
BAMMMM
BRAKKKKKK
mobil Dave terpental saat sesuatu menghantam bagian belakang itu hingga Dave dan Gloria membentur kedua sisi body mobil bagian dalam.
BRAKKKKKK
lagi-lagi mobil milik Dave di hantam sekali lagi hingga bagian mobil itu penyok dan rusak parah, Dave berusaha untuk bisa melawan begitupun dengan Gloria akan tetapi hantaman yang mereka dapatkan membuat keduanya kesulitan untuk bergerak.
pintu mobil dibuka paksa oleh beberapa orang hingga Gloria memekik dan berontak begitupun dengan Dave yang dipegang erat membuat dianya kesulitan untuk melawan.
" bajingan, jangan menyentuhku ! sialan " terbaik Gloria entah kepada siapa ia mengumpat dengan kasar.
PLAKKK
satu tamparan Gloria dapatkan dari seorang lelaki bertubuh tegap dan berkepala botak,matanya melotot menatap nyalang Gloria.
Dave marah lalu ia berontak dan menendang kaki si pemegang tangannya kuat,
BUGHHHHHH
AGHHH
Dave memukul dan menghajar salah satu dari mereka dengan brutal hingga korbannya pingsan seketika. Gloria menatap datar lelaki yang kini sedang menjambak nya.
" siapa kau ? " ucap Gloria lantang.
" kau sungguh perempuan yang sangat menyusahkan, apa kakak ku buta sehingga memilih kau di hidupnya. Kau wanita liar dan sulit di atur " pekik seorang lelaki yang berjalan dengan langkah lebar dan kini berdiri di hadapan Gloria.
" siapa Kakak mu ! Ya kau benar dia memang buta " pekik Gloria lantang hingga membuat lelaki yang kini berada di hadapannya marah dan geram.
" Kau ! " tunjuk nya akan tetapi Gloria menatap dengan remeh pada lelaki itu, hingga.
DODODORDODODOR !!
DODODORDODODOR !!
Gloria menjerit saat mendengar suara tembakan yang begitu besar, orang- orang bertubuh tegap itu langsung tergeletak dengan darah yang mengalir dari tubuh mereka.
Dave menatap pada sekumpulan orang yang baru saja tiba, Elion dan Lotus berdiri dengan gagah dengan menggenggam senjata yang mereka pegang.
BUGHHHHHH
" AGHHH sialan, dasar kau wanita jalang ! '' teriak lelaki itu saat aset berharga miliknya di tendang sekuat tenaga oleh Gloria. Pada saat itu Gloria memanfaatkan keadaan untuk segera mengambil alih senjata dari tangan si pria itu, kini keadaan berbalik Gloria mengacungkan senjatanya tepat di kepala pria itu.
Dave segera menyelesaikan sisanya dengan cepat dalam satu kali bidikan, Elion dan Lotus saling pandang satu sama lain karena mereka tak mendapatkan bagian.
" cihh.. buang-buang waktu saja " desis Elion dan Lotus hanya menatap acuh. Hingga suara teriakan Gloria membuat mereka menatap secara bersamaan, begitu pun dengan Dave.
lelaki itu menarik dan menjambak rambut Gloria lalu mendorongnya kasar hingga Gloria terjatuh. Dave yang marah langsung berlari dan ingin menghajar lelaki itu akan tetapi lelaki itu langsung mengacungkan senjatanya kepada Gloria.
" berani kau melangkah aku tak segan akan menembak wanita ini sekarang juga, walaupun kakak ku sangat menginginkan nya " tajam lelaki itu jantung Gloria berdegup kencang, tubuhnya sedikit gemetar hingga matanya terpejam karena mendengar ancaman maut dari lelaki yang sempat ia tendang aset berharga nya.
Dave serta Elion dan Lotus menatap tajam lelaki asing itu, salah langkah maka Gloria yang akan menjadi taruhannya dan mereka akan menerima amukan dari sang Lady.
__ADS_1
" apa mau mu ? " tekan Dave mengajak bernegoisasi pada lelaki asing itu.
