suara itu
BRUKKKK
leo mendobrak ruang CCTV itu dengan keras ia terkejut karena ada seorang wanita yang berada di dalamnya
" siapa kau ? " ucap Leo bingung dan wanita itu dengan cepat menghajar Leo dan Leo yang mendapatkan serangan mendadak itu tentunya ia melawan
__ADS_1
terjadilah perkelahian antara Leo dan wanita asing itu sedangkan karyawan yang bertugas di bagian CCTV tergelatak tak sadarkan diri disudut ruangan entah apa yang terjadi dengan dirinya
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
wanita itu memukul telak tubuh leo tapi leo seakan mendapat tantangan ia bangkit dan mulai menyerang wanita itu dengan kemampuannya
BUGHHHHHH
AGHHH
wanita itu memekik kesakitan kala leo menendang bagian dadanya, ia meringis mengerang sorot matanya tajam kepada leo
" siapa kau? berani sekali kau bermain ke tempat seperti ini ! '' ucap leo tajam dan wanita itu hanya terkekeh kecil lalu ia mulai bangkit kembali
sedangkan James sudah mematikan sumber suara itu detik kemudian ia merasa ada yang janggal di perusahaan tuan nya itu, ia segera bergegas mencari leo tapi lagi-lagi segerombol orang menghadang jalan James membuat James mengerutkan dahinya
jadi benar dugaan ku ternyata ada penyusup yang masuk kesini . batin James tersenyum geli
" heh. Penyusup " sinis James kepada lima orang lelaki berpakaian rapi seperti karyawan kantoran, tapi ia tau betul jika wajah-wajah ini tak pernah berada di perusahaan Adomson
" hmm ternyata kau peka juga " ucap salah satu nya, James hanya diam tapi pikirannya mengingat kepada anak buah Remigio yang tuannya sebar di luar gedung, kemana mereka ?
salah satu dari mereka menyerang James tiba-tiba tapi James dengan sigap mengelak dan melawan kini James di kepung lima orang lelaki asing
mereka siap menyerang titik pusat kehidupan James tapi James yang sudah membaca situasi itu dengan sigap bergerak lincah untuk menghindari serangan mematikan itu James mulai kesal dengan mereka
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
AGHHH
BUGHHHHHH
BRAKKKKKK
dengan sekali tendangan ketiga nya tersungkur jatuh ke lantai dengan erangan dan rintihan kesakitan
James segara mendekat ke arah meraka untuk mencari sesuatu tapi tak ada selain sebuah senjata berbetuk revolver dengan cepat menyita semuanya dan segera berlalu pergi untuk mencari keberadaan Leo
di luar gedung para karyawan berkumpul menjadi satu, sebagian dari mereka ada yang nafasnya terengah-engah karena tingginya lantai membuat mereka harus turun menggunakan tangga darurat
tak lama segerombolan orang berbaju hitam datang dan terlihat bingung mereka sedang menerka-nerka apa yang terjadi
" ada apa ini ? " tanya salah satu dari mereka kepada salah satu karyawan
" entahlah tadi alrm kebakaran berbunyi nyaring membuat kami semua turun dan keluar dari gedung itu " ucap wanita itu dengan nafasnya yang masih tersengal dan sontak orang itu segera melihat ke arah gedung tapi aneh tidak ada asap sama sekali mereka saling berpandangan satu sama lain dan mereka memutuskan untuk masuk ke perusahan Adomson dengan senjata yang ada di balik pinggangnya
disisi lain Leo masih saja bertarung dengan wanita asing itu, Leo mulai kelihatan lelah tapi ia tak mau dibilang lemah, wanita itu cukup pandai bela diri
" apa kau sudah lelah ? " sinis wanita siang itu dengan sorot mata yang terlihag meremehkan dan Leo hanya tersenyum tipis menanggapi
__ADS_1
" begitukah ? tapi sayangnya tidak ! " desis leo tahan dan wanita itu hanya mengangguk saja
BRAKKKKKK
James mendorong pintu ruang CCTV dengan keras ia bingung dengan apa yang dilihatnya di depan dimana leo sedang dengan seorang wanita
" siapa dia ? " bingung James yang melirik leo tapi leo hanya acuh saja detik kemudian James mulai mengerti " oh seorang wanita cantik tapi sayang kau seorang penyusup seperti maling saja " ejek James dan sontak wanita itu terpancing dengan perkataan James yang menurutnya sedikit menghina
" diam kau ! " pekik wanita itu dan James langsung tertawa renyah sedangkan leo hanya diam saja mencoba mengatur nafasnya
lagi-lagi wanita itu menyerang James tanpa aba-aba sontak James yang mendapatkan serangan dadakan seperti itu langsung terkena pukulan di wajahnya
BUGHHHHHH
ughhh !
