Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Amerika 2


__ADS_3

malam tadi Valera tidur dengan nyenyak walaupun ia bersama dengan Remigio tapi ia memegang ucapanya dengan teguh, Remi tidak melanggar janjinya ia hanya memeluk Valera selama mereka tertidur kehangatan tubuh Remigio dirasakan oleh tubuh Valera


" sweatheart, sebelum aku mengadakan pertemuan bersama para sahabatku, aku akan membawa mu terlebih dulu menuju rumah orang tuaku apa kau keberatan " tanya Remigio lembut dan Valera menggeleng pasti ia tidak keberatan sama sekali, Remigio pun sudah memberi kabar kepada orang tuanya bahwa siang ini ia akan berkunjung membawa calon istrinya tentu saja ibunya yang paling bahagia.


mereka telah bersiap untuk menemui orang tua Remigio, Valera tampil sangat cantik hari ini memuat Remigio tak berkedip dengan penampilan kekasih nya,


" kau sangat cantik " puji Remigio sambil membelai pipi Valera " kau akan segera menjadi istriku secepatnya " lanjut Remigio lagi dan Valera hanya mengangguk lalu tersenyum manis


Valera begitu bahagia karena Remigio serius menjalin hubungan dengan nya, Valera sangat menantikan hari itu, ia akan menjadi wanita paling bahagia jika hati itu tiba.


Remigio menggenggam bahkan terkesan menuntun Valera dari kamar nya sampai mereka memasuki sebuah mobil mewah semua itu tak luput dari pandangan para karyawannya


baik Remigio maupun Valera mereka hanya acuh tanpa menghiraukan tatapan dari mereka, ntahlah apa yang mereka lihat dari dua anak manusia ini.


Remigio membuka kan pintu mobil untuk kekasihnya dan Valera membalasnya dengan kecupan ringan di pipi Remigio sontak membuat para karyawan yang melihatnya melebarkan mata nya selebar lebar nya


" terimakasih atas kecupan nya sweatheart " ucap remigio dengan senyum manisnya sontak membuat Valera terkekeh


mobil sudah melaju membelah kota new York Valera sangat menikmati perjalanan nya, Remigio menggenggam tangan sang kekasih lalu mengecupnya disana membuat valera menoleh seketika


" apa yang kau lakukan Remi " ucap Valera


" mencium nya apalagi " santai Remigio dan mendapat delikan aneh dari Valera


satu jam berlalu kini mereka sudah sampai di bangunan mewah dan luas, hampir setara dengan mansion utama keluarga harson


Remigio membuka pintu Kembali untuk Valera layaknya seorang putri, ia memperlakukan Valera dengan sangat manis


lalu mereka berjalan dengan beriringan para pelayan dan pengawal yang melihat mereka langsung menunduk hormat, Valera hanya tersenyum tipis


dari arah jauh terlihat sosok wanita paruh baya dengan tampilan modisnya pakaian yang dikenakan nya pun dari brand ternama dan di sampingnya terlihat sosok lelaki paruh baya ia terlihat sangat berkharisma


" selamat datang sayang " ucap nyonya Rosaline kepada Remigio dan pandangannya beralih pada Valera nyonya Rosaline menatap Valera beberapa detik lalu tersenyum kemudian dan " kau sangat cantik dan anggun " ucap nyonya Rosaline


" terimakasih atas pujiannya nyonya " ucap sopan Valera membuat nyonya Rosaline terkekeh dan langsung merangkul Valera layaknya seorang putri, Valera hanya tersenyum tat kala menerima perlakuan hangat dari calon mertua nya ini. Sedangkan Remigio memilih diam bersama dengan sang ayah


mereka kini berkumpul di sebuah ruang tamu yang sangat mewah, mereka kini saling berhadap hadapan. Valera mengetahui jika ayah dari Remigio sedari tadi sedang memperhatikannya Valera bersikap tenang dan santai.


