Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
*Fight two


__ADS_3

BUGHHHHHH


wanita itu mendapatkan sebuah tendangan kasar dari Edgar hingga ia tersungkur beberapa langkah ke depan, Matt segera membantu Thomas untuk berdiri ternyata darah yang keluar dari mulut Thomas cukup banyak dan sedikit membuat Thomas merasakan sakit di bagian dadanya.


Edgar menyeringai kala melihat tatapan penuh amarah dari wanita yang mirip dengan Zizi tersebut, senyum tengilnya seperti sedang mengejek kecerobohan wanita itu.


" aghhhh sialan kau ! " teriak lantang wanita itu menatap nyalang pada Edgar yang sedang tersenyum geli.


Hugo dan zumba saling lirik kali ini mereka akan melihat adegan romantis didepan matanya sedangkan Thomas dan Matt duduk begitu saja seakan tak perduli.


Edgar mengelak kala wanita itu menendangnya tepat dibagian dada, kini wanita itu kian beringas dan liar kala serangannya tak melukai tubuh Edgar sang psikopat gila itu.


" Hanya itu kemampuan mu, hmm ? " sinis Edgar yang melihat aura penuh kemarahan dalam diri sang lawan, wanita itu mengatur nafasnya secara perlahan lalu mulai beraksi kembali dimana kini Edgar tak akan sungkan untuk membalas setiap serangan yang di berikan wanita asing tersebut.


Edgar menangkis tangan wanita itu dengan keras hingga tubuhnya tak seimbang lalu Edgar dengan cepat mengunci gerakan liar yang tak berteknik itu dengan mudah, wanita itu berontak dan langsung membenturkan belakang kepalanya tepat ke wajah Edgar.


DUAKKK


Edgar sedikit linglung dan kawan nya yang melihat tentu saja terkejut bukan main, sepertinya sekarang keadaan akan berbalik mengerikan, wanita itu tersenyum lalu berlari dan hendak menerjang Edgar tapi lagi-lagi Edgar menangkap kaki si wanita itu dan memutarnya dengan mudah.


KRAKKKK


AGHHH


" sialan kau !! berani sekali kau melukai ku " pekik wanita itu yang sudah geram dan murka bahkan kaki wanita itu terdengar suara retakan patahan tulang. Wanita itu menjerit dan lambung tersungkur saat Edgar mendorongnya dengan kasar.


" wanita liar " gumam Matt saat melihat adegan yang baru saja terjadi beberapa menit yang lalu. Edgar mengikat tangan wanita itu dengan kain bajunya sendiri.


" kalian hanya melihatku bertarung sampai melupakan lelaki bertopeng itu " keluh Edgar hingga kawannya mulai menyadari dengan apa yang terjadi karena mereka terlalu asyik menonton pertunjukan luar biasa itu.


" sial, '' gerutu zumba.


" kita kembali. Lelaki itu memiliki tato ular di lehernya. " ucap Edgar lagi lalu mereka mulai beranjak dan berjalan menuju pintu terdahulu seraya Edgar menyeret paksa wanita itu yang masih menatapnya dengan nyalang.


diluar sana Greta memperhatikan keadaan dan kondisi dari anak perempuan yang bernama Silla itu, tubuhnya masih saja gemetar ketakutan lalu Greta memberikan sebotol air mineral pada Silla, dan anak perempuan itu menatapnya ragu.


" minumlah, aku bukan orang jahat " kekeh Greta saat menangkap sorot mata yang penuh akan ketakutan, perlahan anak itu mulai mengambilnya dan meminumnya sedikit demi sedikit. Hingga suara deru baling-baling Helikopter terdengar dari arah sana.


Greta segera menghubungi para rekan-rekan nya dan mereka sungguh terkejut bukan main, Greta panik dan mulai memantau sinyal Helikopter asing itu.


DUARRRR !!


Greta dan Silla memekik kaget saat sebuah bom meluncur pesat kearah hunian itu dimana para jajaran king masih berada didalamnya, Greta seketika membulatkan matanya penuh.


" Kalian mendengarkan ku. " pekik Greta yang berbicara melalui MH miliknya yang tersambung pada para rekan-rekan nya.


" siapa mereka !! " ucap Hugo dengan geram.


" Entahlah, dua buah Helikopter berada tak jauh di dekat hunian itu, berhati-hatilah. Aku akan menarik seluruh anak buah king untuk bersembunyi dan akan melakukan serangan balik saat mereka mulai fokus pada hunian itu " ucap Greta lagi sedikit panik dengan jari-jari yang menekan tombol di layar tabletnya.


para anak buah king seketika berlari dan bersembunyi di tempat yang menurut mereka aman, bunyi ledakan lagi-lagi terdengar keras disana.


Greta memantau dari teropong yang tersedia disana, dua orang lelaki bertopeng berada di salah atau helikopter tersebut. Greta mulai memalukan aba-aba nya.