wanita itu tertawa mengejek dan James tentu saja ia menatap marah pada wanita asing yang sedang tersenyum itu
" dasar wanita sialan ! " desis James bangkit lalu ia pun melakukan serangan dadakan wanita itu tentu saja terkejut tapi ia dengan cepat mengelak dan James terus saja mengincar untuk melumpuhkan nya dan leo datang tiba-tiba membantu James
kini keadaan wanita itu semakin terpojok karena kedua kaki kanan Remigio melakukan penyerangan ganda, wanita itu mulai tak bisa mengimbangi gerakan James dan leo
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
BRAKKKKKK
James dan Leo tak perduli jika ia seorang wanita James dan leo berhasil melumpuhkan wanita asing itu dengan menyerang segala titik yang berbeda
tak lama para anak buah Remigio datang tanpa di undang dengan membawa kelima pria yang tadi menghadang James
Leo tentu saja bingung lalu ia melirik James dan James yang dilirik seperti itu hanya tersenyum penuh arti
" ikat mereka menjadi satu, " perintah Leo kepada anak buah Remigio " dan kalian jangan coba-coba untuk memberontak jika tidak ingin peluru ku masuk dan bersarang di tubuh kalian " ancam leo dan kelima orang itu tidak memberi respon apa pun mereka tampak lemas sepertinya anak buah Remigio sudah membuat mereka babak belur dan nyaris tak berbentuk
*****
Remigio Beru saja tiba di mansion setelah menghubungi Valera untuk mengajak nya makan malam nanti tentu saja Valera tidak menolak ia pun harus berbicara karena Valera merasa hubungan nya dengan Remigio tidak ada kepastian sama sekali.
baru saja Remigio ingin menuju kamar pribadinya untuk beristirahat beberapa jam agar nanti jika ia bertemu dengan Valera wajah dan tubuhnya tampak segar, tapi rencana tunggal rencana salah satu anak buah Remigio yang bertugas di luar mansion berlari cepat sampai ia mengehentikan langkah tuan nya
" maaf tuan ada kerusuhan di perusahan " ucap ia sopan dan Remigio tampak mengerutkan dahinya kerusuhan ? apa maksudnya ini ?
" apa maksud mu ? " tanya Remigio seakan ia meminta penjelasan yang lebih
" terjadi sesuatu di perusahan tuan, dan saya mendapat kabar jika ada penyusup yang berhasil masuk serta membuat kekacauan disana " jelas nya sopan dan sontak Remigio mengkerutkan dahinya seketika ingin marah tapi ia tak tau apa penyebabnya
Remigio akhirnya memutuskan untuk kembali ke perusahan dengan beberapa anak buahnya Remigio tampak mengumpat gak jelas rasa lelah di tubuhnya seakan hilang dan lenyap karena mendapat kabar buruk ini,
siapa yang berani bermain-main dengan ku dan membuat kekacauan di tempatku, akan ku habisi orang itu , menganggu saja ! . batin Remigio geram
" tolong dipercepat " titah Remigio tegas dan supir itu hanya mengangguk menurut lalu ia menambah kecepatannya, supir itu sangat tahu kegelisahan tuannya, dan sepanjang perjalan Remigio hanya memijit-mijit pelipisnya yang terasa berdenyut sungguh ia butuh istirahat kali ini tapi takdir seakan tak mengijinkan Remigio untuk beristirahat sedikit pun pasti ada aja kendala yang menghalanginya
__ADS_1
hingga empat puluh menit berlalu mobil tiga buah mobil mewah sudah sampai di pelataran luas perusahaan Adomson, Remigio tentu saja terkejut melihat para karyawannya berkumpul di luar perusahaan dan tepatnya di pelataran bangunan raut wajah mereka tampak panik Remigio menghembuskan nafasnya secara perlahan lalu ia merogoh ponselnya untuk menghubungi leo dan ia menyuruh Leo James dan anak buahnya yang lain membawa para penyusup itu ke ruangannya sekarang.
dasar para tikus, kalian tak cukup pandai untuk masuk ke sangkar harimau dan jangan harap aku akan melepaskan mu begitu saja ! karena kalian sudah mengganggu waktu istirahatku ! desis tajam Remigio lalu ia mulai berjalan dan memasuki gedung miliknya tanpa menghiraukan para karyawan yang menunduk hormat kepada Remigio .