" siapa namamu " ucap tuan Arzetto


" Valera " jawab Valera lembut dan terkesan sedikit tegas, tuan Arzetto tersenyum dalam diam ia mencoba untuk mengetes Valera


" hanya itu saja " ucap tuan Arzetto acuh membuat Valera mengerutkan dahinya begitupun dengan Remigio dan nyonya Rosaline, Valera memberanikan diri menatap mata kelam milik ayah dari kekasihnya


" Valera Harson " ucap valera lagi lalu detik kemudian ia tersenyum tipis


" putri dari ramius Harson sang konglomerat atas dan tersohor di Prancis serta adik dari billiorner muda Vyan Harson " jelas tuan Arzetto lagi membuat Valera sedikit terkejut karena lelaki paruh baya itu mengetahui identitas ayah serta kakak nya, Remigio hanya diam saja ia tau bahwa sang ayah sedang mengerjai kekasihnya dan nyonya Rosaline hanya geleng geleng kepalanya pelan

__ADS_1


" aku sangat terkesan bahwa tuan ternyata mengetahui ayah serta kakak ku " ucap Valera tenang ia bahkan sudah menyadari jika tuan Arzetto sedang mengerjainya


" ayah berhentilah bermain main " ucap remigio bersuara dan ayahnya langsung tertawa keras membuat Valera terkekeh


" welcome in my home Valera " ucap tuan Arzetto sembari merentangkan kedua tangannya


" terimakasih " ucap Valera menunduk hormat


kini mereka berempat sedang berbincang ringan bahkan Remigio mengutarakan kan niatnya untuk melamar Valera secepatnya membuat si mpunya merona.


kedua orang tua Remigio sangat setuju akan keputusan yang putra sulung nya ambil.


Sudah sukses, berkuasa dan tentunya tampan, bahkan sang ibu meminta pernikahan ini dipercepat dan jangan menunda waktu lagi


" jika masalah itu aku harus merundingkan nya terlebih dahulu bersama kekasih ku, aku tidak ingin ia merasa tertekan " ucap remigio sembari menatap kekasihnya. Nyonya Rosaline hanya tersenyum dan mengangguk begitupun dengan tuan Arzetto mereka akan menunggu kabar bahagia ini.


akhirnya mereka memutuskan untuk makan bersama mengingat ini sudah hampir siang, Remigio memperlakukan Valera layaknya seorang putri ia hanya ingin Valera merasa nyaman berada di dekat keluarganya.


*****


si markas utama kini di awasi dan di jaga ketat, Dave menjalankan tugasnya dengan baik begitupun dengan Thomas.


dan Asnee pun terus mengawasi dan menjaga tuan muda kecil nya atas perintah sang lady


keempat predator pun kini membagi tugasnya masing masing mereka tidak berfokus pada satu titik saja.


" ada apa " tanya Dave dengan wajah datar


" maaf tuan Dave salah satu tawanan mengalami kejang kejang " ucap nya panik, dan sontak Dave beserta dengan Thomas segera menuju ruang bawah tanah dengan langkah yang terburu buru terkesan sedikit berlari


para penjaga seperti biasa menunduk hormat kepada Dave dan Thomas, Dave menyusuri setiap matanya siapa orang yang dimaksud pengawalnya itu dan ternyata Peter


Dave langsung membuka pintunya kasar, Peter mangalami kejang kejang dengan tubuh yang tergeletak bebas di lantai Thomas segera memanggil Ornaf.


Dave memeriksa keadaanya walaupun ia bukan seorang dokter tapi ia cukup paham


tak lama Ornaf datang dengan nafas yang tersengal


" hufft kau merepotkan ku saja " gerutu Ornaf " kalian tolong angkat dia ke atas " ucap Ornaf kepada dua orang penjaga disana dan mereka segera membantu Peter untuk berbaring di ranjang


Ornaf segera memeriksa keadaan Peter lalu ia menyuntikan sesuatu ke dalam tubuh Peter dan tak lama Peter berhenti dari kejang kejang nya