" Greta jangan main-main kami semua masih berada di dalam, aku merasakan jika bangunan ini akan roboh " pekik Edgar dan Greta tak memperdulikan suara lengkingan Edgar.


" Greta tetap fokus " ucap Thomas lagi.


" berisik diamlah !! " ucap Greta sedikit kesal dan menggerutu tak jelas.


DUARRRR


" GRETA !!! " teriak semua rekannya hingga Greta terkejut bukan main.


" Now " ucap Greta lantang saat memerintahkan aba-aba pada seluruh anak buah king yang bertugas, " Kalian keluar dengan hati-hati " pekik Greta lagi.


DODODODOR !!

__ADS_1


DODODORDODODOR !!


SHOTTT


JLEBBB


DUARRRR


serempak, kekompakan terlihat disana dimana salah satu helikopter mulai terbang dengan tak seimbang dengan ekor nya yang mulai terbakar begitu saja, Greta melihat jika ada dua orang yang bergelantungan bebas di pintu Helikopter itu, sepertinya mereka hendak melarikan diri.


Silla yang melihat itu semua bertambah ketakutan bukan main, hingga maniknya menangkap seseorang yang dikenalnya.


" itu Mrs X " gumam lirih Silla hingga Greta melirik kearah gadis kecil tersebut.


" Mrs X " ulang Greta lagi. Hingga semua orang yang mendengar gumaman Greta terkejut bukan main, Mrs X ? yang mana sosok itu dikenali.


" Mrs X !! Greta awasi Mrs X tersebut. Sial aku bahkan belum melihat sosok nya " umpat Edgar lagi.


" Kau fikir aku tau " kesal Greta menyahuti.


" jangan biarkan mereka lolos. " ucap Thomas menimpali.


DUARRRR !!


helikopter itu terbakar dan meledak hebat di udara kala mendapatkan serangan balik dari anak buah king yang bersembunyi dengan epik, jantung Greta berdetak tak karuan.


Silla semakin merapatkan tubuhnya di balik tubuh Greta dan Greta seketika terdiam saat melihat helikopter itu berputar-putar dengan beberapa serpihan yang tak utuh lagi.


DUARRRR !!


BLAMMM


SHOTTT


DODODORDODODOR !!


para jajaran king yang terjebak di hunian tersebut satu persatu keluar dengan selamat, Greta menghela nafasnya perlahan, mata nya menyipit kala Edgar menarik kasar seorang wanita layaknya seekor hewan.


sial Greta melihat ada pergerakan lain di sisi timur dirinya, tangannya sibuk mengotak-atik layar tablet miliknya hanya untuk mengecoh musuh yang datang.


" pergerakan terlihat. Hati-hati " ucap Greta memperingati dan semua orang uang mendengarnya hanya bisa diam sembari menatap tajam sekelilingnya. Wanita itu terus memberontak bahkan mengeluarkan kata-kata makian dan cacian yang membuat orang sakit kepala.


BUGHHHHHH


akhirnya Edgar memukul tengkuk wanita itu hanya dengan kepalan tangan nya saja, dan seketika wanita itu terkulai lemah dan jatuh tak sadarkan diri.


" merepotkan. !! " gumam Edgar lalu ia memangku wanita itu untuk menuju ke tempat persembunyian Greta, tapi seketika.


DODODODOR !!


semua jajaran king merunduk dan tiarap ke tanah, suara selongsong senjata itu benar-benar membuat jantung berdegup kencang tak karuan.


" kita harus cepat. " ucap Thomas seraya mengenggam senjata dalam tangannya.


DODODODOR !!


DODODORDODODOR !!


Greta membidik orang-orang yang menghalangi jalan rekannya itu, Greta tersebut tipis saat pelurunya benar-benar tepat sasaran walaupun dengan kondisi dan jarak yang cukup jauh.


para anak buah keempat predator yang tinggal di Piana, sedang dalam perjalanan untuk menjemput para tuannya yang sedang menjalankan misi ini.


lagi-lagi Mrs X menghilang dari pandangan, Greta kesal karena kehilangan jejak. Ia yakin salah satu orang yang bergelantungan bebas di pintu Helikopter itu adalah Mrs X sebelum Helikopter itu lada akhirnya hancur berkeping-keping.


tapi kemana lelaki itu perginya, sial ini benar-benar sial. Edgar datang dan langsung melempar tubuh wanita itu begitu saja tanpa perasaan membuat Greta dan anak perempuan itu terkejut bukan main.


" Kemana perginya Mrs X itu " kesal Edgar lagi.

__ADS_1


" aku yakin ia masih disekitar sini " ucap zumba menimpali


" ya kemungkinan besar. Ledakan tempat ini tanpa sisa " ucap Thomas dan ia pun mulai mengambil beberapa bom dalam tas ransel berukuran kecil berwana hitam itu.


