
BRAKKKKKK
DUAKKK
hantaman itu tak terhindarkan membuat valera kehilangan keseimbangan nya mobil yang ia kemudikan masuk ke dalam jurang bersamaan dengan truk yang berada disisi kiri nya, sebuah pertigaan itu mempunyai dua sisi jurang yang sangat curam
DUARRRR
suara ledakan itu terdengar keras di bawah sana, sebuah mobil penguntit itu menatap tidak percaya dengan apa yang ia lihat di depan matanya, mereka langsung keluar dan melihat untuk memastikan sesuatu di bawah sana
" sudah mati ? ternyata mudah juga untuk melenyapkan nya " ucap pria berbadan gemuk dengan menyeringai puas
" benar pasti bos senang dengan hasil kerja keras kita " ucap pria bertubuh sedikit kurus lalu mereka tertawa bersamaan dan melenggang pergi meninggalkan tempat kejadian
Dewi kematian tidak berpihak pada seorang Valera, saat mobil nya masuk ke jurang Valera dengan cepat menendang dan menerjang pintu mobil dengan kakinya sehingga mau tak mau ia melompat dari sana dan akhirnya tubuhnya ikut berguling guling menghantam bebatuan dan rimbunnya rumput dan semak belukar disana Valera pun terkejut mendengar ledakan dan ternyata sebuah mobil truk itu hancur bahkan kini asapnya sudah mulai mengepul tebal
" ughhh.. sial berani sekali mereka " ucap Valera yang merasakan sakit di sekujur tubuhnya, untung saja Valera sedang menggunakan pakaian kasual sehingga dapat melindung sebagian tubuhnya hanya saja terdapat beberapa luka di tangannya serta wajahnya tergores sesuatu
gelapnya gulita membuat Valera sedikit kesulitan untuk bergerak, Valera menengadahkan kepalanya ke atas melihat seberapa tingginya ia terjatuh dan ternyata lumayan tinggi lalu ia berjalan secara perlahan menuju mobilnya yang sudah hancur namun tak meledak itu karena jarak mobil itu lumayan dekat dengan dirinya, Valera segara mencari ponsel serta beberapa senjata yang masih bisa digunakan
" dimana ponsel ku " gumam Valera karena ia tak bisa menemukan ponsel miliknya hanya beberapa alat senjata saja yang berhasil ia temukan " apa kemungkinan ponselku terjatuh " ucap Valera menduga duga, hingga Sudah hampir satu jam ia mencari ponselnya tapi tak dapat ia temukan membuat Valera kelelahan dan akhirnya ia menyenderkan dirinya di body mobil miliknya ..
Keesokan harinya sebuah berita menayangkan sebuah kecelakaan di pertigaan curam di jalan X berita itu mengatakan sebuah truk dan sebuah mobil sport yang sempat terekam CCTV disana menunjukan keduanya terlempar ke dasar jurang yang sangat curam, nyonya Sofia yang kebetulan sedang menonton televisi membuat dirinya merasakan perasaan lain debaran jantungnya semakin tak karuan karena ia sangat mengenali satu mobil yang terlibat kecelakaan disana
" pramm " teriak nyonya sofhia seketika histeris membuat para maid yang sedang mengerjakan tugasnya terlonjak kaget " prammmm " teriak nyonya Sofhia lagi dan tak lama Pram datang dengan langkah yang tergesa gesa
" ada apa nyonya? " ucap Pram yang melihat nyonya nya sudah menangis dan menatap nanar sebuah berita di televisi membuat Pram mengerutkan dahinya seketika " ada apa nyonya ? " tanya orang lagi yang masih belum mengerti
" dimana putriku ?" ucap nyonya Sofhia yang berderai air mata membuat Pram semakin bingung lalu ia mengalihkan pandangannya ke sebuah acara televisi dan alangkah terkejutnya saat ia mengenali mobil sport berwarna biru muda itu yang terlibat kecelakaan dan menjadi berita hangat " itu tidak mungkin ! itu bukan putriku " ucap nyonya Sofhia histeris dan Pram masih mematung dan berdiam disana antara percaya dan tidak mengenai berita ini
" tenanglah nyonya aku akan mencari tahu tentang hal ini " ucap Pram menenangkan nyonya nya yang masih menangis histeris membuat nyonya sofhia kehilangan kesadaran nya karena syok Pram yang melihat itu langsung berteriak memanggil para maid untuk membantunya membawa nyonya sofhia menuju kamar pribadi milik nyonya nya