" biarkan aku pergi dengan wanita liar ini " ucapnya dengan tersenyum tipis lalu dengan kasar menarik lengan Gloria hingga Gloria mau tak mau harus menuruti perintah lelaki itu.
" kau mau mengajak ku kemana ? Aku tak mau " ucap Gloria.
" DIAM DAN JANGAN BERONTAK " bentak lelaki itu lagi dihadapan wajah Gloria hingga membuat Gloria terdiam langsung dengan air mata yang siap mengalir.
Dave merasakan dadanya naik turun saat melihat wanitanya dibentak dan diperlakukan secara kasar oleh orang lain, tanpa lelaki itu sadari Lotus langsung menembak lengan lelaki itu.
DORR
AGHHH
saat lelaki itu lengah Lotus berhasil melumpuhkan lawan dan Dave langsung menarik tubuh Gloria dan mendekap nya erat, Gloria membalas pelukan itu dengan menangis sedangkan Elion ia hanya menggelengkan kepalanya saja.
" kalian cepat pergi, biar aku yang mengurus bajingan ini untuk menuju markas. " ucap Elion dan Dave langsung masuk ke mobil Lotus dan menggunakan mobil itu karena mobil miliknya rusak.
sedangkan Elion dan Lotus menatap kepergian Dave juga Gloria, lalu Elion menatap tajam pada lelaki yang kini sedang merintih kesakitan.
" kau salah memilih lawan, wanita yang kau sebut liar itu adalah adik dari lady kami, untung saja kami yang mengurus mu jika itu Lady aku pastikan tangan mu sudah terpotong dari tempatnya karena kau berani menyentuhnya " tajam Elion lalu menyeret tubuh pria itu dengan kasar dan memasukkan nya ke dalam mobil dimana anak buah Elion batu saja tiba. Lalu mobil mereka melaju dengan pesat dan hanya meninggalkan anak buah Elion yang tersisa untuk mengurus kekacauan yang ada sampai bersih.
*****
BRAKKKKKK
dada Valera naik turun setelah mendengarkan penjelasan dari Dave dan juga Gloria dengan kejadian beberapa waktu berlalu, nyatanya Alfedro bukan pria yang bisa dianggap remeh Valera semakin marah karena sebuah helikopter asing yang memasuki wilayah nya.
" Kenapa bisa seperti ini Gloria ! apa kau melakukan sesuatu sebelum kau tinggal di sini hingga pria nekat itu bertindak lebih jauh terhadapmu " todong Valera dengan nada sedikit membentak, Gloria hanya bisa menunduk dan meremas gaun yang dikenakannya.
Dave yang mendengar dan melihat ladynya sedang marah hanya bisa diam dan memikirkan bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan lelaki sialan itu.
" Kenapa Kakak marah padaku ? bukan kah sudah aku katakan jika aku tak sengaja bertemu dengan nya disalah satu acara besar waktu itu. Apa kau fikir aku berbohong ? apa kau berfikir aku telah membuat dia gila karena ku ? tidak ! justru aku yang dibuat gila oleh nya karena merasa dihantui oleh lelaki bajingan itu. Dan pada akhirnya aku memutuskan untuk tinggal disini, bukankah sedari awal aku tidak meminta bantuan mu kak, aku bercerita hanya pada Ivanita. Tapi apa ? justru ia bercerita lagi padamu ! dan sekarang kau marah padaku " pekik Gloria marah dengan air mata yang mengalir deras di pipinya. Dave terkejut dengan sikap Gloria yang hilang kendali sedangkan Valera hanya bisa memejamkan matanya dan menghela nafasnya secara perlahan.
Gloria menatap Valera dengan tatapan tajam lalu berlari ke keluar dengan membanting pintu itu dengan sangat keras.
BLAMMMM
Dave dan Valera terkejut akan suara itu, Dave merasa bingung akan hal ini.
" Hentikan dia Dave, Gloria bisa berbuat nekat jika dirinya merasa tertekan " perintah Valera dan Dave mengangguk lalu menyusul Gloria keluar.
