Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
mulai berani


__ADS_3

Kini Dave kembali berhadap-hadapan dengan tuan Gil ayah dari Gloria, Ya Gloria memutuskan enggan pulang ke Inggris karena tak mau dinikahkan dengan lelaki yang tak dicintainya. Tuan Gil sangat marah kala mendengar pernyataan Gloria yang menolaknya mentah-mentah membuat ia terbang dari Inggris menuju ke Paris.


Dan kini Dave, tuan Gil dan seorang lelaki muda bahkan Gloria pun berada dalam satu ruangan, Gloria kaget karena lelaki yang hendak di jodohkan dengan nya adalah lelaki itu,


Kenapa harus dia, Kenapa aku harus bertemu lagi dengan bajingan ini. Batin Gloria marah.


" Aku tak ingin basa-basi, Aku datang bersama dengan calon menantuku. " smirk tuan Gil dan Dave hanya duduk tenang dan menampilkan wajah datarnya berbeda dengan Gloria yang wajahnya sudah memerah menahan amarah dalam dirinya. " Sekarang aku minta kau mundur dari semua mimpi-mimpi mu Dave. Sadarlah kau tak pantas untuk putriku " ucap tuan Gil pedas hingga membuat Dave menyunggingkan senyumannya.


" Lalu seperti apa yang menurutmu itu pantas tuan Gil ? " ucap Dave tenang dan justru berbalik bertanya pada ayah Gloria.


" tentu saja seorang yang terpandang, terlahir dari keluarga baik-baik dan jelas bebet bobot nya. Dan yang terpenting orang itu setidaknya mempunyai perusahaan sendiri bukan seorang pesuruh seperti mu " ucap tuan Gil lagi menghina Dave dengan kata-kata nya. Lelaki yang duduk di samping tuan Gil hanya tersenyum tipis dan menatap Dave dengan tatapan remeh.


Dave menyalakan sebatang rokok mahalnya dan menghisapnya secara perlahan lalu mulai menatap tuan Gil dan lelaki itu dengan tatapan yang sulit diartikan, sebuah senyum tipis terbit di sudut bibir Dave.


" begitukah ? apa menurutmu tuan Jonas pantas menjadi menantu mu ? '' ucap Dave


" kau mengetahui nama nya ? " Picing tuan Gil dan Dave hanya terkekeh kecil " ya baiklah, aku anggap kau memang hebat Dave tapi tetap saja kau tak pantas untuk bersanding dengan putriku. Jonas memang pantas untuk Gloria " tekan tuan Gil dengan senyum tipisnya.


" Tidak ! aku tidak mau dengan bajingan itu ayah. " pekik Gloria hingga mata tuan Gil melebar tak karuan karena Gloria menyebut Jonas seorang bajingan " kau tidak mengetahui semuanya ayah. Kau buta dalam memilih " pekik Gloria lagi marah bercampur kesal.


BRAKKKKKK


tuan Gill menggebrak meja dengan sangat kuat hingga otot-otot lehernya terlihat dan begitu menonjol, Jonas menatap Gloria dengan tatapan biasa, Dan Gloria kini ia menatap ayahnya tak kalah tajam.


" Tau apa kau tentang Jonas hah ? kau jangan melewati batas mu Gloria. Aku ayah mu dan kau seharusnya menuruti semua perkataan ku " teriak tuan Gil lantang hingga Gloria mengepalkan kedua tangannya erat-erat.


" seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu ayah !! apa yang membuat mu begitu yakin jika dia pantas untukku. Bahkan aku tak Sudi di sentuh oleh seorang bajingan sepertinya " terbaik Gloria hingga membuat nona menatap tajam pada Gloria.


" GLORIA !! " teriak tuan Gill dengan menunjuk putrinya dengan sorot mata yang tajam.

__ADS_1


" Jangan berteriak padaku. Aku bukan boneka mu yang harus menuruti setiap perkataan mu " ucap Gloria lantang dengan wajah yang memerah. Dave mengelus punggung kekasihnya dengan lembut agar Gloria tak hilang kendali. Tuan Gil menatap tajam pada Dave begitupun dengan Jonas.