Pram segera memberikan kabar kepada tuan ramius dan vyan perihal kecelakaan yang menjadi berita hangat, tuan ramius sontak terkejut mendengar berita yang pram sampaikan dan vyan segera terbang ke Prancis karena saat itu dirinya sedang melakukan perjalanan bisnis ia pun sangat terkejut ketika mendapat kabar bahwa adiknya terlibat kecelakaan
dua jam berlalu kabar mengenai kecelakaan di pertigaan curam sudah menyeluruh bahkan jajaran king yang mengetahui hal itu sangat terkejut bahkan Remigio yang mendapat telpon dari vyan langsung berlari menuju kediaman utama keluarga harson
__ADS_1
rumah kediaman keluarga harson sudah ramai oleh jajaran king dan yang lainnya Remigio langsung berlari dan mencari keberadaan vyan
" katakan itu semua tidak benar ! " ucap remigio kepada vyan
" kita harus mencarinya dan memastikan sendiri aku yakin Valera tidak semudah itu terjebak di dalam sana, " ucap vyan yang yakin walaupun suaranya terdengar lirih tuan ramius mencoba menenangkan istrinya yang terus menangis histeris bahkan keempat predator pun ikut meramaikan kediaman keluarga harson
" tolong cari putri ku, aku mohon cari dia " ucap nyonya sofhia lirih membuat semua orang yang mendengarnya menjadi iba bahkan merasa tak percaya dengan kabar mengejutkan ini
" janganlah lupa untuk tekan semua media yang mencoba mencari tahu identitas mobil putriku, tutup semua aksesnya aku tidak ingin musuh musuh kami memanfaatkan keadaan ini " ucap tuan ramius lagi dan ini menjadi bagian dari Leonel sang kaki kanan dari vyan Harson, semua orang sibuk mencari keberadaan Valera termasuk Remigio bahkan ia mengerahkan orang orang pilihannya untuk ikut terjun mencari keberadaan kekasihnya
sedangkan saat ini Valera sedang mencari cara untuk bisa keluar dari tempat ini, jurang yang dalam dan curam menjadi medan yang sulit untuk di tempuh, valera mencoba untuk menghidupkan sinyalnya yang terdapat dalam mobilnya kepada markas utama
" mengapa semuanya tak bisa " kesal Valera yang terus mengotak ngatik fitur canggih di dalam mobil yang keadaan nya sudah terbalik
" ini semua gara gara si penguntit itu " gerutu Valera, baru semakin siang rasa lapar dan haus mulai melanda dirinya, terik matahari semakin menjadi membuat Valera sedikit kepanasan ia memilih berjalan dan mencari sesuatu hal disana " perutku lapar sekali " gumam Valera yang sudah kelelahan karena sedari tadi ia sibuk mencari sesuatu termasuk ponselnya yang hilang ntah kemana
sedangkan Remigio dan lainnya sudah sampai di lokasi mereka melihat sekililingnya dan benar saja sebuah asap tebal masih terlihat dari bawah sana, jantung mereka berdegup sangat kencang tat kala melihat itu bahkan Remigio sudah berfikir yang tidak tidak terhadap kekasihnya
" tidak mungkin ! cepat kerahkan helipad kesana untuk mencari kekasih ku " pekik Remigio yang menderu dan pandangan nya tak luput menyusuri dalam nya jurang di bawah sana
*****
Disisi lain dua orang pria sedang menikmati wine mahalnya itu sesekali mereka tertawa dengan terbahak bahak salah satu nya adalah aldebaran. Ya Aldebaran meminta bantuan kepada mafia Australia untuk mencoba meruntuhkan dan menyingkirkan sang lady. King sudah semakin di kenal luas di pelosok dunia bahkan Indonesia. mafia Australia ini adalah kakak tiri dari seorang Aldebaran yang bernama Everest tentu saja dengan senang hati Everest mau membantu nya
" apa selanjutnya rencana kita ?" tanya Everest datar
" tentu saja membebaskan kedua putraku " ucap Aldebaran dengan sangat tajam
" lalu dimana Peter sekarang sudah lama aku tidak melihatnya " ucap Everest lagi
" entahlah tiba tiba ia menghilang, aku sudah mencari nya tapi nihil semuanya tidak bisa ditemukan, termasuk aries " ucap Aldebaran dengan menyipitkan matanya. Everest hanya diam tanpa bersuara ia lebih memilih menyesap dan meneguk wine merah miliknya
" kapan rencana selanjutnya ?" tanya Everest
