Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
who is he ?


__ADS_3

Valera kini duduk dan termenung fikiran nya masih berkelana jauh Thomas dan Dave hanya diam membisu sembari memijit mijit pelipisnya dan Asnee kini sudah mulai tenang dan sudah tak terdengar lagi suara isak kan nya, Valera hanya menatap lurus


" Jose " gumam Valera tiba tiba Dave langsung menatap nona nya, Jose sang kaki kanan Ben tanaphon sudah di pulangkan ke negara asalnya oleh Dave untuk menjaga Yasmin kini Jose dalam pantauan Dave dan anak buah king lainnya yang.m berjaga disana.


" ada apa nona " ucap Dave yang membuka suara,


" kita harus mengawasi pergerakan nya Dave aku yakin Ben masih memiliki antek antek nya yang lain " ucap Valera dengan wajah yang serius " kita belum tau sepak terjang dari mafioso yang berada di bawah kepemimpinan nya " lanjut Valera lagi seketika Asnee langsung mendongak kan wajahnya


" Ben masih mempunyai banyak orang orang nya, salah satu nya aku dan Raymond " ucap Asnee tiba tiba seketika Valera menatap intens ke arah Asnee


" dimana dia " ucap Valera lagi dengan wajah yang ingin tahu


" dia masih di Hongkong bahkan kami menyempatkan diri untuk bertemu saat aku akan bertolak ke Prancis " jelas Asnee lagi


" hmm. apa kau tahu siapa yang membuat identitas lain untuk ben ke negara ini " tanya valera dengan ragu dan Asnee tampak sedang berfikir dan sedetik kemudian dia mengingat orang itu


" Robert hanya itu yang aku tahu, tapi tidak dengan wajah nya, Ben selalu mengganti identitasnya ketika ia hendak berpergian " jelas Asnee lagi ia pun tak tahu pasti mengapa mantan tuannya itu sering sekali mengganti identitasnya seperti seorang buronan, ******* dan semacam nya


" Robert " gumam Valera yang mengeja nama itu " apa kemungkinan Robert pemilik hotel itu " ucap Valera menduga duga " Dave apa ada berita saat kita menyerang Ben malam itu di hotel " tanya Valera lagi kepada Dave


" tidak ada nona, tapi aku yakin dia cukup peka ketika tak mendapati Ben beserta asisten itu di hotel miliknya, walaupun semuanya bersih " jelas Dave lagi dan Valera hanya menghembuskan nafasnya secara kasar


" aku harus selalu menyiapkan diri ketika para musuh menyerang ku dengan tiba tiba, aku mementingkan keselamatan keluarga ku, kalian,serta anak ku George aku takut mereka mengincar salah satu dari kalian " ucap lirih Valera dengan memejamkan matanya Asnee yang tidak tahu nona nya mempunyai anak sangat terkejut


" nona kau mempunyai seorang anak " tanya Asnee lagi polos dan Valera mengangguk pelan


" dia anak angkat ku, sudah ku anggap seperti anak kandung ku sendiri " ujar Valera " dan kau Asnee kau ku tugas kan untuk menjaga serta menjadi pengawal George saat dia akan memulai tugas untuk sekolahnya atau aktifitas lainnya " jelas Valera lagi


" siap nona " ucap Asnee dengan sigap


*****


Malam hari pun tiba kini keluarga harson sedang bersiap siap untuk makan malam nya


nyonya sofhia kini sedang berkutat di dapur mewahnya bersama dengan Valera sedangkan tuan ramius sedang menikmati kopi nya yang ditemani vyan serta George


George menjadi sangat lengket dengan keluarga Valera, hal itu menjadi kan George sangat senang membuat keluarga harson tampak lebih hangat dan berwarna


seperti biasa Valera selalu menyempatkan waktunya untuk memasak makanan sehat untuk George walupun ada Prada sang pengasuh yang mengurus semua kebutuhan George


sudah ada ayam goreng dengan bumbu asli khas Indonesia sudah ada sayur lodeh kesukaan suaminya sudah ada tempe goreng dan sambal pedas andalan nyonya sofhia serta beberapa masakan khas Prancis lainnya dan beberapa menu penutup mewah lainnya


semua sudah tersusun rapi di atas meja, tuan ramius sudah duduk di kursi yang tersedia begitupun dengan vyan yang mengendong George

__ADS_1


' mami itu apa " ucap George yang menunjuk sayur lodeh di sebuah mangkuk kaca


" ini sayur lodeh, " ucap nyonya sofhia memberi penjelasan dengan senyum lembut nya


" boleh aku mencicipinya sepertinya itu terlihat enak " ucap George dengan wajah menggemaskan nya


" tentu saja " ucap tuan ramius menimpali karena sayur lodeh nya tidak pedas dan tuan ramius pun tidak suka yang namanya pedas


mereka pun makan dengan penuh keheningan hanya ada suara denting sendok yang beradu dengan piring


tuan ramius selalu menambah dalam porsi makan nya jika sang istri yang memasak, begitupun dengan vyan masakan nyonya sofhia benar benar juara tidak kalah dengan chef chef ternama dan terkenal di negeri ini


