Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
sang lady mulai bergerak.


__ADS_3

Valera menyibukkan dirinya untuk mencari jejak Utera yang tersebar di India menurut perkiraan nya dan menurut perkiraan beberapa orang lainnya. Lokanne satu buah nama yang menjadi pertanyaan kini.


Lokanne, Utera ? apakah mereka orang yang sama atau bagaimana ? Hmmm apa mungkin sebuah nama samaran. Batin Valera


lelaki yang masih ditawan oleh Valera belum bisa diintrogasi kembali karena ia masih tak sadarkan diri dan kondisinya masih kritis, Ornaf terus memantau perkembangan dari lelaki asing itu.


sedangkan disisi lain Alland dan juga Brandon membantu sang lady untuk mencari titik-titik lokasi yang dicurigainya, walaupun sang Lady belum memberikan perintah mutlak untuk mencari Utera.


" Alland. Apakah kau masih ingat tempat dimana kau di sekap Utera kala itu ? " tanya Brandon dengan menatap layar laptopnya dengan sungguh-sungguh.


" India, aku tak tau nama daerahnya. Tapi aku yakin tempat itu di India " ucap Alland penuh keyakinan dan Brandon mengangguk paham.


" bisa kau jelaskan bagaimana ciri-ciri tempat itu ? " ucap Brandon lagi dan Alland terlihat seperti sedang berfikir. Brandon menunggu jawaban dari teman karibnya itu dengan sabar, tak lama Dave datang dan ikut bergabung dengan kedua nya. Alland dan Brandon merasa sungkan kehadiran Dave disana, dan Dave menyadari hal itu.


" lanjutkan tugas kalian, aku tak akan menganggu. Hanya saja aku pun ingin mendengar penjelasan ringan kalian " ucap Dave datar dan kedua lelaki itu mengangguk mantap dan berkonsentrasi kembali. Dave memilih menuangkan wine ke dalam gelasnya dan mulai menyesapnya dengan cara perlahan.


Alland dan Brandon masih berkutat pada laptopnya masing-masing, mereka terus mencari keberadaan Utera hingga laptop milik Alland menangkap sinyal asing begitu saja, Alland diam dengan dahi mengeryit dan tak lama sebuah titik merah muncul beberapa detik lalu hilang kembali.


Alland tersentak karena itu terjadi begitu saja dengan cepat, namun detik kemudian Alland tersadar jika ini sebuah permainan, kemungkinan pihak Utera mengetahui jika king sedang mencari keberadaanya, itu sebabnya ia menekan seluruh pergerakan yang berada di India.


" Brandon hentikan " ucap Alland tiba-tiba hingga membantu Brandon dan Dave menatap heran kearah Alland. " mereka mengetahui kita sedang mencarinya. Ini sebuah permainan dan mungkin juga sebuah jebakan, beberapa menit berlalu muncul sebuah titik merah pada layar laptop milikku tapi itu hanya beberapa detik sebelum sinyal itu kembali menghilang. " jelas Alland dan Brandon diam saja mendengar penjelasan dari Alland. Ya mereka tau jika Utera licik. " percuma kita mencari keberadaan nya Brandon, Utera pasti mempunyai pihak yang lebih unggul dari kita " ucap Alland lagi hingga Brandon menggeram menahan amarah.


" sialan !! wanita itu benar-benar merepotkan. Aku jadi penasaran seberapa banyak pasukan yang ia miliki sehingga mencari keberadaanya pun sungguh sulit " ucap Brandon menutup laptop nya dengan kasar dan Dave menatap semua itu dengan meminum wine nya secara santai.


Dave memikirkan cara bagaimana agar Utera dapat ditemukan secara cepat, Greta ? apakah Greta bisa menemukan keberadaan wanita itu ? Brandon dan Alland terdiam dengan memikirkan cara lain, Utera bukan lawan yang mudah.


" mereka mempermainkan kita Alland " ucap Brandon lagi dan Alland diam sembari memejamkan kedua matanya. " Apa pihak Utera mengirimkan mata-mata disekitar kita ? terbukti kabar pengintaian di mansion utama terjadi, yang menjadi sasarannya kali ini putri dari ratu " ucap Brandon lagi.


" bisa jadi begitu. Atau dia pun datang untuk membalas dendam atas kejadian masa lalu, ohh rasanya aku ingin sekali bertempur kembali dengan mereka " kekeh Alland dan Dave yang mendengarnya mengeryitkan dahinya pelan.


******


disisi lain, salah satu apartemen mewah milik sang lady meledak pada jam dini hari, ledakan itu memacu kericuhan para warga sipil yang berada disana bahkan apartemen mewah itu di lintang garis polisi.


terdapat satu dua orang korban atas kejadian ini, unit mewah yang berada di lantai tiga itu hangus terbakar bersama dengan penghuninya begitu saja, Elena dan Ed makin waspada dan mereka yakin jika mereka orang-orang Mrs OTO.


valera yang mendapatkan kabar ini tentu saja terkejut bukan main, terlebih apartemennya menjadi korban ledakan orang yang tak bertanggung jawab, Valera menghembuskan nafasnya secara perlahan, kali ini benar-benar kacau, musuh-musuh nya seakan tak memberi waktu untuk sang lady bergerak.