Gloria berlari menuruni setiap anak tangga yang berada di markas besar itu, padahal Gloria bisa saja menggunakan lift akan tetapi pikirannya sedang kalut saat ini.
Dave berlari mengejar Gloria dengan langkah cepat, bahkan Thomas melihat adegan itu hanya geleng-geleng kepalanya saja. Saat Gloria sudah sampai di lantai bawah ia berpapasan dengan Elion dan Lotus yang membawa pria tadi yang hendak membawanya, dengan langkah cepat Gloria menghampiri mereka.
" nona " sapa Elion dan Lotus tapi Gloria acuh.
" siapa nama mu ? " ucap Gloria menatap lelaki itu yang sedang meringis kesakitan.
" Jerry. " singkat lelaki itu dengan nada ketus
" baiklah Jerry bukankah tadi kau akan membawa mu pada kakak mu Alfedro itu bukan ? sekarang ayo aku akan ikut denganmu " ucap Gloria tanpa ragu membuat semua orang bingung begitupun dengan Jerry.
" Tidak Gloria ! apa yang aku lakukan " ucap Dave dengan sedikit membentak.
__ADS_1
" apa ? kenapa ? biarkan aku pergi bukan kah kakak tidak ingin membantuku dan kau " ucap Gloria menunjuk Dave " tidak perlu lagi membantu ku biarkan aku menyelesaikan urusan ku sendiri tanpa bantuan dari kalian " ucap Gloria marah dengan mata yang berkaca-kaca sehingga membuat Dave panik dan cemas.
" kenapa tidak sedari tadi kau ikut dasar wanita liar, kenapa harus ada adegan seperti ini terlebih dahulu baru kau mau " pekik Jerry dan Gloria hanya acuh.
" ayo sekarang pergi " ucap Gloria menatap tajam Jerry akan tetapi Dave langsung menahan tangan nya dengan kuat hingga membuat Gloria sedikit meringis.
" apa kau gila ! " pekik Dave tak kalah marah dan Gloria menatap tajam pada Dave. "
pertengkaran mereka tak luput dari perhatian para jajaran king yang berada di markas termasuk Valera. Gloria tampak marah kepada Dave entah apa sebabnya Valera pun tak tahu.
Dave menarik Gloria untuk masuk akan tetapi Gloria enggan dan berontak membuat Valera sedikit tertawa melihat tingkah adik sepupunya.
" Gloria tenangkan dirimu, aku akan membantumu untuk bisa lepas dari lelaki itu, percayakan padaku " ucap Dave dengan tenang dan Gloria hanya diam saja, Dave seakan tak perduli dengan beberapa pasang mata yang sedang memperhatikan keduanya dengan berani Dave menangkup wajah Gloria hingga mereka saling pandang satu sama lain.
" benarkah kau akan membantuku ? '' ucap Gloria yang mulai melunak dan Dave mengangguk mantap.
" bukankah ini sudah kita bahas sebelumnya " ucap Dave lagi.
" tapi.. tadi kakak marah padaku dan mungkin ia tak ingin menbantuku lagi " lirih Gloria dengan menundukan wajahnya kebawah.
" pergilah beristirahat Gloria jangan berfikir macam-macam, Dave antar kan ia menuju apartemen X " ucap Valera tiba-tiba membuat keduanya terkejut.
" apartemen ? " ucap Gloria berbinar dan ia langsung berhamburan memeluk tubuh Valera dengan erat. '' terimakasih kak, kau terbaik " ucap Gloria dengan senang dan Valera hanya mengangguk saja.
hingga akhirnya Dave mengantar Gloria ke salah satu apartemen milik sang Lady, Gloria senang bukan main karena sedari awal Gloria enggan untuk tinggal di mansion utama. Dan kini mereka berdua sedang berada di salah satu ruangan megah bak hotel berbintang sesuai selera Gloria.