" dia kenapa " ucap Thomas dan Dave serempak


" seperti yang ku katakan, dia pemakai obat obat itu dan menjadikan nya sebagai candu " jelas Ornaf dan Dave hanya menatap Peter dengan rasa iba seketika ia teringat sesuatu, ia belum menyampaikan masalah ini kepada nonanya


lalu Ornaf berlalu pergi dari tempat itu dan Thomas pun segera pergi dan Dave mengekor di belakangnya

__ADS_1


langkah Dave terhenti di ruangan milik Ben. ia melihat seorang pria paruh baya yang sedang menikmati makan nya dengan teratur walaupun ia menjadi tawanan valera masih mempunyai rasa kemanusiaan dengan sesama lalu Dave pergi meninggalkan tempat itu.


Dave segera memasuki ruangan kerja miliknya untuk mengecek setiap email yang masuk,


" wow banyak sekali email yang masuk, dan rata rata memesan persenjataan " gumam Dave lagi, lalu ia melihat data setiap pembeli dengan sangat detail lalu dirasa semuanya cukup aman dan tidak ada hal yang mencurigakan, lalu Dave membaca laporan dari bisnis Valera yang lainnya.


saat sedang asyik membaca tiba tiba alrm darurat berbunyi nyaring membuat Dave panik, lalu ia bergegas keluar dan ternyata seluruh anak buah yang berjaga telah mempersiapkan dirinya bahkan sebanyak otomatis sudah siap di tempatnya lalu Dave berjalan menuju ruang kendali untuk melihat siapa yang berani mengusik markas utama king


Thomas yang mendengar suara alrm itu segera melihat ke luar jendela dari arah tangga ternyata ada segerombolan orang memakai baju hitam yang mencoba melumpuhkan orang orang yang berada di luar markas


Thomas segera berlari ke ruang kendali dan ternyata Dave pun berada di sana


" siapa mereka " tanya Thomas tiba tiba dan Dave menoleh seketika


" entahlah, '' lalu Dave membunyikan suara asing yang terdengar di seluruh markas disana


seketika anak buah yang berada di bagian atas markas segera bertindak dan melakukan penyerangan mereka membidik orang orang asing dengan senjatanya


DODODORDODODOR


tembakan beruntun itu rapat mengenai para musuhnya mereka mengerang menahan sakit hanya sebuah tembakan mereka sudah seperti itu, ya karena peluru berukuran besar dan lancip ujungnya bersarang di tubuh para musuh


lalu kelompok kedua lawan memberondong nya dengan senjata tapi nihil tembakan mereka melesat dan pelurunya nya menakdirkannya hancur lebur karena markas sudah mengaktifkan senjata serta fitur otomatis


Dave dan Thomas masih saja santai melihat pertunjukkan mereka. Bodoh ! itulah kata yang pantas untuk mereka


seorang pria tertangkap wajahnya oleh layar monitor, Dave dan Thomas saling melirik dan segera menandai orang itu


" apa ini kembaran dari Chaiden " gumam Dave " oh kemungkinan ini anak buah Aldebaran mereka menginginkan Chaiden " ucap sinis chaiden


DUARRRR


BLUMMMMN


orang itu melempar sebuah bom mini yang merusakan halaman depan markas dimana anak buah king sedang berjaga disana setelah mereka menang telak melawan masuh


Dave segera mengaktifkan suara nya di seluruh markas


" sergap orang itu, jangan biarkan dia lolos " lantang Dave dengan suara yang menggema sampai si pelaku tertegun mendengar suara nyaring yang terdengar di seluruh markas.


para anak buah king sudah memblokir sekeliling bangunan itu kini Chaiton terjebak dalam rencana sendiri kini ia di todongkan senjata oleh puluhan anak buah king membuat nyalinya menciut seketika


kini ia sudah terjebak melawan pun tidak mungkin yang ada ia mati sia sia tanpa membawa saudara kembarnya


rencana gagal total, ternyata benar melumpuhkan antek antek king sangat lah sulit, tiba tiba


BUGHHHHHH

__ADS_1


AGHHH


__ADS_2