Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Big Day


__ADS_3

hari besar yang di tunggu tunggu pun sudah tiba, para tamu undangan sudah banyak yang berdatangan dan memenuhi ruangan itu. Ada yang datang bersama keluarganya, ada juga yang datang bersama kekasih maupun para sesama rekan kerja dan bisnisnya.


Seperti yang sudah di perintahkan oleh nona dan tuan muda nya, para pengawal dengan sigap berbaur dengan para tamu yang datang untuk melakukan keamanan serta pemeriksaan dengan cara yang sangat sopan,


Dave telah menyuruh anak buahnya untuk menyebar ke segala sisi acara begitu pun dengan Pram dan Leonel mereka menyuruh anak buahnya masing masing untuk melakukan tugas nya secara baik.


rona bahagia dari nyonya sofhia dan tuan ramius sangat terpancar dari wajahnya, meraka di dampingi oleh adik nya Lauren harson, Gil, dan juga Gloria dan tak lupa ada 10 pengawal serta Thomas yang berada tak jauh dari mereka.


Valera masih saja di rias oleh make up profesional, diri nya hanya diam saja tanpa bersuara ketika para tangan tangan lihai mulai menghiasi wajahnya, ketika sudah selesai Valera segera memakai baju gaun yang sudah terpilih.


Valera menggunakan gaun yang sangat mewah berwarna abu perak dengan hiasan renda dan aksen berlian di bagian dadanya.


Gaun itu melekat sangat indah di tubuh Valera, tampak lebih seksi saat Valera menggunakan nya


gaun itu memperlihatkan sedikit bagian dadanya, bahu, tangan mulusnya serta leher jenjangnya, rambutnya ia sanggul secantik mungkin dengan hiasan hiasan manis yang menempel di rambutnya, Valera juga memakai satu set berlian dengan edisi terbatas dari Gerald houf.


" kau sungguh cantik nona, aku benar benar takjub padamu " ucap salah satu penata rias yang bernama Mela


" terimakasih atas pujiannya " ucap Valera dengan tersenyum manis


sebelum Valera masuk ke dalam ballroom itu, ia terlebih dahulu memasuki ruangan Greta untuk melihat situasi di sekitarnya


CEKLEK


para anak buah king yang melihat Lady nya memasuki ruangan segera menunduk dengan sopan Bahakan mereka di buat terpana akan pesona dari lady nya itu.


" waw, kau akan menjadi bintang utamanya " ucap Greta dengan terkekeh sambil mengedipkan satu matanya membuat Valera tersenyum manis


" ku anggap itu pujian dari mu nona Greta," ucap Valera dengan nada yang menggelikan " bagaimana apa sejauh ini ada yang mencurigakan " tanya Valera kembali ke nada yang datar dan dingin


" belum ada, kau tenang saja mata ku sangat jeli untuk melihat pergerakan yang mencurigakan, di tambah kakak mu sudah menaruh alat pendeteksi senjata di bagian pintu ballroom " ucap Greta mejelaskan dengan sangat tenang dan langsung duduk di kursi nya kembali lalu tangan nya mengotak ngatik kan layar agar Valera bisa melihat keseluruhan nya, Valera terus memperhatikan layar tersebut dengan sangat intens, lalu Valera menangkap sosok yang sangat di kenal nya


" Greta kau awasi orang ini " ucap Valera dengan nada memerintah nya dan Greta segera menandai orang itu tanpa banyak bicara " itu adalah orang yang masuk dalam daftar yang patut di curigai " ucap Valera datar, ya orang itu adalah Peter. Dia datang tak sendiri ia membawa satu wanita bersama nya " untuk kalian jangan sampai lengah jika ada yang hal yang menurut kalian janggal, tandai orang itu dan itu akan terhubung kepada Dave, Pram, dan Leonel " lanjut Valera ke arah dua anak buah king lainnya yang bertugas membantu Greta.


" baik nona " ucap mereka bersamaan membuat Greta senyum senyum dengan tingkah mati kutu anak buahnya ..


" baiklah, aku akan masuk ke dalam ballroom, perhatikan siapa saja orang yang akan mendekati ku nanti, " ucap Valera lagi lalu melenggang pergi dengan langkah anggunnya .


Suasana di ballroom sudah sangat ramai seperti lautan manusia, tuan ramius tak main main dalam menjamu para tamunya, berbagai hidangan serta minuman mewah terjejer tapi di setiap meja yang tersedia.


