
tinggal dua hari lagi acara tahunan perusahaan akan tiba, Valera sudah merencanakan sesuatu jika sewaktu waktu terjadi hal yang tak di inginkan. Vyan dan Valera pun bekerja sama dalam hal ini
Dave dan Pram pun sudah melakukan tugasnya dengan baik, bahkan Thomas sudah diikut sertakan dalam hal ini,
kini Valera dan vyan terlibat dalam perbincangan yang sangat serius di sebuah ruangan yang tertutup dengan ditemani Leonel, Dave, Pram,dan Thomas di dalamnya
" semua tamu wajib memperlihatkan kartu undangan dari perusahaan, yang tidak membawa serta tidak bisa memberikan identitas ingat jangan pernah coba coba kalian mempersilahkan nya untuk masuk " ucap vyan dengan penuh penekanan
" tambahkan cctv dibagian park area, untuk mengantisipasi sesuatu hal yang mencurigakan," tambah Valera lagi sambil menyilangkan kakinya dengan meneguk wine yang ada dalam gelasnya, para orang kepercayaan nya mengangguk pasti
" aku juga sudah menambah personil untuk memperketat keamanan, serta menyimpan senjata senjata otomatis di setiap sudut ballroom, jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan " sambung Dave lagi
" aku sudah menyiapkan sepuluh orang terpilih dengan persenjataan lengkap yang bertugas untuk melindungi tuan ramius dan nyonya Sofia dari jarak dekat serta aku sudah menyiapkan terowongan rahasia jika keadaan darurat " lanjut Pram dengan tegasnya. Valera dan vyan mengangguk setuju dengan hasil kerja keras Dave dan Pram,
" aku harus membawa Greta, dia akan ku tempatkan di ruang kendali, kemampuannya tidak bisa di ragukan " ucap Valera lagi " dan kau Thomas dan Leonel tandai setiap orang yang mencurigakan di sana, aku dan kakak ku tidak bisa mengawasi keseluruhannya, dan jangan lupa pakaian kan MH keseluruhan anggota kita agar tetap saling terhubung " lanjut Valera lagi dengan aura seorang wanita yang mematikan
" aku sudah menyimpan alat pendeteksi senjata di bagian pintu utama, alat itu akan menyala dengan berwarna merah jika seseorang yang di lalui nya membawa senjata baik itu kecil maupun besar " ucap vyan dengan datarnya membuat semua orang tersenyum tipis
mereka membicarakan nya dengan sangat serius untuk menyiapkannya semuanya dengan apik, mengingat ini acara yang sangat besar mustahil jika tidak ada musuh yang menyamar.
*******
pagi pagi buta Valera sudah bersiap siap untuk pergi ke suatu tempat setelah mendapat pesan singkat dari seseorang, bahkan penghuni rumah pun belum terlihat beraktifitas, Valera yang menggunakan celana panjang hitam berpadu dengan kaos berwarna coklat terang dengan sepatu boots dan sebuah jaket berwarna putih melekat di tubuh nya .
ia berjalan dengan tergesa gesa dengan membawa sebuah tas ransel di punggung nya. ia bergegas menuju salah satu garasi yang menyimpan mobil mobil modifikasi dengan anti peluru, bahkan para pengawal yang masih terjaga pun terheran mengapa nona muda nya memakai mobil hitam berjenis turbo, mobil itu tak pernah tersentuh oleh orang lain kecuali pemiliknya jika dalam keadaan terdesak. para pengawal dengan sigap membuka kan pintu gerbang nya
Mobil melaju sangat pesat jalanan masih sepi karena ini terlalu pagi untuk orang orang beraktifitas tapi tidak untuk valera
mobil dengan empat buah ban berukuran sangat besar itu melewati jalanan kawasan hidden forest . Tempat itu sangat sunyi hanya ada suara alam yang terdengar sangat hening, Valera tanpa rasa takut terus melaju dengan kecepatan maksimal.
Valera mendapat kabar dari ****B****.woman orang orang yang selama ini membantu nya untuk mencari titik terang keberadaan dalang penyebab kematian macky serta pemilik racun tersebut .