" maaf tuan Gill sepertinya aku tak akan pernah mundur dari semua mimpi-mimpi ku ini, Bagaimana jika ku katakan bahwa aku sudah menyentuh putrimu ini, dan kemungkinan dia sedang mengandung anak kami " ucap Dave dengan frontal hingga Gloria dan tuan Gil tercengang bukan main. Jonas ia seperti sedang menahan rasa sesuatu yang akan meledak dengan cepat.


" bajingan !! kau sungguh lelaki kotor dan hina !! " ucap tuan Gil dan menarik kerah kemeja milik Dave hingga Dave membiarkan apa yang akan dilakukan oleh ayah dari kekasihnya itu.


Gloria tak menyangka jika Dave akan berkata demikian, pada kenyataannya Dave belum pernah menyentuhnya sama sekali lalu bagaimana bisa ia mengandung ? Gloria tampak larut dalam imajinasinya sendiri.


BUGHHHHHH


" Dave " pekik Gloria saat Dave mendapatkan sebuah pukulan tepat diwajahnya hingga lelaki bermanik abu itu tersungkur dan dahinya membentur meja. Gloria langsung mendekat dan membantu Dave untuk berdiri akan tetapi Dave hanya memberikan senyuman manisnya. " ya tuhan, " ucap Gloria saat melihat dahi Dave sedikit berdarah " Ayah !! " teriak Gloria lantang dan langsung mendekat kearah ayahnya akan tetapi Dave menahan lengan Gloria dengan lembut.


" sudahlah sayang, tak apa " lembut Dave tapi Gloria tak perduli ia justru menggelengkan kepalanya dengan cepat.


" kau buta Gloria !! Lelaki itu tak pantas untuk mu " ucap Jonas lagi.


" Gloria !! " teriak tuan Gill


PLAKKK


Gloria mendapatkan sebuah tamparan keras di pipinya yang mulus hingga wajahnya memerah dan menahan rasa panas, Dave langsung menghampiri kekasihnya dan segera menghentikkan Gloria dengan cepat, tuan Gil dan Jonas hanya menatap tajam pada Dave dan Gloria secara bersamaan.


" kini kau berani membantah perintah ku Gloria !! " tajam tuan Gil dan Gloria hanya menyunggingkan senyumannya.


" tentu saja aku berani ! kau fikir aku tak berani begitu maksud mu tuan Gil ? " ucap Gloria dengan senyum tengilnya seakan ia lupa jika pria tua yang berada di hadapannya ini adalah ayah nya " jangan bermimpi untuk mengatur hidupku begitu saja, aku tak Sudi menikah dengan seorang pria bajingan seperti dirinya !! " teriak Gloria lagi hingga ia menunjukan jari telunjuknya ke hadapan Jonas.


Jonas kesal setengah mati karena sikap dan tingkah Gloria ditambah Gloria mengatainya seorang bajingan, sungguh harga dirinya terasa di injak-injak oleh seorang wanita.


" hentikan Gloria dan menurut lah. Sekarang kau ikut kami pulang ke Inggris dan kita akan menikah dan hidup bahagia " ucap Jonas terlihat bersungguh-sungguh dan Gloria tentu saja ia jijik mendengarnya.

__ADS_1


" Cihh kau lelaki tak tau diri, apa telinga mu tuli ? aku sedang mengandung dan ayah dari anak ku adalah Dave jadi aku harus menikah dengan Dave bukan dengan mu " ucap Gloria tajam.


" Gloria !! " pekik tuan Gil karena Gloria sudah kelewatan dan membuat wajah ayahnya malu bukan main, hamil tanpa ada kaitan pernikahan sungguh hal yang memalukan bagi dirinya.


tuan Gil mendadak diam mematung saat Dave menodongkan senjatanya yang berjenis revolver tepat ke wajahnya, Dave menatap datar dan dingin ayah dari kekasihnya itu. Gloria hanya tersenyum saat melihat raut wajah ayahnya yang nampak ketakutan dalam diam.


" Diam dan berhenti bertindak. Atau senjata kesayangan ku ini yang akan membuatmu diam dan setelah itu kau akan menjerit dan mengeluarkan suara merdu mu tuan Gil. Saat ini aku melupakan jika kau adalah ayah wanitaku jadi jangan berharap aku bersikap lembut lebih jauh lagi ketika kau menghina ku dengan mulut kotor mu itu tuan Gil " dingin Dave hingga tuan Gil diam dan menelan salivanya dengan kasar. Jonas tak tau jika Dave adalah salah satu petinggi king yang sangat disegani di kalangan mafia " Dan aku ingatkan lagi jika Gloria hanya akan menikah dengan ku bukan dengan lelaki lain " ucap Dave lagi.


