Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Zizi Cruelty


__ADS_3

setelah sampai dipelataran markas, Zizi langsung menyeret tubuh Dave dan Thomas secara bersamaan para anak buah king yang berjaga hanya bisa membelalakkan matanya seketika


BRAKKKKKK


Zizi mendorong tubuh keduanya hingga membentur meja, Dave meringis begitupun dengan Thomas, nafas Zizi naik turun seketika emosinya benar-benar diuji oleh Dave dan Thomas


" apa yang kau lakukan ? " pekik Dave marah


" apa yang ku lakukan ? " marah Zizi sembari berkacak pinggang layaknya seorang ibu yang sedang memarahi anaknya " kau... jika saja aku tak datang tepat waktu kau akan mati sia-sia Dave ! bukannya menghindar kau malah menonton adegan itu dengan mulut menganga lebar " teriak Zizi berapi-api dan Dave hanya diam saja tetapi Thomas ia malah tertegun melihatnya


" aku tadi hanya syok ! " ucap Dave tak kalah garang membuat Zizi memerah seketika


" syok ? oh tuhan ada apa dengan mereka berdua ! " ucap Zizi terduduk seketika " kau sama saja Thomas ! berteriak bagaikan seorang wanita saja bukankah kau memanfaatkan senjata yang berada di tanganmu justru kau malah berteriak memanggil Dave ! " geram Zizi dan Thomas hanya diam saja ia takut melihat kemarahan Zizi yang hampir sama dengan sang nona " jika saja aku tak datang tepat waktu pasti aku sudah melihat mayat kalian berdua dengan sangat mengenaskan, yang satu ditabrak mobil yang satu mati karena peluru " ucap Zizi lagi dengan memijit pangkal hidungnya


" kau meremehkan ku, aku tak akan mati secepat itu " datar Dave dan Zizi langsung menatap nyalang


" sudah salah, masih saja berkilah ! jika nona sampai tau kalian lengah dan mati dengan sia-sia aku yakin ia pasti mengamuk dan mendatangi kuburan kalian berdua lalu mengobrak-ngabrik isinya " ucap Zizi bergidik ngeri Dave dan Thomas terdiam seketika


" AGHHH ! siapa mereka sungguh menyusahkan " pekik Dave dengan geram membuat Zizi mengkerutkan dahinya seketika


" apa mereka anak buah Mrs OTO ? " tanya Thomas


" sepertinya begitu, apa kalian tidak bisa melihat wajah para anak buah itu, mereka memiliki ciri khas tersendiri seperti Amerika latin, sudah dipastikan ini ada kaitannya dengan Mrs oto dan Kemila yang tak pulang dari misi kala itu " ucap Zizi dengan perkiraan nya dan Dave mengangguk samar ucapan Zizi ada benar nya juga, Kemila ya wanita itu kini sedang berada di Gold mansion, ini semua gara-gara Bianca yang mengacaukan rencana yang sudah disepakati


" kita akan mengintrogasi nya kembali nanti " ucap Dave


" tidak ! biar aku saja " ucap Zizi dengan cepat


" kenapa ? "


" aku bilang aku saja ya aku saja " ketus Zizi membuat Dave menatap tajam kepada Zizi " kita harus segera mendapatkan titik lokasi mereka, aku dengar-dengar dari Greta jika mereka sedang berada di Prancis kita akan libatkan Greta dalam hal ini untuk melihat dari satelit miliknya apakah ada sebuah pesawat asing yang memasuki Prancis beberapa Minggu yang lalu " ucap Zizi mulai menerka-nerka


" ya aku setuju denganmu Zi " ucap Thomas


" kalian terluka ? obati luka-luka itu dengan segera " ucap Zizi kini nada bicaranya mulai bersahabat membuat Thomas dan Dave hanya saling pandang " cepat lah " ucap Zizi lagi dan keduanya langsung beranjak dari tempat itu dan meninggalkan Zizi sendiri


setelah kepergian Dave dan Thomas Zizi menghembuskan nafasnya secara kasar entah apa yang terjadi kepada dua lelaki itu disaat sedang dalam bahaya keduanya sama-sama bodoh dan berubah menjadi lelaki yang lugu


oh tuhan Zizi memijit kepalanya yang terasa berdenyut, saat Zizi mencoba untuk memejamkan matanya seketika suara riuh dari ricuh mengusik pendengaran Zizi dengan gaya santainya Zizi melangkah menuju jendela untuk melihat apa yang terjadi baru saja ia akan menyingkap sedikit tabir berwarna coklat itu Zizi terkejut dengan suara tembakan yang saling bersaut-sautan


DODODODOR


" ohh jantungku ! sial aku terkejut " gerutu Zizi geram dan ia langsung berlari menuju ruang kendali untuk melihat pergerakan yang terjadi di luar sana


" ada apa ini ? " ucap Dave yang tiba-tiba muncul mengagetkan Zizi untuk yang kedua kalinya


" kau ! bisakah kau tidak mengejutkan ku " kesal Zizi dan Dave bingung seketika


DODODODOR


" ohh shitt " umpat Dave yang baru menyadari jika terjadi kerusuhan kembali " dimana Thomas ? AGHHH anak itu " kesal Dave seketika


