Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
Aksi E & S


__ADS_3

keesokan harinya Elena Syina serta Moe ( M ), dan Zoe ( Z ) sudah siap dan rapi akan keberangkatannya Greta pun memberikan sebuah alat dan benda kecil agar saling terhubung satu sama lain,


" gunakan ini, awas jangan sampai pihak musuh tau jika kalian memakai alat seperti ini " ucap Greta memberikan pesan yang serius


" ya kami tau, " saut Syina cepat


Elena dan Syina memakai dress tanpa lengan lengkap dengan topi bulat nan cantik persis seperti para wisatawan sedangkan M dan Z memakai pakaian santai nya


sebuah bus pariwisata yang disewa Zizi sudah menunggu keberangkatan mereka, sebelum itu Zizi memberikan ultimatum kepada empat orang yang akan menjalankan misi ini dengan sangat detail. Elena dan Syina mengangguk paham begitupun dengan M dan Z kedua orang pria yang berada di bawah pimpinan Vyan Harson sangat menghargai jajaran dari lady king.


" baiklah good luck untuk kalian " ucap Greta tersenyum tipis dan Elena maupun Syina membalas dengan tersenyum sedangkan M dan Z hanya membungkuk penuh hormat


nya pariwisata itu sudah melaju pesat meninggalkan markas besar king, Greta dan Zizi akan memantau pergerakan empat orang itu melalui layar monitor agar bisa di tonton semua orang yang ingin melihat aksi dari Syina dan Elena


Dave dan Thomas terlebih dahulu menyelesaikan tugasnya dengan cepat, tugas yang di tinggalkan Edgar dan Hugo kini beralih kepada Dave dan Thomas untuk di perbarui ulang karena takut akan terjadinya kesalahan


Vyan yang mengetahui jika kedua orang nya sudah pergi bertugas memutuskan untuk ke markas sang adik siang ini, dan Leonel yang akan menghandle pekerjaan Vyan untuk beberapa saat.


di dalam perjalanan Elena sibuk memakan cemilan kesukaan nya yang ia bawa dan Syina hanya menatap ke arah tablet itu untuk melihat titik lokasi yang dikirimkan oleh Greta sedangkam M dan Z memilih memejamkan matanya untuk beristirahat sejenak


beberapa jam perjalanan akhirnya bus pariwisata tiba di tempat tujuan sebuah tempat wisata yang jarang dikunjungi oleh penduduk lainnya karena tidak ada hotel mewah disekitar hanya ada penginapan yang terbilang sederhana


" baiklah, waktunya kita beraksi, hmm bagaimana jika kita berjalan secara terpisah hmm maksud ku kalian terlebih dahulu untuk menuju penginapan, setelahnya baru kami apa kalian tau apa maksud ku " tanya Elena lagi dan keduanya mengangguk paham " jangan lupa ini " ucap Elena lagi sembari menunjukkan alat kecil yang diberikan oleh Greta


" ya kami tak akan melupakan nya " saut Z santai


M dan Z berjalan terlebih dahulu menuju penginapan karena jaraknya tidak terlalu jauh, Elena dan Syina sibuk menelisik tempat itu dengan seksama ternyata benar prediksinya terdapat sebuah hunian yang mencolok dari rumah lainnya, tak lama kedua gadis itu melihat sebuah helikopter mini yang bergerak menjauh dari hunian itu, tanpa Elena dan Syina beri tau sudah pasti Greta mengetahuinya


tak lama Elena dan Syina turun sembari membawa koper berukuran kecil masing-masing mereka berjalan dengan sangat anggun, Elena dan Syina menyadari jika ada yang memperhatikannya akan tetapi mereka belum mengetahui apakah itu anak buah Mrs OTO atau hanya penduduk kecil saja yang sedang memperhatikan keduanya.


" tempat nya cukup nyaman dan terlihat cukup sepi " saut Syina membuka suara sembari melihat ke kanan ke kiri kayaknya seorang wisatawan yang sedang berlibur


" ya pantainya pun masih sangat jernih, tapi mengapa sedikit sekali penduduk yang berkunjung " gerutu Elena dengan cepat


kedua wanita itu sudah sampai di sebuah penginapan mereka segera memesan kamar untuk mereka menginap selama beberapa hari kedepan


Syina memutuskan memesan sebuah kamar yang cukup luas dengan dua ranjang berukuran sedang untuk keduanya, dan Elena tak keberatan akan hal itu. Ia berfikir agar lebih mudah untuk bekerja sama


setelah sampai di kamar tersebut Elena segera mengotak-atik tablet yang ia bawa dan Syina hanya merebahkan tubuhnya yang terasa lelah


" helikopter tadi bergerak menjauh dari area ini, kemana mereka ? hmm Syina sepertinya anak buah Mrs OTO ini sudah menyebar di pesisir pantai untuk meninjau pergerakan asing " ulang Elena dan Syina langsung membuka matanya seketika " baiklah sore ini kita akan pergi kepantai " ucap Elena lagi


