Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
akhir.


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu kehidupan semua orang terlihat normal seperti biasa, bahkan Valera bisa berleha-leha di Mansion miliknya bersama dengan George, Athena dan juga sang suami.


Sudah satu Minggu para tawanan king berada di pulau kematian termasuk dengan paman Jiro, para tetua king tak mau lagi bertanya atau menyinggung mengenai masalah ini pada Valera karena mereka tau jika keputusan sang Lady adalah mutlak dan tak bisa diganggu gugat.


kini Valera dan Remigio sedang sibuk untuk merayakan pesta perayaan ulang tahun putri kecil mereka yang genap berusia satu tahun.


Sebuah perayaan besar dan mewah akan segera berlangsung, bahkan Valera dan Remigio


mengundang para rekan bisnisnya hanya untuk memeriahkan acara tersebut serta masih banyak tamu lainnya yang sangat penting.


ayah kandung George pun akan turut hadir dan memeriahkan acara itu bersama dengan Maya dan teman lainnya yang berada di indonesia, kabar tersebut sudah banyak tersiar di beberapa stasiun tv, tapi Valera tak perduli dengan hal itu dan mereka berbondong-bondong mencari tau kebenarannya.


" Kau lucu sekali " ucap George mencium gemas pipi Athena yang menggembul dengan senyum manis diwajahnya.


George menemani Athena bermain sesekali pemuda kecil itu menyuapi Athena dengan beberapa potongan buah segar sebagai cemilan sehat yang telah disediakan oleh sang ibu.


" George.. " panggil Valera dan George menoleh lalu tersenyum, pemuda kecil itu sangat merindukan sosok Valera yang akhir-akhir ini jarang dirumah bahkan mereka akan bertemu beberapa kali saja. " hmm kau semakin tampan bahkan kau nampak lebih tinggi '' puji Valera dan George tersenyum tipis menanggapi.


" benarkah aku seperti itu ? '' ucap George lagi dan Valera mengangguk membenarkan " tentu saja aku ini sangat tampan " gumam George lagi dan Valera seketika tertawa kecil mendengar perkataan George itu.


" Ya kau memang tampan dan sangat tampan '' ucap Valera lagi dan George mengangguk saja. Valera tersenyum hangat menatap George dan Athena silih berganti, bayi cantik itu tampak tenang saat berdekatan dengan George bahkan sesekali terdengar suara tawanya yang begitu renyah.


keesokan harinya ballroom hotel mewah yang akan menjadi tempat acara besar keluarga Harson sedang dihias sedemikian rupa dengan dekorasi berwarna pink pastel bahkan beberapa pernak-pernik mewah akan menghiasi setiap sudut ballroom yang luas dan besar. Beberapa pegawai disana pun turut membantu.


Para karyawan yang terlibat hanya bisa geleng-geleng kepala saat melihat perayaan besar yang akan berlangsung beberapa hari lagi, dimana segela persiapan nya memakan biaya yang sangat fantastis hanya untuk sebuah perayaan ulang tahun saja.


Maya dan nyonya Anna, serta vio dan Rud baru saja tiba di prancis tadi malam dan kini mereka sedang berada di Gold mansion bersama dengan Athena, bahkan Romeo dan sang istri serta putri kecil mereka akan ikut memeriahkan acara Athena.


" Wahh kau lucu sekali '' ucap Maya seraya memangku Athena dan meletakkan nya diatas pangkuannya, nyonya Anna ikut duduk disamping Maya.


" Dia sangat cantik '' ucap nyonya Anna lagi dan Maya hanya mengangguk saja " Lalu kau kapan Maya ? '' Picing ibunya dan Maya langsung terperangah karena perkataan ibunya itu. " jangan lama-lama kau ini sudah cukup dewasa '' jelas ibunya lagi dan Maya hanya diam saja.


" Ibu kau selalu seperti itu '' ucap Maya dengan kesal dan ibunya hanya diam saja tak lama suara seorang lelaki yang amat dikenal nya terdengar jelas disana.


nyonya Anna menatap dengan manik yang berkaca-kaca saat melihat putra bungsunya disana, Aldo langsung memeluk ibunya erat dan nyonya Anna balas memeluknya.


'' ibu sangat merindukan mu nak '' ucap nyonya Anna dan Aldo hanya tersenyum saja lalu beralih memeluk Maya Kakak nya.

