
Ya saat kepergian sang Lady dan juga Dave tiba-tiba datang segerombol orang tak dikenal yang tiba-tiba mengepung dan menyerang villa yang disewa sang Lady.
sontak Elion dan keempat anggota predator bersiaga dan langsung melumpuhkan orang-orang tersebut dengan persenjataan yang ada.
Elion yang keadaan nya tak memungkinkan memaksa ia harus ikut bergerak dan mengambil bagian bersama dengan yang lainnya.
untung saja pada saat itu sang Lady dan juga Dave tiba begitu cepat, hingga keempat anggota predator dan juga Elion bertambah semangat karena sang Lady melemparkan sebuah bom ke samping kiri bangunan dimana orang-orang tak dikenal justru memberondong mobil yang Valera dan Dave tumpangi.
'' fokus !! " teriak Valera saat melihat Elion dan juga Matt tersudut karena mereka terus-menerus diberondong oleh rentetan peluru.
DODODORDODODOR !!
DODODOR !!
peluru-peluru itu merusak sebagian bangunan villa milik orang lain, Valera mengumpat kesal karena ia pasti akan membayar ganti ruginya kelak.
" dasar ngengat !! " teriak Valera marah dengan menodongkan senjata berjenis revolver miliknya dengan tegas.
DODODOR !!
DODODODOR !!
DODODORDODODOR !!
AGHHH
" matilah, dasar sampah !! " geram Valera melirik sinis orang-orang yang terkena rentetan peluru miliknya.
sedangkan Elion dan Matt berhasil melindungi diri setelah Dave membantu mereka dengan melumpuhkan orang-orang asing itu dengan senjata miliknya.
Hugo, zumba dan Edgar telah mengambil bagian mereka masing-masing dengan berpencar agar lebih mudah dan cepat melumpuhkan orang-orang asing tersebut.
DUARRRR
DODODOR !!
DODODORDODODOR !!
" AGHHH sialan jangan rusak bangunan itu ! " pekik Valera marah karena seseorang melemparkan sebuah bom kearah depan bangunan hingga dinding klasik dan estetik yang kokoh itu ambruk dan roboh dengan puing-puing bangunan yang berserakan begitu saja.
Valera marah saat mereka berusaha untuk merusak bangunan milik orang lain, Valera mengambil benda sebesar bola pingpong dan ia lemparkan begitu saja kearah kerumunan orang-orang yang menghancurkan bangunan villa walaupun belum sepenuhnya hancur.
SWINGGG
TRAKKK TRAKKK !!
DUARRRR
AGHHH
benda itu hampir mirip dengan sebuah bom tapi ada yang berbeda dari benda yang dilemparkan oleh Valera baru saja. Ledakan itu justru membuat tubuh para korban nya hangus terpanggang dengan cepat.
DUAKKK
AGHHH
Valera menjerit kala tubuhnya dihantam oleh seseorang bertubuh besar dan tegap serta berkulit hitam layaknya seorang petarung sumo.
lelaki itu menatap Valera dengan marah, Valera berusaha bangkit walaupun hantaman tadi cukup membuat tubuhnya sedikit ngilu dan nyeri.
" Dasar wanita menyusahkan '' ucapnya dengan tawa kecilnya memperlihatkan gigi kuningnya yang terkena nikotin dari rokok.
" wah .. wah .. aku cukup terkejut karena melihat pemandangan yang buruk beserta orang jelek sepertimu '' ucap Valera mencibir hingga manik lelaki itu melotot lebar seakan hendak keluar dari tempatnya.
" kauu.. !! " pekiknya marah dan Valera tersenyum miring. Lelaki itu berlari kearah Valera begitupun dengan Valera yang berlari kearah lelaki bertubuh besar itu, hingga
SRETTTT
" AGHHH... " jerit lelaki itu kala sebuah benda tajam menyayat indah perut nya.
SRETTTT
" ahhhh... hah...hah... '' erangnya lagi karena Valera kembali menyayat dada lelaki itu hingga baju yang dikenakan nya ikut terobek dan menimbulkan luka menganga yang besar.