" lalu apa yang akan dilakukan oleh M dan Z ? " tanya Syina


" mereka cukup memantaunya dari sini, dan para anak buah Mrs OTO tak akan tertarik dengan lelaki kita dan para wanita yang akan maju selangkah untuk menjerat mereka " ucap Elena santai dan Syina hanya mengangguk pelan saja


di markas Zizi dan Greta tentu saja melihat setiap pergerakan Elena dan Syina, saat M dan Z keluar dari bus itu tidak ada pergerakan atau tidak ada perhatian yang mampu mereka tarik tapi saat pada Elena dan Syina keluar mereka benar-benar menarik perhatian sekitarnya


Zizi melihat orang yang terus menatap Elena dan Syina secara seksama, dan Greta hanya menandai wajah itu saja

__ADS_1


" hmm anak buah Mrs oto ? " ucap Zizi lagi " hmm sepertinya mereka berdua akan berhasil " gumam Zizi lagi dan Greta hanya fokus menatap layar monitornya


*****


" Syina apa kau sudah siap ? " tanya Elena lagi dan Syina mengangguk mantap " kalian berdua pantau keadaan di sekitar kami, " ucap Elena lagi


" hmm.. jangan khawatir kami akan ada di sekitar kalian, walupun jaraknya tidak terlalu jauh, karena kita dibekali alat ini " ucap Z terkekeh " baiklah kita tak perlu membuang waktu berlama-lama " ucap Z lagi dan ketiganya mengangguk bersamaan


Elena dan Syina tampil cantik dengan dress berbelahan rendah dibagian pahanya agar mudah menjerat para anak buah Mrs OTO, mereka berdua berjalan melenggak-lenggok layaknya model profesional, sedangkan Z dan . memilih untuk duduk di sekitar pantai dengan menikmati pemandangan alam yang tersedia


Syina menangkap pergerakan asing dari sudut matanya, begitupun dengan Elena


" baiklah, now ! " ucap Elena lalu beranjak meninggalkan Syina yang sedang duduk menghadap kearah laut lepas


Elena berjalan menyusuri pesisir pantai hingga kakinya tersandung sempurna


" aduhh, Aww sakit sekali " ucap Elena dengan meringis, sedangkan Syina bisa mendengar rintihan Elena yang sedang berpura-pura itu. Tak lama seorang lelaki berpakaian serba hitam dengan kemeja hitam dan celana berbahan katun berwana hitam menghampiri Elena yang masih terduduk dengan wajah yang meringis kesakitan


" heii nona ? kau tak apa ? " ucap lelaki itu dan Elena menoleh seketika, pandangan mereka sama-sama saling terkunci bibir Elena yang sensual seakan membius pria itu


" kakiku sakit sekali, " ringis Elena lagi dan pria itu membantu Elena untuk berdiri akan tetapi Elena sengaja menjatuhkan tubuhnya dengan gaya natural seakan-akan pihak musuh tak menyadari jika Elena sedang berbohong " kakiku, " ucap Elena lagi, dan terlihat kaki elena yang berdarah di sela-sela jarinya membuat pria itu segera membopong Elena ke kursi panjang yang tersedia di pinggir pantai.


" Kau terluka ? " ucap pria itu lagi dan Elena hanya mengangguk tipis, dengan cekatan pria itu mengambil sapu tangan yang selau tersedia di saku celana nya lalu dengan lembut pria itu mengusap darah yang keluar dari kaki elena


" pelan-pelan itu sakit sekali " ucap Elena lagi dengan pelan


" tahan lah sedikit, lagipula bagaimana bisa kau terjatuh ? " ucap pria itu lagi


" kau sedang berlibur ? " ucap pria itu dan Elena mengangguk cepat " bersama siapa ? tanya nya lagi


" sepupuku " ucap Elena dengan suara penuh kelembutan dan terdengar sedikit manja


" lalu dimana sepupu mu ? tanya pria itu lagi yang sudah selesai membersihkan Lika di kaki Elena


" disana, " tunjuk Elena lagi " tadi aku meninggalkan nya disana karena ia sedang menikmati suasana disini karena aku bosan jadi aku berjalan-jalan sendiri " ucap Elena lagi dengan mata yang mengedip-ngedip dan benar saja pria itu semakin menatap intens ke wajah Elena membuat Elena tersenyum penuh arti " terimakasih telah menolong ku " ujar Elena yang membuyarkan lamunan pria itu


" ahh tidak masalah perkenalkan nama ku Jack, dan kau ? " ucap Jack lagi


" Elena " ucap Elena sembari memberikan senyuman manis dengan bibir yang penuh sensual " maaf aku harus segera menemui sepupuku " ucap Elena dengan sopan


" aku antar " ucap Jack dan Elena mengangguk saja, Syina M dan Z yang mendengar pembicaraan Elena hanya diam saja begitupun dengan orang-orang yang berada di markas king yang melihat adegan Elena hanya bisa mendesah pasrah akan yang Elena lakukan dan Vyan dibuat geleng-geleng kepala dengan tingkah Elena yang penuh dengan godaan