__ADS_1


beberapa bulan tak bertemu membuat mereka merindukan Aldo. Kini Aldo jauh berbeda tubuhnya terlihat kekar dengan bentuk tubuh dan otot yang sangat bagus bahkan Aldo nampak terlihat dewasa di usia nya ini.


" Kau sudah datang '' tanya Valera tiba-tiba berada dibelakang bersama dengan vio dan Rud. Aldo yang melihat Valera hanya tersenyum dan mengangguk. " dimana Daniel ? '' tanya Valera lagi.


" Dia sedang menyapa Riley bersama dengan dengan George '' ucap Aldo dan Valera mengangguk saja.


waktu menunjukkan pukul empat sore, Valera segera menyuruh para pelayan nya untuk menyiapkan makan malam yang banyak karena suaminya Remigio akan datang bersama dengan Romeo dan keluarga kecilnya.


Valera sungguh senang karena gold mansion semakin ramai saja, Valera duduk tenang dengan menatap kearah luar balkon dimana pemandangan hamparan rerumputan yang luas membentang dikediamannya.


Valera mengingat kejadian beberapa lalu dimana ia dan jajarannya banyak sekali melewati rintangan serta hal-hal lainnya, kini semuanya bisa bernafas lega walaupun musuh diluar sana masih banyak yang mengintai tapi Valera menganggap semuanya acuh, karena inilah kehidupan seorang mafia yang akan dikelilingi oleh-oleh orang-orang munafik dan musuh.


sebuah tangan kekar melingkar erat di pinggangnya nya, lalu mengecup pipi Valera dengan lembut.


" Apa yang kau fikirkan sweatheart ? '' tanya Remigio.


" Tidak ada Remi, aku hanya sedang menikmati waktu ku saja '' ucap Valera lembut dan menatap manik kelam itu dengan tatapan yang penuh cinta, Valera mengecup bibir Remigio singkat. " kenapa kau tampan sekali '' ucap Valera dengan mengerakkan jari-jari lentiknya untuk menyusuri setiap jengkal wajah suaminya.


" Apa kau sedang menggodaku ? '' tanya Remigio nakal dengan meremat aset kembar milik sang istri, Valera melenguh tapi detik kemudian dirinya menepis tangan Remigio yang naik bergerak liar.


" Aku mencintaimu '' ucap Remigio dan Valera memeluk erat tubuh kekar dan menghirup dalam aroma tubuh suaminya. " Kita akan memulai kehidupan baru setelah ini sweatheart '' ucap Remigio dan Valera diam saja dengan mata terpejam. Manik hitam itu menatap kearah langit-langit yang cerah mengelus lembut punggung sang istri yang sedang nyaman berada dalam dekapannya, mungkin ini bukan berakhir melainkan berhenti sejenak dan keluar dari zona merah setelah apa yang mereka lalui beberapa bulan kebelakang, kini saatnya pasangan suami istri menyambut tahun baru dengan kehidupan baru begitupun dengan yang lainnya.


******


Hari yang ditunggu-tunggu itu telah tiba, sebuah hotel mewah milik Remigio kini terasa sesak dengan lautan manusia yang menghadiri pesta perayaan putri dari seorang pengusaha dunia.


Athena bayi cantik itu tampak berseri-seri saat berada di pangkuan sang ibu, gaun kecil berwarna putih sangat cantik melekat di tubuh putri Valera, rambutnya yang mulai panjang menambah kesan lucu dan menggemaskan.


Banyak sekali orang-orang penting yang hadir di acara itu, baik dalam negeri maupun yang berada di luar negeri pun turut hadir memeriahkan acara bahagia ini, mewah dan meriah itulah satu kata yang patuh diperbincangkan hanya untuk pesta sebuah ulang tahun saja.


" lihatlah dia sangat menggemaskan '' ucap Malvin yang berada di samping George dan juga Aldo serta Daniel.


'' siapa ? " heran Daniel menatap Malvin.


" Athena siapa lagi '' ucap Malvin dan George mengerutkan dahinya seketika. '' jangan menatap ku seperti itu George. Aku hanya memujinya '' ucap Malvin lagi seakan tau dengan arti tatapan dari sahabatnya itu. Daniel serta Aldo hanya diam memperhatikan Malvin dan George yang saling melemparkan tatapan nya.


'' ckckck. tentu saja dia memang menggemaskan '' saut George lagi dan Malvin hanya terkekeh kecil.