DUAKKK
seakan tak puas Valera kembali melayangkan pukulannya ke wajah lelaki itu dengan keras hingga terkapar dan merintih kesakitan.
" dasar badut " ejek Valera sinis.
__ADS_1
DUARRRR
suara ledakan itu kembali membuat Valera terkejut, tenyata mobil yang mereka sewa meledak hebat mengeluarkan api serta asap yang mulai menebal.
sial, jika ini masih berlanjut maka akan mengundang perhatian pihak lain. Benar-benar menyusahkan. Batin Valera.
Edgar dan zumba terlihat berada disisi kiri bangunan dimana kedua anggota predator itu saling melindungi satu sama lain. Valera bisa melihat kekompakan mereka ditengah-tengah kerusuhan yang terjadi.
DODODOR !!
AGHHH
SHOTTT
JLEBBB
DODODORDODODOR !!
suara rentetan letusan senjata api tak main-main begitu menggema ditelinga, bahkan Valera sampai menutup telinganya karena merasa suara itu sungguh mengganggu indra pendengaran.
" kurang ajar, jika seperti ini akan menambah masalah yang ada '' gerutu Valera geram.
disisi lain Dave, Elion dan juga Matt serta Hugo berpencar hanya untuk melumpuhkan lawan satu persatu, terbukti mayat-mayat banyak bergelimpangan disana dan di sini.
BUGHHHHHH
DUAKKK
AGHHH
" siapa kalian ? '' tekan Dave setelah menghajar salah satu lelaki yang bersembunyi hendak melakukan aksi tembak kearah kawan-kawan nya. Lelaki itu tertegun menatap manik abu milik Dave yang memancarkan aura dingin bak dewa iblis.
DORR !!
AGHHH
" tak ingin menjawab hemm ? '' seringai Dave terlihat sangat mengerikan.
" Kembalikan tuan kami '' ucap lelaki itu hingga Dave mengeryitkan dahinya sesaat.
" who ? " ucap Dave.
" shitt " erang Dave saat ia merasakan sakit diarea punggung belakang nya tapi lagi-lagi sebuah benda tumpul menghantam kepalanya.
DUAKKK
AGHHH
Dave memegangi kepalanya erat, sakit dan ngilu dirasakan secara bersamaan, bahkan cairan hangat keluar menetes dengan sendirinya.
Gila !! ini benar-benar gila. Batin Dave.
DORR !!
seseorang menembak lelaki yang menyerang Dave tepat di dahi nya hingga lelaki itu langsung roboh dan ambruk tak bernyawa.
" come on. Aku berharap pukulan itu membuat mu lemah Dave " ucap Elion tiba-tiba hingga Dave membuka matanya lebar walaupun rasa sakit ia rasakan.
" sialan kau .. " maki Dave lagi.
DODODOR !!
DODODORDODODOR !!
Valera melihat keadaan tak memungkinkan, ini aneh orang-orang asing itu seakan tak ada habisnya. Persenjataan semakin menipis bahkan jajaran king sudah ada yang terluka.
keempat anggota predator kini merasa tersudut tapi mereka tak gentar dan terus melawan orang-orang itu yang datang silih berganti.
" ahhh sial !! peluruku habis " gerutu Edgar dan ia langsung melemparkan senjatanya begitu saja dan berganti dengan belati kesayangan nya.
SRETTTT
SRETTTT
gerakan Edgar sungguh cepat dan gesit ia berlari mengesampingkan rasa takut akan peluru yang bisa melukai tubuhnya itu.
" Edgar awas !! " pekik zumba saat melihat sebuah anak panah melesat mendekati tubuh kawan nya itu, sontak Edgar segera menghindar dengan menunduk sehingga anak panah tersebut tak melukai tubuhnya.
Edgar seketika mendidih kala melihat lelaki yang hendak melukainya, ia berlari cepat dan zumba melindunginya dari arah belakang.
__ADS_1
DODODOR !!
SRETTTT
BRAKKKKKK
tubuh lelaki itu roboh dengan luka sayat dalam yang dilakukan oleh Edgar, zumba menghela nafasnya perlahan ini sudah pemandangan yang biasa baginya.