****


disebuah pemakaman pribadi milik keluarga harson Valera beserta Thomas, Dave, Asnee dan anak buah lainnya yang ikut mengunjungi makam milik macky kini mereka sudah mengelilingi makam itu. Thomas sudah duduk bersimpuh di makam sang kakak air mata nya sudah mulai menganak sungai Thomas sedang mencurahkan isi hatinya di makam sang kakak tercinta ia tidak perduli dengan orang orang disekitar yang sedang menatap nya ia terus mengoceh dan terkesan bercerita seolah olah sang kakak sedang berada di samping nya. Dave dan Valera hanya diam menyimak dan mendengarkan setiap kata kata yang terlontar dari bibir Thomas bahkan Valera sudah mulai berkaca kaca begitupun dengan Dave wajahnya sudah mulai sendu


" macky tenang lah kau di alam sana istirahat lah dengan damai kau tidak perlu khawatir kini adikmu sudah bersama ku " ucap valera dengan suara bergetar nya kenangan serta kebersamaan nya dengan macky masih Terngiang jelas di ingatannya, macky orang yang sangat setia sangat sulit untuk Valera melupakannya


saat mereka sedang dalam suasana sendu salah satu anak buah king yang memakai jam tangan khusus itu berbunyi sangat nyaring menandakan keadaan darurat membuat orang orang disana terlonjak kaget


" ada apa " tanya Valera lagi yang masih bingung


" entahlah nona, kita harus waspada " ucap Dave lagi yang mengkondisikan senjata api di balik pinggangnya begitupun dengan Thomas dan yang lainnya


" GO " ucap Valera lagi tanpa basa basi kini mereka kini mereka berpencar dan membelah diri menjadi dua kelompok Dave bersama Asnee dan empat pengawal begitupun dengan Valera dan Thomas serta empat pengawal lainnya kini mereka menari tempat yang aman untuk bersembunyi suara derap langkah sudah terdengar Thomas menajamkan pandangannya di tempat persembunyian bersama Valera


" sial mereka akan bergerak saat kita sedang melakukan ziarah, sungguh menyebalkan " gerutu Valera orang orang itu berjumlah sepuluh orang saat Thomas sedang asyik dalam pandanganya terdengar suara sebuah tembakan menggema di area ini


DODODORDODODOR


AGHHH


rentetan peluru dilakukan oleh Dave dan Asnee serta yang lainnya pada musuh yang tidak siap akan serangan tiba tiba itu akhir nya tumbang satu persatu satu bahkan Thomas dan Valera belum melakukan aksinya


" mereka memang sangat peka " puji Valera dengan senyum tipis di wajahnya Thomas hanya diam sembari memandang orang orang yang sudah tumbang


saat Thomas dan Valera keluar dari persembunyian nya sebuah helikopter melintas di atas mereka dan meluncurkan peluru peluru nya ke arah Valera dan yang lainnya sontak mereka menghindar dengan lincah nya


" lindungi lady " teriak Dave yang ikut mengelak dan melindungi dirinya agar tak terkena peluru peluru yang di luncurkan oleh helikopter sialan itu para anak buah king segera melindungi lady nya dan bergegas menuju mobil mereka.


DODODORDODODOR


Asnee dan dan Thomas melakukan serangan balik dengan senjata yang berada di tangan kekar mereka untuk menghalangi sang sniper yang mengarahkan bidikannya kepada nona nya

__ADS_1


" Dave " teriak Thomas ia panik ia kehabisan peluru, Asnee yang melihat Thomas berteriak memberikan satu buah pistol yang berada di sebelah tangan kirinya,


DODODOR


kini giliran Dave yang memberikan hadiah kepada helikopter itu, tapi sialnya mereka sangat lincah menghindari setiap peluru peluru yang di luncurkan oleh Dave Asnee maupun Thomas


sesaat suasana menjadi hening tidak ada saling baku hantam Asnee yang melihat siapa yang berada di atas helikopter itu hanya membelalak kan matanya ia terpaku seketika orang itu menatap tajam Asnee.


terlihat sangat jelas sorot mata penuh amarah dari pria yang berada di helikopter itu Thomas yang melihat keanehan dalam diri. Asnee langsung menepuk pundaknya dan seketika


DOR DOR DOR


pria itu menembak makan macky dengan senjata Laras panjang yang sangat besar hingga menimbulkan lubang menganga dalam makam Macky. Thomas yang melihat itu sangat murka ia meraung dan menjerit tidak terima karena makam kakak nya di rusak, pria itu tersenyum sinis lalu pergi meninggalkan orang orang yang sedang dilingkupi amarah itu


" bajingan turun kau dan lawan aku Disini !" teriak Thomas lantang dengan api amarah yang melingkupi dirinya, ia menatap tajam kepergian helikopter itu, Asnee tidak bisa berbuat apa apa ia masih tidak percaya dengan pria yang dilihatnya, mengapa dia berada disini