Valera semakin menyusuri lebih dalam tempat itu dari GPS ponselnya. dari kejauhan sudah terlihat lima orang wanita memakai pakaian khusus dengan dua buah mobil yang sama besarnya dengan yang Valera gunakan
dengan cepat valera langsung menonaktifkan ponselnya
mereka berbaris dengan pose nya masing masing nya, Valera turun dari mobilnya lalu ia tersenyum tipis ke arah para wanita itu .
" nice to meet you " ucap Valera sembari mengulurkan tangannya dan kelima wanita itu pun saling berjabat
" nice to meet you Vale " ucap salah satu wanita yang mengikat rambutnya tinggi dengan sebutan B
" apakah ini tempatnya " tanya Valera sambil matanya menyusuri sekeliling nya, mereka benar benar berada di tengah hutan dengan pepohonan yang begitu rindang di sekitarnya ..
" menurut petunjuk yang aku dapatkan disini lah salah satu tempatnya, kau tahu mereka sangat pintar memanipulasi " ucap wanita dengan sebutan L , Valera menatap tajam kepada wanita itu
" apakah disini ada jebakan " tanya Valera lagi dan mereka pun menggeleng kan kepalanya, lalu Valera membawa ransel yang tadi ia bawa ternyata isinya berbagai senjata lengkap dengan pelurunya seketika kelima wanita itu sangat gembira, mereka akan melakukan aksi yang menurutnya paling menyenangkan
" kita harus berjalan lagi ke arah sana, kita hanya menyimpan mobil disini agar meraka tidak menyadari kedatangan para malaikat mautnya " ucap sinis wanita dengan sebutan A dengan menyiapkan berbagai senjata di tangan nya
valera langsung mengunci mobil secara otomatis dari sebuah jam yang melingkar di tangannya, begitupun dengan kedua mobil lain nya. meraka pun berjalan secara beriringan menuju lokasi dengan senjatanya masing-masing
b. woman adalah salah satu himpunan milik Valera yang tidak diketahui oleh siapapun termasuk orang orang kepercayaan nya.
b.woman beranggotakan lima wanita tangguh dengan kemampuan masing masing dari kelima wanita itu yang sangat luar biasa.
Di mansion utama para pengawal memberi kabar bahwa Valera telah pergi pagi pagi buta dengan menggunakan mobil turbo miliknya. firasat mereka mengatakan jika Valera sedang melakukan sesuatu hal , lalu vyan segera menelfon Dave untuk melacak ponsel milik Valera,
" kemana dia " panik tuan ramius sambil memijit pelipisnya , tuan ramius sangat tahu jika mobil itu hanya digunakan dalam keadaan terdesak, dan sekarang putrinya lah yang memakai mobil itu,
tak lama Dave memberi tahu bahwa ponsel milik Valera tidak bisa di lacak semuanya menjadi Blank, lalu vyan berlari ke ruang cctv untuk melihat aktifitas Valera pagi itu, beberapa pertanyaan muncul di otaknya untuk apa Valera membawa ransel ?? dan apa isinya ??
" kemana anak itu, apa dia sedang melakukan sesuatu . batin vyan
Dave yang mengetahui bahwa Nona nya itu tak bisa di hubungi segera menuju ke kediaman utama Harson. vyan pun segera memberi kabar kepada Remigio dengan apa yang terjadi, Remigio tak kalah panik nya ia segera ke kediaman keluarga harson dengan para sahabatnya .
tuan ramius pun mengerahkan para anak buahnya untuk mencari putrinya serta melacak putrinya itu,
" dia pasti sedang melakukan sesuatu saat ini, tapi kenapa tidak membawa pengawal satu pun bahkan ponselnya tidak bisa dihubungi " panik nyonya sofhia dan tuan ramius pun menenangkannya
__ADS_1
" tenanglah mah, dia pasti baik baik saja " ucap vyan yang merangkul ibundanya itu dengan raut wajah yang sangat cemas
semuanya sudah bekumpul di mansion keluarga harson , raut wajah serta ekspresi orang orang itu tak bisa diartikan, sedangkan Audy mendekat ke arah nyonya sofhia untuk menenangkan kecemasan nya
" apakah sudah kau lacak keberadaan nya " ucap remigio yang tak kalah panik
" ponselnya tidak bisa hubungi, bahkan tidak bisa di jangkau, aku yakin di tempat itu tidak ada sinyal " saut Dave lagi
" apakah tidak ada hal lain lagi untuk melacak keberadaannya " ujar Romeo sambil menatap wajah wajah datar orang orang yang berada di hadapannya seketika Dave langsung mengingat sesuatu
" jam tangan " jawab Dave " pasti nona memakai jam tangan itu, tapi apakah nona memakai nya ? walaupun ia memakainya kita tidak bisa melacak keberadaannya " jawab Dave lagi dengan lesu
" kenapa " desak Remigio dengan wajah menyelidik nya
" jam tangan itu di modifikasi oleh Nona sendiri, jika nona tidak menghidupkan sinyalnya kita tidak bisa melacaknya " jelas Dave kepada Remigio , seketika orang orang menjadi sangat tegang , kemana dia?? apakah terjadi sesuatu ???