" sudahlah jangan berteriak, lakukan saja tugas mu " ucap Zizi lagi dan Dave berlari untuk mengambil senjatanya dan tak lama Thomas muncul dengan bertelanjang dada karena ia baru saja membersihkan diri dan terkejut mendengar suara kegaduhan di sekitar markas


" kau, masuk keruang kendali " ucap Zizi dan Thomas mengangguk cepat " jangan biarkan mereka merusak kembali markas " tekan Zizi dengan nada yang tegas


" ya aku tau " ucap Thomas lagi dan Zizi mulai mengambil bagiannya dimana ia terlihat begitu semangat


para anak buah king sedang bermain-main dengan para musuh yang memasuki wilayahnya, tembakan peluru dengan berbagai jenis ikut memecahkan keheningan


Zizi berlari kearah sisi kanan balkon untuk menyerang musuh dari arah sana, agar pihak musuh tak menyadarinya, dengan mata tajamnya ia memindai setiap pergerakan lawan begitupun dengan Thomas ia sudah berhasil mengendalikan sistem keamanan


DODODORDODODOR


Zizi terkejut akan hal itu, musuh yang sudah ditandai nya berhasil di lumpuhkan oleh peluru lain, saat Zizi menyadari jika sistem otomatis sudah berkerja dengan baik ia hanya mendengus kesal


" Thomas " kesal Zizi dengan menggerutu tak jelas


Dave langsung turun kebawah dan bergabung dengan anak buah king yang lainnya, mereka berkerja sama dengan kompak untuk mengusir pihak musuh yang lancang itu

__ADS_1


" fokus jangan sampai lengah " teriak Dave dengan suara menggelegar


semoga tidak ada kerusakan dalam bangunan markas yang baru direnovasi ulang ini. batin Dave


DUARRRR


DUARRRR


Dave dan lainnya terkejut saat melihat beberapa pengendara motor meledak dengan tiba-tiba membuat semuanya tercengang


Zizi melihat ada seorang pria bertubuh tegap memakai baju tanpa lengan yang memperlihatkan tato nya itu, Zizi mulai fokus kepada pria itu


" siapa orang itu ? " gumam Zizi


DODODODOR


Zizi mencoba untuk melepaskan pelurunya kepada pihak musuh untuk menarik perhatian pria itu, dan benar saja pria itu menoleh ketempat Zizi tapi dengan pintar Zizi menundukkan kepalanya agar tak terlihat


" sial kenapa aku seperti maling saja ! " kesal Zizi lalu ia mencoba untuk mengeluarkan kepalanya dan pada saat Zizi hendak keluar sebuah peluru melesat dan merusak kaca jendela disana


DORR


PRANGGG


Zizi tertegun seketika melihat pecahan kaca yang berserakan disamping kanannya, dengan cepat Zizi berlari dan turun kebawah untuk memberi pelajaran kepada pria bertato itu


Thomas masih fokus kepada pihak musuh yang berdatangan, kaan tetapi mereka dengan mudah tewas secara mengenakan di tangan para king


DUAKKK


AGHHH


pria bertato itu mengerang kesakitan karena sebuah tendangan yang mengenai kepalanya, Zizi tersenyum sinis melihat itu Dave tidak begitu fokus kepada Zizi justru ia fokus kepada bidikannya


" AGHHH wanita sialan " pekik pria itu marah dan Zizi tersenyum meremehkan


pria itu maju dan kini melawan Zizi secara jantan dan Zizi pun ikut melawan secara imbang, wanita tidak bisa diremehkan dengan mudah


pria itu terkejut akan perlawanan Zizi yang menurutnya memiliki ilmu bela diri yang luar biasa mengangumkan, Zizi tersenyum sinis kala melihat musuhnya tak fokus


DUAKKK


BUGHHHHHH


AGHHH


Zizi menendang wajah serat menghantam bagian dada pria itu hingga ia mengerang kesakitan serta merasakan sakit yang begitu luar biasa dibagian wajah dan dadanya


DUAKKK


" AGHHH sialan kau " pekik pria itu lagi kala kepalanya sengaja Zizi tendang dengan kekuatan super miliknya " akan ku bunuh kau, tapi sangat disayangkan jika aku tak memakai tubuh mu terlebih dahulu dan aku lihat tubuh mu cukup menggiurkan " seringai pria itu membuat Zizi jijik seketika


" banyak bicara ! " ucap Zizi yang menyerang pria itu lebih ganas lagi dari sebelumnya, pria itu berhasil mengimbangi setiap gerakan Zizi hingga pria itu mengunci pergerakan tangan Zizi dan kini wajah keduanya saling berdekatan muncul seringai iblis dari wajah pria itu kala melihat wajah Zizi yang menurutnya sangat sensual dengan cepat Zizi memberontak dan menendang bagian pital pria itu


" aghhh, dasar jalang aghh " erang pria itu sembari merintih kesakitan karena benda keramatnya mendapat serangan mematikan dari Zizi


" lancang kau jika berbicara, aku bukan jalang seperti yang kau bicarakan itu keparat " pekik Zizi marah