Remigio dan para sahabatnya, serta Audy yang datang dengan tunangan nya sudah menempati kursinya masing masing. vyan pun sudah duduk di kursinya dengan gaya wibawanya, pesona akan seorang vyan mampu menarik perhatian putri putri para pengusaha yang hadir di acara. Hanya satu awak media yang di perbolehkan masuk untuk mengambil gambar saat acara berlangsung.


tak tak tak


suara Hells terdengar sangat indah di ruangan itu, Valera dengan anggunnya berjalan menuju tempat kedua orang tuanya, semua mata di buat takjub akan kecantikan dari putri konglomerat atas ramius Harson serta adik billiorner muda vyan Harson Pesonanya benar benar sangat terpancar.


Banyak pria yang jatuh hati akan pesona dari seorang Valera Harson bahkan sultan Asyur dari Oman pun tertarik dengan Valera.


Valera mengedarkan matanya ke arah remigio lalu ia tersenyum manis kepada kekasihnya tentu itu membuat Remigio tersenyum elegan dengan pesona kekasihnya.


seorang pria yang menjadi pembawa acara sudah membuka suaranya dan memulai acara pertama nya yaitu penyambutan serta kehormatan untuk para tamu yang hadir di sana. pria itu mempersilahkan vyan untuk maju serta memberikan penyambutan resminya.


" selamat malam semua, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan yang hadir dalam acara tahunan perusahaan harson Crop's, terutama saya mengucapkan terimakasih kepada Tuan Remigio Adomson dari perusahan Adomson Crop's, sekaligus seorang pengusaha, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran nya " ucap vyan dengan sopan, lalu ia mencoba mengambil nafasnya untuk melanjutkan kembali sambutannya " juga terimakasih kepada sultan Asyur dari Oman, sultan Ahmeed dari Afganistan, terimakasih atas kehadiran nya di acara kami, keistimewaan dari acara ini sekaligus menjadi perayaan ulang tahun adik saya Valera Harson " ucap vyan dengan kata kata terakhirnya yang tegas. serta riuh tepuk tangan menggema di ruangan itu.


setelah vyan memberikan pemyambutan resmi, kini giliran tuan ramius yang memberikan ucapan terimakasihnya serta ras syukurnya kepada sang pencipta atas kejayaan serta peningkatan Harson Crop's dari tahun ke tahun.


semua tamu yang hadir sangat menikmati pesta serta hidangan yang tersedia.


pada saat nya dengan acara pesta dansa sultan Asyur langsung mengulurkan tangan nya ke arah Valera, sontak membuat riuh para tamu yang hadir, Valera lalu melirik ke arah remigio untuk meminta ijin, dan Remigio pun mengangguk memberi ijin, begitu pun dengan Remigio yang akan berdansa dengan salah satu putri kolega bisnisnya.


Valera dan Sultan Asyur saling berhadapan satu sama lain, lalu memberikan salam penghormatan. tangan Valera yang indah sudah melingkar di leher serta tangan tuan Asyur, begitupun dengan sultan Asyur tangan kekarnya sudah melingkar di pinggang indah Valera.

__ADS_1


bohong jika Remi tidak cemburu melihat sultan Asyur melingkar kan tangan nya ke pinggang sang kekasih, ia sedari tadi mengutuk lelaki itu dalam hatinya, tapi ia sangat pintar menguasai emosinya.


sultan Asyur sedari tadi menatap lekat lekat wajah Valera, bahkan hembusan nafas hangat nya sangat terasa di sekitar wajah Valera


" mengapa sultan Asyur menatap ku seperti itu, apa ada yang salah dengan riasanku " tanya Valera dengan nada datarnya menatap wajah serta mata berwarna abu milik sultan Asyur


" no ! are you beautiful " ucap sultan Asyur di sela gerakan gerakan dansa nya, gerakan mereka semakin dekat kala Valera melakukan gerakan memutar alhasil sultan Asyur memeluk nya dari belakang, aroma Valera mampu membuat mabuk kepayang sang sultan, Valera sadar akan hal itu. Lalu Valera segera melakukan gerakan agar terlepas dari posisi yang menguntungkan sang sultan, jadi saat ini mereka saling berhadap hadapan.


" aku jatuh hati padamu tuan putri " ucap sultan Asyur, terang terangan dengan nada yang bersungguh sungguh, membuat Valera mengerutkan dahinya, keakraban keduanya tak luput dari tatapan Remigio,vyan serta kedua orang tuanya


" maaf, tapi aku sudah mempunyai kekasih " ucap Valera sopan, jelas sekali raut kecewa terlihat di wajah tampan sultan Asyur.


acara dansa pun berakhir dengan gerakan yang sangat gemulai yang dilakukan oleh Valera. Sultan Asyur merasa tak rela jika Valera sudah dimiliki orang lain, dengan sopan keduanya melakukan gerakan membungkuk tanda dansa berakhir, lalu Valera segera melangkahkan kakinya menuju Remigio.