******
sebuah rumah yang lumayan mewah dan luas itu berdiri kokoh ditengah tengah nya hutan, ada beberapa pengawal yang berjaga di depan nya tapi mereka tidak bersenjata valera serta kelima wanita lainnya sedang melakukan pengintaian.
" berapa banyak kira kira di dalam nya " gumam Valera yang masih mengintai pergerakan orang orang di depannya
" tidak banyak, ini hanya tempat persinggahan di kala mereka melakukan pertemuan " ucap wanita yang di sebut C
" pertemuan ?" pekik Valera lagi, pertemuan berarti mereka bekerja sama Valera yakin dalangnya masih terbilang samar
" aku sudah mengintai tempat ini dua Minggu terakhir, dan apa kau tahu apa yang aku temukan salah satu mafioso mu pernah singgah kesini " ucap wanita yang di sebut K
" siapa ?" tanya Valera heran
" aku tidak tau namanya, tapi wajahnya aku sangat faham " lanjut wanita yang di sebut K dengan sedikit menurunkan suaranya agar tak terdengar
" tembak mereka, senjata ini tak berbunyi jadi tidak akan menarik perhatian penghuni di dalam rumah itu " ucap Valera dengan penuh penekanan " B dan L kau tembak mereka cepat .
SLUTTT
B dan L menembak mereka tepat pada bagian jantungnya tanpa menimbulkan bunyi seperti yang Valera katakan, A dan C menembak orang di samping kiri dan kanan nya lalu K menembak cctv yang terpasang rapi di bagaian depan gerbang nya
keenam wanita itu sangat berhati hati menyusup rumah itu, Valera tampak melongo di buatnya ada ada empat lorong di rumah ini, Valera sangat bingung untuk memasuki lorong yang mana .
" Vale dan kau A kalian masuk ke lorong yang kedua " ucap wanita yang di sebut C, dan tiba tiba
SLUTTT
wanita yang di sebut K menembak lelaki yang baru saja di jumpainya tepat di bagian lehernya membuat Kelima wanita lainnya terkejut seketika
" kau mengangetkan ku saja " getutu wanita yang di sebut B dengan mengusap ngusap dadanya
mereka memasuki lorong dengan cara terpisah, Valera telah menggunakan MH nya begitupun dengan b.woman jadi mereka tetap terhubung satu sama lain.
mansion ini tidak terlalu ketat penjagaannya masih bisa dimasuki para penyusup dengan skill keahliannya masing masing.
lorong pertama di masuki oleh B dan L , lorong kedua dimasuki A dan C , lorong ketiga di masuk oleh K dan yang terakhir Valera lah yang memasukinya.
Valera menyusuri setiap lorong dengan hati hati ia takut ada jebakan tersembunyi di dalam nya
SLUTTT
Valera menembaka cctv yang sedang menyala dengan sekali tembak cctv itu sudah tak berbentuk lagi
ternyata lorong yang panjang ini hanya mempunyai satu ruangan saja, Valera dengan cepat mengisi amunisi nya untuk kedua pistol yang berada di tangannya
BRUKKKK .
Valera menendang pintu itu tanpa perasaan terlihat ada dua orang lelaki yang sedang berduduk ria sambil menghisap rokoknya .