Zizi yang mendengar hal itu geram bukan main, ia memaksa vyan untuk terjun langsung mengurusi hal ini, dan vyan pun akhirnya membiarkan walaupun awalnya iya tak memberi ijin kepada Zizi.


" lakukan lah apa yang kalian mau, tapi setelah aku menemukan kalian semua tak ada ampun lagi " geram Valera.


pihak polisi menghubungi Valera atas insiden ini, dan Valera bersedia untuk menemui mereka, jujur saja Valera malas berurusan dengan mereka tapi apa boleh buat salah satu apartemen itu adalah usaha legalnya.

__ADS_1


Remigio yang mendapatkan kabar ini tentu saja terkejut bukan main sang istri seakan tak pernah berhenti untuk bertindak, mereka semua mempermainkan Valera begitu saja.


kantor polisi.


valera datang sendiri langsung ke tempat yang telah dijanjikan oleh salah atau pihak berwajib, kini Valera duduk di kelilingi beberapa orang lelaki berpakaian khusus, Valera bersikap tenang dan berwibawa.


" Ada apa kalian memanggil ku ? apa ini ada kaitannya dengan apartemen milik ku yang meledak itu ? " Picing Valera tajam menatap lelaki yang duduk dihadapannya itu.


" benar, maaf atas kelancangan kami nona Valera " ucap lelaki bertopi yang duduk dihadapannya itu.


" Nyonya Adomson, ralat perkataan mu tuan " ucap Valera datar dan dingin. Lelaki itu menelan ludahnya kasar, tak disangka seorang wanita yang kemarin mengejar Valera hingga sampai kerumah sakit ikut berada di sana.


" tolong sopan sedikit nona " ucap wanita itu dan Valera menatap kearah sumber suara dengan tatapan dinginnya, wanita itu balas menatapnya dengan tajam lalu detik kemudian Valera menyunggingkan senyumannya.


" Kami hanya meminta sedikit keterangan saja dari anda, salah satu apartemen milik anda yang meledak pada dini hari memakan dua orang nyawa sekaligus. Menurut keterangan staff yang bertugas disana tidak ada kendala apapun mengenai ledakan itu termasuk dengan dunia perlistrikan yang terhubung dengan apartemen milik nada nona. " ucap lelaki itu dan Valera diam menyimak, sungguh ini pembicaraan yang tak begitu penting, Valera menatap jengah pada lelaki yang kini berbicara dengan nya.


" Lalu ? '' ucap Valera lagi.


" apa anda mempunyai musuh ? " ucap lelaki itu dengan berani hingga Valera menatap tajam.


BRAKKKKKK


valera menggebrak meja dihadapannya dengan keras, hingga orang-orang disana terkejut bukan main, Valera marah ini bukan sebuah pertanyaan biasa, ini sudah di luar jalur nya.


PLAKKK


valera menampar wanita itu hingga ia tersungkur dan membentur kursi yang berada di sampingnya, semua orang terkejut bukan main bahkan lelaki yang berpangkat kapten, bertugas untuk mengintrogasi Valera menelan ludahnya kasar, mereka tau siapa wanita yang berada di hadapannya kini.


" tutup mulutmu. Aku tak ada urusan dengan mu. Jangan memancingku " tunjuk Valera dengan kasar " dan untuk kau. Pertanyaan macam apa ini ? jika kau ingin mengintrogasi ku tentang ledakan itu sungguh kau hanya membuang-buang waktu mu saja tuan Yama " tekan Valera berhadapan langsung dengan lelaki yang bernama Yama.


semua orang terkejut karena Valera mengetahui siapa lelaki yang sedang mengintrogasinya. Wanita yang di tampar Valera geram buka main karena sikap arogan yang Valera tunjukkan.


" sikap mu sungguh lancang ! hanya kau orang yang kaya raya, kau bersikap tak memiliki etika dihadapan pihak berwajib seperti kami. " cibir wanita itu.


" Anne hentikan. Kau tidak tau siapa wanita ini, " ucap kapten Yama dengan suara yang tegas dan Valera menatap Anne dengan sangat tajam. " maaf nyonya Adomson. Ia anggota baru disini, maafkan sikapnya yang tak mengetahui identitas anda nyonya. " ucap Yama dengan sopan.


" anggota baru ? " sinis Valera Lalu Valera berjalan dan kini berdiri tegas dihadapan wanita yang bernama Anne. " Aku tidak perduli dengan perkataan mu yang kau lontarkan untukku itu, kali ini aku maafkan kau, tapi tidak untuk lain kali " tegas Valera lagi.