" Remi " ucap Valera dengan senyum manisnya yang mampu membuat amarah Remi mereda


" sweatheart, kau sangat cantik " ucap remigio dengan memberikan segelas minuman kepada Valera dan Valera pun menerimanya


" kau pun sangat tampan, hingga tak mampu membuatku tak berpaling darimu Remi " ucap Valera dengan senyum menggodanya


" tak akan ku biarkan kau berpaling dariku sweatheart, kau hanya milikku ingat hanya milik remigio Adomson seorang " ucap remigio dengan penuh penekanan membuat Valera tertawa di buatnya, Remigio hanya mendengus kesal, interaksi keduanya pun di lihat oleh Sultan Asyur ia merasa tak senang jika Valera berdekatan dengan lelaki lain.


Dave, Pram dan Leonel sedari tadi terus saja memantau lautan manusia itu, di bantu alat alat canggih lainnya, dan Greta pun telah menandai beberapa orang mencurigakan selama acara berlangsung dan itupun terhubung kepada Dave dan yang lainnya, lalu Dave Pram dan Leonel berpencar dari sisi disisi lainnya untuk mengaktifkan senjata senjata otomatis jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan


Greta terus saja memantau pergerakan seorang pelayan pria yang menyembunyikan sesuatu di balik bajunya, lalu dengan cepat alat pendeteksi senjata aktif dan memberikan warna merah


" dengar kan aku, seorang pria memakai baju pelayan dari arah kiri yang akan mendekat ke arah tuan ramius menyembunyikan sesuatu di balik baju nya, cepat bergeraklah " pekik Greta yang melalui MH yang terhubung kepada Dave Leonel Pram dan Thomas , sontak mereka berempat mencari dan menghalau pria itu, pria itu tertangkap oleh Thomas dengan cepat ia langsung menghadang nya Thomas menyeringai mengerikan , pelayan itu merasa gugup, dengan langkah mundur membalikan badannya dan hendak kabur tapi Dave berada di belakang nya, pria itu semakin ketakutan. untung saja para tamu disekitar tak mengetahui situasi saat ini, mereka sedang asyik menikmati hidangan nya serta berbincang ria sesama kolega nya


" apa yang kau sembunyikan dari balik baju mu " ucap Dave lagi , tapi pria itu menggeleng ketakutan, Thomas dengan cepat merangkul pria itu dengan mencengkram bahunya sangat keras


" diam, dan ikuti kami, jika kau berontak maka kau akan tau akibatnya " ucap Thomas berbisik dengan penuh penekanan, pria itu ketakutan seketika dengan aura Thomas yang seperti ingin membunuhnya, pria itu mengangguk dan mengikuti langkah Thomas dan dave menuju ke sebuah ruangan.


Greta dan kedua anak buah lainnya bernafas lega, akhirnya pria itu bisa di amankan oleh Thomas, meraka melanjutkan pengawasan nya,


acara masih terus berlanjut, sampai pada sesi pemotongan kue yang dilakukan oleh Valera, awak media dengan segera memotret gambar Valera sebanyak mungkin.


para tamu pun mengalihkan pandangan nya ke arah Valera. Valera memotong cake mewah berwarna gold yang bertingkat lima itu.


Valera memberikan potongan pertamanya kepada nyonya sofhia, lalu kepada tuan ramius selaku ayahnya, ketiga kepada kakaknya dan terakhir kepada kekasih pujaan hatinya Remigio.


sontak potongan kue terakhir itu, membuat kasak kusuk tamu undangan mereka berfikir bahwa Valera mempunyai hubungan spesial dengan Remigio.


tentu saja itu tak luput dari perhatian sultan Asyur, ia semakin yakin bahwa mereka mempunyai hubungan yang serius.


acara yang di tunggu tunggu adalah tarian ala bangsawan yang akan di lakukan Valera dan Gloria sontak itu membuat orang orang terpana akan sosok kedua wanita keturunan Harson.


Greta terus saja mengawasi keseluruhan nya begitupun dengan dua pria di sampingnya.


Dave beserta yang lainnya pun segera berpencar dan berbaur dengan tamu yang lainnya.


seorang pria yang sedang duduk di sudut meja hanya memperhatikan betapa bahagianya keluarga harson, ya itu adalah Peter ia ingin melakukan sesuatu tapi ia sadar banyak orang yang mengawasinya, jadi ia tidak bisa bertindak gegabah.


musik sudah terdengar, Valera dan Gloria melakukan tarian bangsawan dengan tubuhnya yang sangat gemulai , setiap gerakan gerakan nya mampu membuat siapa saja tersihir, sekilas tarian ala bangsawan ini sudah tak asing lagi, yang menjadi daya tariknya adalah kedua wanita itu, mereka menari dengan sensual nya sehingga mengundang hasrat para pria .