'' Dave terimakasih " ucap Gloria dengan tulus lalu ia mengecup pipi Dave dengan singkat sehingga membuat Dave terpaku ditempatnya. Gloria menampilkan senyum manisnya kepada Dave sehingga membuat naluri kelelakian Dave bangkit dan tanpa aba-aba Dave menarik tubuh Gloria kedekapan nya " Dave apa yang akan kau lakukan ? " gugup Gloria saat ia merasakan hembusan hangat nafas Dave di area wajahnya.
" menurutmu ? " ucap Dave yang membelai pipi Gloria lalu beralih membelai bibir Gloria dengan gerakan sensual. " kau cantik dan aku tak bisa berpaling darimu, kini aku sadar jika aku mencintaimu " ucap Dave lirih dan dengan gerakan perlahan Dave mulai mencium bibir Gloria yang membuatnya saat ini ingin sekali menyentuhnya.
Gloria terkejut dan mencoba melepaskan tautan dari Dave tapi nihil Dave mencengkram erat tengkuk Gloria dan menciumnya dengan penuh perasaan, hingga pertahanan Gloria runtuh dan mulai terbuai dengan aksi Dave.
Gloria menyeimbangi ciuman Dave yang kini lebih ganas dan liar bahkan Dave mendorong pelan tubuh Gloria hingga ia terhimpit ke dinding, Gloria benar-benar lupa daratan hingga tangannya dengan lancang bertengger di leher Dave.
" apa yang kau rasakan saat ini Gloria ? " ucap Dave saat ciuman itu terlepas dan wajah memerah lalu menatapnya dengan sayu.
" Aku.. tidak tau " cicit Gloria dengan menggigit bibir bawahnya membuat Dave menyeringai tipis.
" Aku pria dewasa Gloria, dan aku pun punya nafsu. " ucap Dave dan seketika Gloria melepaskan dekapan Dave dengan sedikit kasar.
" ahh maaf.. " ucap Gloria lalu berpaling akan tetapi Dave lagi-lagi menghalanginya dengan memeluk erat tubuh Gloria dari arah belakang.
" jangan berfikir yang tidak-tidak, semua perkataan ku tentang apa yang ku rasakan itu benar adanya, aku telah mencintaimu Gloria dan hati ini telah menemukan pemiliknya " lirih Dave di dekat telinga Gloria hingga membuat bulu kuduk Gloria meremang seketika " Aku akan membuatmu merasakan kenyamanan saat bersama dengan ku " ucapnya lagi dan kini membalikkan tubuh Gloria hingga manik keduanya bertatapan langsung.
" Apa yang sedang kau katakan Dave ? " lirih Gloria akan tetapi Dave hanya diam dan menatap manik itu dengan lekat.
" aku hanya sedang jujur dengan perasaan ku itu saja " ucap Dave dengan tersenyum.
manik dan pesona Milik Dave seakan membius seorang Gloria, tubuh yang tegap dengan otot-otot yang sempurna seakan menjadi daya tarik tersendiri, kulit yang berwarna coklat dengan ukiran wajah yang tegas seakan mampu meluluh lantakkan hati Gloria.
dengan berani Gloria membelai dada Dave dengan gerakan yang persis seperti mengelus membuat Dave diam saja dengan apa yang dilakukan oleh Gloria.
tangan Gloria mulai naik ke leher lalu ke sisi wajah Dave dan berakhir di rambut Dave dengan sedikit meremasnya dengan pelan sehingga membuat Dave mengerang tertahan.
kali ini Gloria mencium bibir Dave dengan penuh gairah dan Dave menyambutnya dengan senang hati, benda kenyal tak bertulang itu kini saling membelit dan bertukar Saliva satu sama lain, menyesapnya secara perlahan dan menggigitnya dengan pelan.
__ADS_1
" Aku bisa merasakan ketulusan muu Dave, tapi yakinkan aku untuk bisa menetapkan hatiku untukmu dan semua perkataan mu tadi. " ucap Gloria dan Dave tersenyum lebar lalu mengangguk dan mengecup pipi Gloria dengan sekilas.
Hingga Dave memutuskan jika malam ini ia akan menemani Gloria hingga wanita itu tertidur dengan lelap dan terbuai dalam mimpinya.