" siapa kau " pekik seorang lelaki yang memakai sepatu berwarna merah
" pertanyaan yang membosankan " ucap Valera dengan sinis nya " tentu saja malaikat mautmu " ucap Valera dengan terkekeh nya
__ADS_1
" lorong kedua aman" u so seorang wanita yang terhubung dengan MH milik Valera di telinganya
" aku menemukan dua tikus didalamnya " ucap Valera
SLUTTT
dengan cepat Valera menembak satu orang lelaki yang melotot ke arah Valera ,
" buang buang waktu saja " ucap Valera lagi, hanya tersisa satu lelaki yang sedang menatap Valera dengan wajah yang memucat
" jangan bunuh aku " ucap lelaki itu
" lorong ke satu , dan ketiga aman " ucap wanita yang masih terhubung di MH nya
valera dengan cepat menodongkan senjatanya, lelaki itu saat ketakutan, ntah ruangan apa ini persis seperti di rumah sakit terdapat
" jalan dan turuti perintahku " ucap Valera dengan dinginnya dan lelaki itupun menurut berjalan dengan cepat ke luar ruang itu menyusuri lorong kembali,
kelima wanita itu sudah menunggu Valera di tempat semula, terlihat Valera bersama seorang lelaki di depannya dengan mengangkat kedua tangan nya ke atas
dengan cepat wanita yang di sebut A itu langsung menggeledah si lelaki, lelaki itu diam saja walaupun wajahnya sudah memucat karena takut dengan situasi ini ditambah temannya sudah di tembak di depan matanya
" siapa pemilik rumah ini " ucap Valera dingin
" tuan Aldebaran " ucap lelaki itu dengan gugup membuat Valera dan b.woman mengerutkan dahinya
Aldebaran . batin Valera
" mengapa rumah ini sangat sepi, " tanya Valera lagi semakin mendesak
" rumah ini hanya untuk pertemuan saja " ucap pria itu menjelaskan dengan rasa takut menyelimuti dirinya
" apakah tuan mu hati ini akan berkunjung ke kemari " ucap A dan pria itu pun mengangguk
" kapan " tanah Valera lagi sambil menatap tajam
" jam dua siang ini " ucap pria itu lagi dengan Valera langsung melihat jam yang melingkar di tangannya
shitt setengah jam lagi.batin valera
" ayo kita tinggalkan tempat ini setengah jam lagi meraka akan datang, dan jangan lupa simpan alat penyadap suara di ruangan ini, aku yakin mereka akan shock melihat kekacauan ini " ucap Valera lagi dan merak pun mengangguk, Valera dengan cepat mengikat tangan si pria itu lalu bergegas meninggalkan tempat itu dengan langkah sedikit berlarian
***
di ruang utama keluarga harson mereka masih saja mencari cara untuk melacak keberadaan Valera , Dave benar benar di buat prestasi akan hal ini, Remigio jangan di tanah lagi dia terlihat tak karuan
" tenang lah, aku yakin putriku tidak apa apa, buktinya dia belum mengirim sinyal apapun " ucap tuan ramius dengan tenang walaupun ia sangat khawatir
Trit trit trit
laptop milik Dave berbunyi dengan nyaring membuat orang orang beralih menatap Dave seketika, Dave langsung melihat apa yang terjadi ternyata dia berhasil menemukan sinyal terakhir milik Valera di GPS ponselnya setelah beberapa jam mencoba untuk melacak keberadaan nonanya itu
" Hidden forest " pekik Dave seketika membuat orang orang terlonjak kaget
" memang nya tempat apa itu " tanya Remigio dengan antusiasnya
" tempat itu bisa di katakan tempat terlarang tidak ada yang berani menandatangi kawasan itu, " ucap Dave lagi membuat orang orang berdebar debat seketika
" untuk apa kekasihku kesana " ucap remigio frustasi " cepat kita akan kesana " ucap remigio dengan semangatnya tapi di cegah oleh vyan
" tunggu remi, aku yakin Valera sedang melakukan sesuatu hal, buktinya kita hanya menemukan sinyal terakhir tapi tidak dengan sinyal darurat yang berada di jam tangannya " ucap vyan menjelaskan
" kita tunggu saja dia sampai datang " kini tuan ramius yang berbicara
banyak pertanyaan di otak mereka masing masing apa yang dilakukan Valera di hidden forest itu seorang diri, tanpa pengawalan.
hidden forest memang kawasan terlarang bagi orang awam meraka akan beranggapan jika ada sesuatu hal di hutan tersebut.
tapi nyatanya tidak justru hutan itu di jadikan salah satu markas untuk orang orang yang melakukan bisnis dunia bawah.
__ADS_1
hidden forest sangat lah luas jika tidak orang yang belum berpengalaman akan tersesat di hutan belantara ini.