" waw, mereka sangat sesuatu Remi " timpal Dion yang kagum melihat valera dan Gloria


" kau lihat gerakan mereka, itu membuatku ..," ucapnya Deniz terpotong karena Remigio


" diam lah, jangan berfikir yang tidak tidak " ucap remigio ketus membuat para sahabatnya tertawa samar, Remigio pun kesal melihat gerakan gerakan gemulai dari kekasihnya. Para pria yang melihatnya seakan akan ingin menerkam nya hidup hidup


di ruang kendali terjadi lagi ketegangan bagaimana tidak dua orang lelaki ingin mendekati ruang kendali, sontak membuat Greta berdiri dan langsung mengunci pintu nya rapat rapat

__ADS_1


" ada apa nona " ucap salah satu pria dengan heran melihat Greta langsung mengunci ruangannya rapat rapat


" lihatlah, ada yang akan mendekat ke ruangan ini " ucap Greta kepada dua anak buah king itu, Greta langsung berbicara melalui MH nya


" dua orang pria mencurigakan mendekat ke ruangan ku, cepatlah " pekik Greta lagi sontak Pram dan Leonel langsung bergegas ke ruang kendali, Thomas dan Dave saling berpandangan


Greta dan kedua pria yang berada di dalamnya segera menyiapkan senjatanya, Greta terus saja memantau pria itu,


" kau gantikan aku disini, ingat mata mu harus jeli, dan kau ikut aku kita perlu bermain bung " ucap Greta penuh penekanan lalu ia berlari ke arah pintu dan membuka kunci pintu dengan hati hati


1


2


3


kedua pria itu membuka ruangan pengendalian tanpa rasa takut, dan


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


Greta dan salah satu anak buah king yang disebut Rey memberikan pukulan nya kepada kedua pria itu, kedua pria misterius itu langsung tersungkur dengan serangan mendadak yang didapati nya


" ckk. tikus yang sangat bodoh " ejek Greta kepada kedua lelaki itu, Pram dan Leonel baru saja tiba dan langsung meringkus kedua pria itu dan memasukan nya ke dalam sebuah ruangan khusus.


" huhh. baru saja kau ingin berlatih mereka sudah datang " gerutu Greta dan langsung duduk di kursinya dan memulai lagi pekerjaan nya


di ballroom acara tarian bangsawan yang di lakukan Valera dan Gloria sudah berakhir dengan tepuk kan tangan yang meriah dari para tamu.


Valera langsung berlari ke arah remigio dan Remigio menyambutnya dengan tersenyum


" gerakan mu sangat menakjubkan " ucap remigio dengan senyum tipis nya,


" benarkah " tanya polos Valera, membuat Remigio mendecak kesal


" sudahlah, ini sudah menjadi bagaian dari acara " ucap Valera santai,


" waw, Nona Valera kau lah bintangnya " ucap Audy dengan terkekeh membuat kedua wanita itu tertawa bersama, saat sedang bercengkrama Dave menghampiri Valera serta membisikan sesuatu yang membuat Valera melebarkan matanya


" sudah ku duga, untung saja aku sudah mempersiapkan segalanya. batin Valera


lalu ia teringat akan kehadiran Peter disini, lalu ia mengedarkan pandangan nya keseluruhan ruangan tapi tidak ditemukan,


Remigio yang melihat gerak gerik kekasihnya sedang mencari sesuatu, membuat Remigio yakin telah terjadi sesuatu di acara ini


" apa yang terjadi " ucap remigio secara langsung


" ahh ..Remi aku sedang mencari tikus yang bersembunyi, Romeo jika acara sudah selesai dan para tamu sudah membubarkan dirinya segera bawa Audy ke ruangan rahasia Thomas akan menunjukan nya dan untuk kalian ikutlah mereka " ucap Valera penuh penekanan membuat Audy dan yang lainnya bingung


" ada apa " tanya Audy bingung dengan perkataan Valera


" tidak ada ikuti saja meraka " ucap Valera lagi " Remi aku membutuhkan mu untuk bermain dengan para tikus, apa kau keberatan " ucap Valera dengan nada manja nya memuat Remigio mencubit gemas hidung Valera


" tentu saja tidak, aku sudah tidak sabar bermain bersama mu sweatheart " ucap remigio dengan dinginnya


acara sudah hampir selesai , para tamu undangan sudah banyak yang mengundurkan diri dari acara, Thomas segera menggiring tuan ramius, nyonya sofhia serta audy dan yang lainnya ke sebuah ruangan rahasia.


Greta sudah memberikan sinyal darurat nya kepada vyan dan yang lainnya, Valera dengan cepat memberikan intrusi kepada para pengawal dan segera mengaktifkan senjata otomatis yang tersimpan rapi di berbagai sudut ballroom. Valera vyan dan Remigio segera menyiapkan senjata nya tiba tiba


DORRR

__ADS_1


__ADS_2