Valera lalu berlari mendekati orang orang nya setelah di tahan oleh anak buah king dengan alasan demi keselamatan, akhirnya membuat Valera berontak dan nekat keluar tapi Mata Valera berubah menjadi memerah nafasnya menjadi memburu wajah iblis nya sudah mulai nampak


" AHHHKKK siapa yang melakukan ini " teriak Valera marah, ia langsung tersungkur di hadapan makam orang setia nya, Valera meneteskan matanya Dave pun terlihat shock dengan apa yang dilihatnya " cari mereka sampai dapat !' titah Valera dengan raut wajah iblis nya


Valera langsung menyuruh anak buah king untuk memperbaiki makam milik macky serta menempatkan penjaga di sekitar pemakaman ini pertama kalinya ia diserang di tepat seperti ini, dan Valera sungguh tak menyangka jika ada musuh yang mengintai nya


iring iringan mobil itu meninggalkan area pemakaman dan melaju menuju markas utama king.


" siapa mereka, berani sekali mereka melakukan nya " geram Dave dengan nada yang penuh penekanan


semuanya diam dalam kebisuan begitupun dengan Asnee dia yang paling diam dan sibuk dengan fikirannya sendiri Valera yang menyadari nya hanya diam saja dan akan bertanya saat mereka tiba di markas, Valera yakin Asnee tau sesuatu.


sesampainya mereka di markas Valera langsung melangkah kan kakinya dengan sangat kasar bahkan membanting pintu mobilnya dengan sangat kencang sampai langkah nya terhenti di sebuah ruang tamu yang sangat luas lalu dia membanting Gucci yang harganya ratusan juta


PRANNNGG !


semua orang tampak keget dan tersentak melihat lady nya mengamuk dan menghancurkan salah satu koleksi Gucci langka nya tidak ada yang berani menenangkan nya sekalipun itu Dave, bahkan para pengawal yang berjaga di luar maupun di dalam ikut tersentak ketika mendengar suara bantingan yang di lakukan oleh ladynya


" sialan, siapa mereka ! " teriak Valera lantang ia menjambak rambutnya seperti orang frustasi hilang sudah wanita anggun dalam dirinya kini ia terlihat seperti iblis cantik yang sedang mengamuk memecahkan beberapa gucci yang terlihat oleh matanya,


" nona tenanglah, kita akan mencari orang itu " ucap Dave dengan suara lembutnya mencoba untuk memenangkan nona nya yang sudah mengamuk, kini mata Valera menatap tajam Asnee yang sedang diam mematung sambil tertunduk


" katakan Asnee siapa mereka, aku bisa lihat dari mata mu bahwa kau mengenal mereka " ucap Valera dengan penuh penekanan kini nafasnya sangat memburu, kunjungan sakralnya terusik lalu makam orang yang di sayangnya rusak karena di sengaja, Asnee seketika mendadak bergetar di seluruh tubuhnya ia bahkan tak berani menatap langsung nona nya, lidah nya seakan kelu " katakan Asnee !" pekik Valera yang sudah tidak sabar ingin mengetahui identitas orang itu, Dave mencoba untuk terus menenang kan nona nya agar ia tak mengamuk dan merusak barang barang mahal lainnya yang berada di markas, Thomas mencoba mendekati Asnee dan berbicara seakan sedang berbisik.


Akhirnya dengan suara bergetar Asnee menceritakan identitas orang itu yang menurutnya ia ketahui Valera mengerutkan keningnya saat mendengar penjelasan Asnee dengan memijit la pangkal hidungnya seakan akan isi kepala Valera akan meledak seketika ia mencoba mengatur nafasnya agar lebih tenang Thomas berisiniatif memanaskan segelas air minum untuk nonanya itu..


" bukannya semakin berkurang, tapi kian bertambah setelah ini akan ada badai yang tak terhindarkan, masalah yang ku lalui saja belum selesai kini bertambah masalah baru " ucap Valera dengan memejamkan matanya " pertama tama aku akan mendapatkan orang yang sudah membuat macky tewas dengan racun itu, setelahnya kita urus Masalah lain nya tetap pantau pergerakan asing di sekitar kita aku yakin mereka semua mencari celah untuk menggempur ku " lanjut Valera lagi dengan sorot mata yang sangat tajam bahkan wajahnya sudah tidak berekspresi. Dave dan yang lainnya mengangguk setuju dan akan bekerja sama dengan empat predator Valera yang ada berada di Orleans.

__ADS_1


keesokan harinya Valera mencari keberadaan kedua putra kembar Aldebaran di bantu oleh Greta wanita yang sangat ahli dalam mencari dan melakukan banyak hal dalam layar pipih miliknya informasi itu sudah Valera dapatkan dari Aries seorang tawanan yang berada di Lamora. Valera cukup yakin jika Aldebaran akan mencari anak buahnya yang hilang itu. Ditambah putri Aldebaran pun menaruh dendam pada Valera hanya karena seorang lelaki


__ADS_2