BLAMMM


BLAMMM


DUARRRR


DUARRRR


ruang itu diberondong bom oleh keempat predator hingga bangunan hancur dengan tragis, para anak buah king menunggu disuatu tempat dengan beberapa anak-anak yang mereka selamatkan.


DODODODOR !!!


sial, satu buah Helikopter datang tiba-tiba dan mulai memberondong tempat persembunyian orang-orang king. Greta merunduk begitu pun dengan yang lainnya.


" bidik cepat !! " pekik Greta kesal


" kau gila !! " pekik Hugo lagi. " ia memakai Helikopter, dan kita hanya menggunakan senjata. itu tak masuk akal Greta " ucap Hugo kesal karena senjata miliknya kehabisan peluru.


" sial. Lagi-lagi kita harus terjebak " ucap Greta dan mulai berani untuk meneropong kearah helikopter yang perlahan-lahan mulai menjauh.


seorang lelaki ? tapi Greta terkejut saat lelaki itu mengacungkan senjatanya yang di isi peluru bom yang siap menghancurkan tempat nya saat ini.


" sial. Pergi dari sini " lantang Greta dan orang-orang berlari tak tentu arah bahkan Greta langsung menarik tangan Silla sedangkan wanita itu di biarkan begitu saja.


DUARRRR


kobaran api yang hebat benar-benar terjadi di depan mata, nafas orang-orang king mulai tersengal dan tak beraturan, tapi tunggu ada apa dengan helikopter itu ? ia begerak tak seimbang, Greta memicingkan matanya sesaat.


" GO !! " pekik Hugo saat ia melihat Helikopter itu mulai meluncurkan sebuah peluru ke arah mereka, sontak orang-orang king kocar-kacir tak jelas demi menghindari peluru sialan itu.


DODODODOR !!


entah apa yang dibidik nya tapi untung saja peluru itu tak mengenai tubuh para orang-orang king, Silla yang menggenggam erat tangan Greta tampak berwajah pucat dan ketakutan.


tak lama para anak buah keempat predator berdatangan dan mulai menyelesaikan nyamuk liar itu yang menyerang para tuannya, Matt mengusap dadanya dengan pelan perasaan lega seketika menghampiri mereka.


tak lama suara sirine mobil polisi terdengar dari radius jauh, sontak hal itu membuat orang-orang membelalakan matanya lebar. Kekacauan, kericuhan yang terjadi ternyata menarik perhatian aparat berwajib.


Greta menarik Silla dengan cepat untuk mengikuti langkah-langkah para kawannya, sebelum itu Edgar melemparkan sebuah bom kearah yang asal untuk mengecoh pihak berwajib.


DUARRRR


Edgar menyeringai tapi tidak untuk yang lainnya, zumba dan Hugo bahkan menggerutu tak jelas dan mereka segera merapihkan barang-barang yang berserakan di tempat persembunyian tadi, setelah itu mereka semua pergi dengan keseluruhannya meninggalkan kekacauan dan beberapa mayat di tempat itu.


India, waktu setempat.


kedatangan Valera dan lainnya di India benar-benar tak diketahui oleh pihak manapun bahkan mereka sempat menyamar untuk menghindari mata-mata yang ada.


sebuah villa di pusat kota menjadi pilihan Valera untuk menginap di negara tersebut. Tidak ada rekan bahkan tidak ada anak buah king yang berada di India, karena negara ini bukan kawasan kekuasaannya.


Remigio dan Dave duduk untuk mengistirahatkan sejenak tubuh mereka setelah beberapa jam mereka berada di pesawat.


ternyata sebelum keberangkatan mereka ke India, Remigio telah mewanti-wanti para anak buah nya untuk selalu berjaga di dekat mereka tanpa menimbulkan kecurigaan yang ada.


Waktu telah berlalu tak terasa waktu menunjukkan pukul satu dini hari, Valera dan lain nya tidak bisa tidur karena menunggu kabar dari pihak Remigio mengenai Utera yang kini berada di suatu tempat yang sulit untuk dijangkau, ternyata wanita itu melarikan diri kesebuah daerah yang penduduknya sangat padat.


" Ahhh menyusahkan " gerutu Valera tanpa sadar ia menghabiskan teh Jasmine kesukaannya hingga tandas tak tersisa.


" sebaiknya kita harus bersabar sweatheart, kita biarkan wanita itu bernafas lega terlebih dahulu sebelum ia bertemu dengan kita " ucap Remigio dan Valera hanya diam saja sembari melirik sinis, dan Remigio terkekeh.


Dave pamit untuk beristirahat terlebih dahulu dan Valera maupun Remigio mengangguk mengijinkan, karena keesokan harinya akan menjadi hari yang cukup melelahkan untuk mereka semua.


Dave merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk nan nyaman, hari ini ia tak memberi kabar pada Gloria, membuat Dave merindukan kekasih hatinya itu, perlahan-lahan mata Dave mulai terpejam saat dirinya membayangkan wajah Gloria yang sedang tersenyum damai.

__ADS_1


__ADS_2