" memangnya kau siapa ? sehingga aku harus takut padamu " tantang Anne lagu hingga Valera tersenyum menyeringai.


" Anne tutup mulutmu. " ucap kapten Yama dan Anne hanya diam saja menatap Valera datar.


" anak buah mu sungguh luar biasa kapten " desis Valera dengan nada santai, kapten Yama gugup setengah mati karena ia tau persis siapa wanita ini, seorang pemimpin mafia terkenal dan tak bisa tersentuh oleh pihak manapun, Paris adalah kekuasan penuh yang berada di genggamannya, para pihak berwajib tak mau dan enggan berurusan dengan Valera Harson yang mendapatkan gelar Lady di dunia hitam. " Aku tidak menerima pengintrogasian ini, ledakan itu tak ada hubungannya denganku, hanya karena aku yang memiliki bangunan tersebut. Lain kali pakai otak kalian sebelum menghubungiku. " tegas Valera kau berlaku pergi dari tempat itu. Kapten Yama hanya menunduk kan kepalanya pasrah sedangkan Anne ia merasa penasaran akan identitas Valera.

__ADS_1


kapten Yama menghela nafasnya dengan kasar lalu menatap Anne dengan tajam, wanita itu hanya bisa diam saat kapten nya itu sedang dalam kondisi marah.


" lain kali jika kau bertemu dengan wanita tadi, sebaiknya perhatikan setiap perkataan mu Anne. Dia bukan wanita sembarangan ataupun orang yang bisa kita sentuh dan kita senggol " ucap kapten Yama sehingga Anne semakin penasaran.


" maaf kapten. Tapi wanita itu telah bersikap lancang padamu, bahkan ia menampar diriku " ucap Anne yang merasa tak terima dengan pernyataan kapten Yama.


" sebaiknya kau turuti perkataan ku ini, wanita itu berkuasa dan aku pastikan kau akan terkejut saat mendengar identitas wanita itu yang sebenarnya. " ucap kapten Yama menatap Anne " King ! " ujar kapten Yama hingga Anne terkejut bukan main " wanita itu adalah pemimpinnya, negara ini berada di bawah kendali tangannya. Jadi aku harap kau tak berbuat ulah pada nya " peringat kapten Yama hingga Anne diam membeku ditempatnya.


******


Ed dan Elena kini berada di markas utama karena perintah sang Lady, akhirnya mereka berdua segera bergegas untuk tiba di markas karena kondisi dan keadaan tak memungkinkan.


" Sialan !! Dia benar-benar mengujiku " pekik Elena lantang hingga enggan menatap Ed suaminya kini " Aku harus mendapatkan nya. " tegas Elena dan Ed diam saja.


Thomas yang berada di sana menjadi bingung kala melihat Elena marah-marah tak jelas dengan Ed hanya diam disampingnya itu. Tak lama mereka mendapatkan kabar jika sang Lady berada di suatu tempat dengan helikopter pribadinya, tentu saja hal itu membuat Elena dan Thomas terkejut bukan main.


" Hendak kemana perginya Lady ? apa ia menemukan sesuatu ? Greta. Thomas hubungi dua dan cari keberadaan sinyal milik lady. " ucap Elena dan Thomas mengangguk paham.


Tanpa mereka sadari Valera menuju sebuah tempat dimana sang pelaku peledakan apartemen miliknya kini, dengan ditemani anggota black road tentunya.


Valera mendapatkan hal tersebut dari salah atau anggota black road, tanpa mau menunggu lama lagi Valera segera bergegas dan memberi pelajaran pada mereka yang telah berani lancang mengusik ketenangan sang Lady.


sebuah pulau pribadi rupanya, dan tentu saja kedatangan Valera disambut selongsong senjata begitu saja, Valera dan lainnya dengan sigap membalas aksi mereka dengan menjatuhkan bom-bom ke bawah dan merusakkan tempat itu dengan sekejap.


DUARRRR


DUARRRR.


" Lady, mereka berada di sisi barat mu. " ucap white melalui MH miliknya. Valera dengan cepat berputar arah dan menembakkan sebuah misil penghancur ke arah orang-orang yang hendak mencelakainya.


SHOTTT


DUARRRR !!


sempurna misil yang Valera lemparkan mengenai orang-orang itu, dan mereka tewas dengan sekejap. Valera bisa melihat sebuah mansion yang berdiri kokoh didepan sana, dan Valera yakin jika orang yang mengincar Ed dan Elena berada di sana.


helikopter king melaju dan membentuk sebuah formasi untuk menyerang para musuh yang terlihat dari ketinggian yang begitu rendah, tanpa takut jika mereka akan dibidik, yang akan membuat helikopter dari pihak king gunakan meledak.


SHOTTT.


JLEBBB


DUARRRR

__ADS_1


__ADS_2