" sial, kenapa mereka tak ada habis-habisnya. Aku lelah mereka seperti pasukan gaib '' kesal Edgar hingga zumba mengeryitkan dahinya pelan mendengar ocehan tak bermutu dari kawannya itu.
AGHHH
suara itu membuat Edgar dan zumba langsung menoleh kearah sumber suara dimana Matt dihajar oleh seseorang dengan senjata Laras panjang yang mengenai pelipisnya.
DUAKKK
BUGHHHHHH
Matt melawan dan meluncurkan pukulan kuat kearah lawan nya hingga korbannya linglung seketika.
DUARRRR
DUARRRR
Valera, Dave dan Elion saling membelakangi satu sama lain, dimana mereka terkepung dan mulai tersudut. Peluh bercucuran di dahi sang Lady dan juga lain nya.
penyerangan ini tak terduga sungguh ini diluar dugaan, Valera menyesal tak meninggalkan villa ini sejak tadi hingga kejadian ini tak mungkin pernah terjadi.
" Lady peluru ku tinggal tersisa dua '' ucap Dave berbisik lirih dan Valera mengangguk samar walaupun dua buah peluru tak cukup untuk melumpuhkan enam orang yang kini mengelilingi mereka.
" Tetap fokus, teknik mereka tak bisa diremehkan aku bisa melihat jika mereka pun orang terlatih " ucap Valera hingga Dave dan Elion mengangguk kecil tanda mengerti.
" Kalian tak bisa lari lagi. Kembalikan tuan kami '' ucap seseorang menyeringai puas saat melihat Valera dan lainnya dalam keadaan terdesak.
" tuan mu ? '' Picing Valera.
" Wilson !! " tegas lelaki itu dan Valera akhirnya mengerti siapa mereka ini, tapi bagaimana bisa mereka tahu ? apa ada yang dilewatkan ? entahlah sepertinya iya.
" Now !! " lantang Valera hingga Dave dan Elion bergerak melakukan salto belakang dengan lihai, melihat perlawanan dari musuhnya sontak anak buah Wilson melakukan tembakan beruntun lagi dan lagi.
kini persenjataan yang melindungi Valera dan lainnya tak bisa digunakan karena mereka kehabisan persenjataan akhirnya sang lady dan lainnya mengunakan serta mengandalkan insting ilmu bela dirinya untuk menguasai situasi.
DODODODOR !!
DODODORDODODOR !!
" shitt " umpat Dave saat lawannya kian semangat memberikan rentetan peluru-peluru sialan itu.
keempat anggota predator tak bisa membantu banyak karena mereka pun sama-sama terkepung bahkan Hugo terluka akibat senjata tajam yang menusuk perutnya.
saat keadaan kian terdesak tiba-tiba suara deru beberapa Helikopter memenuhi langit villa tersebut, Valera melirik sekilas keatas entah siapa yang datang kali ini.
namun tiba-tiba.
DODODODOR !!
DODODODOR !!
BOMMM
tiba-tiba mereka menembak mati para perusuh dengan senjata yang dikenal oleh Valera.
DODODODOR !!
AGHHH
BOMMM
DODODORDODODOR !!
empat buah Helikopter itu mengudara dengan membentuk sebuah formasi, mereka bergerak seperti gerakan berpencar dan menyensor orang-orang tak dikenal yang membuat onar tempat ini.
Dalam hitungan menit semua orang itu tergelatak tak beryawa dengan peluru dan tubuh yang tak utuh karena sebuah ledakan yang diberikan oleh orang-orang yang baru saja tiba.
Valera mengeryitkan dahinya pelan karena ia merasa tak tau siapa kali ini yang datang, lagi-lagi sang lady dan jajarannya bersiaga dan waspada lebih tinggi lagi walaupun rasa lelah mereka rasakan.
Tapi semua itu tak terjadi saat sang lady mengenali satu wajah yang berada di pintu Helikopter yang hendak mendarat.
" Ellara. '' gumam Valera tak menyangka karena sosok itu yang datang dan membantunya tak hanya Ellara ternyata Ornaf pun datang di waktu yang tepat.
__ADS_1