" jaga sikap mu Dave kau ingat siapa dirimu itu !! " ucap tuan Gil yang masih berbicara tegas dan sinis saat senjata masih ditodongkan ke arah kepalanya.


" Lalu apa aku juga harus mengingatkan mu juga paman. Jika dulu kau pernah memandang bibiku rendah hanya karena ia menutupi identitasnya sebagai putri mendiang Marcell Harson ! " ucap Valera tiba-tiba dan ikut berbicara kala pamannya tetap keras kepala dan selalu melontarkan kata-kata rendahan yang bisa membuat orang sakit hati. Gloria dan tuan Gil terpaku karena kedatangan Valera begitupun dengan Jonas. Dave dengan sigap menurunkan senjatanya kembali dan sedikit memberi hormat pada pemimpinnya itu.


" Jangan ikut campur " tegas tuan Gil menatap Valera dan Valera hanya terkekeh lalu duduk di sofa yang masih kosong.


" Sebenarnya aku tak mau ikut campur paman. Tapi karena kau aku terpaksa melakukannya. Lagipula mana mungkin aku membiarkan salah satu orang ku selalu direndahkan oleh orang yang rendahan pula seperti paman " tekan Valera dengan wajah datarnya menatap tuan Gil.


tuan Gil terpaku saat mendengar perkataan Valera yang mengatainya rendahan begitu saja, marah sungguh ia sangat marah karena ucapan Valera yang membuatnya malu di hadapan orang lain.


Gloria dan Dave tentu saja bingung dengan kata-kata Valera itu, Dave yakin jika masa lalu tuan Gil tak seindah yang dibayangkannya.


" Kau tau paman apa perbedaan dirimu dan Dave ? " ucap Valera tersenyum tipis dan tuan Gil diam saja " Dave lelaki yang mampu berdiri tanpa bantuan dari orang lain, ia bekerja keras demi mencapai tujuannya sendiri bekerja dan bekerja itulah caranya untuk mengumpulkan pundi-pundi uang hingga Dave mampu untuk membeli apapun saat ini, sedangkan kau paman? jika bukan kekayaan dari bibiku mana mungkin kau menjadi lelaki sekarang ini, dulu kau menghina bibiku miskin dan tak punya apa-apa tapi setelah kau tau jika bibiku adalah salah satu pewaris kekayaan Harson kau justru terkejut bukan ? ohh sungguh malang nasib bibiku harus mencintai lelaki sepertimu dan lebih sialan lagi kau juga mencintai nya paman " tajam Valera membuat tuan Gil kalah telak kala masa lalunya dibongkar begitu saja oleh Valera. Gloria terkejut bukan main saat mengetahui itu semua lalu detik kemudian Gloria tertawa terbahak-bahak.


" hahahaha.. benarkah begitu kak ? ohh sungguh memalukan dia menghina orang dengan kata-kata nya tapi lihatlah dia sendiri " ucap Gloria tertawa renyah dan sedikit mengeluarkan air mata nya begitu saja.


" kurang ajar !! " ucap tuan Gil marah " beraninya kau ikut campur " ucap tuan Gil dengan emosi yang meledak-ledak dan dia lupa sedang berhadapan dengan siapa saat ini.


" sudahlah ayah, lebih baik kau pulang ke Inggris dan saksikan pernikahan ku nanti oke. Aku akan tetap menikah walaupun kau tak merestuinya. " sinis Gloria hingga wajah tuan Gil memerah padam, Jonas yang sedari tadi diam kini mulai tertarik akan Valera.


dan Valera melihat senyuman licik dari sudut bibir Jonas dan Valera pun hanya diam saja dengan semuanya, Hari itu Valera meninggalkan mereka dan di ikuti oleh Dave dan Gloria yang juga meninggalkan dua orang yang sedang terpaku. Gloria tampak tak memperdulikan ayahnya lagi kali ini ayahnya sungguh keterlaluan dan ini tak bisa dibiarkan begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2