" Elena " teriak Syina yang ikut berakting dengan natural, lalu ia memeluk Elena dengan erat " aku kira kau hilang " ucap Syina lagi


" tidak aku hanya berjalan-jalan saja dan beruntung aku bertemu dengan Jack saat aku terjatuh lagi " ucap Elena dengan pelan


" Jack ? " bingung Syina


" kenalkan nona nama saya Jack "

__ADS_1


" Syina " ucap Syina dengan senyum manisnya lagi-lagi membuat Jack terkesima


" heii " ucap suara bariton pria ke arah mereka membuat ketiga orang itu langsung menoleh sekilas Syina dan Elena saling pandang satu sama lain " sedang apa kau disini jack ? " ucap pria itu dingin dan Jack langsung menunduk hormat kepada pria yang berperawakan gagah dan tegap sempurna


" maaf tuan, saya hanya menolong nona ini saat ia terluka tadi " ucap Jack lagi dan pria itu memperhatikan Syina dan Elena secara bergantian


" sedang apa kalian berada di sini " dingin pria itu


" kami ? " ucap Syina ikut bingung " tentu saja sedang berlibur " ucap Syina semakin bingung


akan tetapi pria itu terus memperhatikan kedua nya membuat Elena dan Syina gugup seketika, tapi dengan cepat mereka menepisnya dengan cepat


" aduhh " pekik Syina membuat kaget semua orang


" kau kenapa Syina ? " ucap Elena dengan panik


" entahlah aku merasa ada yang mengigit kakiku " ringis Syina membuat Elena melihat kearah pasir disekitar kaki Syina


" ternyata kepiting pantai yang menggigit mu Syina " ucap Elena tertawa renyah membuat perhatian kedua lelaki itu tak pernah luput dari Elena


" Ehemm maaf mengganggu waktu kalian, nikmati liburannya " ucap pria itu dengan dingin dan keduanya mengangguk bersamaan " baiklah ayo Jack kita harus berjaga-jaga lagi sebelum tuan OTO datang " ucap nya membuat Syina dan Elena mengerutkan dahinya seketika


" baiklah sampai ketemu lagi tuan" ucap Syina dan Elena bersamaan


setelah kepergian pria asing itu, Syina dan Elena tersenyum penuh arti, langkah awal berjalan mulus pria itu mulai masuk dalam perangkap Elena


hingga malam tiba giliran Syina yang akan beraksi, M dan Z hanya melongo melihat cara Elena menjebak musuh, Elena dan Syina segera meninggalkan tempat itu dan masuk ke dalam penginapan tanpa mereka sadari pria dingin itu melihat kemana tujuan mereka menginap, untung saja M dan Z mengetahui hal itu


****


waktu tepat pukul tujuh malam, Syina segera menjalankan aksi kedua nya sedangkan Elena akan menunggu dan duduk disekitar penginapan sedangkan M dan Z melakukan tugasnya


keadaan malam hari penjagaannya tak terlalu ketat seperti siang hari Syina dibuat bingung akan hal itu


" kenapa penjaganya hanya sedikit ? " gumam Syina sembari membenarkan alat kecil yang diberikan Greta, Elena yang mendekat gumam man kecil Syina ikut dibuat bingung


" Syina ? apakah keadaan jauh lebih aman saat ini " ucap Elena lagi


" ya aku rasa seperti itu, tapi sebentar oh astaga sebuah helikopter mendarat sempurna di pesisir pantai tapi mengapa disitu, apakah itu Mrs OTO ? " bingung Syina lagi


para anak buah Mrs OTO melihat pergerakan Syina, Syina terlihat lebih santai dan berakting sembari menikmati angin malam dengan merentangkan kedua tangannya lebar-lebar


" permisi ? mengapa ada seorang wanita yang berjalan sendirian pada malam-malam begini " ucap suara seorang pria mengejutkan Syina saat Syina berbalik sosok dan wajah seorang paruh baya yang tampak masih terlihat gagah berdiri tegap dibelakang Syina


" ehh maaf, aku hanya menikmati angin malam saja, karena disini lebih sejuk " ucap Syina yang tampak gugup lelaki paruh baya itu tersenyum tipis membuat Syina semakin waspada


" siapa namamu ? " ucapnya lagi sembari mengulurkan tangan nya untuk berjabat


" Syina " ucap Syina lembut menerima jabatan tangan itu,

__ADS_1


" aku Ox " ucap nya lagi sembari mengelus telapak tangan Syina yang halus itu, para anak buah Mrs oto hanya bisa diam karena tuannya itu sangat menggemari wanita cantik , Mrs oto terlihat begitu tertarik dengan Syina yang mempunyai wajah begitu sensual, badan yang nampak berisi dan lekuk tubuh yang sempurna serta rambut nya yang hanya diikat asal saja, Syina tersenyum tipis melihat tingkah Mrs OTO


para penghuni yang berada di markas hanya bisa tersenyum saat melihat aksi dua wanita yang sedang menjebak musuhnya dengan cara licik, bahkan Zizi dibuat tertawa dengan terbahak-bahak membuat semuanya menjadi bingung seketika


__ADS_2