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


Zizi meninju pria itu dengan gerakan tepat dan pas, hingga pria itu mengeluarkan darah dari lubang hidungnya maupun mulutnya, Zizi tertawa mengerikan melihat darah yang mulai mengalir itu seketika jiwa psikopatnya muncul disaat yang tepat


sedang disisi lain Dave dan anak buah king terus mendesak pihak musuh agar menyerah dan benar saja kini pihak musuh mulai tersudut Persenjataan mulai menipis, dan para kawanan nya mati dengan cara mengenaskan membuat mereka memilih mundur dengan sendirinya


tapi Thomas tak akan membiarkan itu terjadi dengan lihainya Thomas menandai wajah-wajah pihak musuh dengan layar monitor yang dikendalikannya

__ADS_1


DODODODOR


DODODORDODODOR !


" mati kau sialan " girang Thomas hingga senyum nya merekah sempurna, pihak king langsung melempar kan bom-bom kepada pihak lawan dan


DUARRRR


DUARRRR


suara ledakan itu memekikkan telinga dan membuat guncangan pada tanah yang dipijaknya, pria bertato itu yang melihat para anak buahnya mulai berguguran menelan salivalinya kasar


" mengapa ? kau takut ? " ucap Zizi dengan terkekeh " katakan apa maksud tujuan mu datang ke mari " ucap Zizi dengan penuh penekanan


" berikan Daniel, maka kami tak akan mengusik kalian lagi " seringai pria itu membuat Zizi tertawa seketika


" memberikan Daniel padamu ? jika aku tak mau bagaimana ? " tantang Zizi


" kau akan menerima kematian yang tragis " ucap pria itu lantang


" cihh sudah kalah tapi masih bisa mengancam ! dasar pria payah dan lemah " ejek Zizi


" apa kau bilang payah dan lemah ? " pekik pria itu lantang " jika begitu mari kita buktikan dan bermain lah diatas ranjang dengan ku akan ku buktikan keperkasaan ku padamu dan aku akan membuatmu mengerang nikmat hingga kau lemas tak berdaya " ucap pria itu terkekeh


" dasar pria gila " pekik Zizi marah " maka akan ku buktikan kau menikmati permainan dari ku " ucap Zizi dengan seringai iblis nya


Zizi menyerang pria itu lagi dengan brutal tapi pria itu masih bisa bertahan dan mengimbangi gerakan Zizi, seakan tak lelah Zizi terus menyerang dan memberikan pukulan-pukulan mautnya kepada pria itu akan tetapi pria itu justru memegang dada Zizi dengan kasar


" lancang kau " geram Zizi marah, ia mulai tak bisa mengontrol emosi nya


" ada apa ? kau menikmatinya ? " ucap pria itu percaya diri tak Zizi justru memukul wajah pria itu


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


AGHHH


setelah Zizi memberikan pukulan kepada wajahnya lalu dengan bengis Zizi menginjak mulut pria itu dengan sepatu boots nya, pria itu mengerang kesakitan karena ulah Zizi


DUAKKK


AGHHH


pria itu justru menendang Zizi hingga tubuhnya terjungkal kebelakang, pria itu bangkit dengan wajah yang penuh dengan amarah


" kau tak bisa diajak baik-baik " ucap pria itu lagi kini ia mulai mengeluarkan sebuah benda yang kira-kira berkurang kurang lebih tiga puluh centi meter Zizi melihatnya dengan seksama dan alangkah terkejutnya saat benda itu berubah menjadi sebuah pedang " aku akan bermain kasar untukmu " ucap pria itu lagi dan Zizi justru tersenyum sinis


" kau kira aku takut? mari kita buktikan " ucap Zizi yang bangkit dan kini Zizi melawan pria itu dengan tangan kosong


pria itu terus meluncurkan ujung pedangnya agar bisa melukai tubuh dan kulit milik Zizi, tapi karena kepekaan seorang Zizi membuat nya susah ditaklukkan


SRETTTTT


satu sayatan berhasil mengenai bahu kiri Zizi, pria itu tersenyum puas Zizi justru berubah menjadi lebih ganas dan entah bagaimana Zizi bisa merebut pedang itu dari tangan pria bertato yang sudah membuat Zizi muak


" sekarang giliranku, kau pulang tanpa nyawa " kekeh Zizi dan pria itu justru terperangah


Zizi dengan lihai memainkan pedang itu seolah- olah ia sudah terlatih, para anak buah king hanya menonton adegan itu dengan seksama dan Thomas melihatnya dari ruang kendali


KRAKKKK


AGHHH


SRAKKKK


semuanya mendadak gugup seketika, jantung mereka seolah berhenti berdetak Dave hanya bisa diam mematung begitupun yang lainnya Zizi tersenyum penuh kemenangan saat melihat kepala pria itu terlepas bebas dari tubuhnya darah mulai merembes di bagian tubuh yang tak lagi utuh Zizi menendang kepala itu bagaikan bola mainan milik George


" done " ucap Zizi melihat sinis mayat pria bertato yang sudah tak utuh lagi

__ADS_1


__ADS_2