" jangan gegabah mereka bukan orang yang mudah kita lumpuhkan " sarkas Aldebaran
__ADS_1
" cihhh.. sekuat Apa mereka aku yakin mereka masih jauh di bawah ku apalagi wanita yang kau incar sudah tewas masuk ke dalam jurang " sinis Everest menatap Aldebaran
" kau jangan bangga terlebih dahulu Everest mereka bukan mafia sembarangan, apa kau tidak tau pada masa king di tangan Marcell mereka pun sudah berada di atas bahkan sangat susah untuk di runtuhan dan sekarang cucu perempuan dari Marcell itu sangat lah kuat ketimbang kakek nya ia benar benar wanita jelmaan iblis, dan kau jangan lupakan dengan para jajaran nya mereka akan bertindak dalam kasus ini " jelas tenang Aldebaran membuat Everest mendengus kesal dan memalingkan mukanya ke arah lain
Everest jadi semakin penasaran dengan sepak terjangnya king walaupun ia sudah tau akan kekuasaan king tapi Everest sendiri belum berhadapan dengan para petinggi nya
Everest mempunyai ambisi yang sangat tinggi dalam sesuatu hal ia orang yang tak suka di remehkan atau di rendahkan, Everest juga menjadi sosok yang sangat kejam bagi para musuhnya termasuk dalam jajarannya ia tak pernah pandang bulu dalam melakukan kejahatan
" aku ingin tau sekuat apa mereka, sehingga membuat mu ragu untuk bertindak dan mengambil langkah selanjutnya ! setakut itukah dirimu Aldebaran ? akan ku buktikan bahwa mereka bertekuk lutut di bawah ku akan ku buat mereka menjadi orang orang ku . " batin Everest berambisi ide gila nya sudah muncul dan sebentar lagi akan membuat kekacauan
" bagaimana dengan putrimu " ucap Everest
" dia baik baik saja, " ucap Aldebaran santai membuat Everest diam saja tanpa mau bertanya lagi
****
hari sudah semakin gelap tapi pencarian belum saja membuahkan hasil membuat semua orang dirundung frustasi terlebih Remigio dan vyan mereka masih terus kekeh dengan pencariannya terlebih nyonya sofhia yang terus menangis tiada henti membuat vyan enggan melihat ibunya menangis
" kita beristirahat satu jam, setelah itu cari lagi aku yakin adikku masih hidup buktinya kalian tidak bisa me menemukan jasad nya bukan ? dan aku yakin ia masih hidup atau kemungkinan adikku sedang mencari jalan keluarnya sehingga ia tidak mengetahui jika kita datang " ucap vyan dengan tegas dan semua orang mengangguk paham Remigio terus menatap dalamnya jurang yang terbentang sangat luas di bawah sana air matanya sudah turun tanpa ia sadari seorang Remigio lelaki tangguh bisa menangis karena seorang wanita
" kita akan mencari dirinya setelah mereka beristirahat " ucap vyan sembari menepuk bahu kekar Remigio dan seketika Remigio hanya mengangguk pelan dan menghapus sisa air matanya
satu jam sudah berlalu para anak buah king dan pihak Remigio melakukan pencarian selanjutnya mereka terus menyisir tempat itu Remigio dan vyan sedang menunggu dengan harap harap cemas
Valera sedang duduk bersandar disebuah batang pohon besar yang sangat kokoh untuk sekedar beristirahat ia sangat kelelahan rasa lapar dan haus sebisa mungkin ia tahan
" aku tidak boleh seperti ini, mereka pasti mencemaskan aku " gumam Valera yang semangat nya kembali lagi sayup sayup Terdengar deru baling baling helipad membuat Valera membelalak kan matanya ia segera mencari asal suara itu dan terus mengikuti suara helipad itu yang terdengar dari kejauhan
" apakah itu orang orang ku " gumam Valera yang berdiri dengan menatap langit sembari menajamkan pendengarannya, hari semakin saja gelap Valera terus berjalan kembali ke tempat ia semula
semakin Valera berjalan suara kencang helipad itu semakin terdengar membuat Valera semakin semangat tapi ada rasa waspada dalam dirinya bagaimana jika itu bukan dari pihak nya ? melainkan pihak dari musuhnya ?
Valera terus berjalan dengan langkah tegasnya melewati ranting yang bercabang sepanjang jalan
saat Valera akan mendekat dimana mobilnya terguling dan terbalik seseorang mengejutkannya
__ADS_1
" nona " ..