__ADS_1


acara akan dimulai beberapa menit lagi, Sebuah cake besar dan tinggi telah berada dihadapan para tamu undangan, mereka berdecak kagum saat melihat cake berbentuk sebuah istana bertingkat layaknya seperti negeri dongeng.


acara pun berlangsung dimana semua orang mulai tenang dan diam saat seorang terkemuka membacakan doa-doa baik untuk putri dari Valera dan Remigio.


Valera maupun Remigio pun menyematkan sebuah doa khusus untuk putri tercintanya, Athena tampak diam dan tenang saat berada di pangkuan Valera bayi mungil itu hanya menatap penuh minat pada cake mewah bertingkat dihadapan nya.


setelah doa selesai, kini Valera memegang sebuah pisau mini hanya untuk memotong kecil kue tersebut, suara riuh tepuk tangan begitu menggema di ruangan yang luas dan mewah.


" biar aku yang menggendongnya '' bisik Remigio dan Valera mengangguk kecil.


Valera telah bersiap dengan sebuah mikrofon di tangannya, menatap para lautan manusia yang hadir di acara ulang tahun yang pertama untuk putrinya, maniknya menangkap sosok lelaki yang dulu pernah mengatakan cinta padanya, Valera tersenyum tipis saat manik mereka bertatapan satu sama lain.


" para hadirin yang terhormat. Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran kalian semua di acara perayaan putri kami yang genap satu tahun ini, puji syukur aku panjatkan '' ucap Valera sembari menghembuskan nafasnya secara perlahan ini baru pertama kali nya Valera tampil dan berbicara formal dengan nada yang terlihat tenang dalam bersikap, biasanya Valera lebih dikenal dengan sikap dingin dan datar bahkan beberapa orang terlihat segan untuk sekedar menyapanya. " Aku tak tau harus berbicara apa yang terpenting nikmati acaranya '' ucap Valera sembari terkekeh begitupun para hadirin yang nampak tertawa kecil melihat perkataan singkat dari nyonya Adomson itu.


ternyata Valera meminta barisan kursi yang berbeda untuk para jajarannya, itu mengapa banyak orang yang bertanya-tanya dengan hal tersebut tentu saja Remigio menyanggupinya bahkan ia menyediakan kursi berbeda untuk teman maupun keluarga hingga rekan bisnisnya.


Acara ini tak menutup kesempatan untuk para pembisnis handal yang ingin bekerja sama dengan pembisnis tersohor seperti tuan Ramius dan Vyan harson serta banyak lagi yang lainnya seperti tuan Arzetto ayah dari Remigio. Mereka sangat menikmati acara ini dan berbincang ringan dengan sesama rekan bisnis nya.


Athena kini diambil alih oleh nyonya Rosalina dan Remigio pun menyerahkan putrinya kepada sang ibu karena iapun harus menyapa tamu lainnya, Valera terlihat berbincang ringan dengan salah satu pria membuat Remigio memicingkan matanya.


'' rupanya kau tuan Dutton '' ucap tiba-tiba Remigio yang berada dibelakang Valera hingga ia sengaja menarik pinggang sang istri. Valera tersenyum kecil dan Asyur terkekeh ringan.


" hmm begitulah tuan Adomson '' saut Asyur tenang dan Remigio menatap kearah Valera.


" Aku yang mengundangnya Remi '' ucap Valera seakan tau arti tatapan dari sang suami yang meminta penjelasan dan Remigio hanya mengangguk ringan.


'' Jika begitu aku permisi dulu tuan Asyur, nikmatilah pestanya '' ucap Valera sopan dan Asyur mengangguk dengan tersenyum.


lalu Remigio segera menggandeng mesra sang istri dan mulai menyapa tamu nya yang lain, Asyur menatap kepergian mereka hingga maniknya menangkap sosok wanita yang pernah ia temui pada saat itu.


Asyur mengambil minuman yang disediakan oleh pelayan lalu berjalan menuju wanita itu yang sedang bercengkrama dengan seorang anak kecil, dalam benaknya bertanya-tanya apa Valera mengenali sosok tersebut ? Asyur sengaja mendekati nya hanya untuk berbincang ringan dan untung saja wanita itu menyambut dengan ramah sapaan dari seorang Asyur Dutton.


*****


...*J****eng-jeng Masih ada satu episode terakhir lagi yahh readers dan novel ini benar-benar tamat. Yukkk kepoin di season kedua nya Yang berjudul. " King ". ...


Yang belum tau dengan novel kedua owee buruan baca ๐Ÿ˜๐Ÿ˜***

__ADS_1


__ADS_2